Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PROSES PENDAFTARAN SERTIFIKASI HALAL BERDASARKAN PERNYATAAN PELAKU USAHA Arfah Sahabudin; Nursahdi Saleh; Rahmi Tria; Indah Ramayani; Hamsiah Hamsiah; Muhammad Abdu
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2023): Februari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v2i1.1213

Abstract

Pengabdian ini bertujuan mendampingi pelaku usaha mikro kecil melalui program berdasarkan pernyataan pelaku usaha dalam pendampingan proses produk halal. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipasi yaitu pendamping dan masyarakat sama-sama terlibat proses dengan melakukan verifikasi dan validasi langsung ke pelaku usaha. Pengabdian ini berkaitan dengan matakuliah kewirausahaan, dilakukan dengan tiga langkah dalam proses pendampingan proses produk halal produk pelaku usaha mikro ini. Tahap pertama yaitu pengajuan berkas dan pendataan pelaku usaha. Tahap kedua adalah kunjungan dan verifikasi validasi data dan proses produksi. Tahap ketiga proses penebitan sertifikat halal.. Hasil dari pengabdian melalui pendampingan ini ditemukan produk yang telah beredar selama ini tidak semuanya sudah memenuhi kriteria halal dan toyyib untuk dipasarkan. Sehingga tidak semua pelaku usaha yang diverifikasi validasi layak direkomendasikan untuk memperoleh sertifikat halal bagi produknya. Dua pelaku usaha tidak memenuhi kriteria selfdeclare, Dua tidak lolos proses verifikasi validasi  dan 17 pelaku usaha lainnya dapat menerima sertifikat halal
KESENJANGAN DIGITAL PADA PESERTA PELATIHAN ONLINE PENDAMPING PRODUK HALAL Arfah Sahabudin; Nursahdi Saleh; Rika Rahmawati
Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus: Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutiti.v2i2.431

Abstract

Penguasaan dan kemampuan mengakses teknologi digital menjadi hal yang wajar dan perlu saat ini. Masyarakat terdorong untuk adaptif menyesuaikan diri. Namun terjadinya kesenjangan digital (digital divide) menjadi salah satu faktor yang menghambat proses kegiatan yang dilakukan secara online. Termasuk hambatan yang ditemukan pada saat diadakannya pelatihan online. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kesenjangan digital dalam pelatihan online pendamping proses produk halal yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendamping Halal Universitas Pramita Indonesa. Pelatihan yang dilaksanakan secara online seharusnya mempermudah proses pelatihan sehingga lokasi pelatihan tidak lagi menjadi masalah karena registrasi dan penerbitan sertifikat halal kini berbasis website. Namun pada pelaksanaan pelatihan tidak semua calon pendamping mampu mengikuti instruksi saat simulasi dan praktek dengan memanfaatkan teknologi digital dengan lancar. Tidak semua calon pendamping berada dalam lokasi yang infrastruktur dan sarana prasarana tenologi digitalnya memadai. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan datanya melalui penyebaran quesioner online dan observasi langsung terhadap 108 orang peserta Pelatihan Pendamping Produk Halal. Diperoleh first digital divide tertinggi terjadi pada ketersediaan fasilitas mengakses internet yang memadai yang dialami 11,1 % peserta pelatihan, sedangkan second digital divide tertinggi terjadi pada keterampilan dan pengalaman menggunakan teknologi digital oleh peserta pelatihan 70,8 % peserta pelatihan.