Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Pengembangan Karir Dan Disiplin Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada PT. Qeon Interactive - Jakarta Pusat Suryani, N. Lilis
Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia Vol 3 No 2 (2020): JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JJSDM.v3i2.3939

Abstract

ABSTRAK Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengembangan karir dan disiplin terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. QEON INTERACTIVE.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan asosiatif. Teknik sampling yang digunakan adalah proporsional random sampling menggunakan dengan sampel sebanyak 70 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesisHasil penelitian ini adalah pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan          kerja karyawan sebesar 35,7%. Uji hipotesis secara parsial  diperoleh t hitung > t tabel atau (6,151 > 1,995), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. QEON INTERACTIVE. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan sebesar 39,9%. Uji hipotesis secara parsial diperoleh t hitung > t tabel atau (6,714 > 1,995) sehingga H0 ditolak dan H2 diterima artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara disiplin terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. QEON INTERACTIVE. Uji hipotesis simultan pengembangan karir dan disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan koefisien determinasi sebesar 46,7%, sedangkan sisanya sebesar 53,5% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau (29,386 > 2,740), dengan demikian Ho ditolak dan H3 diterima. Artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan antara pengembangan karir dan disiplin terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. QEON INTERACTIVE. Kata Kunci : Pengembangan Karir, Disiplin, Kepuasan Kerja Karyawan
Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Primacipta Graha Sentosa Di Jakarta Sulaeman, Asep; Suryani, N. Lilis; Sularmi, Lili; Guruh, Muhammad
Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia Vol 4 No 2 (2021): JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JJSDM.v4i2.9082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Primacipta Graha Sentosa di Jakarta. Metode yang digunakan adalah explanatory research dengan sampel sebanyak 61 responden. Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini variabel kompensasi diperoleh nilai rata-rata skor sebesar 3,710 dengan kriteria baik. Variabel kinerja karyawan diperoleh nilai rata-rata skor sebesar 3,838 dengan kriteria baik. Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai persamaan regresi Y = 15,490 + 0,617X, dan nilai koefisien korelasi 0,729 atau memiliki tingkat hubungan yang kuat dengan nilai determinasi 53,1%. Uji hipotesis diperoleh signifikansi 0,000 < 0,05
Job Insecurity and Workload: Does Stress Lead to Cyberloafing? Suryani, N. Lilis; Hermawati, Rahmi; Guruh, Muhamad
Annals of Human Resource Management Research Vol. 6 No. 1 (2026): March
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/ahrmr.v6i1.3578

Abstract

Purpose: This study aimed to examine the effects of job insecurity and workload on cyberloafing behavior among hospital security guards, with job stress as a mediating variable. Research Methodology: This study employed a quantitative survey approach involving all 155 security guards assigned to ten hospitals in South Tangerang using a saturated sampling technique. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using SmartPLS. Results: The results show that Job insecurity had a positive and significant effect on cyberloafing behavior and job stress. Workload also significantly influences cyberloafing behavior and job stress. Job stress had a significant effect on cyberloafing behavior and partially mediated the relationship between job insecurity and cyberloafing. However, job stress did not mediate the relationship between workload and cyberloafing, indicating that workload directly influences cyberloafing. Conclusions: Job stress plays a significant role in linking job insecurity to cyberloafing behavior among hospital security guards, whereas workload contributes directly to cyberloafing, regardless of stress levels. Limitations: This study was limited to security guards working in ten hospitals in South Tangerang, which may restrict the generalizability of the findings. In addition, this study examined only job insecurity, workload, and job stress as predictors of cyberloafing behavior. Contributions: This study contributes to the organizational behavior literature by clarifying the mediating role of job stress and providing practical implications for hospital management in managing job insecurity and workload to reduce cyberloafing behavior.