Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pertolongan Pertama Kecelakaan terhadap Pengetahuan tentang Luka dan Perdarahan Siswa Madrasah Aliyah Swasta di Kota Samarinda Milkhatun, Milkhatun; Wulandari, Tri; Rizal, Alfi Ari Fakhrur
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 20 No 1 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v20i1.2713

Abstract

Background: : Training in schools on First Aid in Wounds and Bleeding is intended not only for teachers, but also given to students or all residents in the school environment and this first aid is needed in various emergencies such as injuries and accidents both at home, on the road, at school, and other places. For helpers who lack sufficient knowledge and motivation, tend to avoid helping victims and doing help without being equipped with knowledge will result in fatal conditions in victims and death can occur. Therefore, students' lack of knowledge about first aid in wounds and bleeding can be overcome by providing counseling and training that aims to increase knowledge, and motivation to become better and more knowledgeable in providing first aid in accidents. Objective: To determine the effect of accident first aid training on injuries and bleeding on students' knowledge at MAS Miftahul Ulum Anggana. Methods: The research design used in this study was pre-experimental with one-group pretest-posttest design. Results: Results obtained before being given health education average pre-test and post-test scores of 11.89 with std deviation of 1,323 while scores after being given health education average pre-test and post-test of 13.14 with a standard deviation of 1,287, this indicates an increase in student knowledge in filling out questionnaires before and after being given health education. Conclusion: students' lack of knowledge about first aid in wounds and bleeding can be overcome by providing counseling and training that aims to increase knowledge, and motivation to become better and more knowledgeable in providing first aid in accidents
Hubungan Antara Tingkat Stres Dan Imt Dengan Derajat Hipertensi Pada Lansia Di Kelurahan Rawa Makmur Wilayah Puskesmas Palaran Samarinda octario wahyu, gihab; Milkhatun; Alfi Ari Fakhrur Rizal; Zulmah Astuti
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i1.480

Abstract

Usia Lanjut merupakan fase kehidupan yang pasti dialami oleh setiap manusia. Pada fase ini, berbagai masalah kesehatan sering kali muncul, salah satunya adalah hipertensi, Kondisi ini terjadi ketika meningkatnya tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan diastolik melebihi dari 90 mmHg. Secara fisiologis, kelenjar hormon pituitari menerima sinyal ancaman, otak akan melepaskan hormon endokrin kealiran darah Tujuan : untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat stres dan IMT dengan derajat hipertensi pada lansia di Kelurahan Rawa Makmur Wilayah Puskesmas Palaran Samarinda. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional, Sampel yang digunakan yaitu 135 orang Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik non probability sampling dengan jenis pendekatan purposive sampling Penelitian ini akan dilaksanakan di wilayah Puskesmas Palaran Kota Samarinda pada bulan Maret sampai April 2025 dan dianalis dengan uji speramen Rho. Karakteristik responden karakteristik responden didapatkan mayoritas umur 60-74 tahun sebanyak 88.9%, mayoritas jenis kelamin perempuan sebanyak 64.4%, mayoritas IMT normal sebanyak 51.9%, mayoritas status pernikahan menikah sebanyak 57%, mayoritas pendidikan SD sebanyak 29.6%, mayoritas pekerjaan tidak bekerja sebanyak 51.9% dan tingkat stress derajat 1 sebanyak 37.8%, mayoritas lama menderita HT 1-5 tahun sebanyak 81.5% dan derajat HT mayoritas Derajat HT 1 sebanyak 62.2% dan Terdapat hubungan antara semua variabel dengan tingkat stress dengan nilai uji spearmen who 0.000 < 0.05 . Kesimpulan :. Terdapat hubungan antara semua variabel dengan tingkat stress dengan nilai uji spearmen who 0.000 < 0.05
The Effect of Cardiopulmonary Resuscitation Training on the Skills of PMR Students in Providing First Aid in Cardiac Arrest Cases at SMA Negeri 8 Samarinda Rizal, Alfi Ari Fakhrur; Milkhatun, Milkhatun; Irawan, Dalya Jemima Maulida
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jik.v11i2.3657

Abstract

Henti jantung adalah suatu kondisi di mana jantung tiba-tiba berhenti berdetak, jika sudah terlambat untuk diberikan bantuan seseorang dapat mengalami kematian dalam waktu singkat. Upaya mengembalikan kondisi jantung agar kembali berdetak adalah dengan melakukan CPR. Namun masih banyak orang yang belum terampil melakukan CPR. Untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang terampil melakukan CPR, salah satu caranya adalah dengan mengadakan pelatihan pada kelompok awam khusus seperti anggota PMR di SMAN 8 Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh dalam pemberian pelatihan CPR terhadap tingkat keterampilan siswa PMR di SMAN 8 Samarinda. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif terhadap metode pengajaran kelompok pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 responden dengan teknik total sampling. Terjadi peningkatan tingkat keterampilan pada kelompok intervensi sebanyak 26 responden setelah diberikan pelatihan CPR, yang awalnya masih dalam kategori tingkat keterampilan rendah, setelah diberikan pelatihan meningkat menjadi kategori tingkat baik. Dengan hasil Asym.sig = 0,000 <a = 0,05, disebutkan bahwa terdapat pengaruh dalam pemberian pelatihan CPR terhadap keterampilan siswa PMR di SMAN 8 Samarinda.
Pengaruh Pelatihan Penanganan Korban Gigitan dan Sengatan Hewan Terhadap Pengetahuan Siswa/I Kelas 11 Viana; Milkhatun; Rizal, Alfi Ari Fakhrur
Journal of Nursing Invention Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v6i1.739

Abstract

Background: Animal bites and stings are a significant public health issue in Indonesia, a country with high biodiversity. Students are one of the most vulnerable groups to animal bites and stings, especially in school environments that are often adjacent to forests or plantations. Objective: This study aimed to evaluate the effect of animal bite and sting first aid training on the knowledge of 11th-grade students at Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana. Method: A pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design was used. A total of 35 students participated in the study. Result: The results showed that the mean knowledge score of the respondents before training was 18.47, and after training increased to 19.71. This increase in knowledge was statistically significant (p < 0.05). Conclusion: Based on the results of this study, it can be concluded that animal bite and sting first aid training is effective in improving the knowledge of 11th-grade students at Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KERACUNAN MAKANAN DAN GAS KARBON MONOKSIDA (CO) SISWA KELAS XI Candra Patniawati Candra Patniawati; Milkhatun; Alfi Ari Fakhrul Rizal; Zulmah Astuti; Ni Wayan Wiwin Asthiningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on cases that illustrate the lack of information about the incidence of food poisoning and carbon monoxide (CO) gas that afflicts a person. Especially in students who often consume fast food snacks have a great risk of experiencing food poisoning and exposure to air pollution due to land transportation can endanger student health because it can cause carbon monoxide (CO) gas poisoning. The purpose of this activity is to increase students' knowledge through health education regarding accident first aid about food poisoning and carbon monoxide (CO) gas. This activity was carried out on grade XI students of Madrasah Aliyah Private Miftahul Ulum Anggana. As a result of this health education activity, students can understand how accident first aid is about food poisoning and carb-monoxide (CO) gas and students are able to answer questions given about the importance of providing accident first aid in such cases.
Pelatihan Penanganan Korban Gigitan dan Sengatan Hewan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa/I Kelas 11 Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana Viana; Milkhatun; Siti Khoiroh Muflihatin; Zulmah Astuti; Alfi Ari Fakhrur Rizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Animal bites and stings are a significant public health issue in Indonesia, a country with high biodiversity. Students are one of the most vulnerable groups to animal bites and stings, especially in school environments that are often adjacent to forests or plantations. This study aimed to evaluate the effect of animal bite and sting first aid training on the knowledge of 11th-grade students at Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana. A pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design was used. A total of 35 students participated in the study. The results showed that the mean knowledge score of the respondents before training was 18.47, and after training increased to 19.71. This increase in knowledge was statistically significant (p < 0.05). Based on the results of this study, it can be concluded that animal bite and sting first aid training is effective in improving the knowledge of 11th-grade students at Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN DAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KASUS CIDERA PADA PELAJAR SMA DI SAMARINDA Alfi Ari Fakhrur Rizal; Zulmah Astuti; Regita Zsalsabila Rahma; Riska Fitrya Syah; Fadhi Ariya Pasampan; Jumratul Amaliya; Gihab Octario Wahyu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63183/jpn.v3i2.129

Abstract

Cedera pada pelajar SMA sering terjadi akibat aktivitas fisik seperti olahraga dan kegiatan ekstrakurikuler. Penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan pelajar tentang pencegahan dan pertolongan pertama pada cedera. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, pretest, posttest, dan praktik. Peserta terdiri dari 40 siswa kelas 10 hingga 12 pada salah satu SMA Negeri di Samarinda. Program penyuluhan mengusung materi "Pencegahan dan Pertolongan Pertama Pada Cedera Kecelakaan", dengan menggunakan media powerpoint, video edukasi, booklet, dan simulasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, tercermin dari peningkatan nilai rata-rata pretest sebesar 53 menjadi 84,75 pada posttest. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan pelajar mengenai pertolongan pertama pada cedera. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan pelajar dalam menangani cedera di lingkungan sekolah.
Pencegahan dan Pertolongan Pertama pada Cedera Akibat Kecelakaan di RT. 42 Kelurahan Air Putih Samarinda Rizal, Alfi Ari Fakhrur; Nuraz'mi, Ayuthya Safitri; Rachmawati, Adelia; Salsabila, Anisah Aulia; Handayani, Helda Nur; Herlinda, Herlinda; Ilyana, Irma; Maulida, Nina; Agustina, Nuraini Sri; Aziza, Sa’diah Nur; Kartika, Sheila Amelia; Firdayanti Yunus, Syarah Auliza; Fadillah, Tasya Indri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7345

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga RT. 42 Kelurahan Air Putih, Samarinda, dalam pencegahan dan pertolongan pertama pada cedera akibat kecelakaan. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah kurangnya pemahaman tentang langkah-langkah pencegahan serta penanganan cedera ringan maupun berat, minimnya pelatihan, dan terbatasnya akses terhadap fasilitas kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi tindakan pertolongan pertama. Evaluasi hasil dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan instrumen yang diuji validitasnya dengan Skala Guttman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pretest sebesar 60 meningkat menjadi 95 pada posttest. Koefisien Reproduktibilitas (CR) sebesar 0,96 mengindikasikan bahwa instrumen pengukuran memiliki validitas tinggi. Namun demikian, simpulan kegiatan belum sepenuhnya ditunjang oleh data dokumentasi lapangan dan analisis kualitatif yang memadai. Oleh karena itu, dibutuhkan penguatan data empiris berupa bukti visual lokasi penelitian serta analisis tambahan untuk memperkokoh hasil dan simpulan secara akademis. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan dan kepercayaan diri masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Program serupa disarankan untuk dilanjutkan dengan evaluasi jangka panjang serta analisis dampak perilaku agar manfaatnya berkelanjutan bagi masyarakat.
ANALYSIS OF NURSING CLINICAL PRACTICES WITH INNOVATIVE HAND AND FOOT MASSAGE INTERVENTION WITH LEMONGRASS OIL IN LOWERING BLOOD PRESSURE IN EMERGENCY HYPERTENSION PATIENTS WITH DECREASED CONSCIOUSNESS Elsa Nur Janah; Alfi Ari Fakhrur Rizal; Annaas Budi Setyawan; Taharuddin, Taharuddin
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 11 No. 1 (2026): January - March
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v11i1.688

Abstract

Hypertensive emergency is an emergency condition characterized by a significant increase in blood pressure accompanied by target organ damage, one of which is decreased consciousness. This condition can cause various nursing problems, including ineffective peripheral perfusion due to hemodynamic disorders and increased vascular resistance. This case study aims to analyze the clinical practice of nursing with the innovative intervention of Hand and Foot Massage with lemongrass oil in reducing blood pressure in hypertensive emergency patients with decreased consciousness in the ICU of Aji Muhammad Parikesit Tenggarong Regional Hospital. The method used is a case study with a comprehensive nursing care approach to client Mr. C who is treated in the ICU. The nursing process includes assessment, determination of nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The innovative intervention of Hand and Foot Massage with lemongrass oil was given for three consecutive days with a duration of 15–20 minutes per session, accompanied by blood pressure measurements before and after the intervention. After the innovative intervention of Hand and Foot Massage with lemongrass oil showed a decrease in systolic blood pressure with an average value of 15.67 mmHg and diastolic with an average value of 11 mmHg. In conclusion, the innovative hand and foot massage with lemongrass oil effectively lowers blood pressure. Therefore, healthcare workers can implement this innovative hand and foot massage intervention with lemongrass oil to lower blood pressure in hypertensive emergencies.  
Analisis Praktik Klinik Dengan Intervensi Inovasi Terapi Position Lateral Dan Suction Terhadap Hemodinamik Pasien Stroke Hemoragik Post Op Craniotomy Diruang Icu RSUD A.M Parikesit Tenggarong : Studi Kasus Taharuddin Taharuddin; Faramita Kumala Sari; Annaas Budi Setwayan; Alfi Ari Fahkrur Rizal
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 20 No 2 (2025): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v20i2.435

Abstract

Introduction:  Hemorrhagic stroke is a type of stroke that has a high mortality rate and disability, especially in patients who require craniotomy. Postoperatively, patients generally experience impaired consciousness and an inability to maintain the airway effectively, which can have an impact on hemodynamic instability. Therefore, innovative interventions such as Lateral Position and Suction (mucus suction) are important in supporting the stability of the patient's condition in the Intensive Care Unit (ICU). Objective: To analyze clinical practice with innovative interventions of Lateral Position and Suction therapy of hemodynamic status of hemorrhagic stroke patients after craniotomy surgery in the ICU of A.M. Parikesit Tenggarong Hospital. Methods: This study used a case study approach in post op craniotomy hemorrhagic stroke patients who were treated in the ICU, with nursing interventions in the form of Lateral Position and Suction according to the protocol. Evaluation was carried out by observing changes in hemodynamic parameters before and after the intervention, including blood pressure, pulse, respiratory rate, and oxygen saturation. Results: Lateral Position and Suction showed significant improvements in the patient's hemodynamic status, especially in increased oxygen saturation, blood pressure stability, and decreased accumulation of secretions in the airway. Conclusion: Lateral Position and Suction Therapy is effective in improving the hemodynamic stability of postcraniotomy hemorrhagic stroke patients. This intervention can be used as one of the independent nursing measures in the management of critical patients in the ICU room.