Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Antara Tingkat Stres Dan Imt Dengan Derajat Hipertensi Pada Lansia Di Kelurahan Rawa Makmur Wilayah Puskesmas Palaran Samarinda octario wahyu, gihab; Milkhatun; Alfi Ari Fakhrur Rizal; Zulmah Astuti
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i1.480

Abstract

Usia Lanjut merupakan fase kehidupan yang pasti dialami oleh setiap manusia. Pada fase ini, berbagai masalah kesehatan sering kali muncul, salah satunya adalah hipertensi, Kondisi ini terjadi ketika meningkatnya tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan diastolik melebihi dari 90 mmHg. Secara fisiologis, kelenjar hormon pituitari menerima sinyal ancaman, otak akan melepaskan hormon endokrin kealiran darah Tujuan : untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat stres dan IMT dengan derajat hipertensi pada lansia di Kelurahan Rawa Makmur Wilayah Puskesmas Palaran Samarinda. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional, Sampel yang digunakan yaitu 135 orang Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik non probability sampling dengan jenis pendekatan purposive sampling Penelitian ini akan dilaksanakan di wilayah Puskesmas Palaran Kota Samarinda pada bulan Maret sampai April 2025 dan dianalis dengan uji speramen Rho. Karakteristik responden karakteristik responden didapatkan mayoritas umur 60-74 tahun sebanyak 88.9%, mayoritas jenis kelamin perempuan sebanyak 64.4%, mayoritas IMT normal sebanyak 51.9%, mayoritas status pernikahan menikah sebanyak 57%, mayoritas pendidikan SD sebanyak 29.6%, mayoritas pekerjaan tidak bekerja sebanyak 51.9% dan tingkat stress derajat 1 sebanyak 37.8%, mayoritas lama menderita HT 1-5 tahun sebanyak 81.5% dan derajat HT mayoritas Derajat HT 1 sebanyak 62.2% dan Terdapat hubungan antara semua variabel dengan tingkat stress dengan nilai uji spearmen who 0.000 < 0.05 . Kesimpulan :. Terdapat hubungan antara semua variabel dengan tingkat stress dengan nilai uji spearmen who 0.000 < 0.05
The Effect of Cardiopulmonary Resuscitation Training on the Skills of PMR Students in Providing First Aid in Cardiac Arrest Cases at SMA Negeri 8 Samarinda Rizal, Alfi Ari Fakhrur; Milkhatun, Milkhatun; Irawan, Dalya Jemima Maulida
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jik.v11i2.3657

Abstract

Henti jantung adalah suatu kondisi di mana jantung tiba-tiba berhenti berdetak, jika sudah terlambat untuk diberikan bantuan seseorang dapat mengalami kematian dalam waktu singkat. Upaya mengembalikan kondisi jantung agar kembali berdetak adalah dengan melakukan CPR. Namun masih banyak orang yang belum terampil melakukan CPR. Untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang terampil melakukan CPR, salah satu caranya adalah dengan mengadakan pelatihan pada kelompok awam khusus seperti anggota PMR di SMAN 8 Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh dalam pemberian pelatihan CPR terhadap tingkat keterampilan siswa PMR di SMAN 8 Samarinda. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif terhadap metode pengajaran kelompok pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 responden dengan teknik total sampling. Terjadi peningkatan tingkat keterampilan pada kelompok intervensi sebanyak 26 responden setelah diberikan pelatihan CPR, yang awalnya masih dalam kategori tingkat keterampilan rendah, setelah diberikan pelatihan meningkat menjadi kategori tingkat baik. Dengan hasil Asym.sig = 0,000 <a = 0,05, disebutkan bahwa terdapat pengaruh dalam pemberian pelatihan CPR terhadap keterampilan siswa PMR di SMAN 8 Samarinda.
Pengaruh Pelatihan Penanganan Korban Gigitan dan Sengatan Hewan Terhadap Pengetahuan Siswa/I Kelas 11 Viana; Milkhatun; Rizal, Alfi Ari Fakhrur
Journal of Nursing Invention Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v6i1.739

Abstract

Background: Animal bites and stings are a significant public health issue in Indonesia, a country with high biodiversity. Students are one of the most vulnerable groups to animal bites and stings, especially in school environments that are often adjacent to forests or plantations. Objective: This study aimed to evaluate the effect of animal bite and sting first aid training on the knowledge of 11th-grade students at Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana. Method: A pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design was used. A total of 35 students participated in the study. Result: The results showed that the mean knowledge score of the respondents before training was 18.47, and after training increased to 19.71. This increase in knowledge was statistically significant (p < 0.05). Conclusion: Based on the results of this study, it can be concluded that animal bite and sting first aid training is effective in improving the knowledge of 11th-grade students at Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana
Pelatihan Penanganan Korban Gigitan dan Sengatan Hewan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa/I Kelas 11 Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana Viana; Milkhatun; Siti Khoiroh Muflihatin; Zulmah Astuti; Alfi Ari Fakhrur Rizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Animal bites and stings are a significant public health issue in Indonesia, a country with high biodiversity. Students are one of the most vulnerable groups to animal bites and stings, especially in school environments that are often adjacent to forests or plantations. This study aimed to evaluate the effect of animal bite and sting first aid training on the knowledge of 11th-grade students at Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana. A pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design was used. A total of 35 students participated in the study. The results showed that the mean knowledge score of the respondents before training was 18.47, and after training increased to 19.71. This increase in knowledge was statistically significant (p < 0.05). Based on the results of this study, it can be concluded that animal bite and sting first aid training is effective in improving the knowledge of 11th-grade students at Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana.
Pencegahan dan Pertolongan Pertama pada Cedera Akibat Kecelakaan di RT. 42 Kelurahan Air Putih Samarinda Rizal, Alfi Ari Fakhrur; Nuraz'mi, Ayuthya Safitri; Rachmawati, Adelia; Salsabila, Anisah Aulia; Handayani, Helda Nur; Herlinda, Herlinda; Ilyana, Irma; Maulida, Nina; Agustina, Nuraini Sri; Aziza, Sa’diah Nur; Kartika, Sheila Amelia; Firdayanti Yunus, Syarah Auliza; Fadillah, Tasya Indri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7345

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga RT. 42 Kelurahan Air Putih, Samarinda, dalam pencegahan dan pertolongan pertama pada cedera akibat kecelakaan. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah kurangnya pemahaman tentang langkah-langkah pencegahan serta penanganan cedera ringan maupun berat, minimnya pelatihan, dan terbatasnya akses terhadap fasilitas kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi tindakan pertolongan pertama. Evaluasi hasil dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan instrumen yang diuji validitasnya dengan Skala Guttman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pretest sebesar 60 meningkat menjadi 95 pada posttest. Koefisien Reproduktibilitas (CR) sebesar 0,96 mengindikasikan bahwa instrumen pengukuran memiliki validitas tinggi. Namun demikian, simpulan kegiatan belum sepenuhnya ditunjang oleh data dokumentasi lapangan dan analisis kualitatif yang memadai. Oleh karena itu, dibutuhkan penguatan data empiris berupa bukti visual lokasi penelitian serta analisis tambahan untuk memperkokoh hasil dan simpulan secara akademis. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan dan kepercayaan diri masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Program serupa disarankan untuk dilanjutkan dengan evaluasi jangka panjang serta analisis dampak perilaku agar manfaatnya berkelanjutan bagi masyarakat.
ANALYSIS OF NURSING CLINICAL PRACTICES WITH INNOVATIVE HAND AND FOOT MASSAGE INTERVENTION WITH LEMONGRASS OIL IN LOWERING BLOOD PRESSURE IN EMERGENCY HYPERTENSION PATIENTS WITH DECREASED CONSCIOUSNESS Elsa Nur Janah; Alfi Ari Fakhrur Rizal; Annaas Budi Setyawan; Taharuddin, Taharuddin
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 11 No. 1 (2026): January - March
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v11i1.688

Abstract

Hypertensive emergency is an emergency condition characterized by a significant increase in blood pressure accompanied by target organ damage, one of which is decreased consciousness. This condition can cause various nursing problems, including ineffective peripheral perfusion due to hemodynamic disorders and increased vascular resistance. This case study aims to analyze the clinical practice of nursing with the innovative intervention of Hand and Foot Massage with lemongrass oil in reducing blood pressure in hypertensive emergency patients with decreased consciousness in the ICU of Aji Muhammad Parikesit Tenggarong Regional Hospital. The method used is a case study with a comprehensive nursing care approach to client Mr. C who is treated in the ICU. The nursing process includes assessment, determination of nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The innovative intervention of Hand and Foot Massage with lemongrass oil was given for three consecutive days with a duration of 15–20 minutes per session, accompanied by blood pressure measurements before and after the intervention. After the innovative intervention of Hand and Foot Massage with lemongrass oil showed a decrease in systolic blood pressure with an average value of 15.67 mmHg and diastolic with an average value of 11 mmHg. In conclusion, the innovative hand and foot massage with lemongrass oil effectively lowers blood pressure. Therefore, healthcare workers can implement this innovative hand and foot massage intervention with lemongrass oil to lower blood pressure in hypertensive emergencies.