Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN KREDIBILITAS KOMUNIKATOR DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN KEPUASAN PELANGGAN DI RANCAMAYA GOLF DAN COUNTRY CLUB DI KABUPATEN BOGOR Nuraeni, N; Sukarelawati, Sukarelawati; Fitriah, Maria
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.639 KB) | DOI: 10.30997/jk.v1i1.117

Abstract

Penelitian ini memusatkan perhatian pada hubungan komunikasi interpersonal petugas reservasi golf dengan pelanggan pada saat melakukan reservasi. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui kekuatan kredibilitas petugas reservasi golf di Rancamaya Golf and Country Club, (2) untuk mengetahui kepuasan pelanggan di Rancamaya Golf and Country Club, dan (3) untuk mengetahui hubungan kredibilitas petugas reservasi dengan kepuasan pelanggan Rancamay Golf and Country Club. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kekuatan kredibilitas petugas reservasi dalam komunikasi interpersonal untuk kategori ethos, pathos, logos, dan kompetensi termasuk kategori sangat baik. (2) Kepuasan Pelanggan dinilai berdasarkan keandalan, empati, dan daya tanggap dinilai sangat baik. (3) Kekuatan kredibilitas petugas reservasi dalam komunikasi interpersonal berhubungan positifdan signifikasi dengan kepuasan pelanggan Rancamaya Golf and Country Club dengan korelasi sebesar 0,79211, termasuk dalam kategori kuat. Kata Kunci: Kekuatan Kredibilitas Komunikator, Kepuasan Pelanggan.
FRAMING DEVICE IN GAMSON AND MODIGLIANI MODEL ABOUT THE NEWS OF KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI Febriana, Ratih Putri; Sukarelawati, Sukarelawati; Fitriah, Maria
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.278 KB) | DOI: 10.30997/jk.v6i2.2753

Abstract

Firli Bahuri’s election as chairman of Komisi Pemberantasan Korupsi, and efforts to revise the laws of anti-corruption Commission triggered the noise, the media have a responsibility to tell it. Each media has constructed the news of KPK with  differently. The problem in this study is "How does the framing device in Gamson and Modigliani model about the news of Komisi Pemberantasan Korupsi on the headline of Tempo Magazine 4524/16-22 September, 2019 edition?". This study aims to know the framing device in Gamson and Modigliani model about the news of Komisi Pemberantasan Korupsi on the headline of Tempo Magazine 4524/16-22 September, 2019 edition. The study uses a qualitative approach with constructionist paradigm, the method this study uses framing analysis of Gamson and Modigliani, the primary data obtained by documentation techniques and secondary data obtained from the library research. The results showed, Tempo used the framing device for contructed the bad news model. “Hidup-Mati Komisi Antikorupsi” and “Jendral Polisi Sarat Kontroversi” articles have fulfilled all the elements in the framing device, but “Batal Istana Koreksi Hasil Seleksi” article does not fulfilled one of of the elements, that is  metaphors.
Kognisi Sosial Dalam Proses Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk Pada Buku Motivasi Yusar, Febrina; Sukarelawati, Sukarelawati; Agustini, Agustini
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.983 KB) | DOI: 10.30997/jk.v6i2.2876

Abstract

Banyaknya wacana kritis dalam buku Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat banyak membuat pembaca penasaran dan menjadikannya buku motivasi best seller toko buku di Indonesia. Penggunaan wacana kritis yang dibuat Manson membuat pembaca penasaran apa yang mempengaruhi Manson dalam proses pembuatan wacana kritis tersebut. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis wacana kritis kognisi sosial dari perangkat model Van Dijk. Metode penelitian menggunakan analisis wacana kritis model Van Dijk, data primer dan sekunder diperoleh dengan teknik observasi dokumen dari buku “Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat” serta blog pribadi Manson. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada beberapa faktor yang memengaruhi kognisi sosial Manson salah satunya adalah faktor budaya atau kepercayaan. Manson menjabarkannya secara eksplisit (tersurat) melalui teks wacana. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah ada dua faktor yang mempengaruhi kognisi sosial pada wacana kritis adalah pengetahuan serta opini dan sikap. Pengetahuan dapat dilihat dari budaya dan kehidupan sosial yang dialami oleh penulis yaitu budaya yang terlalu terobsesi dengan hal-hal baik.Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis; Model Van Dijk; Kognisi Sosial; Buku Motivasi.
Implementation Of Live Digital Marketing Communication Style Streaming Amalia, Nadia; Firliandoko, Robby; Wahyudin, Cecep; Sukarelawati, Sukarelawati
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jk.v10i2.13106

Abstract

Communication is an important aspect in carrying out daily activities, the development of communication in the era of the 21st century has seen rapid development, a rapid development revolution in digital. This development was followed by the rapid growth of internet users, as seen by the number of internet users increasing rapidly Total Population (population): 7.83 billion Unique Mobile Users: 5.22 billion (66.6% of the world's population), Internet Users: 4 .66 billion (59.5% of the world's population), Active Social Media Users: 4.20 billion (53.6% of the world's population). With the background of conflict between online and direct traders, researchers were interested in taking the title Digital Marketing Communication Style. From this number, the researcher took the aim of finding out effective communication styles. This research uses qualitative data by analyzing samples. The aim of this research is to find out the model.
Media Komunikasi Pemasaran Dalam Usaha Rest Area Di Jonggol Jawa Barat Akim, Mulya; Sukarelawati, Sukarelawati; Kusumadinata, Ali Alamsyah
CommLine Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/cl.v8i1.1832

Abstract

The object in this study is the Rest Area located in Jonggol, West Java. The purpose of the study aims to explain the function of social media, especially Whatsapp as a marketing communication medium by business managers in the rest area. Marketing communication is carried out to increase sales of each business actor, in the process of increasing sales, each business actor carries out different ways of promotion. The decrease in income was due to the implementation of PPKM which reduced the number of visits and visits to tourist sites. Research climbing using qualitative with descriptive methods. Data collection was carried out by observation and interview techniques. The data analysis technique used uses data presentation and is developed into a descriptive narrative with a theoretical approach that is in accordance with marketing communication. The results of this study show that consumers' purchasing decisions in Jonggol Rest Area using Whatsapp communication media as a promotion have a good relationship between managers, stall tenants, and consumers.
Empati Komunikasi Interpersonal Konselor Dalam Pemulihan Penyalahguna Narkotika Di Yayasan Bersama Kita Pulih Sukarelawati, Sukarelawati; Hasbiyah, Desi; Islamiati, Dewi Rahayu
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 2 (2024): Oktober 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i2.41746

Abstract

Empati pada komunikasi interpersonal konselor merupakan interaksi yang sangat penting pada proses pemulihan penyalahguna narkotika. Empati ini menunjukkan sikap perhatian dan saling memberi rasa nyaman antara konselor dengan penyalahguna narkotika. Proses pada pemulihan penyalahguna narkotika tidak mudah, membutuhkan komunikasi didalamnya agar interpersonal penyalahguna dapat bangkit dan berjuang untuk pulih. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis tentang Empati Komunikasi Interpersonal Konselor Dalam Pemulihan Penyalahguna Narkotika Di Yayasan Bersama Kita Pulih.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Pada pengolahan datanya menggunakan Weight Mean Scors (WMS) dengan kententuan setiap jawabannya menggunakan skala likert. Populasi pada penelitian ini sebanyak 51 klien penyalahguna narkotika yang sedang melakukan terapi pemulihan di Yayasan Bersama Kita Pulih, karena populasi sedikit sehingga sampel yang diambil keseluruhan dari populasi yaitu sebanyak 51 klien penyalahguna narkotika yang sedang melakukan terapi pemulihan di Yayasan Bersama Kita Pulih.Hasilnya dalam penelitian ini menunjukkan empati ini memiliki kategori penafsiran yang Sangat Baik yang berarti bahwa Empati Komunikasi Interpersonal Konselor Dalam Pemulihan Penyalahguna Narkotika Di Yayasan Bersama Kita Pulih diterapkan dengan sangat baik dan dapat diterima dalam kehidupan sehari-hari oleh konselor kepada penyalahguna narkotika yang melakuan terapi pemulihan di Yayasan Bersama Kita Pulih. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Empati, Konselor, Pemulihan Penyalahguna Narkotika.
RESILIENSI PESAN DALAM LIRIK LAGU "BIRTH" JKT48 (ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE) Sukarelawati, Sukarelawati; Ruhimat, Ruhimat; Siam, Riski Cahya
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 1 (2025): JURNAL LITERASI APRIL 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i1.18532

Abstract

ABSTRAKMusik bukan sekedar hiburan, tetapi juga bisa menjadi sarana komunikasi yang kuat untuk menyampaikan pesan emosional dan sosial. Penelitian ini menganalisis lirik lagu Birth yang dibawakan oleh JKT48 melalui pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure guna menggambarkan representasi perjuangan dan harapan. Dengan metode deskriptif kualitatif, peneliti mengkaji hubungan antara penanda (signifier) dan petanda (signified) dalam lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Birth merefleksikan pergulatan emosi yang kerap dialami generasi muda mulai dari kebingungan akan tujuan hidup, tekanan emosi, perasaan tidak berharga dan usaha untuk bangkit dari keterpurukan. Lagu ini juga berfungsi sebagai bentuk komunikasi interpersonal, memungkinkan pendengar untuk mengidentifikasi pengalaman prinadinya melalui narasi yang disampaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa lagu ini relevan dengan isu kesehatan mental dan tantangan emosional yang dihadapi generasi muda. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam memahami bagaimana lirik lagu dapat menjadi sarana komunikasi yang menggambarkan realitas sosial serta memberikan motivasi bagi pendengarnya.Kata Kunci: abstrak, semiotika, komunikasi interpersonal, perjuangan, harapan, JKT48  ABSTRACTMusic is not just entertainment; it can also be a powerful means of communication to convey emotional and social messages. This study analizes the lyrics of the song “Birth” performed by JKT48 throught Ferdinan de Saussure’s semiotic approach to depict the representation of struggle and hope. Using a qualitative descriptive method, the researcher examines the relationship between the signifier and thee signified in the song’s lyrics. The results show that “Birth” reflects the emotional struggles often faced by the younger generation, including confusion about life goals, emotional pressure, feelings of worthlessness, and the effort to rise from despair. This song also serves as a form of interpersonal communication, allowing listeners to identify their personal experiences through the narrative conveyed. The analysis indicates that this song is relevant to mental health issues and the emotional challenges faced by the youth. Thus, this study contributes to understanding how song lyrics can be a means of communication that reflects social realities and provides motivation for its listeners. Keywords: abstract, semiotics, interpersonal communication, struggle, hope, JKT48
POTRET KAJIAN KOMUNIKASI BUDAYA KOMUNITAS DI BERBAGAI NEGARA Firliandoko, Robby; Hairunnisa, Hairunnisa; Hanief, Lalita; Rahmawati, Yulia; Sukarelawati, Sukarelawati
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v9i2.6498

Abstract

Komunitas menjadi salah satu kelompok yang bisa melakukan pelestarian budaya. Komunitas merupakan kumpulan individu yang berinisiatif memulai suatu proses kegiatan yang dapat memperbaiki keadaan dan mengkondisikan diri untuk melakukan tindakan-tindakan positif guna memecahkan permasalahan kesejahteraan masyarakat salah satunya dengan melestarikan warisan budaya menggunakan aktivitas komunikasi. Komunitas budaya melakukan proses perencanaan hingga pelaksanaan program pemeliharaan dan pelestarian benda cagar budaya masyarakat dapat terlibat secara aktif melalui berbagai kanal komunikasi. Komunikasi, komunitas dan budaya menjadi tiga unsur yan saling terkait dan membangun. Tidak hanya di Indoesia, ternyata praktik baik ini dilakukan di berbagai negara. Naskah ini ingin menggambarkan bagaimana ketiga unsur tersebut bergerak dan saling mengisi dalam perkembangan komunikasi budaya komunitas di berbagai belahan dunia. Melalui studi literatur dengan membaca dan mendedah berbagai jurnal yang mengkaji komunikasi komunitas dan budaya, naskah ini menjelaskan bahwa Komunikasi memiliki peran dalam pembangunan budaya di berbagai komunitas, dan komunitas melalui berbagai kegiatan komunikasinya juga bisa menjadi pelestari budaya. Komunikasi, komunitas dan budaya menjadi tiga unsur yang saling mengisi dan berperan dalam setiap perkembangan kehidupan manusia di berbagai negara. Tulisan ini juga mengungkapkan bahwa komunikasi bisa menjadi pembentuk budaya yang baik dan juga dapat menjadi perusak budaya di tengah komunitas atau masyarakat.
Gaya Komunikasi Pimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Di PT Paperina Dwijaya Sukarelawati, Sukarelawati; Nurlela, Siti; Suryatna, Undang
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18631

Abstract

Komunikasi yang efektif antara pimpinan dan karyawan merupakan faktor utama dalam meningkatkan kinerja karyawan, yang mencakup aspek kesetiaan, prestasi kerja, tanggung jawab, kerja sama, dan kedisiplinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi pimpinan yang diterapkan di PT Paperina Dwijaya terhadap peningkatan kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pimpinan di PT Paperina Dwijaya menerapkan beberapa gaya komunikasi, yaitu Controlling, Dynamic, Equalitarian, dan Structuring. Gaya Controlling menjadi yang paling dominan, di mana pimpinan secara aktif mengawasi dan mengendalikan pekerjaan karyawan untuk memastikan efektivitas kerja. Gaya Dynamic digunakan untuk memotivasi karyawan dalam menghadapi tantangan kerja, sedangkan gaya Equalitarian memungkinkan komunikasi dua arah yang terbuka dan meningkatkan keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan. Adapun gaya Penataan diterapkan untuk memastikan prosedur kerja yang jelas dan sistematis.  Penerapan gaya komunikasi ini berdampak positif terhadap kinerja karyawan, terutama dalam meningkatkan kesetiaan terhadap perusahaan, prestasi kerja yang optimal, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas sesuai standar perusahaan. Selain itu, komunikasi yang terbuka juga memperkuat kerja sama antar karyawan dan meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa gaya komunikasi pimpinan yang tepat dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah lingkungan dan mendukung tercapainya tujuan perusahaan.