Claim Missing Document
Check
Articles

Determinants of Government Apparatus Performance: The Perspective of Budget Participation, Public Accountability, and Supervision Rapsanjani, Hilal; Paranoan, Selmita; Din, Muhammad; Yamin, Nina Yusnita
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v14i2.9730

Abstract

This study aims to explain how budget participation, public accountability, and supervision together contribute to improving the apparatus performance, as well as expanding the object of study to Regional Apparatus Organizations (RAO) in other districts, both within the scope of Southeast Sulawesi and outside the province. The data were obtained through the direct distribution of questionnaires to respondents across 34 RAO. The data analysis method of choice was the structural equation modeling–partial least squares (SEM-PLS) approach. Software called SmartPLS 4.1 was used to process the data for this investigation. The outcomes of hypothesis testing demonstrate that budget participation, public accountability, and supervision each exert a positive and significant effect on the apparatus performance.
Penguatan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa Melalui Inventarisasi Aset Tetap Yamin, Nina Yusnita; Ridwan; Paranoan, Selmita; Yusuf, Rolland M; Gollah, Shery Natalia
Capacitarea : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65179/

Abstract

Laporan keuangan merupakan wujud dari akuntabilitas pengelolaan keuangan suatu entitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi pentingnya dilakukan inventarisasi aset tetap guna memudahkan penyusunan laporan keuangan pemerintah desa dan sebagai wujud akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Selain itu, juga dipaparkan cara melakukan inventarisasi aset. Sosialisasi ini dihadiri Camat Palolo, kepala desa dan perangkat desa se Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah sebanyak 35 orang. Pengabdian ini melibatkan mahasiswa program studi sarjana terapan akuntansi sektor publik, strata satu akuntansi, dan mahasiswa magister akuntansi. Pengabdian ini dilakukan dengan pemaparan materi dan dilanjutkan dengan dialog. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa aparat pemerintah desa sudah pernah melakukan inventarisasi aset. Namun, tidak dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga inventarisasi aset tidak diperbaharui baik kuantitas maupun kualitasnya. Selain itu, kesulitan dalam melakukan inventarisasi aset karena ketidakpahaman aparatur pemerintah desa dalam  mengelompokkan, mencatat, dan menilai aset tersebut. Kegiatan pengabdian ini memberikan wawasan bagi aparatur pemerintah desa untuk tertib dan disiplin dalam menginventarisasi aset desa. Terlebih dengan adanya aplikasi Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) yang mensyaratkan hal tersebut. Bagi tim pengabdi, perlunya dilakukan pendampingan, agar proses inventarisasi aset desa dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Persepsi Mahasiswa Akuntansi Non-Muslim Terhadap Mata Kuliah Akuntansi Syariah di Universitas Tadulako Yulianti, Yulianti; Muliati, Muliati; Jurana, Jurana; Halwi, Muhammad Darma; Yamin, Nina Yusnita; Mustamin, Mustamin
AKTSAR: Jurnal Akuntansi Syariah Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/aktsar.v5i2.17449

Abstract

The research aims to determine non-Muslim accounting students' perception of Sharia accounting courses. This study examines four dimensions: knowledge, experience, methods, and motivation. The data were analyzed using a qualitative descriptive method, and the data source was obtained from interviews. This study had six informants: five non-Muslim accounting students and one accounting lecturer. The research finding shows that from the knowledge dimensions, namely knowing the transparency of sellers and buyers (murabahah contracts), a different source of income, differences in PSAK. The second dimension of experience is that non-muslim accounting students are comfortable teaching lecturers, get benefits, and positively respond to Sharia accounting. The third dimension is the learning method provided, which accounting students like the discussion method during learning. The fourth dimension is motivation to work in Islamic banks and motivated by non-Muslim lecturers who research Islamic accounting.
THE EFFECT OF TRUST AND PARTICIPATORY ATTITUDES ON VILLAGE FINANCIAL REPORTING TRANSPARENCY WITH THE PERCEPTION OF BUDGETARY FAIRNESS AS A MODERATING VARIABLE (A STUDY OF VILLAGES IN BALAESANG DISTRICT, DONGGALA REGENCY): Meilita, Findi; Usman, Rudy; Yamin, Nina Yusnita; Betty, Betty
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v15i02.54903

Abstract

Abstract This study aims to analyze the influence of public trust and participatory attitudes on the transparency of village financial reporting, with perceptions of budget fairness as a moderating variable. The study used a quantitative approach with a survey method in village communities in Balaesang District, Donggala Regency. The sample was determined using the Slovin formula with 100 respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares with the help of WarpPLS. The results showed that public trust and participatory attitudes had a positive effect on the transparency of village financial reporting. Participatory attitudes had a more dominant influence than public trust. Perceptions of budget fairness did not act as a moderating variable in this relationship. Transparency of village financial reporting was more influenced by direct factors such as public trust and involvement than by assessments of budget fairness. The implications of this study indicate the importance of increasing public trust and participation in encouraging the transparency of village financial information. Village governments need to strengthen public communication and actively involve the community in the financial management process.  Keywords: Public Trust, Participation, Transparency, Budget Fairness, Village Financial Reporting.  
Akuntabilitas Dana Jemaat: Efektivitas Pencatatan Transaksi Digital Qris: Accountability Of Church Funds: The Effectiveness Of Digital Qr Code Transaction Recording Alicia Brigita Muhaling; Andi Zahra; Jezika Tumampa; Nina Yusnita Yamin
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11275

Abstract

Akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan merupakan aspek penting dalam organisasi keagamaan, termasuk gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pencatatan transaksi persembahan digital melalui QRIS dalam sistem akuntansi gereja serta perannya dalam mendukung pengelolaan keuangan yang transparan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur kepada pastor, bendahara, dan jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan transaksi masih dilakukan secara semi-digital, yaitu kombinasi antara sistem digital dan manual, di mana transaksi yang masuk ke rekening gereja diverifikasi melalui rekening koran atau aplikasi merchant, kemudian dicatat kembali ke dalam buku kas. Selain itu, ditemukan bahwa penggunaan QRIS memberikan kemudahan bagi jemaat, khususnya generasi muda, serta berpengaruh terhadap kecenderungan peningkatan nominal persembahan. Meskipun belum terintegrasi secara langsung dengan sistem akuntansi, penggunaan QRIS didukung oleh mekanisme verifikasi, pencatatan, dan audit yang membantu menjaga keterbukaan dalam pengelolaan keuangan gereja. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem yang lebih terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan di masa mendatang.
Symbolic accountability and the corruption control crisis in Indonesian villages Nina Yusnita Yamin; Haryono Pasang Kamase; Selmita Paranoan; Fikry Karim
Integritas: Jurnal Antikorupsi Vol 12 No 1 (2026): INTEGRITAS: Jurnal Antikorupsi
Publisher : Komisi Pemberantasan Korupsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32697/integritas.v12i1.1551

Abstract

Village financial management, which is vulnerable to fraud, requires the implementation of more substantive accountability—going beyond mere administrative compliance. This study aims to explore why corrupt behavior persists in day-to-day administration despite extensive reforms in village financial accountability. It employs a qualitative method using a multiple-case study design at the village level in Poso Regency, Central Sulawesi. This study reveals that existing financial management regulations and audit mechanisms tend to foster symbolic accountability. Administrative-based financial reporting, oversight, and audits—often treated as mere compliance—are more frequently used to secure funds, mitigate the risk of audit findings, and maintain political legitimacy rather than to strengthen public oversight. On the other hand, citizen participation has been reduced to a mere formality due to restrictions on oversight imposed by complex procedures and regulations. Consequently, budget implementation report’s function more as symbols of accountability—merely fulfilling obligations—rather than as effective internal control instruments to prevent corruption. This finding further underscores that village governance with low capacity is vulnerable to symbolic accountability. Therefore, more context-specific, inclusive, and meaningful participatory mechanisms are required.
Peran Tingkat Maturitas SPIP dan Kapabilitas Teknologi Informasi dalam Pencapaian SDGs1: Bukti Empiris Pemerintah Daerah di Sulawesi Andi Puput Febrianti Syahid; Sri Puspita Wulandari; Nina Yusnita Yamin; Selmita Paranoan; Betty Betty
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah (Jurnal Akunsyah) Vol. 6 No. 1 (2026): Vol. 6 No. 1 (2026) Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/akunsyah.v6i1.6164

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh tingkat maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan kapabilitas teknologi informasi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 1 yang diproksikan melalui tingkat kemiskinan pada pemerintah daerah di Pulau Sulawesi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder periode 2018–2024 sebanyak 308 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maturitas SPIP berpengaruh signifikan terhadap pencapaian SDGs 1, sedangkan kapabilitas teknologi informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pencapaian SDGs 1.
Menyingkap Akuntabilitas Laut: Blue Accounting sebagai Strategi Legitimasi dan Pertanggungjawaban Stakeholder dalam Ekonomi Biru Berkelanjutan Sari, Kiki Berlian; Dewi, Iren Citra; Yamin, Nina Yusnita; Paranoan, Selmitha; Betty
Jurnal Pustaka Aktiva (Pusat Akses Kajian Akuntansi, Manajemen, Investasi, dan Valuta) Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Aktiva (Pusat Akses Kajian Akuntansi, Manajemen, Investasi, dan Va
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakaaktiva.v6i1.1995

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis konsep blue accounting dalam perspektif teori legitimasi dan teori stakeholder sebagai landasan akuntabilitas organisasi yang memanfaatkan sumber daya kelautan. Kajian ini penting karena ekonomi biru tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi maritim, tetapi juga menuntut tanggung jawab organisasi dalam mengukur, mencatat, mengungkapkan, dan mempertanggungjawabkan dampak sosial, ekonomi, dan ekologis aktivitasnya terhadap ekosistem laut serta masyarakat yang bergantung padanya. Penelitian menggunakan metode studi literatur kualitatif dengan pendekatan systematic narrative review. Data diperoleh dari 25 sumber ilmiah dan regulatif yang relevan, meliputi artikel jurnal, buku, standar pelaporan keberlanjutan, dan dokumen konseptual terkait blue accounting, ocean accounting, akuntansi lingkungan, teori legitimasi, dan teori stakeholder. Analisis dilakukan melalui reduksi data, pengodean tematik, pemetaan kesenjangan penelitian, sintesis teoritis, dan penyusunan model konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blue accounting merupakan pengembangan akuntansi lingkungan yang berfokus pada pencatatan aset kelautan, biaya lingkungan laut, manfaat ekosistem, risiko iklim pesisir, serta pengungkapan dampak ekonomi, sosial, dan ekologis organisasi. Teori legitimasi menjelaskan fungsi blue accounting sebagai sarana memperoleh dan mempertahankan legitimasi sosial, sedangkan teori stakeholder menekankan perannya sebagai instrumen pertanggungjawaban kepada berbagai pemangku kepentingan. Integrasi kedua teori menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tujuan dan arah pengungkapan informasi keberlanjutan berbasis kelautan.
Determinants of Financial Statement Quality: The Role of Good Governance, Technology, and Work Motivation Rahma Danita; Nina Yusnita Yamin; Rahayu Indriasari; Phatra Anggana Djuri
Cakrawala Repositori IMWI 343-354
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial statements reflect the accountability and transparency of local governments to the community. This study aims to analyze the influence of Good Governance, Technology Utilization, and Work Motivation on the Quality of Financial Statements in Regional Apparatus Organizations (Organisasi Perangkat Daerah [OPD]) in Palu City. The study employed a quantitative approach involving 123 respondents consisting of OPD leaders, heads of finance sub-divisions, and operators of the Regional Government Information System (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah [SIPD]) from 41 Regional Apparatus Organizations. Data analysis was conducted using SmartPLS with the Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach. The findings indicate that the implementation of Good Governance and Technology Utilization are key pillars that significantly enhance financial statement quality. Interestingly, Work Motivation, when examined individually, did not demonstrate a significant influence within this context. This suggests that effective systems and organizational mechanisms tend to play a more dominant role in determining financial reporting outcomes than the psychological factors of local government officials. These findings provide a new perspective for policymakers in local governments to prioritize systemic improvements and digital infrastructure development in efforts to achieve cleaner, more transparent, and more reliable financial governance.
Efektivitas Investasi Daerah Terhadap Pencapaian SDGs Melalui Kinerja PDAM Di Sulawesi Tengah Shidq Dhiyaurrahman Ahmad; Muhammad Din; Nina Yusnita Yamin; Lucyani Meldawati
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 2, March 2026
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i2.331

Abstract

Akses terhadap air minum aman merupakan kebutuhan dasar sekaligus indikator penting pembangunan berkelanjutan. Di Indonesia, penyediaan layanan air minum di tingkat daerah sebagian besar dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum atau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Pemerintah daerah memberikan penyertaan modal sebagai instrumen fiskal untuk memperkuat kapasitas pelayanan PDAM. Namun, efektivitas penyertaan modal dalam mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 6.1 masih belum optimal, terutama di daerah dengan keterbatasan kapasitas kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penyertaan modal pemerintah daerah terhadap pencapaian SDGs 6.1 dengan menempatkan kinerja PDAM sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) menggunakan WarpPLS versi 8.0. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan kinerja PDAM dan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2021-2023, dengan objek seluruh PDAM di Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyertaan modal tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap pencapaian SDGs 6.1. Sebaliknya, penyertaan modal berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja PDAM, dan kinerja PDAM berpengaruh positif signifikan terhadap pencapaian SDGs 6.1. Kinerja PDAM terbukti berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara penyertaan modal dan pencapaian SDGs 6.1. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas investasi publik di sektor air minum sangat bergantung pada peningkatan kinerja dan tata kelola PDAM.
Co-Authors Abdul Pattawe Abdullah, M. Ikbal Abdullah, Muhammad Ikbal Abdullah, Muhammad Ikbal Abdulllah, Muhammad Ikbal Afdhal, Muhammad Alfrianti, Alda Alicia Brigita Muhaling Amalia Putri, Amalia Andi Chairil Furqan Andi Mappanyukki Andi Puput Febrianti Syahid Andi Zahra Annisa, Andi Nur Apolonia Emriant Meo Arista Arista Arista, Arista Asti Irawati Az -Zahrah Diva Celia Betty Betty Betty Betty betty betty Cahyani, Asti Cut Syaila Chaerani Delisya Dwi Lestari Ambatoding Dewi, Iren Citra Dwi Farradilla Ernawaty Usman Fadhilah Fadhilah Fathia Fathia Fikry Karim Gollah, Shery Natalia Gunarsa, Arif Halwi, Muhammad Darma Haryono Pasang Kamase Ismail Ismail Jamaluddin Jamaluddin Jezika Tumampa Kevin kevin Latifah Sukmawati Yuniar Liise, Sesika Lingtias, Indah Lucyani Meldawati Luneto, Abdul Razik M. Yusuf, Rolland Masruddin Maya Al Zahra Meilita, Findi Meldawati , Lucyani Moh Noviar Lawasa Muhammad Ansar Muhammad Ansar, Muhammad Muhammad Darma Halwi Muhammad Din Muhammad Ikbal Abdulllah Muhammad Ilham Pakawaru Muhammad Iqbal Muhammad Natsir Muliati Muliati Muliati Muliati, Muliati Mustamin Mustamin Mustamin Mustamin Muwahhidin Muwahhidin Nurdin, Jurana Nurhaniva A Nurhayati Haris Nurlaela Mapparessa Paranoan, Selmitha Parwati, Ni Made Suwitri Permadi Suryawan, Bayu Phatra Anggana Djuri Rafida, Rafida Rahayu Indriasari Rahayu Indriasari Rahma Danita Rahma Masdar Rapsanjani, Hilal Ridwan Ridwan, Ridwan Riska Riska Rudy Usman Rusli, Riswandi Salomita, Irenes Sania, Nuzul Sari, Kiki Berlian Satriani Satriani Selmita Paranoan Selmita Paranoan Shanabillah Shidq Dhiyaurrahman Ahmad Sri Puspita Wulandari Stesya Orhizha Anandita Supriadi Laupe Tanra, Andi Ainil Mufidah Thalia Totanan, Chalarce Ulva, Ulva Usman, Ernawati Wulandari, Niluh Merthi Yopi Loves Yuldi Mile Yulfani Yulianti Yulianti Yulianti Yulianti Yunitha Dwiyanti Yusuf, Rolland M