Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN KADER STUNTING MELALUI KEGIATAN KKN TEMATIK BIDADARI DI DESA JADI MULYA KECAMATAN AIR SUGIHAN OKI Majid, Yudi Abdul; Hardika, Bangun Dwi; Solikin, Imam; Suheryanto, Suheryanto; Arla, Zalanda Vidyani
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 7 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i1.9564

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Stunting masih menjadi fokus perhatian pemerintah Indonesia karena tidak hanya menyebabkan kelainan fisik namun juga kognitif yaitu berupa kecerdasan yang kurang pada balita sehingga saat dewasa akan menurunkan produktivitas. Metode yang digunakan melalui beberapa tahapan yaitu, 1) koordinasi dengan masyarakat dan toko masyarakat setiap dusun yang ada di Desa Jadi Mulya dalam menentukan perwakilan kader stunting setiap dusun, 2) Melakukan pelatihan kader stunting dengan metode penyuluhan dan demonstrasi di Balai Desa Jadi Mulya; penyuluhan tentang pencegahan dan penatalaksanaan stunting, penyuluhan antropometri gizi terkait stunting, serta demonstrasi pangan lokal dan bergizi, 3) Serah terima SK dari toko masyarakat desa Jadi Mulya kepada kader stunting. Tingkat pengetahuan kader diukur dengan melihat perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat pengetahuan kader stunting setelah diberi pelatihan dengan perubahan nilai rata-rata menjadi 87. Peningkatan pemahaman kader stunting terpilih tentang pencegahan stunting, serta komitmen para kader stunting sebagai agen perubahan yang merupakan bagian integral dalam mengurangi angka stunting, meningkatkan kesehatan di Desa Jadi Mulya dan perkembangan anak-anak di masa depan.
Penyuluhan Dampak Digitalisasi bagi Kemajuan Desa Jadi Mulya Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir Solikin, Imam; Suheryanto, Suheryanto; Majid, Yudi Abdul; Hardika, Bangun Dwi; Gaol, Jonathan Lumban; Safitri, Agis; Indrianti, Echa Muthia; Bidari, Chahaya Dewi; Ar-raafi, Muhammad Fauzan; Paitwijaya, Nengah Galih; Sakti, Soni Putra; Duwit, Valentino Sewein; Pirmansyah, Wahyu Ridho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Information Technology Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Information Technology - Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/jpm_itech.v3i1.3019

Abstract

Dalam era digital yang semakin maju, konsep desa digital telah menjadi sorotan utama dalam upaya memajukan pembangunan pedesaan secara holistik. Digitalisasi Desa dalam upaya pembangunan desa yang lebih terarah dan dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas terutama dalam penyelenggaraan pemerintahan desa merupakan program pemerintah pusat dengan slogan "membagun Indonesia dari desa. Konsep penyuluhan tentang dampak digitalisasi bagi kemajuan desa menjadi semakin penting mengingat transformasi yang terjadi di berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga pelayanan publik. Kabupaten Ogan Komering Ilir, dengan ciri khas pedesaannya yang subur namun terpencil, menghadapi tantangan dan peluang unik dalam menghadapi era digital. Salah satu tujuan utama digitalisasi di desa adalah untuk meningkatkan aksesibilitas teknologi, terutama akses internet yang cepat, dengan harapan bahwa seluruh masyarakat desa dapat memanfaatkan potensi teknologi digital untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan ekonomi mereka.
Pendampingan Lansia Melalui Pemberian Teknik Relaksasi Progresif sebagai Upaya Mengontrol Tekanan Darah dan Menurunkan Insomnia Surani, Vincencius; Ajul, Keristina; Pranata, Lilik; Suryani, Ketut; Rini, Maria Tarisia; Hardika, Bangun Dwi; Handayani, Shela
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.12794

Abstract

ABSTRAK Lanjut usia (lansia) adalah individu yang telah mencapai usia tua dan dimana kemampuan jaringan untuk memperbaiki atau mengganti dirinya sendiri dan perlahan-lahan mempertahankan fungsi normalnya sedemikian rupa sehingga perbaikan dari kerusakan dan infeksi yang dideritanya tidak cukup untuk menangani lebih lanjut. Seiring bertambahnya usia, prevalensi penyakit yang berkaitan dengan proses degeneratif meningkat, termasuk hipertensi, diabetes, penyakit ginjal kronis, dan stroke. Di antaranya masalah kesehatan yang paling umum terkait dengan proses penuaan lansia adalah tekanan darah tinggi dan gangguan tidur. Tujuan kegiatan Pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengontrol tekanan darah dan sebagai upaya untuk menurunkan tingkat insomnia pada lansia. Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode demonstrasi tindakan yaitu dengan melakukan tindakan relaksasi otot progresif. Nilai tekanan darah dan tingkat insomnia diukur sebelum dan sesudah dilakukan tindakan relaksasi otot progresif. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu adanya perubahan kategori nilai tekanan darah lansia yang sebelumnya mayoritas hipertensi stadium 1 dan setelah tindakan mayoritas berada pada kategori normal. Tingkat insomnia lansia tidak banyak mengalami perubahan, antara sebelum dan sesudah tindakan mayoritas berada pada kategori insomnia ringan. Relaksasi otot progresif membantu untuk merilekskan otot-otot dan pikiran sehingga dapat membuat nilai tekanan darah dan insomnia pada lansia berada pada rentang normal. Tindakan ini dapat dilakukan secara mandiri di panti karena relaksasi otot progresif mudah untuk dilakukan dan tanpa mengeluarkan biaya. Kata Kunci: Insomnia, Relaksasi Otot Progresif, Tekanan Darah  ABSTRACT Elderly are individuals who have reached old age and where the ability of the tissue to repair or replace itself and slowly maintain its normal function is such that the repair of the damage and infection suffered by them is not sufficient to treat further. As we age, the prevalence of diseases related to degenerative processes increases, including hypertension, diabetes, chronic kidney disease, and stroke. Among the most common health problems associated with the aging process of the elderly are high blood pressure and sleep disorders. The aim of this community service activity is to control blood pressure and as an effort to reduce the level of insomnia in the elderly. The method in this community service activity uses the action demonstration method, namely by carrying out progressive muscle relaxation actions. Blood pressure values and levels of insomnia were measured before and after progressive muscle relaxation. The results obtained from this community service activity were a change in the blood pressure value category of the elderly, previously the majority had stage 1 hypertension and after the action the majority were in the normal category. The elderly's level of insomnia did not change much, between before and after the procedure the majority were in the mild insomnia category. Progressive muscle relaxation helps to relax the muscles and mind so that blood pressure and insomnia values in the elderly can be within the normal range. This procedure can be done independently in a nursing home because progressive muscle relaxation is easy to do and costs nothing. Keywords: Insomnia, Progressive Muscle Relaxation, Blood Pressure
Analisis Faktor Maternal Penyebab Stunting Suryani, Ketut; Rini, Maria; Hardika, Bangun Dwi
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i1.140

Abstract

Kejadian stunting di Indonesia masih tinggi, meskipun pemerintah telah berupaya untuk menurunkan angka stunting. Apabila tidak ditangani dengan baik, stunting dapat menyebabkan penurunan kemampuan kognitif dan kesehatan anak. Stunting disebabkan oleh berbagai faktor yang sangat kompleks salah satunya adalah faktor dari ibu seperti usia ibu saat hamil, pendidikan, kunjungan ANC, pemberian ASI eksklusif, tinggi badan dan IMT ibu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya hubungan faktor maternal dengan kejadian stunting pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam peneltiain ini adalah ibu yang memiliki bayi usia balita berjumlah 59 responden. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah kendal’s tau B dengan taraf signifikasi 95%.  Hasil penelitian tidak ada hubungan usia ibu saat hamil dengan kejadian stunting (p value= 0,815), tidak ada hubungan tinggi ibu dengan kejadian stunting (p value 0,827), tidak ada hubungan IMT ibu dengan kejadian stunting (p value 0,766), tida ada hubungan pendidikan ibu dengan kejadian stunting (p value 0,692) dan tidak ada hubungan kunjungan ANC dengan kejadian stunting (p value 0,812). Ada hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting (p value 0,001 < 0,05) dengan nilai korelasi 0,732 dan positif yang artinya anak-anak yang diberikan ASI eksklusif akan mempunyai tinggi badan yang normal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan kepada ibu-ibu untuk melakukan kunjungan ANC secara rutin minimal 4 kali dan menyiapkan diri dengan baik untuk memberikan ASI eksklusif, mengingat banyaknya manfaat ASI bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi.