Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN INFRASTRUKTUR HIJAU DI KOTA GORONTALO Arifin, Sri Sutarni; Syukri, Muhammad Rijal; Utama, Komang Arya
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2018): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v6i1.159

Abstract

Abstract Infrastructure development is a process that greatly in the development of a region. Optimizing of green infrastructure in the gorontalo city expected to reduce the effects of enviromental damage that often occurs in urban areas in general, such as pollution and flooding. The research method used is spatial analysis using the application of GIS (Geographic Information System) to map the distribution of existing green infrastructure. The research resulted in the data and maps about the condition of existing green infrastructure in Gorontalo City. Currently, amount of green infrastructure in the city of Gorontalo insufficient if it based on the spatial planning legislation is 30 percent of the total area. Spacious existing park area in the city of gorontalo is 6,05 hectare, while the need of parks based on population is 5,94 hectare. But the needs of the city park will increase along with population growth in the city of gorontalo. Keywords: infrastructure, enviroment, urban Abstrak Pembangunan infrastruktur merupakan proses yang sangat penting dalam pengembangan suatu wilayah perkotaan. Optimalisasi pemanfaatan infastruktur hijau di Kota Gorontalo diharapkan dapat mengurangi dan mengatasi dampak kerusakan lingkungan yang sering terjadi pada wilayah perkotaan pada umumnya seperti pencemaran dan banjir. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis spasial melalui aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan sebaran infrastruktur yang ada. Melalui penelitian ini diperoleh data dan gambaran sebaran mengenai kondisi infrastruktur eksisiting yang ada di Kota Gorontalo. Saat ini jumlah infrastruktur hijau di Kota Gorontalo belum terpenuhi sesuai dengan kebutuhan jika didasarkan pada Undang-undang penatan ruang yaitu 30 persen dari luas wilayah. Luas taman yang ada di Kota Gorontalo saat ini adalah 6,05 ha sedangkan kebutuhan untuk taman berdasarkan jumlah penduduk adalah 5,94 hektar. Namun kebutuhan taman ini akan semakin meningkat sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk di Kota Gorontalo. Kata Kunci: infrastruktur, lingkungan, perkotaan
ANALISIS KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU KECAMATAN KOTA TENGAH KOTA GORONTALO Arifin, Sri Sutarni
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2014): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.653 KB) | DOI: 10.37971/radial.v2i1.43

Abstract

ABSTRAK Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau khususnya pada wilayah perkotaan sangat penting mengingat besarnya manfaat yang diperoleh dari keberadaan RTH tersebut. Kawasan Ruang Terbuka Hijau ini juga merupakan tempat interaksi sosial bagi masyarakat yang dapat mengurangi tingkat stress akibat beban kerja dan menjadi tempat rekreasi keluarga bagi masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung luas Ruang Terbuka Hijau berdasarkan jumlah penduduk di Kecamatan Kota Tengah saat ini dan proyeksi jumlah penduduk hingga 10 tahun mendatang. Melalui penelitian ini juga dilakukan identifikasi Ruang Terbuka Hijau yang telah ada di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan kebutuhan akan ruang terbuka hijau pada Kecamatan Kota Tengah melalui perhitungan rumus matematis sederhana dan proyeksi jumlah penduduk. Hasil analisis tersebut akan menjadi dasar kajian dalam menentukan luas area yang dibutuhkan untuk penyediaan Ruang Terbuka Hijau pada lokasi penelitian dengan membandingkan pada luas RTH yang telah tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada wilayah Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo yang ada saat ini adalah seluas 4,37 hektar atau sekitar 0,91 persen dari total luas wilayah kecamatan. Sedangkan kebutuhan Ruang Terbuka Hijau jika didasarkan pada persentase luas wilayah berdasarkan Undang-undang penataan ruang yaitu sebesar 30% atau 144,39 ha. Berdasarkan jumlah penduduk tahun 2012 adalah sebesar 0,85 hektar atau sebesar 0,18 persen luas wilayah dan tahun 2022 berdasarkan proyeksi jumlah penduduk, seluas 1.484 hektar atau sekitar 0,31 persen. Kata kunci: Kebutuhan, Ruang Terbuka Hijau (RTH), Penduduk
ANALISIS KEBUTUHAN INFRASTRUKTUR HIJAU DI KOTA GORONTALO Arifin, Sri Sutarni; Syukri, Muhammad Rijal; Utama, Komang Arya
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2018): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.955 KB) | DOI: 10.37971/radial.v6i1.159

Abstract

Abstract Infrastructure development is a process that greatly in the development of a region. Optimizing of green infrastructure in the gorontalo city expected to reduce the effects of enviromental damage that often occurs in urban areas in general, such as pollution and flooding. The research method used is spatial analysis using the application of GIS (Geographic Information System) to map the distribution of existing green infrastructure. The research resulted in the data and maps about the condition of existing green infrastructure in Gorontalo City. Currently, amount of green infrastructure in the city of Gorontalo insufficient if it based on the spatial planning legislation is 30 percent of the total area. Spacious existing park area in the city of gorontalo is 6,05 hectare, while the need of parks based on population is 5,94 hectare. But the needs of the city park will increase along with population growth in the city of gorontalo. Keywords: infrastructure, enviroment, urban Abstrak Pembangunan infrastruktur merupakan proses yang sangat penting dalam pengembangan suatu wilayah perkotaan. Optimalisasi pemanfaatan infastruktur hijau di Kota Gorontalo diharapkan dapat mengurangi dan mengatasi dampak kerusakan lingkungan yang sering terjadi pada wilayah perkotaan pada umumnya seperti pencemaran dan banjir. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis spasial melalui aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan sebaran infrastruktur yang ada. Melalui penelitian ini diperoleh data dan gambaran sebaran mengenai kondisi infrastruktur eksisiting yang ada di Kota Gorontalo. Saat ini jumlah infrastruktur hijau di Kota Gorontalo belum terpenuhi sesuai dengan kebutuhan jika didasarkan pada Undang-undang penatan ruang yaitu 30 persen dari luas wilayah. Luas taman yang ada di Kota Gorontalo saat ini adalah 6,05 ha sedangkan kebutuhan untuk taman berdasarkan jumlah penduduk adalah 5,94 hektar. Namun kebutuhan taman ini akan semakin meningkat sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk di Kota Gorontalo. Kata Kunci: infrastruktur, lingkungan, perkotaan