Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNIK

Analisis Efisiensi Penggunaan Daya Pada Motor Feed Water Pump Terhadap Sistem Submerged Electrode Tanpa Menggunakan Variable Frequency Drive dan Membandingkan Menggunakan Variable Frequency Drive yang Disimulasikan Dengan Software ETAP di Boiler PT.XYZ Purnomo, Bayu; Pratama, Ilham; Gumilang, Fajar; Pradikma, Buwana
Jurnal Teknik Vol 13, No 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v13i2.9702

Abstract

Ketel uap adalah suatu alat berbentuk bejana tertutup yang terbuat dari baja dan digunakan untuk menghasilkan uap (steam). Untuk menganalisa efisiensi penggunaan energi pada motor feed water pump pada sistem submerged electrode maka digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang telah diperoleh setelah turun langsung ke lokasi penelitian akan menjadi acuan untuk menganalisa efisiensi penggunaan energi pada motor feed water pump dan analisa energi saving. Didapat untuk energi pemakaian selama 15 hari pada motor feed water pump nomor 1 sebesar 4738,627 kWh dan motor feed water pump nomor 2 sebesar 4490,6 kWh. Untuk meningkatkan efisiensi pada penggunaan motor feed water pump adalah dengan cara mengubah. Sistemnya menggunakan VFD (variable frequency drive) dan disimulasikan dengan software etap. Simulasi yang dilakukan dengan menggunakan VFD (variable frequency drive) didapatkan energi pemakaian yang didapat dari perhitungan analisa sebesar 3000 kWh untuk motor nomor 1 dan 3096 kWh untuk motor nomor 2. Persentase energi saving yang didapat dari perbandingan menggunakan sistem submerged electrode tanpa VFD dan dengan VFD (variable frequency drive) sebesar 36,7 % untuk motor nomor 1 dan 31,05 % untuk motor nomor 2.
SENSITIFITAS HARGA INSTALASI PLTS RUMAH TANGGA TERHADAP KELAYAKAN EKONOMI DENGAN METODE LCOE TERHADAP TDL 2025 Gumilang, Fajar
Jurnal Teknik Vol 14, No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v14i1.14667

Abstract

Permintaan energi listrik rumah tangga di Indonesia yang terus meningkat mendorong pemanfaatan energi terbarukan, salah satunya melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap. Penelitian ini bertujuan menganalisis sensitivitas harga instalasi sistem PLTS rumah tangga terhadap kelayakan ekonomi menggunakan pendekatan Levelized Cost of Energy (LCOE) dan dibandingkan dengan Tarif Dasar Listrik (TDL) tahun 2025 sebesar Rp 1.444,7/kWh. Data harga komponen diperoleh dari e-commerce, dengan biaya instalasi diasumsikan sebesar 10% dari total komponen, umur sistem 20 tahun, biaya pemeliharaan tahunan sebesar 1%, dan tingkat diskonto 6%. Tiga skenario investasi digunakan: skenario 1 (Rp 30.800.000), skenario 2 yang lebih murah 10% (Rp 27.720.000), dan skenario 3 yang lebih mahal 10% (Rp 33.880.000). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa LCOE masing-masing adalah Rp 2.050/kWh (skenario 1), Rp 1.845/kWh (skenario 2), dan Rp 2.255/kWh (skenario 3). Ketiganya masih lebih tinggi dari TDL sehingga belum layak secara ekonomi. Analisis sensitivitas menunjukkan Break Even Point (BEP) tercapai pada nilai investasi Rp 22.575.289,31. Dengan demikian, agar sistem PLTS layak secara ekonomi, biaya investasi harus ditekan di bawah nilai tersebut. Hasil ini menunjukkan pentingnya efisiensi biaya dan dukungan kebijakan untuk mendorong adopsi PLTS skala rumah tangga.