Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EDUKASI MENGGUNAKAN PANDUAN “POLA HIDUP SEHAT ATASI HIPERTENSI” PADA WANITA USIA SUBUR DI PEMATANGSIANTAR Ngena Ria; Manurung, Nelly Katharina; Simaremare, Susy Adrianelly
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i2.1622

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan penyakit kronis yang umumnya mengenai usia produktif. Wanita usia subur lebih beresiko menderita hipertensi karena terpaparnya dengan obat-obatan hormonal. Penyakit hipertensi sering menimbulkan penyakit kardiovaskular, ginjal dan stroke. Pada masa pandemi Covid-19 sekarang ini, menjaga tekanan darah agar tetap dalam normal menjadi semakin penting. Hal ini sebabkan karena tingginya resiko kematian pada pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta seperti hipertensi, jantung dan diabetes. Data hasil penelitian pada wanita usia subur di wilayah puskesmas Rami Pematangsiantar tahun 2019 menunjukkan, 56,7%-80% wanita usia subur tidak menyadari telah mengalami hipertensi dan sebanyak 73,3% tidak mengalami keluhan. Berdasarkan kebiasaan yang dapat memicu hipertensi, sebagian besar responden tidak berolahraga. Pengetahuan wanita usia subur tentang hipertensi sebagian besar (76,7%) dalam kategori buruk. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan Wanita Usia Subur tentang hipertensi, mengidentifikasi gaya hidup dan mengukur tekanan darah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi menggunakan buku panduan “Pola Hidup Sehat Atasi Hipertensi”. Hasil kegiatan setelah edukasi: jumlah wanita usia subur dengan pengetahuan dalam kategori baik meningkat dari 11,7 % menjadi 86,7% dan tidak ada lagi wanita usia subur yang memiliki pengetahuan dalam kategori buruk. Jumlah wanita usia subur dengan tekanan darah normal bertambah, dari 21,7% menjadi 33,33% dan tidak ada lagi wanita usia subur yang mengalami hipertensi tingkat II. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa penyuluhan dengan menggunakan buku panduan “Pola Hidup Sehat Atasi Hipertensi” dapat meningkatkan pengetahuan WUS tentang hipertensi dan pola makan. Tekanan darah pada Wanita Usia Subur (WUS) menjadi lebih baik
Penyuluhan, Sikat Gigi, dan Pembersihan Karang Gigi (Scaling) Pada Siswa-Siswi SMA Negeri 13 Medan Ria, Ngena; Manurung, Nelly Khatarina; Simaremare , Susy Adrianelly
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v2i1.231

Abstract

Maloklusi merupakan ketidakteraturan dari gigi geligi yang berada di luar ambang normal yang dapat dikoreksi dengan menggunakan Fixed appliance atau “behel”. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di SMA Negeri 13 Medan tahun 2018, diketahui bahwa kejadian maloklusi cukup banyak. Namun sebagian besar siswa-siswi pengguna fixed appliance masih belum mengetahui hal-hal yang harus diketahui dalam pemasangan fixed appliance. Setelah pelaksanaan edukasi menggunakan booklet “4 Tepat Behel Sehat” terlihat efektif terhadap perubahan pengetahuan sebagai pencegahan penyakit gigi dan mulut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 27, 29 dan  30 Juli 2019 bertujuan untuk memberikan penyuluhan dengan menggunakan booklet “4 Tepat Behel Sehat”, sikat gigi bersama, serta pembersihan karang gigi bagi siswa yang membutuhkan. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan fixed appliance dan kebersihan gigi dan mulut siswa-siswi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan siswa-siswi tentang penggunaan behel yang tepat. pengetahuan siswa-siswi semakin baik, semua (100%) siswa-siswi sudah memiliki pengetahuan dalam kriteria baik dengan rata-rata skor jawaban kuesioner 19,70. Siswa-siswi juga sudah terampil melakukan sikat gigi yang baik dan benar. Setelah dilakukannya pembersihan karang gigi (scaling) kebersihan gigi dan mulut siswa-siswi semakin baik, terlihat dari penurunan angka OHIS rata-rata dari 1,56 menjadi 0,05. Disarankan bagi siswa-siswi agar dapat melakukan pemasangan behel untuk mengatasi maloklusi yang dialami oleh tenaga yang tepat dan dapat melakukan sikat gigi sesuai denga yang diajarkan. Siswa-siswi juga diharapkan dapat mengaplikasikan dan membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada siswa-siswi lainnya.  
EDUKASI MENGGUNAKAN PANDUAN MAKANAN SEHAT DAN GIGI SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN DAN KONDISI GIGI SISWA SMPN 1 KABANJAHE: EDUCATION USING THE GUIDELINES HEALTHY FOOD AND HEALTHY TEETH ON THE KNOWLEDGE AND DENTAL CONDITIONS OF STUDENTS SMPN 1 KABANJAHE Manurung, Nelly Katharina; Ria, Ngena; Simaremare, Susy Adrianelly
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2390

Abstract

Tingginya prevalensi karies anak  berkaitan dengan kebiasaan makan. Anak usia sekolah, umumnya sangat menyukai jajanan yang manis, lunak dan lengket. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa kegiatan promotif dan preventif dengan memberikan edukasi menggunakan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat”. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan siswa tentang makanan sehat dan gigi sehat sebelum dan sesudah diberikan edukasi serta menilai kebersihan gigi. Kegiatan ini diawali dengan pemberian kuesioner untuk mengetahui pengetahuan siswa tentang makanan sehat dan gigi sehat serta pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut. Selanjutnya dilakukan pemberian edukasi menggunakan buku panduan “Makanan Sehat & Gigi Sehat”. Setelah dilakukan evaluasi, terlihat adanya perubahan pengetahuan siswa. Jumlah siswa dengan pengetahuan dalam kriteria baik meningkat dari 7 orang (11,6%)  menjadi 49 orang (81,7%). Debris Index dengan kategori baik meningkat dari 9 orang (15,0%) menjadi 49 orang (81,6%). Edukasi menggunakan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat” berdampak pada peningkatan pengetahuan, menurunkan Debris Indeks dan OHIS pada siswa. Penggunaan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat” dalam edukasi mampu mendorong timbulnya kesadaran siswa untuk mengkonsumsi makan yang sehat dan memelihara kesehatan gigi dan mulutnya. Siswa sudah mulai menerapkan kebiasaan sikat gigi yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. Dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan menggunakan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat” sudah terlaksana dengan baik. Pengetahuan siswa tentang makanan sehat dan gigi sehat  sudah semakin baik. Kondisi gigi dan mulut siswa/i yang dinilai berdasarkan angka OHI-S juga semakin baik, 85% siswa memiliki OHIS ? 1,2 (dalam kategori baik).
HUBUNGAN TEKNIK MENYIKAT GIGI DENGAN GINGIVITIS PADA IBU-IBU PEDAGANG DI PASAR TRADISIONAL RINTE MEDAN Simaremare, Susy Adrianelly; Ngena Ria; Nelly K Manurung
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 18 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v18i3.1910

Abstract

The success of maintaining dental health depends on daily brushing techniques. Improper toothbrushing technique can cause gingival inflammation, namely gingivitis. This study was conducted to analyze correlation between tooth brushing technique with the occurrence of gingivitis on seller women at traditional market in Medan. Correlative descriptive research design with cross sectional design. The population of this study were all seller women at Rinte Traditional Market in Medan with total sample of 35 respondent’s taken by total sampling technique. Data collection tool for the accuracy of brushing technic variables used a interviews using checklist interview guidelines, while gingivitis data was measured by examining gingival condition. According to the Chi-Square test, the p value was 0.000<? (?=0.005), meaning that there was Corelation between Tooth Brushing Technique with gingivitis.
Effectiveness Education of Cadres Stunting to Behavior Toddler Mothers Overcome Stunting in Deli Serdang North Sumatera and Aceh Besar, Banda Aceh, Indonesia Sitorus, Samsider; Nasution, Zuraidah; Ria, Ngena; Rachmawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.5873

Abstract

Introduction stunting was a failure to achieve optimal growth caused by condition of malnutrition in a long time. Toddlers grow short and low child intelligence levels result in a burden on the dating time. Due to the limited working capacity, reduction of body activity and complication of content in women because it has a small pelvic size and the risk of giving birth to infants with low birth weight. Know effectiveness of education by stunting cadres on the behavior of toddler mothers prevents stunting, and analyzing factors of stunting event in infants under the five years Methods experimental quasi design. Research respondents are toddler mothers with toddlers of 80. bivariate, with different tests (t–test). multivariate, with multiple logistics regression. Result the average difference in the behavior of the toddler mothers before and after education was 0.55. This increase in the average behavior of p≤ 0.001 < α (0.05). The most influential factor in the nutritional status of toddlers (stunting) with the value B = 3.562 and p≤ 0.001. Conclusion Education able to improve behavior mothers toddlers to prevent stunting. The most influential factor in the stunting event mothers toddlers was the education