Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Penerapan Aromatherapi Terhadap Penurunan Kecemasan Ibu Inpartu : Penerapan Aromatherapi Terhadap Penurunan Kecemasan Ibu Inpartu kala 1 di BPM YH Renny Sinaga; Hendri PL Tobing; Kandace Sianipar
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v2i1.153

Abstract

Latar belakang, Cemas menghadapi persalinan merupakan kondisi yang paling sering dialami oleh ibu hamil pada trimester ketiga kehamilannya. Cemas yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan fisik maupun psikis pada ibu yang dapat mempengaruhi proses persalinannya. Risiko persalinan akan meningkat seiring dengan meningkatnya tingkat kecemasan. Jumlah ibu hamil yang terdeteksi mengalami kecemasan di Indonesia sebanyak 379.000.000 ibu hamil,sedangkan di Pulau Sumatera dari 679.765 ibu hamil 355.873(52,3%). Berbagai upaya untuk mengurangi kecemasan ini diantaranya dengan pemberian aromaterapi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pada ibu-ibu hamil trimester III bahwa salah satu upaya mengurangi kecemasan adalah dengan pemberian Aromaterapi. Metode pengabdian dengan memberi pengetahuan kepada ibu hamil manfaat aromaterapi dan langsung menerapkan penggunaan aromaterapi pada ibu hamil trimester III. Hasil dari pengabdian, setelah dilakukan penyuluhan tentang manfaat aromatherapy pada 15 ibu hamil dan penerapan langsung manfaat aromatherapy ini,ibu hamil mengetahui manpaat aromaterapi dan bersedia menerapkan pemakaian aromaterapi pada saat bersalin. Pengukuran tingkat kecemasan ibu sebelum dilakukan dan sesudah dilakukan terjadi perubahan yang signifikans. Disarankan kepada ibu-ibu untuk tetap menggunakan aromaterapi pada kehamilan berikutnya.
Perbandingan Ubi Jalar Ungu dengan Pisang Ambon terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Renny Sinaga; Kandace Sianipar
Jurnal Dunia Gizi Vol 5, No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Study Program of Nutrition, Public Health Faculty, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdg.v5i1.5198

Abstract

Pendahuluan; Prevalensi anemia pada ibu hamil di seluruh  dunia adalah sebesar 41,8%, dan di Asia  sebesar 48,2%, Afrika 57,1%, Amerika  24,1%, dan Eropa 25,1%. Prevalensi anemia  pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1%. Ubi jalar mengandung 0,61 mg zat besi dalam 100 gram ,sehingga konsumsi pada ibu hamil efektif meningkatkan kadar hemoglobin dalam sel darah merah. Pisang ambon mengandung asam amino esensial yang spesifik yaitu histidin dan arginin. Kandungan nutrisi inilah yang bermanfaat untuk pembentukan dan penyempurnan otak. Mengkonsumsi Ubi jalar dan Pisang Ambon dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan HB pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perbandingan efektifitas Konsumsi Ubi Jalar dan Pisang ambon Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil di wilayah kerja Puskesmas batu 6 Kabupaten Simalungun.. Bahan dan Metode; Jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan  pre dan post test design dengan kelompok kontrol. Pengambilan besar sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling , total jumlah sampel 90 ibu hamil. Analisa data dilakukan dengan Uji Anova. Hasil; Pada Penelitian didapat ada perbedaan yang bermakna rata-rata Hb ibu hamil berdasarkan ketiga kelompok perlakuan. Sehingga disimpulkan ubi ungu dan pisang ambon efektif meningkatkan Hb selama kehamilan dan yang paling kuat adalah Pisang ambon.Kata Kunci : Ubiungu, pisang ambon,hamil, haemoglobine
PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM MELALUI PIJAT EFFLEURAGE DI KLINIK LMT SIREGAR Juneris Aritonang; Desideria Yosepha Ginting; Safrina Daulay; Kandace Sianipar
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 6 No 2 (2022): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v6i2.2500

Abstract

Exclusive breastfeeding has a significant effect on the quality of the baby's health. The fact is that only 1 in 2 babies under 6 months are getting exclusive breastfeeding. One way that can affect the increase in breast milk production is by means of massage techniques. This study aims to determine the effectiveness of effleurage massage on breast milk production in post partum mothers This type of research is a quantitative study in the form of a quasi-experimental design with a two-group pretest-posttest design. The population of this study was all post partum mothers who gave birth at LMT Siregar Clinic as many as 14 people and the research sample using accidental sampling technique was 14 people who were divided into 2 groups, intervention and control. Collecting data using observation sheets which were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a p-value of 0.038 in the intervention group and a p-value of 0.083 in the control group. The conclusion is the difference in the production of post partum mother's milk before and after the effleurage massage in the intervention group but there is no difference in the production of breast milk in the control group. For this reason is expected to provide health education on how to increase milk production with effleurage massage techniques and the need to provide support to families to carry out complementary therapy with effleurage massage techniques to increase prolactin hormone levels.
HUBUNGAN MOBILISASI PADA MASA NIFAS DENGAN PENGELUARAN LOCHEA Di PRAKTEK MANDIRI BIDAN L.M PEMATANGSIANTAR Kandace Sianipar
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.421 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v14i1.572

Abstract

Mobilisasi atau gerakan sesegera mungkin bisa mencegah aliran darah terhambat, dengan melakukanmobilisasi maka pengeluaran lochea akan meningkat, sehingga pembuluh darah yang ada di otot uterus akanterjepit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mobilisasi pada masa nifas dengan pengeluaranlochea. Jenis penelitian survey analitik dengan desain cross sectional. Lokasi penelitian di PMB L. MPematangsiantar, sampel penelitian adalah Ibu masa nifas berjumlah 30 orang. Data yang digunakan adalahdata primer dan sekunder yang diperoleh dari kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dan disajikan dalambentuk tabel. Pengolahan data dilakukan menggunakan program komputer. Berdasarkan penelitianditemukan bahwa ibu postpartum 4 – 7 hari sebanyak 16 orang (53,3%). Dan ibu yang melakukan mobilisasidengan pengeluaran lochea lancar sebanyak 16 orang (53,3%). Berdasarkan hasil uji chi-squaremenunjukkan ada hubungan mobilisasi pada masa nifas dengan pengeluaran lochea. Diharapkan kepada ibuuntuk melakukan mobilisasi seusai 2 jam setelah melahirkan agar pengeluaran locheanya lancar, sehinggaangka kematian ibu berkurang. Dan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan agar memberikan penyuluhantentang keuntungan dan kerugian dari mobilisasi.
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN PENULARAN DAN PENCEGAHAN HIV/AIDS DENGAN SIKAP TERHADAP PERILAKU SEKSUAL SISWA SMAN 2 PEMATANGSIANTAR TAHUN 2018 Kandace Sianipar
Jurnal Reproductive Health Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kejadian HIV/AIDS disebabkan oleh rendahnya pengetahuan tentang penyakit menular seksual termasuk HIV/AIDS sehingga memberi dampak sikap yang salah dalam berperilaku terutama perihal seksual. Risiko penularan HIV/AIDS di Indonesia, 80% disebabkan oleh transmisi seksual tidak aman atau berganti-ganti pasangan seksual tanpa menggunakan kondom dan kasus ini berada di usia produktif 15 - 49 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungannya pengetahuan penularan dan pencegahan HIV/AIDS dengan sikap terhadap perilaku seksual pada siswa SMA N 2 Pematangsiantar. Penelitian berupa analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling di SMA N 2 Pematangsiantar, dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis bivariat ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan penularan, pencegahan HIV/AIDS dan tempat tinggal dengan sikap terhadap perilaku seksual dengan nilai p = 0,000 dengan nilai alfa 0,05 (p<a). Namun tidak ditemukan adanya hubungan antara jenis kelamin dengan sikap terhadap perilaku seksual pada siswa SMA N 2 Pematangsiantar. Pengetahuan seorang remaja akan mempengaruhi pembentukan sikap dan perilaku, pengetahuan pencegahan dan penularan HIV/AIDS yang baik di imbangi dengan sikap baik terhadap perilaku seksual, sehingga sangat dibutuhkan penyuluhan HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi agar siswa memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi, dan perilaku sehat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN PRIMIGRAVIDA DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI KECAMATAN BOSAR MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN Kandace Sianipar
Jurnal Reproductive Health Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data dari seksi pelayanan khusus Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan RS Jiwa Bandung, RS Jiwa Cimahi dan bagian psikiatri FKUI / RSHS dalam survey kesehatan jiwa pada ibu hamil di 112 Puskesmas di 24 kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat, dengan hasil penelitian ada 798 orang(21%) dari2.928 ibu hamil menunjukan tanda gangguan psikiatri berupa kecemasan atau ansietas. Penelitian ini untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan primigravida di Bidan Praktek Mandiri Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian analitik, populasi 40 orang ibu hamil primigravida dengan menggunakan data primer dan sekunder didapatkan dari kuesioner, pengolahan dalam data bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan primigravida berdasarkan umur mayoritas responden berumur < 20 tahun dengan kecemasan berat 45%. Pendidikan SMA dengan kecemasan berat 25%, bekerja sebagai IRT dengan kecemasan berat 37,5%. sumber informasi mayoritas menerima informasi dari bidan dengan kecemasan berat 25%. Diharapkan ibu hamil primigravida untuk banyak bertanya kepada bidan mengenai tanda dan bahaya kehamilan serta menyiapkan fisik dan mental ibu dalam menghadapi kehamilan, persalinan, masa nifas agar sehat dan normal
KORELASI POLA PEMBERIAN MAKAN DAN RIWAYAT ASI EKSLUSIF DENGAN STATUS GIZI BERDASARKAN COMPOSITE INDEX OF ANTHROPOMETRIC FAILURE (CIAF) PADA ANAK 24-59 BULAN Utami, Utami; Sianipar, Kandace; Ramli, Kamrianti; Siddiq, Muhammad Nuzul Azhim Ash
Ensiklopedia of Journal Vol 6, No 4 (2024): Vol. 6 No. 4 Edisi 3 Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v6i4.2195

Abstract

Abstract: The Composite Index Of Anthropometric Failure (CIAF) or composite of malnutrition or growth failure in children under five is a picture of the problem of child malnutrition from the past to the present. Kampar Health Center is the highest health center for nutritional problems in toddlers in Kampar Regency. The purpose of the study was to determine the correlation of feeding patterns and exclusive breastfeeding history with nutritional status based on the composite index of anthropometric failure (CIAF) in children 24-59 months. The research design used in this study was cross sectional. The research was conducted at the Kampar Health Center. The research was conducted in August 2022. The sample amounted to 288 people. The sampling technique used in this study was purposive sampling. Data analysis was carried out univariate and bivariate. The results showed there was a relationship between feeding patterns (p value: 0.004) and exclusive breastfeeding history (p value: 0.032) to nutritional status in toddlers. It is suggested to the Puskesmas that it is necessary to increase counseling by health workers to mothers about proper and correct feeding patterns according to the age of the child so that they can meet adequate intake and optimal nutritional status.Keywords: Exclusive breastfeeding, toddlers, feeding patterns.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG OLEH PASANGAN USIA SUBUR Herniyatun, Herniyatun; Zakiah, Siti; Safrina, Safrina; Noorma, Nilam; Sianipar, Kandace
Ensiklopedia of Journal Vol 6, No 4 (2024): Vol. 6 No. 4 Edisi 3 Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v6i4.2601

Abstract

Abstract: According to Indonesian population data, the population growth rate in Indonesia is still relatively high. Therefore, one of the efforts made by the government in dealing with increased population growth is to promote the use of contraceptives. Contraceptives recommended by the government are long-term contraceptive methods (MKJP), but the coverage of MKJP use is still low, which is around 19.8%. The low use of MHJP is feared to cause maternal and child health problems. The purpose of the study was to determine the factors associated with the selection of long-term contraceptive methods by couples of childbearing age. This study is a quantitative study that is analytic in nature with a cross-sectional research design and a sample size of 106 PUS with the sampling technique used is simple random sampling. Data analysis was performed by univariate analysis and bivariate analysis with chi-square test and PR value. The results showed there was a relationship between knowledge (p value: 0.000), socioeconomics (p value: 0.041) and partner support (p value: 0.033). It is recommended that the Paal X puskesmas provide complete contraceptives so as to provide opportunities for acceptors to use contraceptives that are in accordance with their physical and health conditions and it is recommended that PUS can play an active role in every family planning activity, routinely consult with family planning service officers, and are expected to independently seek information.Keywords: Spousal Support, Knowledge, Socioeconomics.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA MENURUT BB/U Pribadi, Puspita Sari; Aristina, Nur Eva; Sianipar, Kandace
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Edisi 3 Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i2.2869

Abstract

Abstract: Underweight nutrition in children under five is now a serious global problem, especially in poor and developing countries. The prevalence of underweight reached 29.5%. This figure places NTT as one of the provinces with the highest level of malnutrition in Indonesia. The purpose of the study was to determine the factors associated with the nutritional status of toddlers according to BB/U. The research design used in this study was Cross Sectional. The research was conducted in the Busalangga Health Center work area in August 2023. The study population was all toddlers in the Busalangga Health Center work area which amounted to 976 toddlers. The sample amounted to 293 toddlers. The sampling technique used Stratified Random Sampling. The research instrument used a research questionnaire. Data analysis was done univariate and bivariate. The results showed an association between age at first pregnancy (p value: 0.003) and LBW (p value: 0.000) on the incidence of undernutrition. It is recommended that health centers improve malnutrition prevention programs that focus not only on mothers and toddlers but also on adolescents in order to prevent the incidence of stunting and malnutrition early on and empower posyandu cadres by increasing their knowledge and skills.Keywords: Toddler, Undernutrition, Age at first pregnancy.
Prevalence of Triple Burden of Malnutrition (Stunting, Obesity, Anaemia) among Toddlers in Jakarta Slums Wiji, Wijianto; Mareyke Yolanda Lusia Sepang; Kandace Sianipar
Miracle Journal Get Press Vol 2 No 3 (2025): August, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/mgj.v2i3.175

Abstract

The triple burden of malnutrition (stunting, obesity, and anaemia) is a serious problem experienced by toddlers in Jakarta's slums, with a prevalence reaching more than one-third of the population. The objective of this study is to ascertain the prevalence and coexistence patterns of these events in toddlers residing in the Jakarta area. The data presented herein were collected through the utilisation of structured interviews, employing a standardized questionnaire, with mothers/guardians of toddlers. The collected data were analysed univariately to determine the frequency distribution of respondent characteristics and nutritional status, followed by bivariate analysis to test the relationship between independent variables (socioeconomic factors, consumption patterns, access to health services) with nutritional status using the chi-square test, and multivariate with multiple logistic regression. The prevalence of stunting was 36.2%, and obesity was 16.2%. The coexistence of two or three forms (double/triple burden) was found in nearly 36.4% of children. Maternal education, family income below the minimum wage (UMP), imbalanced dietary patterns, and irregular access to integrated health service posts (Posyandu) were statistically significantly associated with the risk of triple burden. The findings of this study provide a robust and valid depiction of the concurrent burden of nutritional problems in children residing in a deprived urban area. The study also serves as a foundation for the formulation of integrated and evidence-based nutrition intervention programmes.