Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko IT Menggunakan COBIT 5.0 Domain APO12 Pada PT. XYZ Angelus Galang Shevchenko; Hans Rafael Gabriel Turnip; Rezky Liantoro Ajinata; Sri Andayani
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v6i1.3500

Abstract

Tujuan studi ini adalah menggunakan kerangka kerja COBIT 5.0 dalam domain APO12 untuk menganalisis manajemen risiko TI di PT. XYZ.  Masalah utama perusahaan terkait dengan pengenalan beberapa ancaman yang dapat mengganggu kelangsungan operasional dan disebabkan oleh unsur manusia, lingkungan, sistem, dan infrastruktur.  Pengamatan dan wawancara digunakan pada tahap pengumpulan data awal untuk memperoleh informasi tentang kondisi nyata dan potensi bahaya.  Enam sub-proses APO12 pengumpulan data, analisis risiko, pemeliharaan profil risiko, komunikasi risiko, identifikasi portofolio risiko, dan penilaian kemampuan proses menjadi dasar analisis. 6 Temuan studi menunjukkan bahwa beberapa bahaya berada pada tingkat sedang hingga tinggi, dengan frekuensi kejadian yang bervariasi dari sering hingga jarang.  Tergantung pada tingkat urgensi, strategi penghindaran dan mitigasi risiko diusulkan sebagai pengendalian risiko. Organisasi harus terus meningkatkan kemampuannya karena penilaian kemampuan menunjukkan bahwa kondisi saat ini berada pada level 4, sedangkan level yang diharapkan adalah level 5. Secara keseluruhan, implementasi domain APO12 COBIT 5.0 memberikan kerangka kerja yang berguna bagi bisnis untuk mengelola risiko TI dan mendorong pencapaian tujuan korporat yang optimal.
Analisis Manajemen Risiko IT Pada PT Hindoli Menggunakan Framework COBIT 5.0 Domain APO12 Nova Br Hombing; Welmi Simanjuntak; Sri Andayani
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v6i1.3634

Abstract

Information technology plays a crucial role in supporting the operational continuity of globally operating agribusiness companies. PT Hindoli, as part of the Cargill Incorporated business network, relies heavily on information technology systems to support production processes, data management, and connectivity across operational locations. This dependency requires the implementation of structured IT risk management aligned with international IT governance practices. This study aims to evaluate the capability level of information technology risk management processes at PT Hindoli using the COBIT 5.0 framework, specifically within the APO12 (Manage Risk) domain. The research method involved interviews with the information technology team and the distribution of questionnaires developed based on six APO12 subdomains (APO12.01–APO12.06). The collected data were analyzed to assess the current capability condition (As-Is) and the expected condition (To-Be). The results indicate that all APO12 subdomains achieved a capability level of Level 5 (Optimizing Process). This finding demonstrates that IT risk management at PT Hindoli has been implemented optimally, integrated with Cargill’s Global IT systems, and supported by continuous monitoring, evaluation, and improvement mechanisms. This study is expected to serve as a reference for maintaining and enhancing sustainable information technology risk governance.
Evaluasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Menggunakan Framework Cobit 5 Pada Rumah Sakit Wleowleo Samuel Dimas Sutikno; Michael Imanuel; Johan Abisay Tambunan; Sri Andayani
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v12i1.19318

Abstract

Rumah Sakit XY memiliki ketergantungan tinggi pada sistem informasi terintegrasi seperti SIMRS dan RME. Risiko kegagalan sistem dapat berdampak langsung pada keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tata kelola risiko TI menggunakan COBIT 5 domain APO12 (Manage Risk). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam. Hasil analisis mendetail pada sub-domain APO12.01 hingga APO12.06 menunjukkan bahwa rumah sakit telah menjalankan seluruh proses manajemen risiko dasar, mulai dari pengumpulan data insiden, analisis dampak klinis, hingga respon insiden yang terstruktur. Tingkat kapabilitas dinilai berada pada Level 2 (Managed Process). Meskipun aktivitas pengelolaan risiko berjalan rutin dan dilaporkan ke Komite Mutu, ketiadaan dokumen formal seperti Risk Register terpusat menjadi kendala utama untuk mencapai level yang lebih tinggi. Kata Kunci – Manajemen Risiko TI; COBIT 5; APO 12; Rumah Sakit.
Sistem Informasi Penjualan dan Persediaan Obat pada Apotek Sejuk Berbasis UI/UX dan Design Thinking Welmi Simanjuntak; Sri Andayani; Nova Magdalena Br Hombing
Journal of Students‘ Research in Computer Science Vol. 7 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/4pgf8h57

Abstract

Sejuk Pharmacy still faces operational challenges because medicine inventory records and sales transactions are managed manually. This condition leads to stock data discrepancies, reporting delays, and a risk of recording errors. This study aims to design a User Interface (UI) and User Experience (UX) for a sales and medicine inventory information system at Sejuk Pharmacy to improve operational efficiency. The method used is Design Thinking, consisting of the empathize, define, ideate, prototype, and testing stages. The result of this study is a prototype of a pharmacy information system that includes medicine data management, sales transactions (Point of Sale), transaction history, and operational reports. The prototype was designed using Figma with a simple and user-friendly interface. The usability testing results indicate that the proposed interface helps users understand system navigation and facilitates inventory management and sales transaction processes.
ANALISIS RISIKO TI BPKP SUMSEL MENGGUNAKAN COBIT 5 DOMAIN APO12 Ayu Elisya Natama Sianturi; Arron Mosses Jhon Hadi; Wianti Maharani; Sri Andayani
Informatika: Jurnal Teknik Informatika dan Multimedia Vol. 6 No. 1 (2026): MEI : JURNAL INFORMATIKA DAN MULTIMEDIA
Publisher : LPPM Politeknik Pratama Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/informatika.v6i1.1512

Abstract

This study evaluates the capability level of IT risk management processes at BPKP South Sumatra Province based on the COBIT 5 APO12 domain. Data were collected through interviews and questionnaires covering activities APO12.01–APO12.06. The results indicate that the current As-Is capability is at Level 3 (Established Process), meaning the risk management process is defined and consistently executed but still requires improvement in monitoring, mitigation reporting, and risk evaluation. The To-Be condition is set at Level 5 to achieve more proactive, effective, and sustainable IT governance practices.
EVALUASI RISIKO TI PT. KLM MENGGUNAKAN COBIT 5.0 DOMAIN APO12 Septia Angelika Gettin Daely; Chintia Cantika; Agnes Elsye Permata Sari; Sri Andayani
Informatika: Jurnal Teknik Informatika dan Multimedia Vol. 6 No. 1 (2026): MEI : JURNAL INFORMATIKA DAN MULTIMEDIA
Publisher : LPPM Politeknik Pratama Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/informatika.v6i1.1529

Abstract

This study assesses IT risk management capability at PT. KLM using COBIT 5.0 APO12. Current capability (As-Is) is level 3 (Established Process), with consistent but incomplete documentation and integration, while target capability (To-Be) is level 5 (Optimising Process). The gap highlights the need for better documentation, monitoring, data integration, and automated evaluation. Recommendations include formal process documentation, standardized risk matrices, clear unit roles, and periodic reviews to achieve more effective risk management aligned with strategic objectives.
Penerapan metode HOT-Fit untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan sistem informasi Healthical di Kota Palembang Anggitta Ratu; Sri Andayani
AITI Vol 23 No 2 (2026)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Healthical is a healthcare management information system implemented in 2024 across all public health centers in Palembang to improve the effectiveness and efficiency of healthcare services. The system was designed to support the recording, reporting, and integrated management of services and healthcare administration processes. However, several challenges have emerged during its implementation, including server disruptions, limited integration, limited features, and suboptimal security. Therefore, this study aims to evaluate Healthical’s implementation using the Human, Organization, and Technology-Fit (HOT-Fit) model, which comprises eight research variables. This study used a quantitative approach, involving 115 system users selected through saturated sampling. The data were analyzed with PLS-SEM using SmartPLS 4.0. Three of ten hypotheses were rejected: system quality and service quality on user satisfaction, and system use on net benefits. Based on these findings, several recommendations are proposed, including improving system features and data security, strengthening system integration, providing user training, improving technological infrastructure, and conducting regular evaluations to optimize the implementation of Healthical.
Analisis Manajemen Risiko SI/TI Pada PT XYZ Menggunakan ISO 31000:2018 Nova Magdalena Br Hombing; Welmi Simanjuntak; Febrianti Maharani L P Lubis; Sri Andayani
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v6i1.4165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi tata kelola risiko SI/TI pada PT XYZ guna menyusun strategi penanganan yang tepat berbasis kerangka kerja ISO 31000:2018. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan campuran (mixed methods). Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner berskala Likert 1–5 kepada departemen TI untuk mengukur nilai kemungkinan (Likelihood) dan dampak (Impact) dari 17 risiko yang teridentifikasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara keseluruhan risiko di perusahaan tersebut berada pada kategori Medium Risk (Kuning). Ancaman dengan prioritas penanganan tertinggi adalah Mati Listrik (R01) dan Internet Terputus (R06), sedangkan ancaman berisiko fatal seperti Ransomware (R11) dan Hacking (R12) memiliki frekuensi kejadian yang sangat rendah (Rare). Sebagai tindak lanjut, penelitian ini merekomendasikan strategi mitigasi yang berfokus pada penguatan infrastruktur fisik, seperti penyediaan UPS dan backup ISP, serta peningkatan kewaspadaan keamanan siber karyawan melalui edukasi rutin guna menekan potensi kerugian operasional di masa mendatang.
Analisis Manajemen Risiko Teknologi Informasi pada PT XYZ Menggunakan ISO 31000:2018 Mayer Dani Sitompul; Risky Surya Saputra; Sri Andayani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2855

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen risiko teknologi informasi pada PT XYZ menggunakan kerangka kerja ISO 31000:2018. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menemukan sepuluh risiko TI yang dapat mengganggu operasional perusahaan, dengan empat risiko berkategori High yaitu kehilangan data, serangan siber, server down, dan kebocoran informasi, serta enam risiko berkategori Medium. Rekomendasi pengendalian risiko meliputi penerapan backup data, peningkatan keamanan sistem, pemeliharaan infrastruktur, pemulihan bencana, dan peningkatan kesadaran pengguna. Penerapan ISO 31000:2018 membantu perusahaan mengelola risiko TI secara sistematis untuk menjaga keberlangsungan operasional.
Analisis Menejement Risiko IT Pada PT. XYZ Menggunakan ISO 3100:2018 Angelus Galang Shevchenko; Hans Rafael Gabriel Tunrip; Sri Andayani
Jurnal Sains Dan Teknologi | E-ISSN : 3063-9980 Vol. 2 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen risiko teknologi informasi pada PT. XYZ menggunakan kerangka kerja ISO 31000:2018. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pengamatan langsung dan penilaian matriks risiko. Proses manajemen risiko mencakup identifikasi aset TI (data, perangkat lunak, dan perangkat keras), identifikasi 24 kemungkinan risiko dari faktor alam, sistem infrastruktur, dan manusia, serta analisis dan evaluasi menggunakan nilai likelihood dan impact. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat 4 risiko tinggi, 12 risiko sedang, dan 1 risiko rendah. Risiko tertinggi meliputi koneksi jaringan tidak stabil, koneksi terputus, server down, dan maintenance tidak terjadwal. Sebagai tindak lanjut, disusun rencana mitigasi mencakup penyediaan koneksi cadangan, pemulihan bencana, pemeliharaan berkala, dan penguatan keamanan informasi. Penerapan ISO 31000:2018 terbukti membantu perusahaan dalam mengelola risiko secara terstruktur demi menjaga keberlangsungan operasional bisnis.