Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Redesign Struktur Gedung Rusun dengan Half Slab System dan Balok Precast U-Shell Propika, Jaka; Septiarsilia, Yanisfa; Fitriyah, Dita Kamarul
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2023): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v8i2.2231

Abstract

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi konstruksi di Indonesia, dibuktikan dengan semakin banyaknya gedung bertingkat tinggi yang telah dibangun. Seiring dengan perkembangan tersebut, diperlukan inovasi – inovasi dari enginner untuk mendapatkan solusi yang efektif dan efisien untuk perencanaan gedung bertingkat, salah satunya pengunaan beton precast / pracetak. Penelitian ini bertujuan untuk Mendapatkan hasil perbandingan reaksi struktur berat keseluruhan dengan metode balok Precast U-shell dan pelat Half Slab terhadap reaksi struktur berat keseluruhan pada kondisi eksisting. fungsi U-Shell disini sebagai bekisting permanen. Pada dasarnya perencanaan balok U-Shell sama dengan perencanaan balok dengan menggunakan metode konvensional, namun yang membedakannya adalah pada perencanaan balok U-Shell harus menghitung kondisi pemasangan saat usia beton masih mudah. Sehingga dengan kondisi tersebut harus memperhitungkan kapasitas tulangan untuk mencegah terjadinya retak, metode precast U-Shell dibutuhkan analisa dan desain tersendiri yang tidak diperhitungkan dalam menganalisa beton secara monolite atau konvensional. Dengan hasil sebesar Perbandingan berat struktur dari kedua pemodelan terdapat perbedanaan selisih pada pemodelan eksisting struktur lebih ringan 408,558 ton terhadap struktur kondisi remodeling, hal ini dipengaruhi karena dimensi pada kondisi eksisting lebih bervasiasi dibandingkan dengan remodeling dan untuk persentase perbadingannya antar pemodelan mendapatkan nilai sebesar 17 %.
Redisain Struktur Gedung Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya dengan Menggunakan Sistem Flat Slab Apriyanto, Arie Fauzi; Susanti, Eka; Fitriyah, Dita Kamarul; Komara, Indra; Pertiwi, Dewi; Istiono, Heri
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi di Indonesia mencakup berbagai bentuk struktur, khususnya jenis pelat lantai. Flat Slab adalah pelat yang dibedakan dengan tidak adanya balok di sepanjang garis kolom bagian dalam, sementara balok boleh ada maupun tidak ada pada tepi bagian luar garis kolom. Pada flat slab, drop panel digunakan sebagai pengganti balok. Flat slab memiliki beberapa kelebihan yaitu penghematan tinggi total bangunan dan kemudahan dalam pemasangan instalasi mekanikal maupun elektrikal pada bangunan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meredisain struktur Gedung Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya menggunakan sistem flat slab. Redisain struktur yang ingin dilakukan menggunakan menggunakan persyaratan SNI 2847-2019 sebagai acuan perencanaan struktur. Selain itu, pada penelitian ini menggunakan aplikasi ETABS untuk membantu dalam perhitungan struktur.Hasil output kontrol perilaku struktur menggunakan program bantu ETABS didapatkan  hasil; periode struktur sebesar 1,125 detik yang telah memenuhi persyaratan dari hasil Tmax sebesar 1,171detik, untuk partisipasi massa struktur tercapai dengan nilai 90% pada arah X dan Y dan telah memenuhi persyaratan. Simpangan antar lantai pada struktur ini dari lantai 1-6 untuk arah X dan Y telah memenuhi syarat kurang drift limit sebesar 31,731. Pada gaya geser dasar yang di hasilkan sturktur ini untuk gaya statik dan dinamik baik dari arah X maupun Y memiliki nilai yang sama yaitu 83,6053. Dari hasil perhitungan tulangan pelat di dapatkan D16-450, sedangkan untuk Drop panel didapatkan D13-500 serta hasil perhitungan tulangan kolom di dapatkan 20 D22 untuk tulangan longitudinal, dan untuk tulangan transversal didapatkan tulangan tumpuan 4D13-100 dan 2 D13-125 untuk tulangan lapangan
Identification of Structural Damage in Frame Bridge Using Mode Shape Curvature: Simulation on Laboratory-Scale Frame Bridge Irawan, Djoko; Suswanto, Budi; Habieb, Ahmad Basshofi; Fitriyah, Dita Kamarul
Jurnal IPTEK Vol 28, No 1 (2024)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2024.v28i1.5291

Abstract

Most bridge construction is dominated by steel bridges with various designs and structural types. The choice of steel as a material is due to its known strength, durability, and resistance to damage. However, if maintenance activities on steel bridges are lacking, there is a potential for damage or even failure of the structure. Structural failure can result in economic losses for the country, and more importantly, it can pose a threat to human safety. Therefore, there is a need for monitoring activities to assess the structural health. The development of monitoring activities in the last decade includes the Structural Health Monitoring System (SHMS). To address the challenges of SHMS, various methods are being researched. Non-Destructive Testing (NDT) methods are considered the best choice as an inspection tool, being perceived as easy, and effective in detecting and diagnosing various structural issues. Hence, in research, the detection of damage locations in steel bridge structures is carried out using the Mode Shape Curvature (MSC) method with the assistance of an accelerometer sensor. The MSC method contributes to SHM at level II, specifically in detecting the location of damage in the structure. It is observed that in the designed damage scenarios, the MSC index indicates a loss of stiffness with an increase in the MSC value at the damage location.
PENDAMPINGAN IBU-IBU RUMAH TANGGA UNTUK MENGHADAPI PENDEMI CORONA DENGAN FIQIH WANITA Gati Sri Utami; Dita Kamarul F; Nafilah El Hafizah; Mutiara Firdausi; Eka Susanti; Dyan Eka N
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): April-Juni 2022
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v2i2.220

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan serangkaian aktivitas dalam rangka kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat yang bersiafat konkrit dan langsung dirasakan manfaatnya dalam waktu yang relatif pendek. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diadakan oleh Jurusan Teknik Sipil Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) bekerja sama dengan RT 04 RW 02 Kelurahan Kertajaya Kecamatan Kertajaya Kecamatan Gubeng Kota Surabaya dengan membangun sarana fisik yaitu pembangunan gapura serta pendampingan ibu-ibu rumah tangga menghadapi pendemic corona dengan Fikih Wanita. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan pengalaman baru dalam kegiatan bersosialisasi, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat dan sebagai bentuk pengabdian atau sumbangsih masyarakat Teknik Sipil ITATS kepada masyarakat Kalibokor RT 04 RW 02. Pembangunan gapura sebagai simbol atau identitas bagi warga jalan kaliokor, sehingga masyarakat luar dapat dengan mudah mngetahui jalan tersebut. Selain itu adanya bangunan gapura ini untuk mengontrol keluar masuknya kendaraan berat agar jalan tidak cepat rusak. Dengan adanya program fiqih wanita, ibu-ibu yang mengikuti kajian tersebut mendapatkan informasi yang bermanfaat dan berguna sebagai kaum wanita dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu ibu-ibu yang pada umumnya merupakan kaum yang lemah, menjadi kuat dan semangat menghadapi pendemic corona ini
Seismic Behavior of Building Structures using Time History Analysis (Case Study: RSPAL Surabaya) Heri Istiono; Yanisfa Septiarsilia; Dita Kamarul Fitriyah; Indra Komara; Katon Putra Baskara
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 5, No 2 (2024): July
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2024.v5i2.5944

Abstract

Penting untuk mempertimbangkan pembangunan bangunan yang tahan gempa di Indonesia karena negara ini rentan terhadap gempa. Percepatan gempa pada permukaan tanah merupakan faktor yang secara langsung mempengaruhi struktur. Gedung bertingkat tinggi yang terletak pada zona gempa tinggi diperlukan perencanaan dan peninjauan khusus agar tetap aman saat menahan gaya gempa. Analisis struktur terhadap gempa dapat dibagi menjadi dua metode, yakni analisis statik dan analisis dinamik. Dalam analisis dinamik, terdapat dua pendekatan utama, yaitu analisis spektrum respons dan analisis time history. Cara untuk mendapatkan perilaku terhadap struktur gedung adalah dengan menerapkan gaya pada struktur. Salah satu contoh gaya yang kompleks adalah gaya gempa yang memiliki karakteristik yang tidak teratur dan waktu yang acak. Untuk menyederhanakan pengaruh gaya gempa ini, dapat dilakukan melalui analisis respons spektrum dan time history. Dalam analisis time history, gaya gempa yang dimasukkan berasal dari gempa sebelumnya dan disesuaikan pada beban desain. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi perilaku terhadap bangunan eksisting pada Gedung Rawat Inap RPAL Surabaya, dimana sistem strukturnya yaitu sistem rangkat pemikul momen khusus (SRPMK) dengan menggunakan metode Time History. Pada penelitian ini dilakukan pada daerah surabaya dan untuk Load Case yang terdapat pada masing-masing Time History juga dilakukan proses Scalling dimana hasil ini didapatkan dari perhitungan nilai perhitungan faktor skala. Untuk simpangan antar lantai paling kritis dari analisis time history adalah gempa Tabas yang dimana nilai displacement total ijin maka belum memenuhi persyaratan.
Analisis Geometri Bangunan terhadap Kinerja Seismik Menggunakan Direct Displacement Based Design Method Kartiko, Andi Susilo; Komara, Indra; Septiarsilia, Yanisfa; Fitria, Dita Kamarul; Istiono, Heri; Pertiwi, Dewi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jrkms.v4i2.1367

Abstract

Evaluasi seismik terhadap perilaku struktur tidak beraturan merupakan parameter penting khususnya untuk mengetahui kegagalan yang terjadi pada struktur. Parameter ketidakberaturan tersebut dapat berupa elevasi struktur yang tidak seragam, denah yang memiliki bentuk tidak umum yang mana memiliki pusat massa dan kekakuan yang berbeda serta jenis dan dimensi dari elemen struktur terpasang. Ketidakberaturan tersebut sering tidak dapat dihindari karena faktor arsitektur. Pada studi ini, akan dievaluasi berbagai bentuk ketidakberaturan struktur bangunan yang dievaluasi secara analitis dan numerik. Evaluasi struktur menggunakan metode direct displacement-based design dengan pendekatan ATC-40 disimulasikan untuk mengetahui parameter kinerja struktur. Satu bangunan regular dan tiga bangunan ireguler akan dievaluasi dan dibandingkan satu sama lain. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, nilai kinerja bangunan secara relatif memenuhi standar acuan DDBD dengan tingkat level kinerja berada pada life safety dan intermediate occupancy untuk pendekatan dengan ATC-40.
Damage Detection in Gusset Plates of Steel Truss Bridges using Modal Parameters: Experimental and Numerical Study Kristijanto, Heppy; Fitriyah, Dita Kamarul; Habieb, Ahmad Basshofi
Civil Engineering Dimension Vol. 27 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/ced.27.2.225-238

Abstract

Corrosion in gusset plate elements has become a critical factor in bridge structural failures, emphasizing the need for more accurate and reliable damage detection methods. Conventional visual inspections are limited in precision and cannot provide real-time monitoring, underscoring the importance of advanced techniques. This study proposes a vibration-based Structural Health Monitoring (SHM) approach employing modal parameter indices, namely Mode Shape (MS), Mode Shape Curvature (MSC), Mode Shape Slope (MSS), and Mode Shape Curvature Square (MSCS), to detect damage in bridge components. Damage scenarios were simulated by introducing gusset plate cuts of 5%, 10%, and 20% to represent different levels of corrosion. The results indicate that MSC and MSCS are the most reliable methods for identifying damage locations in complex structural systems, as they capture mode shape alterations with high sensitivity. Furthermore, the accuracy of modal parameter analysis improves with increasing damage severity. These findings confirm MSC and MSCS as robust tools for early-stage corrosion detection in SHM applications.