Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi pembelajaran interaktif di sekolah luar biasa, pembelajaran belum mengintegrasikan media berbasis multimedia tutorial yang dapat mendukung pendekatan multisensori. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran akademik multisensori bagi anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Pembina Pekanbaru serta menganalisis respon siswa dan guru terhadap penerapan pembelajaran multisensori berbasis multimedia tutorial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, melibatkan sampel sebanyak 10 siswa dan 5 guru dari populasi 310 siswa dan 71 guru, menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang berisi 10 butir pernyataan untuk siswa dan 10 butsir pernyataan untuk guru, dengan skala likert lima tingkat. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan perhitungan rata-rata (mean) dan persentase untuk menginterpretasikan tingkat respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon siswa berada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata skor 4,27. Sementara itu, respon guru juga berada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata skor 4,52. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan multimedia tutorial mampu meningkatkan minat, perhatian, dan pemahaman siswa dalam belajar, serta membantu guru dalam menyampaikan materi dengan cara yang lebih menarik dan efektif. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan multimedia tutorial sebagai media dalam pembelajaran multisensori memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus. Kata kunci: Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Multimedia Tutorial, Multisensory, Pembelajaran. Abstract This study was motivated by the limited use of interactive learning technology in special schools, where a multisensory approach supported by multimedia tutorial-based media has not yet been integrated into learning. This study aimed to evaluate multisensory academic learning for children with special needs at SLBN Pembina Pekanbaru, as well as the responses of students and teachers to this approach based on multimedia tutorials. A quantitative research method was employed, involving a sample of ten students and five teachers from a population of three hundred and ten students and seventy-one teachers, using purposive sampling technique. Data were collected using questionnaires containing ten statements for students and ten statements for teachers, each on a five-point Likert scale. The data were analyzed descriptively using mean calculations and percentages to interpret the response levels. The results indicate that the students' responses were in the "very good" category, averaging 4.27. The teachers' responses were also in the "very good" category, with an average score of 4.52. This indicate that multimedia tutorials can increase students' interest, attention, and understanding of the material, while helping teachers deliver it in a more interesting and effective way, have great potential to improve the effectiveness of multisensory learning for children with special needs. Keywords: Children with Special Needs, Learning, Multimedia Tutorial, Multisensory