Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Inovasi Kerajinan Ecoprint Berbasis Lingkungan: Workshop Kreativitas untuk Pemberdayaan Perempuan Desa Padamenak Rezeki, Ingrid Multi; Meidelina, Alya Verda; Rahmah, Jasmine Aulia; Alfiyan, Mohammad Rosid; Yani, Sri
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 2 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i2.6599

Abstract

Padamenak Village, located in the Jalaksana District, covers an area of 33.130 hectares and is situated at an altitude of 500-600 meters above sea level, with a tropical climate. It consists of 2 RW (neighborhood units) and 6 RT (community units), divided into two hamlets: Dusun Padaasih and Dusun Padamulya. One of the initiatives for empowering women is the ecoprint craft training, which utilizes natural materials without harmful chemicals. Through this workshop, women are trained to create fabrics, bags, and accessories based on ecoprint, enhancing their skills and economic independence. This program not only enriches the art of handicrafts but also supports a sustainable creative economy.
Pengaruh Jump Rope Training Terhadap Kekuatan Otot Tungkai pada Siswa Sekolah Dasar Yani, Sri; Domitilla, Flavia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 2 (2020): JIKM Vol. 12, Edisi 2, Mei 2020
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v12i2.66

Abstract

Latar belakang: Kebugaran jasmani adalah hal yang penting dimiliki oleh setiap orang, terutama pada siswa sekolah dasar. Dengan memiliki kebugaran jasmani yang baik, anak dapat meningkatkan konsentrasi saat belajar di sekolah maupun di rumah. Salah satu komponen kebugaran jasmani adalah kekuatan otot. Pelatihan jump rope bermanfaat untuk kekuatan otot. Jump rope adalah program kebugaran terbukti memiliki teknik yang bermanfaat dan keunggulan efektif. Studi ini bertujuan untuk mengkaji manfaat jump rope training dalam meningkatkan kekuatan otot tungkai siswa SD. Metode: Studi ini menggunakan desain kuasi eksperimen one sample population dengan pre and post test. Populasi penelitian ini adalah siswa SD Cinere 02 dengan kriteria inklusi dan ekslusi dan sampel 59 siswa. Sebelum pelatihan Jump rope dilakukan pengukuran kekuatan otot. Pelatihan jump rope diberikan selama 5 minggu, setelah itu dilakukan pengukuran kekuatan otot kembali. Hasil: Data dianalisis dengan paired T-test, mean ± SD pre-test laki-laki di dapatkan hasil 42,89 ± 2,564, perempuan 34,83 ± 2,120 . Sedangkan mean ± SD post-test laki-laki 52,00 ± 4,116 perempuaan 38,39 ± 3,040. Dari hasil uji normalitas pre-test dan post-test laki-laki dan perempuan didapatkan nilai p >0,05dan uji hipotesis menggunakan paired T-test didapatkan mean ± SD pre-test 37,29 ± 4,363, post-test 42,54 ± 71,61 dan p= 0,001. Kesimpulan: Latihan jump rope yang selama 5 minggu dapat meningkatan kekuatan otot tungkai siswa SD Negeri Cinere 02. Kata kunci : kebugaran jasmani, kekuatan otot tungkai, latihan jump rope The Effect of Jump Rope Training to Strength of Muscle in Elementary School Students Background: Physical fitness is important for everyone, especially for elementary school students. By having good physical fitness, children can increase concentration while studying at school or home. One component of physical fitness is muscle strength. Jump rope training is beneficial for muscle strength. Jump rope is a fitness program proven to have useful techniques and effective advantages. This research aims to assess the benefits of jump rope training to improve the leg muscle strength of elementary school students. Method: This research method uses a quasi-experimental method with pre and post-test design without a control group. The population of this study was elementary students of Cinere 02 who met the inclusion and exclusion criteria. The number of samples was 59 students. Before the Jump Rope training, a measurement of muscle strength is carried out. Jump rope training is given for 5 weeks, after which the muscle strength is measured again. Results: Data were obtained and analyzed statistically, the mean ± SD of the male pre-test was 42.89 ± 2.564, female 34.83 ± 2.120. While the mean ± SD post-test for men 52.00 ± 4.116, female 38 38.39 ± 3.040. From the results of normality tests for male and female pre-test and post-test p values> 0.05 and hypothesis testing using paired simple T-tests obtained mean ± SD pre-test 37.29 ± 4.363, post-test 42.54 ± 71.61 and p = 0,000. Conclusion: Jump rope exercise which for 5 weeks can increase leg muscle strength of Cinere 02 Elementary School students and there is a significant increase in leg muscle strength in male students compared to female students.
Efektivitas Layanan Konseling Individual Pendekatan Psikoanalisis Klasik untuk Menurunkan Kecemasan Akademik Siswa IQ Superior Yani, Sri; Harahap, Ade Chita Putri
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 9, No 1 (2024): Volume 9 Nomor 1, 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v9i1.5592

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah tuntutan keberhasilan belajar mengajar yang dapat menimbulkan kecemasan akademik pada siswa dengan IQ superior. Kecemasan akademik yang dirasakan oleh siswa IQ superior akan membutuhkan penyelesaian masalah melalui konseling individual yang dilaksanakan oleh guru BK dengan menggunakan pendekatan-pendekatan dalam bimbingan dan konseling seperti pendekatan psikoanalisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas konseling individual dengan pendekatan psikoanalisis klasik dalam menurunkan kecemasan akademik siswa dengan IQ superior. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen designone gruop pretest-posttest populasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII dengan IQ superior, dan sampel terdiri dari 5 siswa dengan kecemasan akademik, dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil yang didapat nilai Significan Asyimp. Sig (2-tailed) sebesar 0,005 lebih kecil (<) dari 0,05 yaitu nilai Significan Asyimp. Sig (2-tailed) yaitu 0,05 berdasarkan hasil yang didapatkan maka disimpulkan bahwa layanan konseling individual dengan pendekatan psikoanalisis klasik efektif untuk menurunkan kecemasan akademik siswa pada siswa dengan IQ superior. Implikasinya, sekolah dan konselor sebaiknya mempertimbangkan pendekatan ini dalam program konseling untuk membantu siswa mencapai potensi akademik optimal.