Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Persepsi Ibu Hamil Dengan Perilaku Deteksi Dini Diabetes Mellitus Gestasional Noviasari, Damai; Rahmawati, Eli; Hassanah, Novia Nur; Handayani, Sekar; Setyawati, Ernani; Wijayanti, Endah; Pasiriani, Novi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) merupakan salah satu masalah kesehatan yang dialami oleh ibu hamil. Prevalensi diabetes selama kehamilan juga mengalami peningkatan seiring dengan prevalensi diabetes pada masyarakat. Data menyebutkan bahwa dari 6 kelahiran satu diantaranya akan mengalami hiperglikemi pada kehamilan dan hampir 85 % dari pasien ini akan mengalami diabetes mellitus gestasional dan selebihnya merupakan diabetes pra-kehamilan (Msollo et al., 2019a). Deteksi dini diabetes mellitus dilakukan sebagai pencegahan dan antisipasi terkait faktor resiko pada ibu hamil. Kondisi kehamilan merupakan suatu kondisi diabetogenic karena plasenta mensekresi hormon, sehingga diperlukan perilaku deteksi dini pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectionalI. Sampel penelitian adalah ibu hamil yang tinggal di wilayah Puskesmas Graha Indah. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling, data dianalisis secara univariat dan bivariat Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang melakukan deteksi dini sebanyak 18 orang (66.7%), berdasarkan hasil analisis bivariat didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara keseriusan dan perilaku ibu hamil dalam melakukan deteksi dini terhadap diabetes mellitus gestasional dengan nilai signifikansi 0,002 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,572.
KEPATUHAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI: APAKAH JARAK PELAYANAN KESEHATAN DAN TOKOH MASYARAKAT BERPENGARUH? Aisyah, Aisyah; Alhidayah, Alhidayah; Siswoko, Siswoko; Pasiriani, Novi
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 3 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3354

Abstract

Abstract: Based on global data, approximately 11 million children under the age of 5 die each year, a very high number that highlights a major challenge in fulfilling children's health rights. The objective of this study is to determine the distance between health services and community leaders and immunization compliance. The research design used in this study is cross-sectional. The study was conducted at the Lelogama Community Health Center in September 2024. The study population consisted of all mothers with infants aged 9–24 months, totaling 219 individuals. The sample size was 70 individuals. The sampling technique used in this study was purposive sampling. Data analysis was performed using univariate and bivariate methods. The results of the study showed a relationship between the distance to health services (p-value: 0.002) and community leader support (p-value: 0.044) with immunization compliance. It is recommended that the Community Health Center (Puskesmas) improve the compliance rate of mothers in bringing their infants to the Posyandu by increasing mothers' knowledge through socialization by local Posyandu cadres about the importance of the Posyandu program, the benefits of Posyandu, and the consequences if mothers do not comply in bringing their infants to Posyandu. There needs to be collaboration between the Puskesmas and the local village authorities to regularly refresh the cadres' knowledge and provide rewards to active cadres.Keywords: Immunization, Distance, Community Leaders.
Pengaruh Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah dan Pola Makan terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester Ii di Wilayah Kerja Puskesmas Long Ikis Kurniawati, Septi; Pasiriani, Novi; Arsyawina , Arsyawina
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i1.222

Abstract

Anemia merupakan gangguan hematologis yang paling sering ditemui pada wanita hamil. Terdapat beberapa faktor penyebab anemia pada ibu hamil diantaranya kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan pola makan. Studi pendahuluan pada Puskesmas Long Ikis berdasarkan ibu hamil yang periksa Hb bulan Januari-Oktober 2021 diperoleh Hb < 8 mg/dl sebanyak 2 orang (anemia berat) dan Hb 8-11 mg/dl sebanyak 284 orang (anemia sedang) dari 422 orang ibu hamil yang diperiksa. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan pola makan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil trimester II. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi adalah ibu hamil trimester II di wilayah kerja Puskesmas Long Ikis sebanyak 211 orang, dengan besar sampel 138 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square. Karakteristik ibu hamil trimester II paling banyak umur 20-35 tahun (88,4%), paritas 1 anak (39,1%), pendidikan tamat SMA (60,1%) dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (61,6%). Kejadian anemia sebagian besar tidak anemia (53,6%), patuh konsumsi tablet tambah darah (50,7%) dan pola makan tinggi mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi berjumlah 75 orang (54,3%). Ada pengaruh kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (p value : 0,017) dan pola makan (p value : 0,001) terhadap kejadian anemia pada ibu hamil trimester II. Kurangnya zat besi dan asam folat dapat menyebabkan anemia, untuk itu perlunya konsumsi table Fe dan makanan mengandung zat besi. Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan pola makan faktor mempengaruhi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil.
Pendampingan Ibu Balita Pentingnya 1000 Ari Pertama Kehidupan Dalam Upaya Meningkatkan Status Gizi Dan Mencegah Stunting Pada Anak Di Wilayah Puskesmas Baru Tengah Kota Balikpapan Murti, Ni Nyoman; Pasiriani, Novi; Megawati, Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 2 No. 3 (2024): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v2i3.80

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini berdasarkan masalah mitra yang ditemukan maka kami ingin meningkatkan cakupan kunjungan pada ibu balita karena dari data Puskesmas dalam kurun waktu 5 bulan ini ( Januari – Mei 2022) target kunjungan belum mencapai 70%, dan kami ingin meningkatkan target kunjungan yang masih rendah tersebut, melalui Pendampingan Ibu Balita mengenai pentingnya 1000 hari pertama kehidupan dalam upaya meningkatkan status gizi dan mencegah stunting pada anak di Wilayah Kerja Puskesmas baru tengah. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan langsung di Posyandu dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan selama kegiatan, tapi tidak menggunakan masker, kecuali bila ada yang terindikasi flu untuk menjaga kesehatan. Media leaflet digunakan dan direncanakan akan diteruskan kegiatan ini melalui media sosial WhatsApp. Dengan berkoordinasi kepada pihak Puskesmas sebagai mitra, maka selanjutnya diadakan rapat pertemuan untuk membahas pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan,dan hadir saat pertemuan yaitu dari pihak Puskesmas pemegang program Gizi dan Bidan KIA, dan dari dosen pelaksana pengabdian beserta mahasiswa yang membantu kegiatan tersebut. Hasil kegiatan ini adalah kegiatan pengabdian ini adalah pertama, kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi 1000 HPK berjalan dengan lancar. Kedua, pengetahuan ibu yang berpartisipasi dalam kegiatan edukasi meningkat 66,% menjadi 84%. Ketiga, antropometri balita untuk BB/U,sebagian besar kategori berat badan normal. Keempat, antropometri balita untuk TB/U,sebagian besar kategori pendek. Keempat, antropometri balita untuk BB/TB,sebagian besar kategori Gizi baik.