Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Text Mining of Trade War in Indonesia News (Tempo.co): A Wordcloud, Sentiment Analysis, and Cluster Sari, Dian Fitriarni; Yasha Langitta Setiawan
Journal Of Informatics And Busisnes Vol. 3 No. 2 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jibs.v3i2.3422

Abstract

This study focuses on analysing news headlines from Indonesia's leading English daily newspaper, Tempo.co. with total of 4,184 news headlines. We were manually collected it from April to June 2025. The data was processed and analysed using the R Studio package for text mining and sentiment analysis. Various methods such as tokenisation, standardisation, data cleaning, stopword removal, stemming, and lemmatisation were used in the pre-processing stage to extract information. The research methodology included techniques such as wordcloud, sentiment analysis, and clustering to identify the most frequently occurring words, emotional tones, and groups of words that are interrelated in news headlines. Based on the results of the text mining analysis, it was found that the majority of news headlines focused on President Donald Trump's speech on Liberation Day and its impact on trade policy, particularly regarding import tariffs on trading partner countries. This coverage influenced public perception and business decision-making in political and economic aspects.
Inovasi Perancangan Sepatu Touring Menggunakan Teknik Scamper Maulid, Amy; Pratama, Randi; Yasti, Miftah Amalia; Sari, Dian Fitriarni; Wijaya, Okza Hendrian; Arrozi, Muhammad
SPACEPRO: Product Design Jurnal Volume 3 Nomor 2, November 2025
Publisher : INSTITUT SENI INDONESIA PADANGPANJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/spacepro.v3i2.6072

Abstract

Meningkatnya tren touring antar kota di kalangan anak muda Indonesia, khususnya mahasiswa pengguna motor matic, telah menyoroti kesenjangan signifikan pada pasar alas kaki yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sepatu touring yang dirancang khusus untuk mahasiswa laki-laki usia 20-25 tahun yang mengendarai motor matic, guna menjembatani kesenjangan antara sneakers kasual yang minim proteksi dengan sepatu touring konvensional yang sering dianggap terlalu kaku dan berlebihan secara gaya untuk demografi ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan memanfaatkan studi pustaka, observasi lapangan, dan wawancara untuk pengumpulan data. Inti dari proses perancangan adalah teknik berpikir kreatif SCAMPER, yang digunakan untuk menganalisis produk eksisting dan memunculkan gagasan inovatif dengan mengeksplorasi tujuh sudut pandang berbeda yaitu Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another use, Eliminate, dan Reverse/Rearrange. Hasil dari perancangan ini adalah desain final sepatu touring slip-on yang kasual, sederhana, dan klasik, yang menyatukan fungsionalitas untuk touring jarak menengah (100-150 km) dengan estetika yang relevan untuk aktivitas sehari-hari. Fitur utamanya meliputi kombinasi material kulit asli, kulit sintetis, dan kain elastis, serta komponen fungsional seperti karet elastis dan garis reflektor untuk keamanan. Sebagai kesimpulan, perancangan ini menawarkan solusi hibrida yang menjawab kebutuhan spesifik pengendara motor matic dari kalangan muda, dengan menyediakan produk yang aman, nyaman, dan tetap bergaya.
Penguatan Kapasitas Komunikasi Masyarakat di era Digital melalui Public Speaking Himni, Lailatul; Sari, Dian Fitriarni; Setiawan, Yasha Langitta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 8 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i8.244

Abstract

Penguatan kapasitas komunikasi masyarakat di era digital menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya peran media sosial dan platform daring sebagai ruang komunikasi publik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan public speaking masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Padang Panjang, sebagai instrumen pemberdayaan dalam menghadirkan komunikasi yang positif, edukatif, dan bertanggung jawab di ruang digital. Public speaking dipahami tidak hanya sebagai kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga sebagai kompetensi strategis untuk menyampaikan gagasan, membangun literasi digital, dan memengaruhi opini publik secara konstruktif. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang mengombinasikan pemaparan materi dan praktik langsung. Materi meliputi pengenalan karakteristik ruang digital, teknik penyusunan pesan komunikasi yang efektif, dan latihan berbicara di depan peserta dengan menyesuaikan konteks komunikasi digital. Melalui proses ini, peserta dilibatkan secara aktif untuk mengembangkan kepercayaan diri, kejelasan pesan, dan kemampuan persuasif dalam berkomunikasi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keberanian dan kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan secara lebih terstruktur, dan tumbuhnya kesadaran akan peran komunikasi sebagai modal sosial dan kepemimpinan komunitas. Penguatan keterampilan public speaking dalam komunikasi digital terbukti relevan sebagai strategi pengembangan kapasitas masyarakat, sekaligus mendorong generasi muda menjadi agen perubahan yang berdaya dan bertanggung jawab di ruang digital.
INTEGRASI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (GOOGLE CLASSROOM) UNTUK OPTIMALISASI PENGAJARAN MANAJEMEN TATA RIAS BERBASIS PROYEK Sarah, Ririn Amaliah Putri; Fahmi, Merdila Nuril; Ilham, Fadli; Febrianty, Syielvi Dwi; Basra, Sri Meiweni; Sari, Dian Fitriarni
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.9349

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of integrating the Learning Management System (LMS) Google Classroom into Project-Based Learning (PjBL) in the Beauty Services Management course, with the goal of enhancing students’ learning outcomes and self-regulated learning. The study employed a quantitative approach with a pre-experimental, one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 50 Vocational Education students specializing in Beauty Services, selected through purposive sampling. The research instruments included a project-based learning assessment and a learning independence questionnaire adapted from the Self-Regulated Learning Questionnaire (SRLQ). Data were analyzed using a paired-sample t-test. The results indicated an average increase of 21.9% in learning outcomes and 16.6% in learning independence following the implementation of Google Classroom, with a significance level of p < 0.05, demonstrating a statistically significant improvement. These findings suggest that LMS integration can enhance the effectiveness of project-based learning, strengthen students’ learning autonomy, and promote more active and reflective engagement in the learning process. The study emphasizes that utilizing LMS platforms such as Google Classroom represents a relevant digital learning strategy for vocational education, particularly in supporting the transformation of teaching and learning in the Industry 4.0 era. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi Learning Management System (LMS) Google Classroom dalam pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) pada mata kuliah Manajemen Tata Rias, dengan tujuan meningkatkan hasil belajar dan kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe one-group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri dari 50 mahasiswa Pendidikan Vokasional Tata Rias yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar berbasis proyek dan angket kemandirian belajar yang diadaptasi dari Self-Regulated Learning Questionnaire (SRLQ). Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan (paired-sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 21,9% dan kemandirian belajar sebesar 16,6% setelah penerapan Google Classroom, dengan nilai signifikansi p < 0,05, yang menandakan adanya peningkatan yang signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi LMS dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran berbasis proyek, memperkuat kemandirian belajar mahasiswa, serta mendorong mereka menjadi lebih aktif dan reflektif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menekankan bahwa pemanfaatan LMS seperti Google Classroom merupakan strategi pembelajaran digital yang relevan bagi pendidikan vokasional, terutama dalam mendukung transformasi pembelajaran di era Industri 4.0.