Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TINGKAT KEEMPUKAN DAGING AYAM RAS PETELUR DENGAN MARINASI EKSTRAK KULIT JERUK BALI Budianto, Rachmat; Armayanti, Andi Kurnia; Mangalisu, Azmi; S, Akbar
Jurnal Agriovet Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v6i1.1032

Abstract

Daging Ayam ras petelur afkir merupakan daging yang perlu perlakuan khusus untuk mendapatkan kualitas daging yang empuk. Proses perendaman menggunakan ekstrak kulit jeruk bali diharapkan dapat meningkatkan kualitas keempukan daging. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan proses marinasi dengan menggunakan ekstrak kulit jeruk bali dengan waktu marinasi yang berbeda untuk mengetahui kualitas keempukan daging seperti nilai Daya Ikat Air (DIA), Susut Masak (SM) dan Daya Putus Daging (DPD). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial (RAL). Faktor A adalah tingkat perlakuan ekstrak kulit jeruk bali yang meliputi A1 (0% ekstrak kulit jeruk bali), A2 (ekstrak kulit jeruk bali 5%), A3 (ekstrak kulit jeruk bali 10%), dan A4 (ekstrak kulit jeruk bali 15%) dihitung dari berat daging. Faktor B adalah lama perlakuan waktu marinasi yang meliputi B1 (30 menit), B2 (60 menit), B3 (90 menit), dan B4 (120 menit). Variabel yang diuji dalam penelitian ini adalah nilai DIA, SM dan DPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Daya Ikat Air yang optimal pada ekstrak kulit jeruk bali sebesar 0% selama 90 menit waktu marinasi, Susut Masak optimal dengan ekstrak kulit jeruk bali 5% selama 120 menit waktu marinasi dan Daya Putus Daging optimal dengan ekstrak kulit jeruk bali 15% selama 90 menit waktu marinasi pada daging ayam ras petelur afkir. Hal ini mengarah pada kesimpulan bahwa penambahan ekstrak kulit jeruk bali sebanyak 5% dari bobot daging ayam ras petelur afkir dan direndam selama 90 menit dapat meningkatkan kualitas keempukan daging daging ayam ras petelur afkir.
Respon Fisiologis Berbagai Bangsa Sapi Potong di Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone Hermawansyah, Hermawansyah; Syamsidar, Syamsidar; Fattah, Abdul Hakim; Khaeruddin, Khaeruddin; Nurfiana, Rika; Budianto, Rachmat
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i1.778

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bangsa sapi potong terhadap respon fisiologis di 3 desa Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. Sapi yang digunakan sebagai sampel penelitian yaitu 10 ekor sapi peranakan Limousin, 10 ekor sapi peranakan Simmental dan 10 ekor sapi Bali. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan (bangsa sapi) dan 10 kali ulangan (individu sapi). Parameter yang diamati yaitu suhu rektal, frekuensi pernafasan, denyut nadi dan heat tolerance coefficient (HTC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pernafasan paling rendah pada sapi Bali (17.1-19.6 kali/menit) dan paling tinggi pada sapi peranakan Limousin (34.7-37.6 kali/menit), frekuensi denyut nadi lebih rendah pada sapi Bali (61.4-62.4 kali/menit) jika dibandingkan peranakan Limousin dan Simental (67.2-68.7 kali/menit) sedangkan suhu rektal hampir tidak ada perbedaan pada ketiga jenis sapi kecuali di Desa Lemo dengan kisaran 37.7-37.93 °C. Nilai HTC pada sapi peranakan Simmental lebih tinggi (2.49-2.63) dibandingkan sapi Bali (1.71-1.83). Kesimpulan penelitian ini adalah jenis sapi potong berpengaruh terhadap frekuensi pernafasan, denyut nadi dan HTC namun relatif tidak berpengaruh terhadap suhu rektal kecuali di Desa Lemo.
BANGKOK CHICKEN SPERM QUALITY DURING STORAGE USING KA-EN 3B EGG YOLK DILUENT SUPPLEMENTED WITH RESVERATROL Fattah, Abdul Hakim; Khaeruddin, Khaeruddin; Sasa, Lusi Yunita; Budianto, Rachmat
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 17, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v17i3.26248

Abstract

The objective of this study was to determine the effect of resveratrol supplementation in KA-EN 3B-egg yolk dilution on sperm quality of Bangkok chickens. The semen was collected from 2 adult male Bangkok chickens with an age of 12 months and a body weight of 2.5 kg. The collected semen was divided into 5 treatments with 5 replicates each. The treatments used were KA-EN 3B-egg yolk (KEY), KEY + 0.02% resveratrol, KEY + 0.04% resveratrol, KEY + 0.06% resveratrol, and KEY + 0.08% resveratrol. The parameters observed were sperm motility, viability, and abnormalities during 24 hours, 48 hours, and 72 hours of storage in the refrigerator. The results showed that resveratrol supplementation in the diluent had no effect (P0.05) on sperm motility, viability, and abnormalities during storage. This study concluded that supplementation of resveratrol in KA-EN 3B-egg yolk diluent did not affect the quality of Bangkok chicken sperm during storage.
Analisis Hubungan Respon Fisiologis terhadap Kualitas Semen Ayam Kampung (Gallus gallus domesticus) Hermawansyah, Hermawansyah; Khaeruddin, Khaeruddin; Riska, Zaidatul; Syamsuryadi, Bahri; Nurfiana, Rika; Budianto, Rachmat
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v5i2.1083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh respon fisiologis terhadap kualitas semen ayam kampung (Gallus gallus domesticus). Ayam kampung jantan 15 ekor yang dipelihara dalam kendang individu digunakan dalam penelitian ini. Variabel respon fisiologis yang diamati meliputi denyut jantung, frekuensi pernapasan, dan suhu rektal. Segera setelah pengamatan respon fisiologis dilakukan koleksi semen dengan metode pemijatan dan dilakukan evaluasi semen. Parameter kualitas semen meliputi motilitas spermatozoa, volume semen, pH semen, dan konsentrasi spermatozoa. Data respon fisiologis dan kualitas semen disajikan secara deskriptif kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier sederhana. Rata-rata denyut jantung ayam kampung 259,6 kali/menit, frekuensi pernapasan 33 kali/menit dan suhu rektal 41,41 °C. Rata-rata volume semen 0,26 ml, pH semen 7,32, konsentrasi 3,08 milyar/ml, dan motilitas spermatozoa 86% . Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan signifikan antara denyut jantung, frekuensi pernapasan, dan suhu rektal terhadap seluruh parameter kualitas semen. Hasil ini mengindikasikan tidak adanya hubungan antara kualitas semen dengan respon fisiologis yang diukur sesaat sebelum proses koleksi semen.