Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS VARIABEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN TEORI REIGELUTH (Studi pada Mahasiswa Pendidikan Matematika FTIK IAIN Langsa) Srimuliati, Srimuliati
Al-Khawarizmi Vol 3 No 2 (2019): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v3i2.7354

Abstract

Learning is an attempt to compare what behaviors might occur before individuals are placed in learning situations and what behaviors can be demonstrated after being given treatment. The purpose of this study was to analyze the learning variables according to teroi reigeluth which were divided into 3 things, namely (1) learning conditions, (2) learning methods and (3) learning outcomes. Subjects in this study were students of Mathematics Education Study Program FTIK IAIN Langsa in semester IV unit 1 who took courses in calculus and probability theory. By using descriptive analysis the results and research findings obtained in the form of learning conditions (learning objectives and characters, learner characters, and constraints in learning) for both courses namely calculus and opportunity theory give different results. Fundamental differences related to the two materials provide a finding that students are lacking in reasoning and sharpening their thinking power both through reading and discussing mathematical problems so that they are often wrong in interpreting story problems on occasion. Learning outcomes for both courses are in very good categories for calculus and good for probability theory.
Model Project Based Learning dalam Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa SMP : A Quasi Experimental Study Elvina, Indah; Srimuliati, Srimuliati; Zaiyar, M
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi Vol 9 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA AL QALASADI
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qalasadi.v9i2.13648

Abstract

Literasi numerasi sebenarnya dapat membantu seseorang mengatasi masalah-masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi, tingkat literasi numerasi seseorang belum sepenuhnya diperoleh, karena sebagian kecil dari mereka memanfaatkannya, sama seperti konsep dasar perhitungan yang sebagian besar dapat diatasi. Namun, dalam menerapkan konsep-konsep matematika dasar di kehidupan masih dengan masalah yang tidak terstruktur dan bahkan cenderung diabaikan. Sehingga, kurang pemahaman dalam mendapatkan informasi yang disajikan dalam bentuk grafik, bagan, dan tabel. Literasi numerasi bukan hanya di dapat di sekolah saja, melainkan peristiwa di sekitar rumah. Untuk penguatan literasi numerasi dapat dilakukan pembiasaan di sekolah agar bisa meningkatkan literasi numerasi itu. Tujuannya apakah model PjBL dapat meningkatkan literasi numerasi siswa? dan bagaiamana PjBL dapat meningkatkan literasi numerasi siswa di SMP Negeri 1 Langsa?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah tes literasi numerasi (post-test) dengan desain yang berbeda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP Negeri 1 Langsa yang terdiri dari 10 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.D, berjumlah 32 orang. Pemilihan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes literasi numerasi sebanyak 5 soal berbentuk soal uraian/Esai, pilihan ganda, dan menjodohkan benar atau salah. Analisis data ini menggunakan IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan literasi numerasi siswa dengan menggunakan model PjBL di SMP Negeri 1 Langsa, dan adapun dalam penerapannya, PjBL dalam meningkatkan literasi numerasi siswa yaitu melalui satu tahapan dari kegiatan PJBL, kegiatan siswa dalam membuat project tersebut, literasi numerasi siswa tumbuh secara alamiah. Hal ini dilihat dari hasil tes numerasi siswa dengan nilai rata-rata 80,69, berada pada kategori baik.