Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

COMPARATIVE STUDY OF INTEGRATED MULTICRITERIA DECISION MAKING: AHP-TOPSIS VS ENTROPY-TOPSIS FOR PRIORITIZING ROAD DAMAGE REPAIR Alam Sur, Widiya Astuti; Adriana, Marlia; Machfiroh, Ines Saraswati; Dewi, Norminawati; Kurniawan, Budi; Safitri, Intan
Jurnal Jalan Jembatan Vol 42 No 1 (2025)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58499/jatan.v42i1.1331

Abstract

This study compares two integrated methods, specifically the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), to determine prioritized road sections for repair. The first method, AHP-TOPSIS, assigns weights to damage criteria based on the characteristics of road damage types. The second method, Entropy-TOPSIS, determines the weights of damage criteria using the Entropy formula. The accuracy of both methods is assessed by comparing their ranking results to the Pavement Condition Index (PCI) assessment based on the percentage of similarity. Based on the accuracy percentages, Entropy-TOPSIS demonstrates higher accuracy (27.5%) compared to AHP-TOPSIS (21.25%). Meanwhile, the road sections prioritized for repair yielded the same ranking results between AHP-TOPSIS and Entropy-TOPSIS, specifically the road sections on Jorong Beach, from STA 3+401 to 3+500 (Alternative 70). The results of this study support the development of more accurate and efficient decision-making models for infrastructure maintenance, which can be applied to broader transportation management systems. Keywords: road damage, PCI, AHP, entropy, TOPSIS
Peningkatan Produksi Pengrajin Batu Bata Dengan Inovasi Abu Kayu Akasia Dan Teknologi Tepat Guna Adriana, marlia; Artika, Kurnia Dwi; Dewi, Norminawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v10i2.384

Abstract

Pengrajin batu bata di Desa Telaga selama ini menghadapi rendahnya produktivitas akibat proses produksi konvensional yang memakan waktu 7–15 hari dan ketergantungan pada pembakaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi melalui inovasi campuran abu kayu akasia dan penerapan alat Teknologi Tepat Guna (TTG) pengolah adonan. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan manajerial, penerapan inovasi, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan kuat tekan batu bata dari ±50 MPa menjadi 100 MPa, efisiensi produksi meningkat dari 10.000 menjadi 30.000 bata dalam 5 hari, sehingga omzet mitra naik hingga Rp 30.000.000 dengan profit meningkat 93%. Selain dampak teknis, kegiatan juga memperkuat aspek manajerial melalui pembukuan biaya produksi, perhitungan profit, serta pembagian dana usaha. Dampak sosial terlihat dari terciptanya lapangan kerja baru dan pengurangan polusi pembakaran. Kegiatan ini menyajikan kebaruan berupa formulasi aditif limbah kayu akasia yang mampu menghilangkan proses pembakaran serta mempersingkat waktu produksi secara signifikan.