Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Determinan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Terhadap Covid-19 Pada Pegawai KKP Kelas II Samarinda Maulana, Ardya Nisfu; Adit, Nino; Tonapa, Emilia; Hazanah, Sri
Jurnal Promosi Kesehatan Poltekkes Bengkulu Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jurnalprosehatkuu.v3i1.553

Abstract

Background: The Covid-19 pandemic has emerged as a global health crisis, affecting various sectors including those serving in the Port Health Office (PHO), who are particularly vulnerable to the risks posed by the pandemic. Amidst this situation, 19 positive Covid-19 cases have been identified among the employees of KKP Class II Samarinda. The utilization of Personal Protective Equipment (PPE) stands as a crucial preventive measure against the transmission of Covid-19, especially within the workforce. This research aims to elucidate the profile of determinants influencing the compliance in using PPE concerning Covid-19 among the personnel of the Port Health Office Class II Samarinda, in the year 2023.Method: This type of research was analytic observational with a cross-sectional design. The study sample amounted to 62 employees who were determined using the total sampling technique. Data collection methods through filling out questionnaire sheets. Data analysis using Chi-Square test, Fisher test and Gamma test.Research Results: The results showed that there were three variables associated with compliance with the use of Personal Protective Equipment in COVID-19 prevention. The three variables include level of education, length of work, and level of knowledge. Uncorrelated variables are age and sex. The research land is expected to establish policies in the form of reward and punishment related to efforts to increase compliance with the use of Personal Protective Equipment.Conclusions: There is a correlation between length of employment, level of education, and knowledge with compliance in using Personal Protective Equipment (PPE).Keywords: Compliance, Personal Protective Equipment, COVID-19
Implementation of Health Education Counseling on Breast Self Examination (BSE) with Android Media on Breast Cancer Prevention Behavior in Balikpapan Hazanah, Sri; Nilam Noorma
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 11 No. 1SI (2023): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V11.I1SI.2023.113-118

Abstract

Background: Breast cancer is a frightening disease for women. The prevalence of breast cancer in Indonesia is 109 per 100,000 population. The most cancer in EastKalimantan in 2014 was breast cancer with 179 people and in 2015 it rose to 424 people, this case experienced an increase of 56.28%. Aims: The aim of the researchers was to implement breast self-examination health education counseling (BSE) with Android media on breast cancer prevention behavior in Balikpapan.  Method: This research method is a quasi-experimental study with a one-group pre-test and post-test design. The sample in this study was 2 groups of cadres totaling 50 people, each 25 people in the control group and 25 in the intervention group with ages 18-55 years. Results: The results of the study showed an increase in knowledge (good 48%, enough 40%, less 12%) and increased behavior about BSE (good 44%, enough 48%, less 8%), there was a difference in knowledge before and after being given BSE counseling using android media (p-value = 0.362). There are differences in behavior before and after being given the BSE counseling treatment using Android media (p-value = 0.607). Conclusion: Providing counseling using Android media provides better benefits.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM PENCEGAHAN DIARE PADA SISWA SEKOLAH DASAR 002 SUNGAI PINANG Wahyu Ramadhan, Dicky; Hazanah, Sri; Ardyanti, Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36591

Abstract

Diare merupakan penyakit yang sangat berbahaya, terdapat 2,5 miliar kasus diare anak di usia sekolah dasar di seluruh dunia setiap tahun. Diare membunuh 2.195 anak setiap hari, menjadikannya pembunuh terbesar kedua. Diare masih menjadi penyumbang angka kematian di Indonesia. Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar Nasional, 182.338 (6.2%) anak berusia 5–14 tahun di Indonesia mengalami diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh video animasi terhadap pengetahuan dan sikap dalam pencegahan diare pada siswa SDN 002 Sungai Pinang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental one group pretestposttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 002 Sungai Pinang, yang berjumlah 489 siswa. Pengambilan sampel menggunkan teknik Proportional Stratified Random Sampling sampel berjumlah 80 orang. Hasil penelitian didapatkan peningkatan setelah di berikan intervensi pada pengetahuan (96,2%) dan sikap (95,0%). Hasil uji wilcoxon signed rank test untuk data pengetahuan adalah p=0.000 dan sikap p=0.000 yang artinya Terdapat pengaruh Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap dalam Pencegahan Diare pada Siswa SDN 002 Sungai Pinang,Terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap dalam Pencegahan Diare pada Siswa Sekolah Dasar 002 Sungai Pinang, video animasi efektif untuk pendidikan kesehatan yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap anak usia sekolah.
THE EFFECT OF EXPLOSION BOX ON KNOWLEDGE AND COMPLIANCE TEENAGE GIRLS IN CONSUMING IRON TABLET SUPPLEMENT Firdawati, Firdawati; Hazanah, Sri; Tonapa, Emelia
Jurnal Ayurveda Medistra Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Ayurveda Medistra
Publisher : STIKes Medistra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51690/medistra-jurnal123.v6i2.120

Abstract

Female adolescents are at increased risk for anemia since their iron needs peak between the ages of 14 and 15. Youth iron deficiency can lead to serious health problems, including anemia. One student in a group of nine reported having a hemoglobin (Hb) level of 12, and the other four reported experiencing fatigue, weakness, difficulty focusing in class, and other symptoms of anemia. The purpose of this study is to learn how exposure to the media shown in Exploding Box affects young women's self-control and decision-making when consuming dietary supplements. Method: This study has a pre-experimental design with a single-group pre- and post-test. In this study, we used a completely random sample of participants. Students from grades 10, 12, and 15 at MTs Al- Muhajirin Loa Janan make up the study's sample population. Female students fill kuesioners, and male researchers use lembar observatories to compile the data. SPSS is used for both univariate and bivariate data analysis. Research shows that both before and after receiving the intervention, the media explosion box had a significant impact on knowledge (p0,000) and respondent accuracy (p0,003). What this means is that young women at MTs Al- Muhajirin Loa Janan are more knowledgeable about and more likely to follow guidelines for taking tablet supplements of blood. Conclusions Based on research and analysis, it can be concluded that the media's influence on young women's knowledge of and behavior surrounding tablet consumption of added blood sugar is real. The hope is that this media explosion box will serve as a resource for raising awareness and encouraging action among young women to prevent anemia.
EFEKTIVITAS MEDIA FLASHCARD DENGAN METODE BUZZ GROUP TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PENCEGAHAN DIARE PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH AR-RAHMAN SIMPANG TIGA Anjarani, Lovelya; Pramono, Joko Sapto; Hazanah, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49341

Abstract

Diare masih menjadi penyebab utama kematian anak, dengan 525.000 kasus per tahun dan di Indonesia mencapai 8% seluruh kelompok usia. Di Madrasah Ibtidaiyah Ar-Rahman Simpang Tiga, siswa menunjukkan pengetahuan dan sikap rendah terkait pencegahan diare, serta belum mendapatkan edukasi berbasis media flashcard. Media flashcard sebagai media pembelajaran aktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media flashcard dengan metode buzz group terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang pencegahan diare. Peneltian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, One Group (Pre-test and Post-test Design). Sampel penelitian berjumlah 58 siswa kelas V dengan menggunakan teknik simple stratified sampling. Intervensi edukasi dilakukan selama 3 hari berdasarkan teori kurva lupa dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata pengetahuan sebelum intervensi sebesar 67,16, meningkat menjadi 87,76 setelah intervensi. Sedangkan skor sikap sebelum intervensi sebesar 77,00, meningkat menjadi 86,02 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon pada variabel pengetahuan dan sikap menunjukkan nilai ρ-value 0.000 < α 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Penggunaan media flashcard dengan metode buzz group terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa tentang pencegahan diare di Madrasah Ibtidaiyah Ar-Rahman Simpang Tiga. Penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk pelaksanaan edukasi kesehatan di sekolah dengan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan kesadaran hidup sehat pada anak.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA ULAR TANGGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG BAHAYA MEROKOK PADA SISWA SMA NEGERI 4 SAMARINDA Jannati Rosidah, Annisa; Hazanah, Sri; Chifdillah, Nino Adib
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38836

Abstract

Salah satu kebiasaan yang berkontribusi terhadap masalah kesehatan di seluruh dunia adalah merokok. Indonesia termasuk negara dengan tingkat perokok tertinggi di seluruh dunia. Setiap tahun, kebiasaan merokok di kalangan remaja menyebabkan kematian lebih dari 225.700 orang. Menyediakan platform permainan edukatif yang meningkatkan kesadaran dan sikap tentang risiko merokok adalah salah satu cara untuk mencegah kaum muda mencoba merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pendidikan kesehatan melalui media ular tangga berdampak pada sikap dan pemahaman siswa tentang risiko yang terkait dengan merokok di SMA Negeri 4 Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest dan bersifat kuantitatif. Pendekatan proporsional random selection digunakan untuk memilih 79 siswa dari populasi, yang terdiri dari siswa kelas 11. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dan analisis univariat dan bivariat digunakan. Menurut temuan analisis, mayoritas responden berusia 17 tahun. Hasil Identifikasi pengetahuan di peroleh jumlah responden dengan pengetahuan kategori cukup saat pretest terdapat 40 siswa (50,6%) dan pada posttest terdapat sebanyak 44 siswa (57,7%). Sedangkan responden dengan sikap baik pada pretest terdapat sebanyak 16 siswa (22.3%) dan pada saat posttest terdapat 34 siswa (43.0)%. “Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05), pendidikan kesehatan melalui media ular tangga memberikan pengaruh terhadap pengetahuan dan sikap responden. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan di SMA Negeri 4 Samarinda yang menggunakan media ular tangga memberikan pengaruh terhadap sikap dan pemahaman siswa tentang risiko merokok.
The Influence of Health Education about Anemia Using Audiovisual Media on Knowledge and Attitude Adolescent Girls in MTS Sabilarrasyad Samarinda Hayati, Elinda Nor; Hazanah, Sri; Bernadetha, Bernadetha
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 3 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v3i11.12029

Abstract

Adolescent girls are susceptible to anaemia due to blood loss during menstruation. The purpose of this study was to identify the influence of health education regarding anaemia, utilising audiovisual media, on the knowledge and attitudes of adolescent girls in MTS. Sabilarrasyad Samarinda. This study employed a quantitative methodology utilising a pre-experimental design, specifically a one-group pre-test and post-test framework. The number of students with increased knowledge rose from 34 (66.7%) to 51 (100%). It is known that 49 out of 50 pupils (98%) with average knowledge demonstrated improvement. For the attitude category score, 45 pupils (88.2%) exhibited an average attitude. The Wilcoxon test reveals a P-Value of 0.000 for the knowledge variable and a P-Value of 0.000 for the attitude variable. The impact of health education regarding anaemia, utilising audiovisual means, on the knowledge and attitudes of adolescent girls.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MEDIA AUDIO VISUAL TENTANG STUNTING TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA DI DESA MUARA ADANG El Has, Imaduddin Maulana; Hazanah, Sri; Bernadetha
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 12 No 2 (2023): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v12i2.2480

Abstract

Stunting is a condition that signifies characterized by insufficient child growth, impacting both their physical and cognitive development. This condition stems from prolonged malnutrition, resulting in children being shorter than their peers and experiencing cognitive delays. The aim of this research was to explore how educating mothers of toddlers in Muara Adang Village about stunting through audio-visual media could affect their knowledge and attitudes toward this issue. This research utilized a quantitative research design, employing a Quasi-Experimental approach., specifically employing a one-group pretest-posttest methodology. The study population consisted of 56 individuals selected through purposive sampling. Data collection involved the use of pretest and posttest questionnaires and employed the The Wilcoxon test was performed with a significance level of p = 0.05. The results demonstrated a significant effect of health education delivered through audiovisual media on the knowledge of mothers in Muara Adang Village, as indicated by The p-value obtained was 0.000 (<0.05). Additionally, there was a significant impact of health education through audiovisual media on the dental and oral hygiene practices of mothers in Muara Adang Village, as indicated by a p-value of 0.002 (<0.05). Consequently, the delivery of health education through audiovisual media effectively improved mothers' understanding of stunting, their practices related to oral hygiene, and their overall expectations. This educational approach empowered them to enhance their knowledge of stunting by actively seeking information independently from various sources.
Gambaran Peran Orang Tua dalam Memberikan Pendidikan Seks Sejak Dini pada Anak di SDN 011 Samarinda Seberang Erikayanti, Andi; Hazanah, Sri; Ardyanti, Dian
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.3453

Abstract

Latar Belakang: Jumlah kejadian kekerasan seksual terhadap anak di Samarinda tetap tinggi, menyoroti pentingnya orang tua memberikan pendidikan seks sedari dini. Tujuan: Untuk menentukan pengetahuan, nilai, dan perilaku orang tua dalam memberikan arahan melalui pendidikan seks sedari dini kepada anak-anak di SDN 011 Samarinda Seberang. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik cross-sectional yang melibatkan 100 peserta yang dipilih secara purposive. Alat penelitian terdiri dari kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Distribusi frekuensi digunakan untuk menganalisis data secara univariat. Hasil: Kebanyakan orang tua mempunyai pengetahuan yang memadai (57%), Sikap positif (96%), dan Perilaku positif (92%). Kesimpulan: dengan memberikan pengetahuan yang tepat mengenai seks terhadap anak-anak mereka, orang tua memainkan peran signifikan dalam mencegah kekerasan seksual.
Implementasi dan Evaluasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pada Pemangku Kebijakan di Puskesmas Kampung Bugis Kabupaten Berau Annashirah, Rahma Paura; Hazanah, Sri; Chifdillah, Nino Adib
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.3456

Abstract

KTR merupakan kebijakan kesehatan yang bertujuan melindungi masyarakat dari paparan asap rokok, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan. Meskipun Perda Nomor 8 Tahun 2018 telah mengatur pelaksanaan KTR di Kabupaten Berau, tingkat kepatuhan masyarakat dan efektivitas pelaksanaannya masih menjadi persoalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling yang terdiri dari kepala puskesmas, petugas promosi kesehatan, dan masyarakat. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui model input–proses–output–feedback. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman pemangku kebijakan terhadap KTR cukup baik, namun implementasinya belum optimal. Sosialisasi masih terbatas, fasilitas pendukung belum memadai, dan pengawasan kurang maksimal. Tingkat kepatuhan masyarakat rendah karena tidak adanya sanksi tegas dan budaya merokok yang masih kuat. Implementasi kebijakan KTR belum berjalan efektif. Diperlukan penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan edukasi kepada masyarakat, serta evaluasi berkala agar kebijakan ini berdampak nyata terhadap perilaku dan lingkungan bebas asap rokok