Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

IMPLEMENTASI BUDAYA DEMOKRASI UNTUK MEMBENTUK CIVIC DISPOSITION PADA HIMPUNAN MAHASISWA PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN IKIP-PGRI PONTIANAK Rube'i, Muhammad Anwar; Ridwansyah, Andi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 1 Nomor 2 Edisi Desember 2017
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v1i2.615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Implementasi Budaya Demokrasi Untuk Membentuk Civic Disposition (Watak Kewarganegaraan) Pada Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (HIMA PPKn) IKIP-PGRI Pontianak. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Alat pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis data dengan mereduksi, menyajikan, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya demokrasi yang dilaksanakan oleh HIMA PPKn IKIP-PGRI Pontianak selama ini sudah mencerminkan nilai-nilai demokrasi yaitu: memiliki kepribadian demokratis, memberikan kebebasan mengemukakan pendapat, memiliki tanggung jawab, memiliki sikap toleransi, memiliki rasa nasionalisme, dan memiliki kebersamaan. Apabila nilai-nilai budaya demokrasi dilaksanakan dengan baik, maka akan berpengaruh terhadap pembentukan watak kewarganegaraan (Civic Disposition) pada mahasiswa. 
PENANAMAN NILAI DEMOKRASI DALAMMATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PPKn IKIP PGRI PONTIANAK Rube'i, Muhammad Anwar; Suhaida, Dada
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 5 Nomor 1 Edisi Juni 2021
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v5i1.2246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana upaya menanamkan nilai demokrasi pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan pada mahasiswa IKIP PGRI Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah panduan wawancara, panduan observasi dan dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman  nilai-nilai demokrasi pada mahasiswa PPKn IKIP-PGRI Pontianak dilakukan melalui kegiatan pembiasaan, keteladanan dan metode pembelajaran yang demokratis. nilai-nilai demokrasi yang ditanamkan adalah memberikan kebebasan mengemukakan pendapat, kebebasan berkelompok, sikap saling menghormati dan menghargai orang lain, sikap tanggung jawab, dan sikap toleransi.  
PENANAMAN SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN KELAS XI SMA NEGERI 1 TOHO KABUPATEN MEMPAWAH Rube'i, Muhammad Anwar; Utami, Dwi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 2 Nomor 1 Edisi Juni 2018
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v2i1.753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman sila Ketuhanan Yang Maha Esa melalui Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Di kelas XI IPS SMA Negeri 1 Toho Kabupaten Mempawah. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini dengan mereduksi data, menyajikan data dan menyimpulkan data. hasil penelitian menunjukkan bawha guru PPKn telah melakukan penanaman sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu: (1) pengenalan nilai-nilai sila pertama, (2) memberikan penguatan positif (3) keteladanan guru, (4) pembiasaan sikap, (5) pembudayaan nilai sila pertama. Kendala-kendala dalam penanaman sila pertama yaitu: (1) masih kurangnya rasa toleransi terhadap sesama, (2) kurangnya kerjasama antar siswa, (3) sikap kurang menghormati antar siswa. Upaya mengatasi kendala-kendala yaitu: (1) melakukan pembiasaan-pembiasaan kegiatan yang mengandung pembelajaran nilai sila Ketuhanan yang Maha Esa, (2) bekerja sama dengan orang tua/wali murid, (3) guru harus pintar menarik perhatian dan minat siswa, (4) membuat program pembinaan karakter dan penguatan pancasila, (5) menggunakan metode pembelajaran saintifik untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran.
ANALISIS STRATEGI MEMBANGUN KOMUNIKASI EFEKTIF OLEH GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 KOTA PONTIANAK RUBE'I, MUHAMMAD ANWAR
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 1 Nomor 1 Edisi Juni 2017
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v1i1.512

Abstract

Pelaksanaan Nilai-Nilai Demokrasi Berdasarkan Sila Ke-empat Pancasila Dalam Pemilihan Rektor IKIP PGRI Pontianak. Rube'i, Muhammad Anwar; Rohani, Rohani
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 4 Nomor 1 Edisi Juni 2020
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v4i1.1721

Abstract

PEGARUH JENIS KELAMIN, LATAR BELAKANG PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN IKIP-PGRI PONTIANAK Zuldafrial, Zuldafrial; Rube'i, Muhammad Anwar
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 3 Nomor 1 Edisi Juni 2019
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v3i1.1093

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM GEMBROT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X AKUTANSI KEUANGAN LEMBAGA SMK KOPERASI PONTIANAK Nurhaliza, Nurhaliza; Firmansyah, Syarif; Rube'i, Muhammad Anwar
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7473

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas X AKL SMK Koperasi Pontianak. mengatasi masalah dengan menggunakan model Paikem Gembrot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Paikem Gembrot untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Paikem Gembrot SMK Koperasi Pontianak. Metode penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari satu pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2021. Subjek penelitian siswa kelas X AKL SMK yang berjumlah 20 orang, dengan jumlah siswa laki-laki 9 orang, dan siswa perempuan 11 orang. Teknik pengumpulan data dokumentasi, observasi, dan penilaian kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran PPKn di kelas X AKL SMK Koperasi Pontianak pada siklus I tergolong baik dengan rata-rata 65.68 %. Selanjutnya dari 20 orang siswa hanya 13 orang yang tuntas dengan ketuntasaan klasikal 70 %. Pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 83.85% dari 20 orang siswa terdapat 19 orang siswa tuntas dengan ketuntasaan klasikal 95 %. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Penerapan Model Pembelajaran Paikem Gembrot dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn Kelas X SMK AKL Koperasi Pontianak.
OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN: SOLUSI STRATEGIS PENANGANAN STUNTING DI DESA PUNGGUR KAPUAS Rianto, Hadi; Suhaida, Dada; Moad, Moad; Rube'i, Muhammad Anwar; Ardiansyah, Ardiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 9, No 1 (2026): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v9i1.6473

Abstract

ABSTRACTStunting remains a critical health challenge in the Kubu Raya Regency, driven by monotonous dietary patterns and high dependency on market-supplied food. Despite having abundant residential yard space, the community in Punggur Kapuas Village has not optimally utilized these areas for food production due to a lack of technical knowledge. This program aimed to enhance the knowledge and skills of local households in managing their yards sustainably to improve family nutrition. The program employed a participatory empowerment approach involving 20 participants. The methodology included coordination, interactive nutrition workshops, hands-on technical training (seed sowing, polybag preparation, organic composting), and intensive monitoring. The initiative resulted in a significant transformation of technical skills. Participants successfully mastered organic fertilizer production and diversified crops with nutrient-dense vegetables. The program fostered high community engagement and established a foundation for food self-sufficiency. Yard optimization serves as a strategic solution for achieving family food independence. Sustainability depends on institutionalizing these activities through Community Self-Help Groups (KSM).Keywords: Sustainable Cultivation, Family Nutrition, Stunting Prevention, Yard Optimization, Punggur Kapuas.ABSTRAKStunting masih menjadi tantangan kesehatan yang kritis di Kabupaten Kubu Raya, yang dipicu oleh pola makan monoton serta tingginya ketergantungan pada pasokan pangan pasar. Meskipun memiliki lahan pekarangan yang luas, masyarakat di Desa Punggur Kapuas belum mengoptimalkan area tersebut untuk produksi pangan akibat keterbatasan pengetahuan teknis. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan rumah tangga dalam mengelola pekarangan secara berkelanjutan guna meningkatkan status gizi keluarga. Program ini menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif yang melibatkan 20 peserta. Metodologi pelaksanaan meliputi koordinasi, lokakarya gizi interaktif, pelatihan teknis langsung (penyemaian benih, persiapan media tanam polibag, pembuatan kompos organik), serta pemantauan intensif. Inisiasi ini menghasilkan transformasi keterampilan teknis yang signifikan. Peserta berhasil menguasai produksi pupuk organik dan mendiversifikasi tanaman dengan sayuran padat gizi. Program ini juga menumbuhkan keterlibatan masyarakat yang tinggi serta meletakkan dasar bagi kemandirian pangan tingkat rumah tangga. Optimalisasi lahan pekarangan berfungsi sebagai solusi strategis dalam mencapai kemandirian pangan keluarga. Keberlanjutan program ini sangat bergantung pada institusionalisasi kegiatan melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).Kata Kunci: Budidaya Berkelanjutan, Gizi Keluarga, Pencegahan Stunting, Optimalisasi Pekarangan, Punggur Kapuas.