Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Kappa Journal

Solusi Persamaan Dirac Dengan Spin Simetri Untuk Potensial Scarf Ii Hiperbolik Terdeformasi-Q Plus Tensor Tipe Coulomb Dengan Menggunakan Metode Nikiforov Uvarov Fitriani, Siti Nurul; ., Suparmi
Kappa Journal Vol 1, No 1 (2017): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.357 KB) | DOI: 10.29408/kappa.v1i1.407

Abstract

Persamaan Dirac untuk potensial Sentral Scarf II hiperbolik terdeformasi-q dengan Potensial tensor tipe Coulomb diselesaikan secara analitik menggunakan metode Nikiforov Uvarov (NU). Penyelesaian persamaan Dirac dengan metode NU dilakukan dengan mereduksi persamaan diferensial orde dua menjadi persamaan diferensial tipe Hipergeometri dengan substitusi variabel dan fungsi gelombang yang sesuai. Energi relativistik sistem dihitung menggunakan software Matlab R2011b dan fungsi gelombang untuk Spin Dirac komponen atas dan bawah dinyatakan dalam bentuk fungsi Jacobi. Penelitian ini dikhususkan untuk kasus spin simetri yang nilai energinya selalu positif.
Pengembangan Modul Fisika Berbasis SETS Untuk Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Fitriani, Siti Nurul
Kappa Journal Vol 1, No 2 (2017): KAPPA JOURNAL
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.211 KB) | DOI: 10.29408/kpj.v1i2.594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menyusun modul pembelajaran Fisika berbasis Science Environment Thechnology and Society (SETS), kemudian menguji efektivitas modul terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. penelitian ini merupakan penelitian Educational Reseach and Development. Model pengembangan modul yang digunakan adalah model 4D (four D model). Keempat tahapan tersebut adalah define, design, development dan disseminate. Modul tersebut disusun dengan muatan berbasis Science Environment Technology and Society (SETS) yang terdiri dari siswa terlibat aktif mengaplikasikan konsep yang telah dipelajari, siswa dapat memahami konsep setelah melakukan praktikum, siswa mengembangkan hasil karyanya, dan siswa dapat menganalisis hasil eksperimennya. Selain itu, modul juga dilengkapi dengan tahapan SETS yang dimunculkan sebagai kerangka dalam modul karena merupakan bagian dari pendekatan saintifik yang perlu dikembangkan pada kurikulum 2013. Modul dinilai berdasarkan kelayakan materi, media, dan bahasa, serta uji coba (terbatas dan  kelompok besar) kepada siswa, dan tahap penyebaran pada Guru Fisika. Pengumpulan data penelitian menggunakan angket analisis kebutuhan, lembar validasi, angket respon, dan angket disseminate (penyebaran). Modul pembelajaran ini berbasis SETS, dimana tahapan-tahapannya berupa pendahuluan, pembentukan konsep, aplikasi konsep, pemantapan konsep, dan penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini layak dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis siswa serta mendapat respon positif dari siswa. penggunaan modul tersebut dapat memberdayakan kemampuan berpikir kritis siswa karena > 75% dapat mencapai lebih dari KKM
Solusi Persamaan Dirac Dengan Spin Simetri Untuk Potensial Scarf Ii Hiperbolik Terdeformasi-Q Plus Tensor Tipe Coulomb Dengan Menggunakan Metode Nikiforov Uvarov Siti Nurul Fitriani; Suparmi .
Kappa Journal Vol 1 No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kappa.v1i1.407

Abstract

Persamaan Dirac untuk potensial Sentral Scarf II hiperbolik terdeformasi-q dengan Potensial tensor tipe Coulomb diselesaikan secara analitik menggunakan metode Nikiforov Uvarov (NU). Penyelesaian persamaan Dirac dengan metode NU dilakukan dengan mereduksi persamaan diferensial orde dua menjadi persamaan diferensial tipe Hipergeometri dengan substitusi variabel dan fungsi gelombang yang sesuai. Energi relativistik sistem dihitung menggunakan software Matlab R2011b dan fungsi gelombang untuk Spin Dirac komponen atas dan bawah dinyatakan dalam bentuk fungsi Jacobi. Penelitian ini dikhususkan untuk kasus spin simetri yang nilai energinya selalu positif.
Pengembangan Modul Fisika Berbasis SETS Untuk Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Siti Nurul Fitriani
Kappa Journal Vol 1 No 2 (2017): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v1i2.594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menyusun modul pembelajaran Fisika berbasis Science Environment Thechnology and Society (SETS), kemudian menguji efektivitas modul terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. penelitian ini merupakan penelitian Educational Reseach and Development. Model pengembangan modul yang digunakan adalah model 4D (four D model). Keempat tahapan tersebut adalah define, design, development dan disseminate. Modul tersebut disusun dengan muatan berbasis Science Environment Technology and Society (SETS) yang terdiri dari siswa terlibat aktif mengaplikasikan konsep yang telah dipelajari, siswa dapat memahami konsep setelah melakukan praktikum, siswa mengembangkan hasil karyanya, dan siswa dapat menganalisis hasil eksperimennya. Selain itu, modul juga dilengkapi dengan tahapan SETS yang dimunculkan sebagai kerangka dalam modul karena merupakan bagian dari pendekatan saintifik yang perlu dikembangkan pada kurikulum 2013. Modul dinilai berdasarkan kelayakan materi, media, dan bahasa, serta uji coba (terbatas dan  kelompok besar) kepada siswa, dan tahap penyebaran pada Guru Fisika. Pengumpulan data penelitian menggunakan angket analisis kebutuhan, lembar validasi, angket respon, dan angket disseminate (penyebaran). Modul pembelajaran ini berbasis SETS, dimana tahapan-tahapannya berupa pendahuluan, pembentukan konsep, aplikasi konsep, pemantapan konsep, dan penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini layak dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis siswa serta mendapat respon positif dari siswa. penggunaan modul tersebut dapat memberdayakan kemampuan berpikir kritis siswa karena > 75% dapat mencapai lebih dari KKM