Articles
ANALISIS VARIABEL-VARIABEL (FAKTOR-FAKTOR) YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN JASA ANGKUTAN KOTA DI KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO
Kambuaya, Agus Elia;
Masinambow, Vecky A.J;
Sumual, Jacline I.
JURNAL BERKALA ILMIAH EFISIENSI Vol 19, No 01 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Banyak aktivitas masyarakat yang membutuhkan dukungan sarana transportasi, khususnya transportasi angkutan penumpang. Transportasi menjadi sangat penting ketika kegiatan masyarakat menjadi semakin kompleks dan beragam. Angkutan kota sebagai salah satu sarana transportasi memberikan dukungan terhadap segenap mobilisasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan dari masyarakat Kecamatan Malalayang Kota Manado dengan cara metode analisis data menggunakan Regresi Linier Berganda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Variabel bebas yaitu pendapatan, tarif angkutan kota, waktu tempuh, kepemilikan kendaraan pribadi, dan tarif angkutan lainnya serta variabel terikat yaitu permintaan jasa angkutan kota. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel tarif dan variabel kepemilikan kendaraan pribadi berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap permintaan jasa angkutan kota. Adapun secara keseluruhan variabel independen bepengaruh sebesar 75.72%, sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
PKM KELOMPOK TANI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI DESA LAIKIT KECAMATAN DIMEMBE
Sumual, Jacline I.;
Lapian, Agnes L. Ch. P.
The Studies of Social Sciences Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35801/tsss.2019.1.2.26888
Peningkatan Perekonomian masyarakat desa merupakan suatu proses dalam meningkatkan suatu usaha ekonomi guna memenuhi kebutuhan hidup melalui suatu bentuk system pemberdayaan guna memenuhi kebutuhan manusia dengan memanfaatkan sumber Daya yang ada. Sumber Daya alam yang dimiliki masyarakat pedesaan merupakan potensi yang ada untuk dikembangkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Potensi Budidaya ikan air tawar jika dikembangkan dan di kelola dengan baik maka akan mendatangkan hasil yang besar seiring dengan peningkatan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Menjamurnya rumah makan dengan sajian menu Ikan bakar air tawar saat ini banyak tersebar, termasuk di wilayah minahasa utara. Meningkatnya permintaan Ikan Air Tawar juga di barengi dengan peningkatan supply Ikan menimbulkan Persaingan diantara petani dalam penyediaan Ikan.. Begitu juga dengan kelompok tani budidaya Ikan air tawar di Desa Laikit Kecamatan Dimembe, Banyaknya anggota masyarakat yang memiliki usaha budidaya ikan air tawar membuat para petani ikan bersaing memperebutkan pangsa pasar. Kemampuan sebagai petani ikan yang dimiliki dalam usaha budidaya ikan tidak diragukan lagi, akan tetapi kemampuan dalam mengelola usaha sehingga tetap berkesinambungan bahkan meningkat diperlukan tambahan pengetahuan manajemen usaha yang baik terutama menyangkut manajemen pemasaran dan pengelolaan keuangan dalam budidaya ikan air tawar. Adapun sasaran khalayak dalam pengabdian ini adalah Kelompok Tani Budidaya Ikan air tawar di Desa Laikit kecamatan Dimembe. Pengabdian ini berusaha menjawab permasalahan mengenai manajemen usaha yg baik terutama menyangkut manajemen pemasaran,serta pengelolaan keuangan .Melalui kegiatan PKM ini Target Luaran yang akan dihasilkan yakni peningkatan pengetahuan dan pemahaman Kelompok Tani Budidaya Ikan air tawar di Desa Laikit Kecamatan Dimembe dan Publikasi artikel dalam Jurnal. Metode yang akan dipakai dalam program PKM yakni penyuluhan .
PKM SOPIR MIKROLET DI KELURAHAN BATU KOTA MANADO TENTANG MANAJEMEN USAHA
Rotinsulu, Debby Ch.;
Sumual, Jacline I.;
Uhing, Yantje
The Studies of Social Sciences Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35801/tsss.2019.1.2.26889
Perkembangan ekonomi suatu daerah tidak terlepas dari pengaruh perkembangan sarana dan prasarana yang mendukung termasuk didalamnya sarana transportasi. Persaingan dunia usaha saat ini membawa para pengusaha jasa transportasi ke persaingan yang sangat ketat dalam rangka memperebutkan konsumen. Berbagai pendekatan dilakukan untuk mendapatkan simpati masyarakat. Semakin banyak jasa transportasi yang beroperasi dengan berbagai produk/jasa yang ditawarkan membuat masyarakat dapat menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhan. Kemajuan jasa transportasi saat ini ditandai dengan hadirnya Bisnis Jasa Transportasi Online. Kehadiran jasa Transportasi online ini mempengaruhi keberadaan angkutan Kota antara lain Mikrolet. Pendapatan Sopir Mikrolet yang menurun akibat persaingan dengan angkutan Online disebabkan menurunnya jumlah masyarakat pengguna jasa angkutan kota Mikrolet. Adapun sasaran khalayak dalam pengabdian ini adalah masyarakat yang produktif secara ekonomi yaitu para sopir mikrolet yang ada di Kelurahan Batu Kota. Pengabdian ini berusaha menjawab permasalahan persaingan usaha jasa transportasi. Dengan meningkatkan manajemen usaha jasa transportasi sebagai solusi yang ditawarkan melalui kegiatan PKM nantinya akan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan motivasi sesuai profesi yang dijalani. Melalui pengabdian ini diharapkan para sopir mikrolet memiliki pengetahuan mengenai cara memanajemen usaha mereka agar bisa menjamin kesinambungan usaha dan tentunya berdampak secara positif terhadap kesejahteraan hidup mereka.
KAJIAN POTENSI EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI KABUPATEN KEP. SITARO (STUDI KASUS SIAU BARAT)
Masinambow, Vecky A.J.;
Sumual, Jacline I.;
Tolosang, Krest D.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 3 (2016): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35794/jpekd.14200.18.3.2016
KAJIAN POTENSI EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI KABUPATEN KEP. SITARO (STUDI KASUS SIAU BARAT) Vecky A.J.Masinambow, Jacline I.Sumual, Krest D.Tolosang Ekonomi Pembangunan-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi Email : sumualjacline@gmail.com ABSTRAK Tujuan yang akan di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi Ekonomi Masyarakat Nelayan yang ada di wilayah Kabupaten Kepulauan Siau Barat ,Mengkaji kaitan antara potensi dan masalah sehingga dapat disusun strategi pengembangan kehidupan perekonomian masyarakat nelayan di Kabupaten Kepulauan Sitaro (Studi Kasus Siau Barat). Manfaat Penelitian Sebagai input atau bahan masukan dan pertimbangan bagi pemerintah Kabupatan Kepulauan Sitaro dalam perencanaan pembangunan wilayah terutama pembangunan ekonomi bagi masyarakat di kawasan pesisir Yakni Masyarakat Nelayan. Hasil penelitian ini berupa Publikasi Artikel Ilmiah dalam Jurnal Terakreditasi yang dapat dijadikan sebagai sumber publikasi bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro atau bagi SKPD yang memiliki kaitan dengan pengembangan ekonomi kawasan pesisir di Kabupaten Kepulauan Sitaro. Kata Kunci : Potensi Ekonomi, Nelayan  ABSTRACT Goals to be achieved in this research is to investigate the potential for Community Economic Fishermen in the region of the Islands District Siau West, Examining the link between the potential and the problems that can be prepared the development strategy of the economic life of fishing communities in the Islands District Sitaro (Case Study Siau West). Benefit Research As an input or input and consideration for the government Kabupatan Sitaro Islands in the planning of regional development, especially economic development for the coastal Namely Fishermen Society. The results of this study are in the Journal of Scientific Publication accredited to serve as a source for the publication of the Government of the Islands District Sitaro or for SKPD, which has links with the economic development of the coastal area in Islands District Sitaro. Keywords : Economic Potential, Fisherman
FAKTOR-FAKTOR PENENTU PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA/KABUPATEN SE SULAWESI UTARA
ROTINSULU, DEBBY CH;
LUNTUNGAN, ANTONIUS Y;
SUMUAL, JACLINE I
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 7 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35794/jpekd.18124.19.4.2017
ABSTRAKPembangunan Ekonomi adalah merupakan salah satu upaya dalam rangka mendukung pelaksanaan salah satu prioritas yang tercantum dalam Prioritas Pembangunan Nasional, yaitu mempercepat pemulihan ekonomi dan memperkuat landasan pembangunan ekonomi berkelanjutan dan berkeadilan berdasarkan sistem kerakyatan. Penetapan prioritas tersebut mendasarkan pada masalah dan tantangan yang dihadapi serta arah kebijakan dalam pembangunan ekonomi, baik pembangunan jangka pendek maupun jangka menengah (Propenas 2002-2004). Tujuan utama dari pembangunan ekonomi itu sendiri adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara Nasional maupun daerah, yang dinilai berdasarkan laju pertumbuhan ekonominya. Pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan untuk dicapai tak bisa hanya berjalan sendiri, namun ada beberapa faktor penting yang perlu untuk menjadi perhatian dan bahan pertimbangan dalam menunjang target pencapian pertumbuhan ekonomi. Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui faktor-faktor manakah yang mempengaruhi pertumbuhan itu sendiri dan seberapa besar pengaruh masing-masing faktor tersebut. Objek penelitian ini di kota/kabupaten di Sulawesi Utara.  Dari hasil estimasi regresi berganda ternyata pertumbuhan ekonomi di Kota Bitung di pengaruhi oleh variabel belanja pemerintah dan luas lahan. Artinya, dengan adanya pertambahan belanja pemerintah akan memberikan pengaruh yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Bitung. Belanja pemerintah Kota Bitung sudah mampu mendorong pertumbuhan yang ada di kota tersebut begitu juga dengan luas lahan sudah mampu memberikan kontribusi yang positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Bitung. Akan tetapi variabel investasi di Kota Bitung memberikan pengaruh yang negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dan belum mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan. Variabel investasi memberikan pengaruh yang positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Kotamobagu. Ternyata Investasi yang ada di Kota Kotamobagu mampu mendorong dan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di kota tersebut. Tetapi belanja pemerintah dan luas lahan di Kota Kotamobagu memberikan pengaruh yang negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah tesebut dan tidak memberikan dorongan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Kepulauan Sangihe untuk variabel belanja pemerintah, investasi dan luas lahan memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut akan tetapi belum mampu mendorong dan memberikan kontribusi yang signifikan. Variabel belanja pemerintah, investasi dan luas lahan memberikan pengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Manado. Ternyata belanja pemerintah di Kota Manado tidak memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi begitu juga dengan investasi yang dilakukan dan luas lahan yang bertambah di Kota Manado tidak memberikan dorongan pertumbuhan ekonomi secara signifikan. Kata Kunci : Belanja Pemerintah, Investasi, Luas Lahan dan Pertumbuhan Ekonomi
ANALISIS PENDAPATAN DAN POLA KONSUMSI MASYARAKAT NELAYAN DESA ARAKAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN
Sumual, Jacline I.;
Rompas, Wensy F.I.;
Tumangkeng, Steeva Y.L.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 3 (2016): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35794/jpekd.14198.18.3.2016
ANALISIS PENDAPATAN DAN POLA KONSUMSI MASYARAKAT NELAYAN DESA ARAKAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Jacline I. Sumual, Wensy F.I.Rompas, Steeva Y.L.Tumangkeng Ekonomi Pembangunan-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi Email : sumualjacline@gmail.com ABSTRAK Tingkat pendapatan usaha penangkapan ikan secara tradisional relatif rendah . Rendahnya tingkat produksi tersebut disebabkan jangkauan daerah penangkapan ikan secara tradisional masih tergantung pada musim, maka pada saat-saat tertentu mengalami masa menganggur terutama pada musim hujan yang disertai dengan angin. Hal ini berarti jika pendapatan kurang akan membawa kemiskinan. Sampai saat ini belum dapat diidentifikasikan kegiatan nelayan pada musim tersebut, kalau tidak melaut berarti sejauh mana kemungkinan penciptaan kesempatan kerja yang sesuai agar nelayan dapat memperoleh pendapatan dimusim tidak kelaut. Tujuan yang akan di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana pendapatan nelayan di Desa Arakan Kabupaten Minahasa Selatan , Apakah usaha nelayan (menangkap ikan) mendapatkan keuntungan dan Bagaimana Pendapatan dan  pola konsumsi masyarakat nelayan di Desa Arakan serta Pengaruh pendapatan terhadap Pola Konsumsi. Hal ini dimaksudkan untuk melihat dan mengevaluasi kebijakan dan bantuan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan yang sampai sekarang di kategorikan masyarakat miskin . Kata Kunci : Nelayan, Pendapatan, Konsumsi  ABSTRACT The income level of fishing effort has traditionally been relatively low. The low level of production is due to the reach of traditional fishing areas still depend on the season, then at certain moments experienced spells of unemployment, especially in the rainy season, along with the wind. This means that if the income is less will bring poverty. Until now there has been an identifiable fishing activities on the season, if not to fish means the extent to which the possibility of the creation of appropriate employment opportunities so that fishermen can earn season is not the sea. Arakan villages with a population largely ethnic Bajo livelihood from fishing or fishing. However, some members of the public as well as farmers as a side job. The objective will be achieved in this research is to know how the income of fishermen in the village of Arakan South Minahasa regency Is fishing effort (fishing) benefit and How to consumption patterns in the fishing village of Arakan. It is intended to look at and evaluate policies and help the government to improve the welfare of fishermen that until now categorized poor. Keywords: Fisherman, Income, Consumption
ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA MANADO
Weley, Indra Randy;
Kumenaung, Anderson Guntur;
Sumual, Jacline I
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 6 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35794/jpekd.16457.19.3.2017
ABSTRAKPembangunan daerah sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Ketergantungan dana pemerintah daerah pada pemerintah pusat mewujudkan juga keterbatasan kemampuan pemerintah mengakumulasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk meningkatkan pelaksanaan pembangunan dana pemberian pelayanan masyarakat serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah diperlukan penyediaan sumber-sumber dan pendapatan asli daerah yang hasilnya memadai. Inflasi merupakan salah satu indikator ekonomi penting yang dapat memberikan informasi mengenai perkembangan harga barang dan jasa yang dibayar oleh konsumen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Manado tiap tahunnya mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya PDRB yang disertai dengan fluktuasi Inflasi akibat pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Kota Manado. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh inflasi dan PDRB terhadap Pendapatan Asli di Kota Manado. Data yang digunakan adalah data sekunder dimana metode analisis regresi menjadi alat analisis yang digunakan. Hasil penelitian, PDRB dan inflasi mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah Kota Manado. kata kunci : PDRB, Inflasi, PAD
PENGARUH PELAYANAN RUMAH MAKAN IKAN BAKAR TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI KELURAHAN KOMO LUAR MANADO
., Ulandari;
Rumate, Vekie A.;
Sumual, Jacline I.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (755.477 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v7i3.24948
Abstrak: Makanan atau pangan merupakan salah satu kebutuhan hidup manusia yang paling mendasar dan suatu kebutuhan primer manusia untuk mempertahankan hidupnya.Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, manusia akan mencari bentuk kepuasan yang lain seperti kemudahan, rasa yang berbeda, maupun kepuasan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pelayanan rumah makan ikan bakar di Kelurahan Komo Luar Manado terhadap tingkat kepuasan konsumen. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan metode kuantitatif berjenis deskriptif inferensial. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda.Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel X1 (Kehandalan), X2 (Ketanggapan), X5 (Wujud Fisik) berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen (Y). Sedangkan variabel X3 (Jaminan) dan X4 (Empati) memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen (Y). Sebagai upaya meningkatkan kualitas Rumah Makan agar lebih di minati dan di sukai konsumen, perlu untuk meningkatkan ketanggapan para karyawan dan sistem yg ada dirumah makan ikan bakar serta menjaga mutu kinerjanya. Perlu adanya tambahan jaminan agar setiap konsumen yang datang bisa merasa aman dan nyaman saat berada di Rumah Makan Ikan Bakar.Kata Kunci: pelayanan rumah makan ikan bakar, kepuasan konsuman, cita rasa, keramahan pelayanan, deskriptif inferensial.
PKM KELOMPOK TANI KELAPA DI DESA MATUNGKAS KECAMATAN DIMEMBE MINAHASA UTARA
Sumual, Jacline I.;
Rompas, Wensy F. I.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Matungkas merupakan salah satu desa di Kabupaten Minahasa Utara yang memiliki potensi sumber daya pertanian yang begitu besar. Hasil perkebunan kelapa dan , hasil pertanian berupa buah – buahan di hasilkan dari desa ini. Hasil perkebunan kelapa pada umumnya diolah menjadi kopra. Di Desa Matungkas saat ini banyak di bangun kompleks perumahan, karena letak desa yang cukup strategis dengan kountur tanah yang rata. Fenoma ini sangat dikhawatirkan bagi petani pemilik perkebunan kelapa yang bisa mengalih fungsikan lahan pertanian kelapa untuk dijadikan perumahan. Permasalahannya apakah pendapatan petani kelapa sudah dapat mensejahterakan keluarga? .Solusi dari permaslahan mitra yakni Diversifikasi hasil pertanian dan jiwa kewirausahaan dalam rangka meningkatkan pendapatan petani kelapa dipandang perlu untuk dimiliki oleh para petani kelapa dengan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para petani kelapa . Melalui kegiatan PKM ini Target Luaran yang akan dihasilkan yakni peningkatan pengetahuan dan pemahaman para petani kelapa,diversifikasi produk dan daya saing dalam kuantitas dan kualitas. Metode yang akan dipakai dalam program PKM yakni penyuluhan dan pelatihan .Kata Kunci : PKM, petani kelapa, kelompok tani, Minahasa Utara
PKM KELOMPOK USAHA KULINER KACANG DAN USAHA KULINER JAGUNG DI DESA KANONANG 2 KABUPATEN MINAHASA PROPINSI SULAWESI UTARA
Rotinsulu, Debby Ch.;
Sumual, Jacline I.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Kawangkoan Kabupaten Minahasa merupakan daerah penghasil komoditi unggulan daerah Minahasa yakni Kacang dan Jagung. Desa Kawangkoan sangat terkenal dengan kuliner Kacang Sangrai serta komoditi jagung yang dijual dan disajikan berupa jagung rebus.Di Desa kanonang Kecamatan Kawangkoan banyak terdapat kelompok usaha kuliner kacang dan usaha kuliner jagung yakni disekitar objek wisata Bukit kasih Kanonang Kawangkoan. Permasalahan utama dari mitra yakni rendahnya pendapatan dari kelompok usaha kuliner Kacang dan usaha kuliner jagung, hal ini disebabkan karena Dari jahtakan keesisi produksi kurangnya diversifikasi produk olahan kacang dan jagung yang dihasilkan.Dari sisi manajemen usaha terdapat keterbatasan SDM dalam pengelolaan sehingga hasil yang dicapai tidak maksimal, serta pemasaran produk yang terbatas. Solusi dari permasalahan yakni diversifikasi produk olahan kacang dan jagung, serta meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para wirausaha untuk meningkatkan produksi , manajemen usaha yang baik, maupun pengetahuan tentang strategi pemasaran . Target Luaran yang akan dihasilkan yakni peningkatan daya saing dalam kuantitas dan kualitas produksi usaha kuliner Kacang dan usaha kuliner Jagung, serta diversivikasi produk olahan Kacang dan jagung, Peningkatan IPTEK di masyarakat di bidang produksi manajemen, dan pemasaran serta publikasi ilmiah. Metode yang akan dipakai dalam program PKM yakni di buat pelatihan bagi kelompok usaha kuliner Kacang dan usaha kuliner Jagung dalam rangka diversifikasi produk olahan Kacang dan Jagung, serta penyuluhan dan pelatihan manajemen usaha dan strategi pemasaran.Kata Kunci Usaha Kuliner Kacang,Usaha Kuliner jagung,Diversifikasi produk