UMKM Bakso Goreng Happy dan Mam’s telah beroperasi selama kurang dari lima tahun dengan mengandalkan media pemasaran luring (offline). Dalam aspek manajerial, mitra belum melakukan pencatatan keuangan secara detail dan sistematis, khususnya pada pos pemasukan dan pengeluaran tiap transaksi. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan dalam optimalisasi penjualan berbasis daring (online) melalui pemanfaatan media sosial Instagram dan platform layanan antar pesan Gojek. Selain penguatan sisi penjualan, tim pengabdian masyarakat juga memberikan pendampingan manajerial keuangan melalui pemisahan catatan pendapatan dan pengeluaran dengan bantuan aplikasi pengolah angka. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas pemasaran digital, yang mencakup pembuatan dokumentasi produk yang lebih profesional dan representatif. Dari aspek keuangan, tim pengabdian masyarakat merekomendasikan penggunaan nota pada setiap transaksi untuk mempermudah pemisahan arus kas. Tim pengabdian masyarakat, bersama mahasiswa, turut mendampingi mitra dalam mengimplementasikan sistem pencatatan keuangan yang sistematis pada aplikasi pengolah angka. Melalui program ini, UMKM Bakso Goreng Happy dan Mam’s berhasil meningkatkan volume penjualan seiring dengan penguatan pemahaman dan kemampuan manajerial pemiliknya.