Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemanfaatan media sosial Instagram dan Pendampingan Pengelolaan Keuangan sederhana bagi UKM Produsen Tas Perca Di Dusun Mangelo, Sooko, Mojokerto Dewi, Ratnaningrum Zusyana; Isnaini, Nurdiana Fitri; Nisa, Khoirun
ABDIMAS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2020): ABDIMAS NUSANTARA : (Juli)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan usaha mikro kecil menengah yang sangat pesat seringkali belum diimbangi dengan pengelolaan yang optimal. Konsep pemasaran tradisional (dari mulut ke mulut, penjualan seadanya) masih banyak dipakai. Belum lagi pengelolaan keuangan yang belum dipisahkan antara uang pribadi dan uang usaha. Selain itu, permasalahan umum yang sering menimpa pelaku UMKM adalah tidak adanya pemasaran produk melalui media sosial (Instagram) dan pendampingan untuk pengelolaan keuangan sederhana. Mereka sudah bekerja keras memasarkan produk, tetapi hasil yang dicapai tidak sesuai target. Bahkan bila modal usaha habis, mereka berhenti berproduksi. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan pendampingan untuk memasarkan produk melalui media sosial (Instagram) dan pendampingan untuk pengelolaan keuangan sederhana. Tujuan dari pendampingan ini untuk membantu mengembangkan usaha tas kain perca di Mangelo, Sooko, Mojokerto. UMKM kain perca ini sangat potensial dikembangkan karena mempunyai diferensiasi yang menonjol. Kain perca yang dirangkai menjadi tas bukan kain perca berukuran kecil, tetapi kain perca yang cukup dipakai untuk membuat satu ukuran tas. Sehingga amat disayangkan kalau usaha ini tidak dikembangkan. Mengingat keterbatasan modal untuk promosi, maka digunakan media sosial Instagram, karena jangkauannya luas dan tidak memakai banyak biaya. Di sisi lain, proses penyusunan laporan keuangan juga harus dioptimalkan agar dapat diketahui secara jelas laporan laba rugi, laporan arus kas, dan neraca penjualan. The rapid development of micro, small and medium enterprises is often not matched by optimal management. The concept of traditional marketing (mouth to mouth sales, improvised sales) is still widely used. Not to mention the financial management that has not been separated between personal money and business money. In addition, a common problem that often afflicts UMKM is the lack of product marketing through social media (Instagram) and assistance for simple financial management. They have worked hard to market the product, but the results achieved are not on target. Even if business capital is used up, they stop producing. Based on explanation above, it is necessary to provide assistance to market products through social media (Instagram) and assistance for simple financial management. The purpose of this assistance is to help develop a patchwork bag business in Mangelo, Sooko, Mojokerto. This patchwork UMKM is very potential to be developed because it has prominent differentiation. The patchwork that is assembled into a bag is not a small patchwork, but rather a patchwork that is used to make one bag size. Therefore, it is unfortunate if this effort is not developed. Given the limited capital for promotion, Instagram social media is used, because of its wide reach and does not cost much. On the other hand, the process of preparing financial statements must also be optimized so that it can clearly know the income statement, cash flow statement, and sales balance.
Pelatihan dan Pengembangan UMKM Go Online di Desa Banjartanggul Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto Nugroho, Tatas Ridho; Khanida, Marisha; Isnaini, Nurdiana Fitri
ABDIMAS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): ABDIMAS NUSANTARA (Januari)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM telah menjadi tonggak terbesar pergerakan roda perekonomian masyarakat yang signifikan dimana pergerakan ini di selaraskan dengan pergerakan era digitalisasi yang semakin merembak dunia perkonomian dan memaksakan para penggerak usaha agar dapat menyesuaikan dengan adanya perkembangan digitalisai ekonomi agar dapat menstabilisasikan usahanya selalu. Penyelarasan tersebut sejalan dengan peraturan yang mengatur jalannya transaksi ekonomi pelaku bisnis yang sayang nya hingga kini belum dapat di terapakan oleh sebagian besar para UMKM di Indonesia khususnya Kabupaten Mojokerto. Penerapan UMKM Go Online tersebut memerlukan pelatihan dan pendampingan oleh para pendamping yang berkompeten agar dapat menggunakan teknologi-teknologi digital yang ada saat ini untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usahanya serta dapat mempermudah jalannya administrasi keuangan yang berbasis Akuntansi UMKM
Workshop Pendidikan Kewirausahaan Sejak Dini di Roudlotuljannah-Bilingual (Untuk Membentuk Karakter Anak dan Menyiapkan Generasi Penerus Yang Siap Akan Tantangan Ekonomi) Nugroho, Tatas Ridho; Ainiyah, Nur; Isnaini, Nurdiana Fitri
ABDIMAS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Entrepreneurship education must start at an early age, starting from the introduction stage and then becoming an entrepreneur agent. This is implemented for children to become entrepreneurs mentally and in character. This community service activity (PKM) is carried out to shape the character of children and prepare the next generation to be ready for economic challenges through an early entrepreneurship education workshop in roudlotuljannah-bilingual. Through the learning process, educators implement by integrating entrepreneurship education in each subject. Learning activities outside the classroom such as "Market Day" will certainly make students fun because the purpose of this activity is to train students' entrepreneurial spirit. In addition to selling, students are also required to make books of the buying and selling process. By getting used to students doing buying and selling transactions at the same time as making books, each student will gain direct experience of being a young entrepreneur and it is hoped that it will shape the mindset of students to live as an entrepreneur.
Strategi Optimalisasi Pemasaran Produk UMKM Dengan Marketing Mix di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto Isnaini, Nurdiana Fitri; Verlandes, Yuliasnita; Nersiwad, Nersiwad; Baidlowi, Imam; Hadi Purnomo, Agus
ABDIMAS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): ABDIMAS NUSANTARA (Juli)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/abdimasnusantara.v7i1.4263

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat pedesaan. Namun, pelaku UMKM di Desa Sidomulyo, KecamatanBangsal Kabupaten Mojokerto menghadapi kendala dalam memasarkan produknya secara optimal, terutama dalam aspek branding, promosi, dan distribusi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menerapkan strategi marketing mix, yaitu strategi Product, Price, Place dan Promotion. Metode kegiatan meliputi edukasi kepada 32 pelaku usaha bertempat di bale desa Sidomulyo. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan implementasi strategi pemasaran, ditandai dengan perubahan dalam pengemasan produk, peningkatan penggunaan media sosial, serta perbaikan proses layanan pelanggan. Program ini diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM Desa Sidomulyo di pasar lokal maupun digital.