Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Diglosia

GANGGUAN BERBAHASA AFASIA BROCA DALAM PEMBELAJARAN DEBAT PADA SISWA KELAS X SMK Van Yusat, Maura Frilicia; Setiawan, Hendra; Maspuroh, Uah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v7i1.4178

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan fenomena gangguan berbahasa afasia broca dalam ranah pendidikan melalui pembelajaran debat di sekolah. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa kelas X di SMK Kesehatan Fahd Islamic School dari empat kelas yang dipilih secara eliminasi. Penelitian ini termasuk bidang psikolinguistik yang dianalisis menggunakan teori fonologi dari sudut pandang fonetik dan fonemik untuk menganalisis ujaran-ujaran siswa yang mengandung afasia broca. Penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif dengan metode deskripsif, bahwa peneliti sebagai instrumen utama. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Teknik analisis data menggunakan teori reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan dan verifikasi. Penelitian ini terdapat kategori penambahan, penghilangan, dan penggantian bunyi kata berdasarkan penelitian yang relevan, serta jeda bunyi kata berdasarkan teori salah satu unsur suprasegemntal dari teori fonologi. Serta, hasil penelitian ini menemukan sebab ujaran dapat terjadi, yakni; karena terbelit ketika mengujarkan suatu kata, terburu-buru ingin menyelesaikan ujaran, kurang kemampuan atas menyusun kata-kata secara tata bahasa, dan kurang menguasai materi mosi yang didapatkan
ANALISIS EUFEMISME DALAM BERITA PELECEHAN SEKSUAL PADA MEDIA DARING KOMPAS.COM EDARAN DESEMBER 2021 Fatahilah, Muhammad Rizqi; Maspuroh, Uah; Adham, M. Januar Ibnu
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v7i1.4166

Abstract

Sebagai makhluk sosial manusia membutuhkan sebuah bahasa untuk berkomunikasi dan berinteraksi agar saling mengerti apa yang dimaksud satu sama lain. Pada umumnya sebuah masyarakat memiliki parameter-parameter (ukuran) tertentu yang digunakan dalam mengukur kesopanan dan etika seseorang dalam berkomunikasi. Di Indonesia kasus-kasus pelecehan seksual banyak terjadi, baik di perusahaan, tempat umum, hingga di dunia pendidikan. Agar sebuah berita dapat dibaca oleh semua elemen masyarakat, dalam hal ini diperlukan adanya pemilihan diksi yang tepat untuk menggantikan kata yang kasar, baik secara lisan maupun tulisan dalam berkomunikasi. Eufemisme dipakai untuk menjaga keselamatan atau untuk menjaga agar hubungan sosial tetap baik. Penelitian ini mengkaji tentang bentuk ungkapan eufemisme dalam berita pelecehan seksual. Pada penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif. Terdapat lima bentuk ungkapan eufemisme yang ditemukan dalam berita pelecehan seksual pada media daring Kompas.com, diantaranya ialah; singkatan, kata serapan, istilah asing, metafora dan perifrasa. Kata kunci: Pelecehan seksual, Eufemisme, BeritaAs social beings, humans need a language to communicate and interact in order to understand each other what is meant by each other. In general, a society has certain parameters (measures) that are used to measure a person's politeness and ethics in communicating. In Indonesia, many sexual cases occur, both in companies, public places, and in the world of education. So that a news can be read by all elements of society, in this case it is necessary to choose the right diction for the use of harsh words, both orally and in writing in communication. Euphemisms are used to maintain safety or maintain good social relations. This study examines the forms of euphemism in sexual news. In this study, using a qualitative approach, with a descriptive method. There are five forms of euphemistic expressions found in sexual news in the Kompas.com online media, including; abbreviations, loan words, foreign terms, metaphors and phrases. Keywords: Sexual harassment, Euphemism, News