Ginanjar, Rubi
Universitas Ibn Khaldun

Published : 68 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search
Journal : PROMOTOR

HUBUNGAN ANTARA SUHU PANAS TERHADAP KELELAHAN KERJA DI PT. ELANGPERDANA TYRE INDUSTRY Titan Permana, Mochammad; Ginanjar, Rubi; Fathimah, Anissatul
PROMOTOR Vol 3 No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v3i4.4194

Abstract

Para pekerja di bagian Curing setiap harinya terpapar oleh suhu panas sehingga berisiko lebih mudah untuk mengalami kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan suhu panas terhadap kelelahan kerja pada pekerja di bagian Curing di PT. ElangPerdana Tyre Industry tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dimana data yang mempengaruhi hubungan suhu panas terhadap kelelahan kerja dikumpulkan dengan kuesioner IFRC (Industrial Fatigue Research Committee). Metode pengumpulan data dengan pengisian kuesioner mengenai umur, suhu, masa kerja, beban kerja, dan kelelahan kerja. Analisa data penelitian dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara suhu panas (p-value 0,010), umur (p-value 0,014), masa kerja (p-value 0,014), dan beban kerja (p-value 0,007) terhadap kelelahan kerja dimana α < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah suhu panas sangat berhubungan terhadap kejadian kelelahan kerja. Sehingga disarankan untuk senantiasa melakukan pengecekan suhu lingkungan terutama pada area dengan suhu tinggi serta perawatan dan penambahan saluran ventilasi udara.
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINDAKAN TIDAK AMAN (UNSAFE ACTION) PADA PEKERJA Agustiya, Hasma; Listyandini, Rahma; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 3 No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.194 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4204

Abstract

Tindakan tidak aman (unsafe action) adalah penyebab kecelakaan kerja, yang disebabkan oleh perilaku kerja yang tidak aman, kondisi kerja yang tidak aman. Menurut H.W Heinrich tindakan tidak aman merupakan penyumbang terbesar (88%) yang mengakibatkan kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja di PT. Taisho Pharmaceutical Indonesia Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi 145 pekerja dengan sampel 60 responden dengan teknik simple random sampling (Pengambilan sampel secara acak sederhana) dengan menggunakan kuesioner dengan menggunakan variabel (usia, jenis kelamin, pendidikan, masa kerja, pengetahuan, persepsi, motivasi, pengawasan, dan ketersediaan APD). Analisis penelitian dengan menggunakan aplikasi SPSS statistik (SPSS 16) dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara usia (p- value= 0,619), Jenis kelamin (p-value= 0,253), Pendidikan terakhir (p-value= 0,275), Masa kerja (p-value= 0,490), Pengetahuan (p-value= 0,212), Persepsi (p-value= 0,616), Motivasi (p-value= 0,490), Pengawasan (p-value= 0,635), Ketersediaan APD (p-value= 0,701) dengan tindakan tidak aman.
ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM TANGGAP DARUTAT DI SEKOLAH AT TAUFIQ KOTA BOGOR TAHUN 2019 ., Suminta; Ginanjar, Rubi; Asnifatima, Andi
PROMOTOR Vol 3 No 6 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.5 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i6.5568

Abstract

Disadari sistem tanggap darurat di sekolah merupakan sesuatu yang penting sebagai upaya mengurangi risiko bencana. Penelitian dengan judul "Analisis Kebutuhan Sistem Tanggap Darurat di Sekolah At Taufiq Kota Bogor Tahun 2019” bertujuan untuk menganalisis kebutuhan organisasi, prosedur, dan alat atau sarana dan prasarana sistem tanggap darurat di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan membandingkan data yang ada di lapangan dengan peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 48 Pasal 14 Tahun 2016, Emergency Action Plan/ Rencana Tindakan Darurat (CDC 2001), dan Emergency Response Plan/ Rencana Tanggap Darurat (OSHA 2004). Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan inti dan informan kunci, dilengkapi dengan pengisian kuesioner sebagai penunjang data wawancara yang bersifat kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah belum terbentuknya struktur organisasi dan program kerja tanggap darurat, namun memiliki SDM untuk mengelola organisasi tersebut. Adanya beberapa prosedur yang telah dilaksanakan meskipun belum sesuai dengan peraturan. Adanya beberapa alat atau sarana dan prasarana, namun perlu peningkatan dalam upaya perawatan. Kesimpulan dan saran yaitu sekolah At Taufiq membutuhkan pembentukan struktur organisasi dan program kerja sistem tanggap darurat, dibutuhkan adanya perapihan administrasi prosedur yang sudah berjalan, serta perlunya meningkatkan pemeliharaan dan menyediakan alat atau sarana dan prasarana lain yang dibutuhkan dalam sistem tanggap darurat.
ASPEK DOMINAN PENYEBAB STRES KERJA PADA PERAWAT RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT ISLAM BOGOR TAHUN 2020 Arrahim, Diki Dwi Wahyudi; Ginanjar, Rubi; Listyandini, Rahma
PROMOTOR Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.025 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i2.5575

Abstract

Perawat merupakan salah satu tenaga kesehatan utama dalam fasilitas kesehatan seperti rumah sakit yang bertanggung jawab dan berwenang memberikan pelayanan keperawatan secara mandiri atau berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain sesuai dengan kewenangannya. Dengan tanggungjawab yang berat profesi perawat rentan terhadap stres yang berisiko bagi kesehatan dan keselamatanya. Jika melebihi kapasitas, sumber daya, dan kemampuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek dominan penyebab stress kerja pada perawat ruang rawat inap di Rumah Sakit Islam Bogor Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 69 orang. Dengan jumlah sampel 59 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu Purposive Sampling. Pengambilan data primer dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan data sekunder didapat dari data pada bagian keperawatan serta studi pustaka. Hasil analisis data penelitian menggunakan aplikasi statistik dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapat bahwa perawat yang mengalami stres ringan sebanyak 38 orang (64,4%) dan yang mengalami stres berat sebanyak 21 orang (35,6%). Perawat usia 20-40 tahun 19 orang (90,5%) mengalami stres berat dan 35 orang (92,1%) mengalami stres ringan, sedangkan usia >40 tahun 2 orang (9,5%) stres berat dan 3 orang (7,9%) stres ringan. Perawat jenis kelamin laki-laki 5 orang (45,5%) mengalami stres berat dan mengalami stres ringan sebanyak 6 orang (54,5%), sedangkan perawat perempuan dengan 16 orang (33,3%) stres berat dan stres ringan sebanyak 32 orang (66,7%). Perawat S1 Ners dengan 2 orang (50,0%) mengalami stres berat dan 2 orang (50,0%) mengalami stres ringan, sedangkan perawat D3 keperawatan dengan 19 orang (34,5%) stres berat dan 36 orang (65,5%) stres ringan. Perawat dengan beban kerja ringan mengalami stres berat sebanyak 9 orang (33,3%) dan mengalami stres ringan 18 orang (66,7%), sedangkan 32 perawat dengan beban kerja berat mengalam stres berat 12 orang (37,5%) dan stres ringan 20 orang (62,5%). Perawat shift kerja buruk 1 orang (16,7%) mengalami stres berat dan 5 orang (83,3%) mengalami stres ringan, sedangkan perawat dengan shift kerja baik 20 orang (37,7%) stres berat dan 33 orang (62,3%) stres ringan. Perawat dengan hubungan yang buruk mengalami stres berat sebanyak 13 orang (32,5%) dan mengalami stres ringan sebanyak 27 orang (67,5%), sedangkan perawat dengan hubungan pekerjaan baik stres berat sebanyak 8 orang (42,1%) dan stres ringan sebanyak 11 orang (57,9%). Perawat dengan pengembangan karier buruk mengalami stres berat sebanyak 17 orang (37,0%) dan mengalami stres ringan sebanyak 29 orang (63,0%), sedangkan perawat dengan pengembangan karier baik 4 orang (30,8%) stres berat dan 9 orang (69,2%) stres ringan. Dari hasil uji statistik menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan dari tiap varabel (usia, jenis kelamin, tigkat pendidikan, beban kerja, shift kerja, hubungan dalam pekerjaan dan pengembangan karier) dengan stres kerja pada perawat ruang rawat inap di Rumah Sakit Islam Bogor dengan nilai p-value (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, beban kerja, shift kerja, hubungan dalam pekerjaan dan pengembangan karier) dengan stres kerja pada perawat ruang rawat inap di Rumah Sakit Islam Bogor Tahun 2020. Tingkat stres kerja perawat ruang rawat inap di Rumah Sakit Islam Bogor masih dapat dikendalikan sehingga tidak menimbulkan masalah yang begitu besar.
RESIKO ERGONOMI DENGAN GEJALA MSDs PADA KARYAWAN PABRIK MIDPER ., Edison; Ginanjar, Rubi; ., Supriyanto
PROMOTOR Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.427 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i3.5588

Abstract

MSDs merupakan salah satu resiko dari aktifitas menjahit pada pekerja produksi garmen, sepatu, tas, dan jok mobil. Keluhan MSDs dipengaruhi oleh faktor manusia seperti usia, kebiasaan olahraga dan masa kerja. Sedangkan faktor pekerja seperti postur pekerja dan durasi kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan resiko ergonomi dengan gejala MSDs pada karyawan Pabrik Midper di kabupaten Bogor Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian ini sebanyak 50 dengan sampel yang sama yaitu 50 responden dengan teknik sample jenuh (dimana seluruh jumlah populasi dijadikan sampel penelitian dikarenakan jumlah populasi berjumlah kurang dari 100 responden). Alat yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan kuesioner REBA pada postur kerja. Cara analisis data penelitian ini menggunakan perangkat lunak aplikasi Statistik (SPSS 23) dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia (p-value=0,00), masa kerja (p- value=0,00), durasi kerja (p-value=0,00), kebiasaan olahraga (p-value=0,00), postur tubuh (p-value=0,00), kebiasaan merokok (p-value=0,00) dengan gejala MSDs pada karyawan karena oleh berbagai sebab yang menyebabkan otot – otot yang berperan dalam mempertahankan keseimbangan seluruh tubuh. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin tua usia, masa kerja, kebiasaan olahraga, kebiasaan merokok serta durasi kerja tinggi maka peluang terhadap keluhan nyeri punggung bawah semakin tinggi, Disarankan agar pekerja memanfaatkan waktu istirahat seoptimal mungkin dan melakukan peregangan otot dengan tujuan agar sirkulasi darah tetap lancar.
ANALISIS PAPARAN KEBISINGAN TERHADAP STRESS KERJA PADA TENAGA KERJA PENGOLAHAN KELAPA SAWIT PTPN VIII PKS 2 CIKASUNGKA KABUPATEN BOGOR Sibti Umar, Jundan; Ginanjar, Rubi; Listyandini, Rahma
PROMOTOR Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.712 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i4.5600

Abstract

Perkembangan teknologi pada indutri dapat mengakibatkan risiko kesehatan pada pekerja. Kebisingan yang dihasilkan dari mesin dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan auditori maupun non-auditori bagi tenaga kerja. Salah satu gangguan non-auditori dari paparan kebisingan yang dapat mengganggu kinerja tenaga kerja adalah stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan kebisingan terhadap stress kerja pada tenaga kerja pengolahaan kelapa sawit PTPN VIII PKS 2 Cikasungka Kabupaten Bogor Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 42 pekerja bagian pengolahan dengan jumlah sampel seluruh populasi. Teknik pengambilan sampling menggunakan nonprobability sampling dengan mengambil sampling jenuh. Pengambilan data kebisingan dilakukan dengan pengukuran langsung menggunakan alat sound level meter dan kuesioner. Analisis data penelitian menggunakan aplikasi statistic dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapat, intensitas kebisingan di PTPN VIII PKS 2 Cikasungka di enam stasiun berkisar antara 84,6-97,5 dBA dan stress kerja menunjukan bahwa 31 tenaga kerja (73,8%) mengalami stress ringan dan 11 tenaga kerja (26,2%) mengalami stress berat. Hasil uji statistic Chi-Square Test menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara kebisingan dengan stress kerja dengan nilai p-value adalah 1,000 (p>0,05) dan ada hubungan antara beban kerja dengan stress kerja dengan p- value adalah 0,043 (p<0,05) Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebisingan di PTPN VIII PKS 2 Cikasungka melebihi nilai ambang batas 85 dBA dengan tidak ada hubungan yang bermakna antara kebisingan dengan stress kerja dan ada hubungan beban kerja dengan stress kerja pada tenaga kerja pengolahan kelapa sawit PTPN VIII PKS 2 Cikasungka Kabupaten Bogor Tahun 2020. Tingkat kebisingan yang tinggi dapat berpotensi menimbulkan stress kerja. Untuk itu disarankan untuk melakukan pengendalian kebisingan dengan cara mengecek, dan memberi pelumas pada mesin dan menyediakan alat pelindung telinga untuk tenaga kerja agar mengurangi tingkat kebisingan yang tinggi.
KESELAMATAN LALU LINTAS PADA PENGEMUDI KEGIATAN PENGANGKUTAN BATU MELALUI COMPLIANCE AUDIT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DI PT BATU ALAM PERSADA KECAMATAN RUMPIN KABUPATEN BOGOR 2019 Gumawang, Galuh; Ginanjar, Rubi; ., Supriyanto
PROMOTOR Vol 4 No 5 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.58 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i5.5653

Abstract

Keselamatan Lalu Lintas merupakan hak bagi setiap manusia, karena pada hakikatnya keselamatan lalu lintas menghindari resiko seseorang mengalami kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui audit kepatuhan dalam berlalu lintas di PT Batu Alam Persada Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode wawancara. Pengambilan sampel ini sebanyak 100 pengemudi. Pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi dan lembar checklis. Hasil penelitian ini menggambarkan pengemudi pada kesesuaian syarat administrasi sebnyak 60 persen, kesesuaian perlengkapan 24 persen dan kesesuaian perilaku pengemudi 34 persen. Karena kekurangan ini muncul dari pengemudi itu sendiri yang tidak memperhatikan keselamatan. Penelitian ini menyarankan kepada manajemen PT Batu Alam Persada melakukan pengkajian dan mempromosikan tentang keselamatan berlalu lintas kepada pengemudinya dan pengemudi lebih peduli terhadap keselamatannya
FAKTOR-FAKTOR YANG HUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PENGEMUDI BUS ANTAR KOTA ANTAR PROVINSI (AKAP) PT EKA SARI LORENA TRANSPORT TBK BOGOR TAHUN 2020 Maulana, Reza; Ginanjar, Rubi; Masitha Arsyati, Asri
PROMOTOR Vol 4 No 5 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.269 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i5.5656

Abstract

Kelelahan (fatigue) adalah suatu mekanisme perlindungan tubuh agar tubuh terhindar dari ke- rusakan lebih lanjut sehingga terjadi pemulihan setelah istirahat. Kelelahan diatur secara sentral oleh otak. Pada susunan syaraf pusat terdapat sistem aktivasi (bersifat simpatis) dan inhibas (bersifat parasimpatis. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif analitik dengan desai cross sectional study. Populasi dan sampel penelitian ini sebanyak 56 responden. Teknik penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan menggunakan sampling jenuh. Alat yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan alat ukur tinggi badan (microtoice) dan timbangan digital untuk mengukur berat badan untuk mengetahui indeks masa tubuh (IMT). Cara analisis data penelitian ini menggunakan perangkat lunak aplikasi statistik (SPSS 23) dengan menggunakan uji statistik chi-square. Berdasarkan hasil penelitian ini, kelelahan di PT Eka Sari Lorena Trasnport Tbk yaitu 37 orang (66,1%) yang mengalami kelelahan tinggi dan 19 orang (33,9%) yang mengalami kelelahan ringan, dan tidak ada hubungan antara semua variabel independen dan dependen yang pada penelitian ini. Kesimpulan penelitian ini tidak adanya hubungan antara waktu tidur dengan kelelaha karena kurang memanfaatkan waktu tidur dengan baik sehingga mengakibatkan kualitas tidur yang tidajk otimal.
AUDIT SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT BUANA CENTRA SWAKARSA DI KABUPATEN BOGOR Gagat Rakasiwi, Aryo; Ginanjar, Rubi; Listyandini, Rahma
PROMOTOR Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.535 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i1.6128

Abstract

Sistem Manajemen K3 (SMK3) menurut Peraturan Pemerintah No.50 Tahun 2012 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Tujuan penelitian yaitu sebagai evaluasi pada penerapan SMK3 di PT Buana Centra Swakarsa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan pendekatan Action Research, Pengambilan data dilakukan menggunakan lembar pedoman checklist dengan proses observasi secara langsung, dan wawancara menggunakan pedoman wawancara kepada informan kunci sebagai objek penelitian. Analisa yang digunakan berupa analisis statistik deskriptif. Dari penelitian ini menunjukan penerapan Sistem Manajemen K3 yang telah diterapkan PT Buana Centra Swakarsa dengan kriteria tingkat lanjutan dengan penilaian sebanyak 12 elemen dan 166 poin kriteria penilaian, setelah dilakukan penilaian SMK3 telah terpenuhi sebanyak 153 poin dari 166 poin kriteria penilaian bila dipersentasekan sebesar 92,1% dengan kategori yang memuaskan, meskipun dalam penerapannya masih ada beberapa kekurangan sebanyak 13 poin kriteria bila dipresentasikan sebesar 7,83%. Berdasarkan PP No.50 Tahun 2012 kategori sebesar (80-100%) merupakan kategori yang memuaskan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dalam penerapan SMK3 di perusahaan PT Buana Centra Swakarsa terbilang sudah memuaskan, akan tetapi di lapangan masih harus melakukan beberapa upaya peningkatan terutama dalam penyediaan APD sesuai dengan kebutuhan dibidangnya terutama bagian workshop guna mengurangi potensi kecelakaan kerja maupun mencegah PAK (Penyakit Akibat Kerja) akibat dari proses kerja.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PEKERJA DENGAN PERILAKU MENCEGAH PENULARAN COVID-19 DI PT. ARGATAMA MULTI AGUNG KECAMATAN CITEUREUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2021 Sukmawati, Rita; Ginanjar, Rubi; Fathimah, Ratih
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.897 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6153

Abstract

Ditemukannya kasus positif COVID-19 pada klaster perkantoran dan industri/perusahaan harus diwaspadai peningkatannya karena berpotensi memberikan dampak secara luas, untuk itu perlu penerapan protokol kesehatan dengan baik agar mencegah timbulnya kasus COVID-19 pada klaster industri/perusahaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan pekerja dengan perilaku mencegah penularan COVID-19 menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 55 responden menggunakan teknik accidental sampling. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya diolah dan dianalisis dengan analisis data univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan secara statistik antara umur pekerja dengan perilaku mencegah penularan COVID-19 dengan p-value= 0,257. Terdapat hubungan yang signifikan secara statistik untuk variabel pengetahuan (p-value=0,003), sikap (p-value=0,005), dan variabel ketersediaan sarana prasarana (p-value=0,011) dengan perilaku mencegah penularan COVID-19 di PT. Argatama Multi Agung. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara umur dengan perilaku mencegah COVID-19 dan terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, ketersediaan sarana prasarana dengan perilaku mencegah penularan COVID-19 di PT. Argatama Multi Agung.