Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko Pada CV XYZ Dengan Menerapkan ISO 31000:2018 Bima Aprianto. S; Wayan Pondra Lesmana; Sri Andayani
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko yang terdapat pada CV. XYZ menggunakan pendekatan manajemen risiko berdasarkan ISO 31000:2018. CV. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang digital printing, advertising, sipil, dan interior/mebel yang memiliki berbagai aktivitas operasional dengan potensi risiko yang beragam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis risiko dilakukan melalui tahapan identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, dan perlakuan risiko sesuai kerangka kerja ISO 31000:2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh risiko utama yang teridentifikasi, meliputi kesalahan produksi cetak, keterlambatan pembayaran pelanggan corporate, kesalahan pengukuran lapangan, kerusakan mesin digital printing, kerusakan alat kerja proyek, risiko robohnya papan reklame, kehilangan dokumen administrasi, kesalahan perhitungan biaya proyek, hasil cetakan yang tidak diambil pelanggan, dan belum adanya standar operasional prosedur (SOP) tertulis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa risiko kesalahan produksi cetak, keterlambatan pembayaran pelanggan corporate, dan tidak adanya SOP tertulis berada pada kategori risiko ekstrem. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan berbagai strategi mitigasi seperti penyusunan SOP, peningkatan quality control, digitalisasi administrasi, pemeliharaan peralatan secara berkala, dan perbaikan kebijakan pembayaran pelanggan guna mengurangi tingkat risiko dan meningkatkan efektivitas operasional perusahaan.
Analisis Manajemen Risiko Sistem Informasi Menggunakan Standar ISO 31000:2018 pada PT WleoWleo Michael Imanuel; Kevin Alexander Yech; Sri Andayani
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol. 12 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v12i2.20269

Abstract

PT ABC is a property developer that relies heavily on the utilization of information technology in its operations. This dependency creates system vulnerabilities that could potentially disrupt business continuity. This study aims to analyze and evaluate information systems risk management at the company by applying the ISO 31000:2018 framework. The research stages include defining the scope, identifying assets and risks, analyzing likelihood and impact, evaluating risk levels, and determining treatment strategies. The results mapped 21 possible risk threats originating from hardware, software, data, and user factors. The risk matrix evaluation indicates that the most critical threats are at a very high level, such as power outages, cyberattacks, and data backup failures. To address these vulnerabilities, risk treatments are formulated with a dominance of mitigation actions, followed by risk avoidance, acceptance, and sharing. This research contributes as a strategic recommendation guide for company leaders to minimize risks and enhance the security of their information asset governance.
Penerapan metode SVM dengan fitur HSV dan HOG pada klasifikasi jenis tanaman hias Aglaonema Leni Kusneti; Sri Andayani
AITI Vol 23 No 3 (2026)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/aiti.v23i3.482-495

Abstract

Aglaonema merupakan salah satu tanaman hias populer di Indonesia yang memiliki keanekaragaman bentuk, warna, dan corak daun. Variasi visual yang mirip antar varietas seringkali menyulitkan proses identifikasi secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan jenis Aglaonema menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) dengan fitur segmentasi warna HSV dan fitur ekstraksi bentuk HOG. Dataset terdiri dari 1.400 citra daun yang terbagi ke dalam tujuh jenis Aglaonema, diantaranya Big Roy, Cochin, Dud Anjamani, Heng Heng, Snow White, Lipstik Merah dan Butterfly. Hasil pengujian metode SVM kernel linear pada validasi silang 5-K-Fold Cross Validation menunjukkan accuracy tertinggi pada Dud Anjamani sebesar 97,21% dan terendah pada Cochin sebesar 92,64%. Rata-rata precision tertinggi dicapai oleh Butterfly sebesar 95,79%, dan terendah pada Cochin sebesar 67,99%, sementara itu rata-rata recall tertinggi pada Big Roy sebesar 91,94%, dan terendah pada Butterfly dan Lipstik Merah sebesar 79,00%. Secara keseluruhan, model mencapai rata-rata accuracy 95,47%, precision 85,51%, dan recall 84,21%.
Manajemen Risiko Sistem Informasi Menggunakan ISO 31000 Pada Kursus Komputer Wleowleo Palembang Samuel Dimas Sutikno; Sri Andayani; Chintia Cantika
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol. 12 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v12i2.20332

Abstract

The development of information technology has a significant impact on non-formal educational institutions such as computer courses. The intensive use of IT systems and infrastructure carries various potential risks that can hamper operational activities. This study was conducted at a computer course institution in Palembang to identify and manage operational risks using ISO 31000:2018 guidelines. Based on the analysis results, nine possible crucial risks were identified, divided into infrastructure, human resources, and financial factors. Risk evaluation using a semi-quantitative matrix indicated that physical disruptions in the form of power outages were ranked as the most critical with a Very High level. The implemented risk treatment included proactive mitigation measures through network monitoring, offline preparation of local curricula, availability of backup instructors, and transfer of operational risk through hardware warranties to vendors. The implementation of structured uncertainty governance proved crucial to ensuring the continuity of optimal course services for students on an ongoing basis. Keywords – Risk Management; Computer Course; ISO 31000; Information Systems.