Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MA MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW KELAS V SDN GUNONG KLENG Henra Saputra Tanjung; Siti Aminah Nababan
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.007 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.87

Abstract

Riset ini dilaksanakan untuk melihat bagaimana pengimplementasianmodel pembelajaran kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat dan hasil belajarpelajar khususnya pada mata pelajaran Matematika di kelas V di SDN GunongKleng. Subjek riset ini berjumlah 18 siswa yang terbagi dari 11 orang anak laki-laki,dan 7 orang anak perempuan yang diteliti pada Tahun Ajaran 2022 semester Ganjil,yakni dari bulan Oktober hingga November. Adapun metode yang diterapkan dalamriset ini adalah Classroom Action Research atau yang dikenal dengan PenelitianTindakan Kelas (PTK) yang mana dalam pelaksanaannya terdiri dari 2 siklus. TeknikObservasi dan Evaluasi berupa tes digunakan sebagai teknik pengumpulan data.Hasil riset menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang siginfikan baik itu padaminat maupun pada hasil belajar siswa kelas V SDN Gunong Kleng selama prosesbelajar mengajar pada mata pelajaran Matematika. Selanjutnya, indikator kecapaiandalam riset ini adalah pada peningkatan hasil belajar murid baik dari siklus I maupunsiklus II dengan KKM yang telah ditentukan di SDN Gunong Kleng yaitu 65.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM RANGKA PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK Noviyanti, Putu Ledyari; Patiung, Amos; Nababan, Siti Aminah; Tanjung, Henra Saputra; Nitiasih, Putu Kerti; Riastini, Putu Nanci; Sudatha, I Gde Wawan
MES: Journal of Mathematics Education and Science Vol 9, No 2 (2024): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mes.v9i2.9398

Abstract

During the Industrial Revolution 4.0, it is important to develop critical thinking (Critical Pedagogy) and the use of technology in the learning process (Cyber Pedagogy). This research aims to explore how technology can be used to improve pedagogical competence in the educational context in Indonesia. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) method with a survey-based quantitative descriptive approach. Data was collected from primary research results published in national and international journals such as Google Scholar, ERIC, and Scopus. The results of this research are from three study focuses related to the use of technology in learning in general, specifically mathematics learning and in the context of increasing pedagogic competence. Where the strategy for increasing teacher competence in applying technology in the classroom is training in the form of activities in the form of training in the use of learning methods, skills training in choosing suitable media, and training in media technology development.
The Synergies Between Educational Philosophy Streams and Ki Hajar Dewantara's Ideologies in the Mardeka Belajar Curriculum Hunaepi, Hunaepi; Suastra, I Wayan; Tanjung, Henra Saputra; laia, Bestari; Raharjo, Raharjo
Reflection Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rj.v3i2.1734

Abstract

The synergy between educational philosophical streams and the thoughts of Ki Hajar Dewantara is crucial in developing the concept of the "Merdeka Belajar" curriculum in Indonesia. This literature study aims to explore the fusion between relevant educational philosophical streams with the vision and principles advocated by Ki Hajar Dewantara in the context of developing the "Merdeka Belajar" Curriculum. The method used is descriptive analysis through a literature review drawn from relevant and credible academic texts to trace Ki Hajar Dewantara's thoughts and comprehend the fundamental concepts of educational philosophy underlying it. The findings from this analysis indicate that the synergy between educational philosophy and Ki Hajar Dewantara's thoughts within the "Merdeka Belajar" Curriculum holds immense potential in transforming Indonesia's educational system. By integrating philosophical principles and embracing Ki Hajar Dewantara's ideas, educators can create a curriculum that nurtures individuals with broad perspectives equipped with the skills and values necessary for thriving in the 21st century. The integration of these values in the "Merdeka Belajar" Curriculum can foster an inclusive, progressive learning environment oriented towards character development and individual potential. The application of synergy between educational philosophical streams and Ki Hajar Dewantara's thoughts in the "Merdeka Belajar" Curriculum can reinforce the essence of holistic and continuous education. Recommendations include the necessity of developing concrete strategies to integrate educational philosophical values with Ki Hajar Dewantara's principles in every aspect of the curriculum, providing training for educators to implement this approach, and conducting further research to evaluate the effectiveness of the "Merdeka Belajar" Curriculum implementation inspired by this synergy
Pelaksanaan Pendidikan Politik Sebagai Program Pendidikan Nonformal Study Kasus Di Partai Keadilan Sejahtera Andi Achmad , Ilmar; Saputra Tanjung, Henra; Aloysius Nay, Florianus; charter atty, jimmy
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): November
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.711 KB) | DOI: 10.56959/jesfa.v1i1.8

Abstract

Pendidikan politik bagi partai politik merupakan wadah peningkatan dan penguatan kualitas kader partai politik. Dalam suasana perkembangan partai politik di Indonesia, terdapat kecenderungan menurunnya kualitas para kader partai, sehingga dibutuhkan pendidikan politik sebagai sebuah solusi akselerasi kualitas kader. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pendidikan politik, khususnya yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sinjai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi, serta analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan politik PKS Kabupaten Sinjai dilaksanakan menggunakan berbagai metode dan strategi antara lain kegiatan pelatihan, pembinaan, dan pemberdayaan. Pelaksanaannya ditentukan menurut kondisi yang tepat, terjadwal dan rutin, akan tetapi tidak menutup kemungkinan kegiatan disesuaikan dengan kondisi yang ada. Selain itu, pendidikan politik PKS Kabupaten Sinjai pada pelaksanaannya tidak hanya selalu bermuatan politik saja akan tetapi juga terdapat muatan-muatan materi keagamaan, hal tersebut tidak terlepas dari PKS sebagai partai dakwah. Di sisi lain, pelaksanaan pendidikan politik tidak selalu berjalan dengan lancar, seringkali ada kendala-kendala, antara lain: a) adanya pandangan negatif masyarakat terhadap partai politik, b) komunikasi yang tidak terjalin antara DPC dan DPR yang merupakan ujung tombak pelaksanaan pendidikan politik, c) sarana dan prasarana yang terbatas meliputi tempat dan sarana pendukung pelaksanaan pendidikan politik, d) terbatasnya dana, dan e) kurangnya kader partai yang dapat menjadi narasumber atau pemateri dalam pelaksanaan pendidikan politik.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM RANGKA PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK Noviyanti, Putu Ledyari; Patiung, Amos; Nababan, Siti Aminah; Tanjung, Henra Saputra; Nitiasih, Putu Kerti; Riastini, Putu Nanci; Sudatha, I Gde Wawan
MES: Journal of Mathematics Education and Science Vol 9, No 2 (2024): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mes.v9i2.9398

Abstract

During the Industrial Revolution 4.0, it is important to develop critical thinking (Critical Pedagogy) and the use of technology in the learning process (Cyber Pedagogy). This research aims to explore how technology can be used to improve pedagogical competence in the educational context in Indonesia. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) method with a survey-based quantitative descriptive approach. Data was collected from primary research results published in national and international journals such as Google Scholar, ERIC, and Scopus. The results of this research are from three study focuses related to the use of technology in learning in general, specifically mathematics learning and in the context of increasing pedagogic competence. Where the strategy for increasing teacher competence in applying technology in the classroom is training in the form of activities in the form of training in the use of learning methods, skills training in choosing suitable media, and training in media technology development.
ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING AND MATHEMATICS (STEM) DI SMA NEGERI 1 MEUREUBO Henra Saputra Tanjung; Hasprianti Jerba; Siti Aminah Nababan
Jurnal Genta Mulia Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v13i2.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berfikir kreatif siswa melalui pendekatan pembelajaran science, technology, engineering and mathematics (STEM) di SMA Negeri 1 Meureubo. Penelitian ini menggunakan kualitatif. Subjek dalam penelitian disini adalah siswa kelas XI dengan jumlah 18 siswa SMA Negeri 1 Meureubo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah lembar observasi, lembar tes dan lembar validasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, display data dan kesimpulan/varifikasi. Dari hasil penelitian maka analisis kemampuan berfikir kreatif siswa melalui pendekatan pembelajaran science, technology, engineering and mathematics (STEM) di SMA Negeri 1 Meureubo, dilihat pada aspek elaboration sebesar 44,44% . Siswa yang mendapatkan skor 80 sebesar 33,33%, dan siswa yang mendapatkan skor 65 sebesar 22,22%. Aspek originality sebesar 33,33%. Siswa yang mendapatkan skor 60 sebesar 27,78%, dan siswa yang mendapatkan skor 45 sebesar 38,89%. Aspek flecibility sebesar 55,56%, siswa yang mendapatkan skor 65 sebesar 33,33% dan siswa yang mendapatkan skor 40 sebesar 11.11% dan aspek fluency sebesar 38,89%. Siswa yang mendapatkan skor 75 sebesar 16,67%, siswa yang mendapatkan skor 70 sebesar 44,44%.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI KONSEP MATEMATIKA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL Siti Aminah Nababan; Henra Saputra Tanjung
Jurnal Genta Mulia Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v13i2.143

Abstract

Pemahaman matematika merupakan tujuan penting dalam pembelajaran matematika. Konsep pembelajaran matematika yang abstrak membuat siswa kesulitan dalam memahami materi dan menyelesaikan soal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. yang bertujuan untuk: 1) melihat kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diukur berdasarkan hasil observasi terhadap proses pembelajaran dan hasil tes pada materi sistem persamaan linear tiga variabel; 2) mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Pemahaman yang digunakan untuk penelitian ini yaitu pemahaman translasi (translation), pemahaman interpretasi (interpretation) dan pemahaman ekstrapolasi (ekstrapolation). Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap pertama melakukan persiapan, tahap kedua yakni melakukan pelaksanaan dan tahap ketiga adalah tahap akhir yakni menuliskan laporan dari hasil penelitian. Dari hasil observasi terhadap proses pembelajaran dan hasil tes yang diberikan diperoleh dari seluruh subjek penelitian hanya terdapat beberapa siswa yang mampu memahami konsep matematika dengan baik yakni dapat menguasai semua indikator pemahaman, juga terdapat beberapa siswa yang mampu menguasai dua indikator pemahaman dan adapula siswa yang hanya mampu menguasai satu indikator pemahaman saja.
PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Henra Saputra Tanjung
Jurnal Genta Mulia Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v9i1.522

Abstract

Apakah kemampuan berpikir kreatif siswa dalam penerapan model pembelajaran pembelajaranberbasis masalah lebih baik dari pembelajaran langsung, (2) apakah kemampuan pemecahan masalahmatematis siswa dalam penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini merupakan penelitianeksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Namorambe yangterdiridari 6 kelasparalel.Dari seluruhsiswakelas VIII dipilihsiswa sebanyak dua kelas sebagai sampel. Kelaseksperimen diberi perlakuan model pembelajaran berbasis masalah dan kelas kontrol diberiperlakuan modelpengajaran langsung.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERORIENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA SE-KUALA NAGAN RAYA ACEH Henra Saputra Tanjung; Siti Aminah Nababan
Jurnal Genta Mulia Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v9i2.540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menuntut kompetensi profesional guru dalam berkewajiban menyusunperangkat pembelajaran secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif,inspiratif dan menyenangkan. Sejauh ini, dari segi isi dan kualitas perangkat pembelajaran yang diterapkanguru masih belum tergolong baik karena fakta bahwa perangkat yang dikembangkan oleh guru belum pernahdiuji validitas, kepraktisan maupun keefektifannya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkatpemebelajaran matematika yang valid, praktis dan efektif melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah(PBM) untuk meningkatkan berpikir kritis siswa SMA se Kuala Nagan Raya Aceh. Tujuan Khusus dalampenelitian ini adalah 1). Mengahasislkan perangkat pembelajaran matematika yang valid, praktis dan efektifuntuk digunakan dalam proses belajar mengajar; 2) Mengetahui peningkatan berpikir kritis siswa denganmenggunakan perangkat pemebelajaran yang di kembangkan berorientasi model pembelajaran berbasismasalah. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dikembangkan dengan model 4-D, yaitu:pendefinisian (define), perencanaan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate).Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini yaitu: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS). Sedangkan model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian iniadalah model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Model PBM memberikan dorongan kepada siswa untuktidak hanya sekedar berpikir sesuai yang bersifat konkret, tetapi lebih dari berpikir terhadap ide-ide yangabstrak dan kompleks. Kevalidan perangkat pembelajaran dilihat dari hasil validasi isi dan validasi format yangdiperoleh dari rata-rata skor pada lembar validasi. Dalam penelitian ini terdapat 3 validator, yaitu dua dosenpendidikan matematika dan satu guru matematika di kelas penelitian. Keefektifan perangkat pembelajarandilihat dari skor tes siswa dalam kelas saat uji coba. Kepraktisan perangkat pembelajaran dilihat dari hasilwawancara dengan guru dan skor pada lembar observasi. Peneliti berharap, perangkat pembelajaran yangdikembangkan dalam penelitian ini valid, efektif, praktis, dan dapat meningkatkan berpikir kritis siswa