Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Program BERSIH (Bersama Minum Tablet Besi) terhadap Kesehatan Remaja Putri dalam Pencegahan Resiko Stunting Dewi, Ni Luh Made Asri; Widayati, Kurniasih; Astutik, Windu
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1778

Abstract

Pemerintah Indonesia masih menghadapi permasalahan stunting hampir diseluruh Provinsi. Langkah percepatan penurunan stunting dilakukan dari hulu sampai hilir, melalui kerjasama lintas sektor. Sekolah dan guru pembina Unit Kesehatan Sekolah (UKS) menjadi penggerak monitoring kesehatan remaja putri. Urgensi penelitian ini perlu dilakukan sebagai pembaharuan program monitoring Kesehatan remaja putri berbasis sekolah, yaitu melibatkan guru penanggung jawab UKS. Pemilihan pendekatan ini dikarenakan peran sekolah dan guru sangat efektif dalam melakukan program Kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian program BERSIH (Bersama Minum Tablet Besi). Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain one group pretest-posttest design. Tempat penelitian SMP di wilayah Kabupaten Jembrana. Populasi penelitian ini adalah remaja putri, dengan besar sampel sebanyak 108 responden. Teknik sampling menggunakan sample random sampling dengan kriteria yang telah ditentukan. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan intervensi Program BERSIH selama 8 kali perlakuan, dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan yang signifikan Kesehatan remaja putri sebelum dan sesudah pemberian Program BERSIH dengan p-value 0,00. Simpulan Pemberian program BERSIH (Bersama Minum Tablet Besi) berpengaruh pada Kesehatan remaja putri.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IUD Ardanti, Ni Komang Junia; Dewi, Ni Luh Made Asri
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p15

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas melalui promosi, perlindungan, dan bantuan dalam mewujudkan hak-hak reproduksi serta penyelenggaraan pelayanan, pengaturan, dan dukungan yang diperlukan. Akseptor KB jenis Intra Uterine Device (IUD) masih memiliki pemahaman yang keliru mengenai penggunaan IUD, yang berpengaruh terhadap pemakaian alat kontrasepsi IUD. Dari beberapa penelitian didapatkan bahwa pendidikan dapat mempengaruhi seseorang, termasuk juga perilaku akseptor dalam menentukan salah satu alat kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasangan usia subur dalam penggunaan alat kontrasepsi IUD. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik. Lokasi penelitian di UPTD Puskesmas I Denpasar Utara. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 176 Pasangan Usia Subur (PUS) yang dipilih dengan teknik non-probability: purposive sampling. Instrumen penelitian yang dipakai yaitu berupa kuesioner dengan 10 pertanyaan pengetahuan tentang penggunaan alat kontrasepsi IUD. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan data karakteristik responden pada rentang umur 20-35 tahun sebanyak 103 responden (58,5%), pendidikan SMA/SMK sebanyak 112 responden (63,6%), dan pekerjaan swasta sebanyak 77 responden (43,8%). Tingkat pengetahuan PUS dalam penggunaan alat kontrasepsi IUD sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 122 responden (69,3%).
Gambaran Faktor Resiko Terjadinya Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas 2 Tampaksiring Erni, Ni Wayan; Widayati, Kurniasih; Dewi, Ni Luh Made Asri; Serinadi, Desak Made
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i3.1230

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang menimbulkan komplikasi serius seperti kelahiran prematur, Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), perdarahan saat persalinan, hingga kematian. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan zat besi dan asam folat, serta dipengaruhi faktor usia, paritas, pendidikan, ekonomi, dan rendahnya pemahaman tentang risiko anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor resiko terjadinya anemia pada ibu hamil yang merujuk pasa usia, kunjungan Antenatal Care, konsumsi tabet FE ibu, paritas, tingkat pendidikan, tingkat ekonomi di Puskesmas 2 Tampaksiring. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah 74 ibu hamil dengan anemia di Puskesmas 2 Tampaksiring, dan jumlah sampel sebanyak 70 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan teknik total sampling. Hasil penelitian gambaran faktor resiko terjadinya anemia pada ibu hamil di puskesmas 2 tampaksiring dengan jumlah 70 orang responden menunjukkan kunjungan kehamilan sebagian besar tidak patuh (< 6 kali) , konsumsi tablet Fe sebagian besar tidak patuh (<90 tablet), paritas sebagian besar tidak berisiko (<3x).
SKRINING AKTIFITAS FISIK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA LANSIA DIPANTI SOSIAL TRESNA WERDA WANA SRAYA DENPASAR BALI: SKRINING AKTIFITAS FISIK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA LANSIA DIPANTI SOSIAL TRESNA WERDA WANA SRAYA DENPASAR BALI Wardani, Silvia Intan; Yudhawati, Ni LUh Putu Suardini; Dewi, Ni Luh Made Asri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.923

Abstract

ABSTRAK Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan pada manuskrip ini adalah Lansia yang sehat harus diberdayakan agar dapat tetap sehat dan mandiri selama mungkin. Salah satu upaya untuk memberdayakan Lansia di masyarakat adalah melalui gaya hidup sehat, lansia dapat melakukan kegiatan yang dapat tetap aktif dan memotivasi hidup sehat serta memiliki komitmen hidup sehat.Penyuluhan dan melakukan pemeriksaan GDA ini dilakukan pada semua lansia yang tinggal di panti sosial Tresna Werda Wana Sraya Denpasar Bali sebanyak 50 orang. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara pemeriksaan GDA, Observasi dengan observasi dan hasil GDA akan diobservasi ulang dan pengecekkan GDA ulang. dari proses dan hasil dari penyuluhan bahwa semua lansia memahami dan aktif serta berkomitmen untuk melakukan Germas ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dan aktif dan produktif dalam kehidupan sehari-hari. Didalam tubuh manusia terdapat bahan bakar metabolik utama yaitu glukosa Glukosa dibawa ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah untuk menghasilkan energi ke semua sel di dalam tubuh dan akan disimpan di dalam hati dan otot sebagai cadangan energi yang menjadi sumber energi untuk melakukan aktivitas fisik , aktivitas fisik secara teratur dapat mengurangi resistensi insulin sehingga insulin dapat dipergunakan lebih baik oleh sel-sel tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas fisik dapat menurunkan glukosa darah secara signifikan dan mengurangi risiko resistensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan aktivitas fisik terhadap Kata Kunci: Aktivitas fisik, Kadar glukosa darah.