Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Digitalisasi Manajemen Pengetahuan Model SECI untuk Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa: Studi Kasus di Kabupaten Bintan Sophia, Uly; P. Lubis, Djuara; Soetarto, Endriatmo; Retno Hapsari, Dwi; Sarwoprasodjo, Sarwititi
Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM) Vol. 8 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38194/jurkom.v8i2.1490

Abstract

Digital transformation represents a crucial strategy for strengthening knowledge governance in community-based organizations, particularly Village-Owned Enterprises (BUMDes). SECI Model Knowledge Management serves as an important framework for enhancing BUMDes governance capacity. This study analyzes the opportunities and challenges of digitalizing BUMDes knowledge systems using the SECI Model in Bintan Regency, Riau Islands Province. The research methodology employed a descriptive qualitative case study approach focusing on BUMDes Mitra Perdana (Teluk Sasah Village) and BUMDes Hilir Sehati (Hilir Village). Data were collected through in-depth interviews with BUMDes officials and stakeholders, then analyzed using Nvivo 12 plus. Results indicate that digitalization opens opportunities for improving governance efficiency, financial transparency, and community empowerment. BUMDes Mitra Perdana demonstrates greater innovation with its Pertashop unit and rental business, while Hilir Sehati focuses on accommodation services and savings-loan programs. This research contributes to communication strategy of knowledge management literature by proposing community-based communication strategies in frontier, outermost, and border villages.
Bintan Image Formation via Instagram in The Pre- And Post-Covid-19 Pandemic Period: A Comparative Study Between Projected Image and Perceived Image Taufiqqurrachman, Taufiqqurrachman; Poti, Jamhur; Sophia, Uly; Afnira, Ella
Relevance: Journal of Management and Business Vol. 7 No. 1 (2024): (June-Issue)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/relevance.v7i1.9392

Abstract

Several studies have proven that visual content uploaded on Instagram is a factor in forming destination images. On the other hand, tourists and local tourism authorities are two elements that form a destination image. This research aims to identify the image formation projected by local authorities and the image perceived by tourists through visual content uploaded to their official Instagram accounts in two time periods (before and after the COVID-19 pandemic). All visual content uploaded to their Instagram accounts was collected and analyzed using qualitative content analysis techniques to identify differences and similarities in the images formed by these elements in the two highlighted periods. This research found several things. First, various themes are exploited by these two elements in the production of visual content to be uploaded to their Instagram accounts, including natural attractions (AA), cultural attractions (AB), historical and religious buildings (BSK), tourist activities (TA), culinary and restaurant activities (CR), transportation and accommodation (AT), and local people (LP). Second, AA, TA, and AT are the dominant themes in the two periods (pre- and post-COVID-19 pandemic). Third, in the post-pandemic period, there was a significant decline in the population of visual content uploaded to the Genpi-Bintan account compared to the pre-pandemic period. On the other hand, local authority accounts saw an increase in the population of visual content in the post-COVID-19 pandemic period compared to the period before the pandemic. Theoretical and practical implications and several recommendations are presented at the end of this article.
PERAN UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK KOTA TANJUNGPINANG DALAM PENDAMPINGAN KORBAN PELECEHAN SEKSUAL PADA ANAK DI BAWAH UMUR Maharani, Devi Sri; Nazaki, Nazaki; Sophia, Uly
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 3 (2024): Vol. 1 No. 3 Edisi Juli 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i3.165

Abstract

Salah satu aspek hak yang penting dilindungi oleh pemerintah adalah hak anak untuk mendapatkan perlindungan dari berbagai ancaman tindakan diskriminatif, ancaman kekerasan mental, fisik dan seksual dan berbagai bentuk ancaman lainya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Tanjungpinang dalam pendampingan korban pelecehan seksual pada anak, dalam penelitian ini menggunakan teori Soerjono Soekanto (2002) dengan teori peran yaitu dilihat dari peran normatif, peran ideal dan peran faktual. Metode dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dimana dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Tanjungpinang berperan dalam pendampingan korban pelecehan seksual pada anak dimana saat ini UPT PPA melakukan pendampingan rohani, psikologis, mendampingi proses hukum hingga visum. Berdasarkan hasil temuan ada beberapa SOP dalam pelaksanaanya belum sesuai seperti waktu dan prosedur pendampingan yang harus menyesuaikan keadaan di lapangan dan akhirnya diberikan tidak tepat sesuai SOP kemudian belum terpenuhinya beberapa fasilitas, salah satunya adalah jalur disabilitas dan Pusat Pembelajaran Keluarga. Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) diharapkan yang menjadi garda terdepan dalam pendampingan masalah kesehatan mental bagi anak dan orang tua.
PERAN DINAS PERHUBUNGAN DALAM PENGAWASAN DAN KESELAMATAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN ALAT TRANSPORTASI LAUT DI KECAMATAN DURAI KABUPATEN KARIMUN Pusparini, Elisa; Winarti, Novi; Sophia, Uly
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 4 (2024): Vol. 1 No. 4 Edisi Oktober 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i4.287

Abstract

Kasus kecelakaan laut di Kabupaten Karimun Kecamatan Durai bertambah terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah khususnya Dinas Perhubungan dalam melakukan pengawasan dan keselamatan masyarakat dalam menggunakan alat transportasi laut di Kecamatan Durai. Penelitian ini menggunakan Teori Arif yang memiliki 4 (empat) indikator yakni pemerintah sebagai regulator, pemerintah sebagai dinamisator, pemerintah sebagai fasilitator, pemerintah sebagai katalisator. jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. data yang di kumpulkan dengan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pemerintah sebagai regulator adalah masih kurang dalam memberi peraturan yang di mana tidak adanya peraturan tertulis mengenai kuantitas penumpang, peran pemerintah sebagai dinamisator masih kurang memuaskan di mata masyarakat hal ini di karenakan tidak adanya pengecek kan yang semestinya di lakukan oleh Dinas Perhubungan dan Tim Syahbandar ataupun dinas lainnya, peran pemerintah sebagai fasilitator yang berindikatorkan fasilitator juga serupa dengan regulator yang di mana masyarakat merasa kurang puas karena tidak adanya pengecekan yang di lakukan oleh Dinas Perhubungan untuk alat keselamatan di kapal, peran pemerintah sebagai katalisator pemerintah memiliki kedudukan sebagai aktor yang mempercepat pengembangan potensi daerah dan yang memungkin kan bisa menjadi model sosial untuk menciptakan partisipasi yag di mana menurut pandangan masyarakat ketika ada sesuatu hal yang terjadi di laut pada kenyataannya selalu melibatkan banyak pihak. kendala yang di hadapi oleh dinas terkait yaitu karena faktor alam, dan jadwal keberangkatan pompong dari Durai ke Semembang, Sandam dan Pulau Akat yang tidak sinkron, yang di mana Dinas Perhubungan Kecamatan Durai ini terletak di Kabupaten Karimun.
Komunikasi Marketing Politik Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Studi Kasus Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Buru Selatan Provinsi Maluku 2020) Hurasan, Ruslan; Sidharta, Veranus; Nazaki, Nazaki; Sophia, Uly
Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5 No 1 (2022): Global Komunika
Publisher : FISIP UPNVJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/gk.v5i1.4566

Abstract

Pemilihan kepala daerah merupakan wujud dan mekanisme demokrasi di daerah Strategi komunikasi dan marketing politik berperan penting dalam kampanye pemilihan kepala daerah untuk mencapai tujuan organisasi politik.  Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui strategi marketing politik dari tim sukses pemenangan pasangan Safitri Malik Solissa dan Gerson Eliaser Selsily dalam melakukan kampaye politik.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan paradigma konstruktivis dan pendekatan studi kasus.  Kampanye merupakan aktivitas komunikasi yang bertujuan merubah perilaku pemilih. Oleh karena itu, kampanye harus direncanakan sedemikian rupa dalam rangka mencapai target yang diagendakan, atau masa kampanye merupakan masa mengapikasikan strategi-strategi yang telah dirumuskan untuk mencapai target tersebut. Hasil penelitian menemukan, dalam pelaksanaan pilkada Kabupaten Buru Selatan Provinsi Maluku tahun 2020, tim sukses dari pasangan Safitri Malik Solissa dan Gerson Eliaser Selsily mengunakan strategi empat langkah yaitu ; 1). Segmentasi, 2). Targeting. 3). Positioning. 4). Branding, yang menunjukkan keberhasilan dalam penerapannya. Kata Kunci : Komunikasi Politik, Marketing Politik, Pilkada.
Penerapan Strategi Komunikasi CSR PT. Gudang Garam Tbk Rahmawati, Nanik; Sophia, Uly
Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5 No 1 (2022): Global Komunika
Publisher : FISIP UPNVJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/gk.v5i1.4567

Abstract

ABSTRAKCorporate Social Responsibility atau CSR merupakan sebuah konsep, dimana organisasi mengintegrasikan sosial dan lingkungan dalam operasi bisnis mereka dan interaksi mereka dengan pemangku kepentingan secara sukarela sebagai suatu komitmen bisnis untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dalam penelitian ini, peneliti akan meneliti mengenai perbedaan penerapan strategi komunikasi berikut dampaknya terhadap persepsi dan perilaku konsumen. Penelitian ini terbatas pada membandingkan antara Strategi Komunikasi Proaktif dan Strategi Komunikasi Reaktif berkaitan dengan efektifitas dan persepsi terhadap masyarakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif. Berdasrkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan yaitu CSR pertama kali dilakukan oleh PT.Gudang Garam Tbk adalah melakukan penawaran  umum  kepada masyarakat melalui pasar modal, PT. Gudang Garam Tbk memiliki beberapa kegiatan CSR yang diadakan setiap tahun.Kata Kunci : Corporate Social Responsibility , Strategi Komunikasi
The Role of the Department of Trade and Industry in the Development of Small and Medium Enterprises (SMEs) in the Food Sector of Tanjung Pinang City Putra, Erlangga Eka; Nazaki, Nazaki; Sophia, Uly
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 3 No. 9 (2024): September 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v3i9.10825

Abstract

The role of Small and Medium Enterprises (SMEs) in the food sector holds significant relevance in the economic development of Tanjung Pinang City. The Department of Trade and Industry of Tanjung Pinang City continues to drive economic growth through Small and Medium Enterprises (SMEs). Furthermore, the food sector is the largest industry, with a total of 1,586 enterprises. This research aims to examine the role of the Department of Trade and Industry in the development of Small and Medium Enterprises (SMEs) in the food sector of Tanjung Pinang City by applying Soerjono Soekanto’s theory. This research employs a qualitative method. Based on the findings, it can be concluded that the role of the Department of Trade and Industry of Tanjung Pinang City as a regulator, dynamist, and facilitator for SMEs in the food sector has been implemented but is not yet effective in developing food SMEs.