Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Maritim

PENGARUH SISTEM PENGURUSAN DOKUMEN TERHADAP PENERBITAN IZIN BONGKAR MUATAN BERBAHAYA DI KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN OLEH PT. SUKSES KARIMUN JAYA RAYA Mey Krisselni Sitompul; Hazil Eka Dharma
JURNAL MARITIM Vol 1 No 1 (2019): AGUSTUS
Publisher : Prodi Manejemen Kepelabuhan dan Pelayaran, Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Karimun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.903 KB) | DOI: 10.51742/ojsm.v1i1.2

Abstract

Petugas (Instansi Pemerintah) yang berhubungan atau terkait dengan kegiatan/aktivitas keluar masuknya kapal di pelabuhan yang diselenggarakan perusahaan pelayaran adalah Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Dalam setiap pengurusan dokumen memerlukan biaya. Biaya yang dikeluarkan akan masuk kedalam kas negara yaitu Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem pengurusan dokumen berpengaruh terhadap penerbitan izin, hambatan, dan pelaksanaan bongkar muatan berbahaya di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Penelitian dilaksanakan pada 15 November 2018, di PT. Sukses Karimun Jaya Raya. Metode analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan menerbitkan izin bongkar setelah segala persyaratan administrasi dipenuhi oleh perusahaan pelayaran, jika salah satu persyaratan administrasi tidak dipenuhi maka izin bongkar tidak diterbitkan, pengaruh dari sistem pengurusan terhadap terbitnya izin bongkar sangat besar, jika perusahaan pelayaran terlambat mengajukan permohonan izin bongkar maka izin bongkar tidak akan diterbitkan. Pelaksanaan bongkar muatan berbahaya berupa bahan bakar minyak solar oleh PT. Sukses Karimun Jaya Raya pada dasarnya meliputi beberapa tahapan seperti Stevedoring, Cargodoring, Receiving, bongkar muatan bahan bakar minyak solar dilaksanakan jika nakhoda kapal telah menerima dokumen izin bongkar dari perusahaan pelayaran, izin bongkar diterbitkan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan.
VOLUME KEGIATAN BONGKAR BARANG DI PT.LINTANG SAMUDERA PADA TAHUN 2018 Mey Krisselni Sitompul; Nisha Desfi Arianti
JURNAL MARITIM Vol 1 No 1 (2019): AGUSTUS
Publisher : Prodi Manejemen Kepelabuhan dan Pelayaran, Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Karimun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.706 KB) | DOI: 10.51742/ojsm.v1i1.6

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT. Lintang Samudera dengan tujuan untuk mengetahui volume kegiatan bongkar barang pada PT. Lintang Samudera selama tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah one shot study yaitu dengan pengumpulan data dalam satu tahap. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer dilakukan dengan teknik wawancara sedangkan data sekunder dengan mengumpulkan dokumen laporan bulanan yang meliputi:. arus kunjung kapal, jenis barang bongkar muat, arus kedatangan dan keberangkatan kapal, fluktuasi volume bongkar barang tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama tahun 2018, volume bongkar barang yang dilakukan oleh PT Lintang Samudera sebesar 12776300 Kg/m3. PT. Lintang Samudera melakukan bongkar barang pada kapal KM. Lintas Bahari 18 dan KM. Bahari 22. Adapun barang yang dibongkar adalah dari jenis kelontongan dan kelontongan mobil. Selama tahun 2018, fluktuasi trip kedatangan kapal rata-rata setiap bulan hanya satu kali dengan masa bongkar rata-rata 2-14 hari hingga kapal kembali ke Jakarta dan setelah rata-rata 23 hari, kapal kembali ke Tanjung Balai Karimun. Hal ini masih terlalu lama jika mengingat pelabuhan-pelabuhan maju lainnya. Semakin meningkat kegiatan bongkar muat dalam usaha ekspor impor akan meningkatkan perekonomian Kabupaten Karimun khususnya.
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN JENIS - JENIS KERANG (BIVALVIA) DAERAH PASANG SURUT DI PERAIRAN DESA TELUK BAKAU Mey Krisselni Sitompul
JURNAL MARITIM Vol 2 No 1 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Prodi Manejemen Kepelabuhan dan Pelayaran, Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Karimun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/ojsm.v2i1.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis kerang (Bivalvia) di daerah pasang surut yang terdapat di perairan Teluk Bakau, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Metode yang digunakan adalah metode Purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada saat surut terendah. Sampel diambil dari 3 stasiun, dimana pada masing-masing transek terdapat tiga titik sampling (3 plot) dengan ukuran 1 x 1 m2. Jarak antar garis transek adalah 50 meter. Hasil penelitian dari 4 stasiun ditemukan sebanyak 1.772 kerang Bivalvia dengan 14 jenis spesies yang berbeda. Suhu di masing-masing stasiun berkisar antara 29.90c – 30.50c. Lokasi pH pada 4 stasiun penelitian berkisar antara 8.33 – 8.38 sedangkan untuk DO dari 4 stasiun berkisar antara 7.2 mg/L – 7.7 mg/L. Hasil perhitungan keanekaragaman H’, peneliti menemukan keanekaragaman Perairan Desa Teluk Bakau bernilai H’= 2.451, dengan nilai tersebut tingkat spesies kerang (Bivalvia) yang ditemukan adalah sedang, (H’>3,322) yang berarti di perairan Desa Teluk Bakau tersebut keanekaragaman sedang, produktivitas cukup, kondisi ekosistem cukup seimbang dan tekanan ekologis sedang.
PENEREPAN KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN RI NO HK.01.07.MENKES/247/2020 DI PELABUHAN INTERNASIONAL TANJUNG BALAI KARIMUN OLEH KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS II TANJUNG BALAI KARIMUN Mey Krisselni Sitompul; Arief Rachman. B; Dian Marwa Mawadah Yanti
JURNAL MARITIM Vol 2 No 2 (2021): FEBRUARI 2021
Publisher : Prodi Manejemen Kepelabuhan dan Pelayaran, Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Karimun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/ojsm.v2i2.313

Abstract

Penerapan Keputusan Menteri Kesehatan RI NO HK.01.07.Menkes/247/2020 di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai karimun Oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tanjung Balai Karimun. KKP Kelas II Tanjung Balai Karimun merupakan Salah satu instansi yang melakukan pemeriksaan penumpang kapal. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan Keputusan Menteri Kesehatan RI No Hk.01.07.Menkes/247/2020 Tentang Pedoman Pecegahan dan Pengendalian Covid-19, terhadap pengawasan kedatangan orang atau penumpang sudah di terapkan sesuai prosedur atau tidak pada pelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun dan untuk mengetahui faktor yang menjadi penghambat dalam penerapan Keputusan Menteri kesehatan RI terhadap pengawasan kedatangan orang atau penumpang. Pelaksanaan penelitian ini di lakukan pada tanggal 23 Maret – 23 April 2020 di pelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan 10 petugas KKP Tanjung Balai Karimun dan 20 responden penumpang kapal dari luar negeri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebesar 96% penerapan Keputusan Menteri kesehatan RI No Hk 01.07.Menkes/247/2020 Tentang Pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19, terhadap pengawasan kedatangan orang atau penumpang menyatakan bahwa pengawasan kedatangan orang atau penumpang telah di terapkan pada pelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun, namun masih ditemukan sebanyak 4% petugas KKP tidak memakai APD sesuai standar selama bertugas, hal ini di karenakan masih terdapat kurangnya kesadaran petugas KKP dalam pemakaian APD yang bisa menyebabkan penyebaran Covid-19. Faktor yang menjadi penghambat adalah rendahnya profesionalisme petugas KKP dalam melaksanakan tugas, belum optimalnya koordinasi di pelabuhan dan kurangnya pemahaman penumpang kapal terhadap protokol kesehatan.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN FASILITAS NAIK TURUN PENUMPANG PELABUHAN INTERNASIONAL OLEH PT. PELINDO I (CABANG TBK) Mey Krisselni Sitompul; Arief Rachman. B; Yuliana
JURNAL MARITIM Vol 3 No 1 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Prodi Manejemen Kepelabuhan dan Pelayaran, Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Karimun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/ojsm.v3i1.489

Abstract

Fasilitas pelabuhan merupakan sarana dan prasarana yang dimiliki suatu usaha dalam memberikan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan pelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun terhadap sistem fasilitas naik turun penumpang kapal pada PT. Pelindo I (Persero) cabang Tanjung Balai Karimun. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif. Data penelitian diperoleh melalui instrumen Penelitian Lapangan (Field Research) berupa observasi, 100 angket dengan 20 pertanyaan dan Penelitian Kepustakaan (Library Research). Berdasarkan hasil data yang dilakukan pada 100 responden naik dan turun, menunjukkan bahwa tingkat kualitas pelayanan dipelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun sudah dalam kategori baik, dimana respon penumpang pelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun berada pada persentase 71.26%. Tidak hanya itu tingkat kepuasan fasilitas penumpang pelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun pun sudah dalam kategori baik pada angka persentase sebesar 74.16%, dan terdapat pengaruh kualitas pelayanan pelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun terhadap sistem fasilitas naik turun penumpang kapal pada PT. Pelindo I (Persero) cabang Tanjung Balai Karimun yang dibuktikan dengan di dapatkannya kategori sedang pada angka 0,58112. Hal ini mengandung arti bahwa ada pengaruh kualitas pelayanan terhadap sistem fasilitas namun tidak terlalu signifikan.
ANALISIS PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KESELAMATAN BERLAYAR NELAYAN DI DESA PELAMBUNG KECAMATAN TEBING KABUPATEN KARIMUN Mey Krisselni Sitompul; Diky Budiman; Jenita Sapitri
JURNAL MARITIM Vol 4 No 2 (2023): FEBRUARI Vol. 4 No. 2
Publisher : Prodi Manejemen Kepelabuhan dan Pelayaran, Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Karimun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/ojsm.v4i2.884

Abstract

Penerapan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja menciptakan kegiatan yang aman dan meningkatkan kesehatan fisik, mental dan sosial pekerja. Keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan untuk mencegah atau bahkan mengurangi kecelakaan dan melindungi kapal (terutama nelayan) dan hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap keselamatan berlayar nelayan di Desa Pelambung. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Masalah yang dikaji dalam penelitian yaitu analisis penerapan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap keselamatan berlayar nelayan. Dengan penelitian ini membutuhkan informasi dari pihak terkait. Penulis menyiapkan pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. hasil penelitian bahwa penerapan K3 di Desa Pelambung menggunakan 3 indikator yaitu unsur pelaksana dikatakan baik, hal ini dapat dilihat dari beberapa unsur pelaksana yang melakukan kegiatan dan sosialisai kepada nelayan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja nelayan berupa bantuan alat tangkap ikan dari CSR, suntik vaksin massal untuk nelayan dilaut maupundi darat dari TNI angkatan Laut, Bakamla memberikan bantuan sembako, dan lembaga lainnya seperti Satpolairud dan KSOP Tanjung Balai Karimun dan asuransi dari BPJS. Tidak terdapat hambatan dalam penerapan kebijakan K3 di Desa Pelabung Kecamatan Tebing. Adanya program yang dilaksanakan belum optimal hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian didapati bahwa masih ada nelayan yang tidak mengikuti program pemerintah untuk ikutserta dalam keanggotaan KUB, Mitra, BPJS dan Koperasi nelayan. Hal ini yang menjadi hambatan karena harus membayar bulanan untuk menjadi anggota KUB dan tahunan untuk asuransi kesehatan.
PELAKSANAAN PENANGANAN SERTA PERAN PENGAWASAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANANAN (PSDKP) DI TANJUNG BALAI KARIMUN TERHADAP ILLEGAL FISHING Novita Sari Masturi; Mey Krisselni Sitompul; Tri Mardalena
JURNAL MARITIM Vol 4 No 2 (2023): FEBRUARI Vol. 4 No. 2
Publisher : Prodi Manejemen Kepelabuhan dan Pelayaran, Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Karimun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/ojsm.v4i2.885

Abstract

Penelitian ini berawal dari penanganan serta pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di Tanjung Balai Karimun terhadap Illegal fishing. Hal ini terkait dengan prosedur HPK dan kedatangan kapal serta dokumen yang harus dilengkapi kapal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui upaya pelaksanaan penanganan terhadap illegal fishing pada wilayah kerja PSDKP Tanjung Balai Karimun, Mengetahui peran PSDKP Tanjung Balai Karimun terhadap illegal fishing. Penelitian ini dilakukan di Kantor PSDKP dan di Pelabuhan tangkahan dimulai pada bulan Juni 2020. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penanganan dilakukan dengan cara monitoring, controlling dan surveillance. Peran PSDKP yaitu pemantauan, pengawasan, pengendalian dan penindakan.Prosedur kedatangan kapal perikanan/izin bongkar ikan, kapal harus melapor kepada pengawas perikanan terkait muatan yang dibawa dan pengawas perikanan melakukan pengecekan kesesuain data yang diberikan oleh pihak kapal dengan muatan yang dibawanya di kapal perikanan.