Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agercolere

Respon pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogaea L.) pada berbagai penggunaan mulsa dan pupuk kandang sapi Asmuliani Rasyid
Jurnal Agercolere Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Agercolere
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.694 KB) | DOI: 10.37195/jac.v1i2.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh respon pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogaea L.) pada berbagai penggunaan mulsa dan pupuk kandang sapi. Penelitian ini berlangsung dari Oktober 2017 sampai Maret 2018 di Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan pola faktorial. Faktor pertama adalah penggunaan mulsa terdiri dari tiga taraf percobaan yaitu tanpa mulsa (M0), mulsa hitam perak (M1) dan mulsa jerami padi (M2). Faktor kedua adalah pemberian pupuk kandang sapi yang terdiri dari dua taraf percobaan yaitu tanpa pupuk kandang sapi (S0) dan 8 kg pupuk kandang sapi per bedengan (S1). Masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Hasil penelitian yang diperoleh adalah perlakuan penggunaan mulsa hitam perak yang memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakuan pemberian pupuk kandang sapi 8 kg per bedengan memberikan hasil terbaik terhadap parameter berat polong segar dan kering. Tidak terdapat interaksi perlakuan antara penggunaan mulsa dan pemberian pupuk kandang sapi.
Pengaruh media tongkol jagung dan air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman Zinnia (Zinnia elegans Jaqc) Ria Megasari; Asmuliani R.
Jurnal Agercolere Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Agercolere
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jac.v4i1.152

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh komposisi media tongkol jagung terhadap pertumbuhan tanaman zinnia, 2) untuk mengetahui pengaruh konsentrasi air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman zinnia dan 3) untuk mengetahui interaksi komposisi tongkol jagung dan air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman zinnia. Penelitian ini berlangsung dari bulan Oktober hingga Desember 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan factorial dua faktor (F2F) dalam RAK dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah komposisi media tanam yaitu ; tanah : pupuk kandang : tongkol jagung (M); yang terdiri dari 3 taraf antara lain; M1 = 2:2:2 ; M2 = 2:1:1 ; dan M3 = 1:1:1. Faktor kedua adalah konsentrasi air cucian beras (P) yang terdiri 4 taraf yaitu; P0 = control ; P1 = 50% ; P2 = 75% ; P3 = 100%. Hasil yang diperoleh adalah komposisi media tanam dan konsentrasi air cucian beras tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman zinnia, sedangkan Interaksi antar keduanya memberikan pengaruh yang nyata terhadap perttumbuhan tanaman zinnia pada parameter jumlah daun tanaman terbanyak terdapat pada perlakuan komposisi media tanam 2:2:2 dengan pemberian air cucian beras 75%.
Respon perkecambahan benih padi lokal siam kuning hasil iradiasi sinar gamma Ria Megasari; Asmuliani R
Jurnal Agercolere Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Agercolere Vol. 5 Numb 1, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jac.v5i1.177

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki karakter fisiologi dan morfologi tanaman padi local “Siam Kuning”. Dosis iradiasi gamma yang digunakan pada benih padi adalah 0 Gy, 200 Gy, 300 Gy dan 400 Gy. Iradiasi gamma yang dilakukan menghasilkan pengaruh yang signifikan. Peningkatan dosis iradiasi menurunkan daya kecambah dan keserempakan tumbuh benih padi. Pada perlakuan 0 Gy dihasilkan 78% benih yang tumbuh, perlakuan 200 Gy menghasilkan 70% yang tumbuh, perlakuan 300 Gy menghasilkan 64% benih yang tumbuh dan perlakuan 400 Gy menghasilkan 31% benih yang tumbuh. Selanjutnya parameter laju perkecambahan yang paling cepat adalah perlakuan 0 Gy, 200 Gy dan 300 Gy didapatkan 4 hari sedangkan perlakuan 400 Gy selama 5 hari. Sedangkan untuk mutasi klorofil daun didapatkan beberapa tipe mutasi antara lain Albino, Clorina dan Striata. Dari perlakuan Iradiasi sinar gamma dapat diperoleh nformasi tentang perbaikan karakter benih padi siam kuning.