Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kajian Deskriptif Epidemiologi Kejadian Tuberculosis Di Puskesmas Pijoan Baru Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ibrahim, Mochammad Malik; Yundri, Yundri
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 5 No 1 (2021): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v5i1.16301

Abstract

Indonesia menduduki urutan ketiga setelah India dan China dalam jumlah penderita TB paru di dunia. Jumlah kasus baru TB di Indonesia sebanyak 420.994 kasus pada tahun 2017. Provinsi Jambi merupakan daerah endemis TB dan angka kasus TB di Puskesmas Pijoan Baru yang tinggi menyebabkan pentingnya mendapatkan penanganan kasus dan pengobatan secara khusus. Data sekunder variable orang, tempat dan waktu belum dikaji secara epidemiologi deskriptif oleh pihak Puskesmas dan peneliti terdahulu. Sehingga perlu dilakukan penelitian ini untuk menggambarkan epidemiologi deskriptif kejadian Tuberkulosis (TB) di Puskesmas Pijoan Baru Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jenis penelitian deskriptif pada bulan Januari-Desember 2019 diambil 40 dengan cara purposive sampling yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Analisa data deskriptif distribusi frekuensi. Tuberkulosis (TB) mayoritas berjenis kelamin laki-laki (67,5%), umur 15-59 tahun (72,5%), terkonfirmasi bakteriologis (75,0%), anatomi paru lebih (92,5%), kasus TB baru (90%), negative HIV (100%), tidak dilakukan pemeriksaan foto toraks (65%) dibandingkan yang dilakukan dan positif TB (35%), OAT kategori 1 (95%), dilakukan pemeriksaan mikroskopis + (75%), belum dilakukan pemeriksaan biakan (72,5%), bertempat tinggal di Kelurahan Tebing Tinggi (70%), mengalami naik turun (fluktuatif) dengan jumlah terbanyak kasus pada bulan April sebanyak 7 kasus. Simpulan, mayoritas laki-laki, berusia produktif (15-59 tahun), diagnosis lebih banyak terkonfirmasi bakteriologis dengan lokasi anatomi paru dan merupakan kasus TB baru serta OAT yang digunakan kategori 1. Keluarahan Tebing Tinggi yang paling padat penduduk dengan banyak kasus TB. Terjadinya naik turun (fluktuatif) kasus TB mulai bulan Januari-Desember 2019.
Reminder Socialization dan Evaluasi Kelengkapan Formulir Pendaftaran Pasien Baru Rawat Jalan di RSUD Sidoarjo Barat Ibrahim, Mochammad Malik; Ayu Wulandari; Dian Septivita; Vina Hana Findya; Anisa’ul Maulidiyah; Muhaimin Dzulkarnain A.; Hidzqi Qoidi Isfhani
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 2 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v2i2.25283

Abstract

Ketidaklengkapan formulir pendaftaran masih menjadi permasalahan di berbagai fasilitas kesehatan, menghambat proses administrasi dan berdampak pada kelancaran pelayanan pasien. di RSUD Sidoarjo Barat juga mengalami masalah ketidaklengkapan pengisian formulir pendaftaran. Tujuan Pengabdian ini dilakukan untuk memberikan sosialisasi dengan cara mengingatkan kembali petugas pendaftaran mengenai pentingnya kelengkapan pengisian formulir sesuai dengan petunjuk pengisian (juknis). Metode yang digunakan meliputi pelaksanaan kegiatan melalui wawancara dan reminder socialization, selanjutnya dilakukan evaluasi serta pembuatan laporan. Hasil pengabdian yaitu pengecekan lembar formulir pendaftaran didapatkan sebesar 90% yang tidak lengkap dan hasil reminder socialization serta wawancara menunjukkan bahwa keterbatasan waktu dan tingginya beban kerja menjadi faktor utama ketidaklengkapan formulir. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kelengkapan formulir, memperbaiki sistem administrasi, serta mendukung efisiensi dan kualitas pelayanan pasien di RSUD Sidoarjo Barat.
Assessment of landslides in the Banjarsari area, Ciamis Regency, Indonesia: A morphographic and morphometric approach Ibrahim, Mochammad Malik; Alfalah, Jasmin Arya; Zahra, Salsabila Az
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2026.131.9623

Abstract

Landslides are among the most common geological hazards in Indonesia, particularly in areas with steep topography and complex geology. This study was conducted in the Banjarsari Area, Ciamis Regency, West Java Province, Indonesia, to assess landslide susceptibility using morphographic and morphometric approaches based on Digital Elevation Model (DEM) data and field observations. The results showed that more than 35% of the study area has slope gradients exceeding 15%, indicating it is landslide-prone terrain. Hilly morphographic conditions and morphometric characteristics influenced by geological structural control contribute to the occurrence of translational, rotational, and rockfall-type landslides identified during field surveys. Landslide susceptibility was further quantified using the Landslide Susceptibility Index (LSI), which integrates slope gradient, landform, drainage pattern, slope aspect, and field indicators. The spatial distribution of LSI values ranges from low to very high susceptibility and shows strong agreement with observed landslide locations. Areas with higher LSI values indicate zones of greater slope instability and provide an objective basis for prioritizing landslide mitigation efforts and for supporting risk-informed land-use planning in the study area.