Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : JUPE

Perbandingan High Intensity Interval Training (HIIT) dan Circuit Training untuk meningkatkan Vo2Max Pada Atlet Bulutangkis Dinata, Marta; Priyono, Dwi; Irawan, Farhan
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 2 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Sebagai seorang atlet bulutangkis, sangat vital bagi mereka untuk memiliki berbagai faktor yang mendukung kinerja mereka, termasuk kemampuan tubuh untuk menggunakan oksigen secara efisien. Berbagai jenis latihan seperti High Intensity Interval Training dan Circuit Training diperlukan untuk meningkatkan penggunaan oksigen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan perbedaan antara HIIT dan Circuit Training dalam meningkatkan Vo2max atlet bulutangkis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dimana peneliti mempelajari artikel dan jurnal yang membahas topik penelitian dengan teliti. Artikel dan jurnal berasal dari berbagai sumber data seperti Google Scholar, Pubmed, NCBI, dan Proques. Penelitian menyeluruh yang diterbitkan dari tahun 2010 sampai 2021. Menurut kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, terdapat lima jurnal yang sesuai dalam hasil penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa High Intensity Interval Training lebih efektif dalam meningkatkan Vo2max atlet bulutangkis dibandingkan Circuit Training.               Kata Kunci: Bulutangkis, Latihan Sirkuit, Latihan Interval Intesitas Tinggi, Vo2MAX 
Pengaruh Latihan Ladder Drill Dan Bandage Pemberat Kaki Terhadap Kecepatan Tendangan Mawashi Geri Pada Atlet Karate Kelas Kumite Cahyadi, Ardian; Priyono, Dwi; Suwarli, Suwarli; Nugraha, Pratama Dharmika
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 14, No 1 (2025): Edisi Bulan Juni-Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan ladder drill dan bandage pemberat kaki terhadap kecepatan tendangan mawashi geri atlet karate kelas kumite dojo jagabaya raharja. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Deskriptif Kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh atlet putri dojo jagabaya raharja yang berjumlah 20 orang. Berdasarkan hasil penelitian pada tabel di atas diperoleh rerata tes akhir kelompok latihan ladder drill adalah 3,52 detik dan persentase peningkatan kecepatan tendangan mawashi geri pada atlet karate kelas kumite Dojo JagabayaRaharja adalah 7,49%. Sedangkan rerata tes akhir kelompok latihan bandage lebih cepat yaitu 3,37 detik dan hasil persentase peningkatan kecepatan tendangan mawashi geri pada atlet karate kelas kumite Dojo JagabayaRaharja pada kelompok latihan bandage adalah sebesar 10,59%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan bandage lebih berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan tendangan mawashi geri pada atlet karate kelas kumite Dojo JagabayaRaharja.Kata Kunci: Ladder Drill, Bandage Pemberat Kaki, Tendangan Mawashi Geri
Perbandingan High Intensity Interval Training (HIIT) dan Circuit Training untuk meningkatkan Vo2Max Pada Atlet Bulutangkis Dinata, Marta; Priyono, Dwi; Irawan, Farhan
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 2 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Sebagai seorang atlet bulutangkis, sangat vital bagi mereka untuk memiliki berbagai faktor yang mendukung kinerja mereka, termasuk kemampuan tubuh untuk menggunakan oksigen secara efisien. Berbagai jenis latihan seperti High Intensity Interval Training dan Circuit Training diperlukan untuk meningkatkan penggunaan oksigen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan perbedaan antara HIIT dan Circuit Training dalam meningkatkan Vo2max atlet bulutangkis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dimana peneliti mempelajari artikel dan jurnal yang membahas topik penelitian dengan teliti. Artikel dan jurnal berasal dari berbagai sumber data seperti Google Scholar, Pubmed, NCBI, dan Proques. Penelitian menyeluruh yang diterbitkan dari tahun 2010 sampai 2021. Menurut kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, terdapat lima jurnal yang sesuai dalam hasil penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa High Intensity Interval Training lebih efektif dalam meningkatkan Vo2max atlet bulutangkis dibandingkan Circuit Training.               Kata Kunci: Bulutangkis, Latihan Sirkuit, Latihan Interval Intesitas Tinggi, Vo2MAX 
efektivitas model latihan ketepatan pukulan selama 6 minggu terhadap hasil gyaku tsuki pada atlet pemula kki lampung utara Faturrahman, Syahid; Priyono, Dwi; Kurniawan, Candra; Wicaksono, Lungit
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 1 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model latihan ketepatan pukulan selama 6 minggu terhadap hasil gyaku tsuki pada atlet pemula KKI Lampung Utara. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian pre test-post test design. Sampel yang digunakan yaitu atlet pemula karate KKI Lampung Utara berjumlah 30 orang dengan pengelompokkan menggunakan ordinal pairing. Instrumen yang digunakan yaitu tes pukulan gyaku tsuki. Hasil penelitian ini berdasarkan anallisis data melalui uji paired sample test diketahui nilai t hitung = 4,657 > t tabel = 2,145, maka dapat disimpulkan bahwa model latihan ketepatan pukulan selama 6 minggu efektif meningkatkan hasil pukulan gyaku tsuki pada atlet pemula KKI Lampung Utara dengan Besarnya persentase peningkatan rata-rata yaitu 28,57 %. Kata Kunci : efektivitas, latihan ketepatan, gyaku tsuki
Meningkatkan kemampuan renang gaya dada dengan mengunakan alat bantu pelampung pada anak usia dini Saniar, Elza; Wicaksono, Lungit; Kurniawan, Candra; Priyono, Dwi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 1 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan alat bantu pelampung untuk meningkatkan kemampuan renang gaya dada pada peserta bina renang AANTASENA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah peserta bina renang AANTASENA sebanyak 20 orang. Dalam penelitian ini mengambil sampel dengan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 20 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa renang gaya dada dengan jarak 25 meter. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan data, analisis data, dan pengujian hipotesis, maka diperoleh hasil penelitian bahwa: 1) Ada pengaruh latihan menggunakan alat bantu pelampung untuk meningkatkan kemampuan renang gaya dada pada peserta bina renang AANTASENA, dengan nilai thitung = 12,515 > ttabel = 2,262, 2) ada pengaruh latihan tanpa menggunakan alat bantu pelampung untuk meningkatkan kemampuan renang gaya dada pada peserta bina renang AANTASENA, dengan nilai thitung = 1,809 < ttabel = 2,262, 3) Latihan menggunakan alat bantu pelampung lebih efektif dibandingkan dengan latihan tanpa menggunakan alat bantu pelampung dalam meningkatkan kemampuan renang gaya dada pada peserta bina renang AANTASENA. Kata Kunci: alat bantu pelampung, kecepatan, renang.
Pengaruh Half Squat Jump dan Split Squat Jump terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Sabit pada Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat SMAN 1 Tulang Bawang Tengah Utama, Harry Yudhistira; Tarigan, Herman; Cahyadi, Ardian; Priyono, Dwi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 1 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan half squat jump dan split squat jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit siswa ektrakurikuler pencak silat SMAN 1 Tulang Bawang Tengah. Metode penelitian adalah eksperimen dengan desain “The Two Group Pretest-Postest Design”. Sampel yang di gunakan dalam penelitian ini berjumlah 32 orang yaitu 16 orang putra dan 16 orang putri dengan menggunakan teknik ordinal pairing. Hasil penelitian ini: 1) Ada pengaruh yang signifikan dari Half Squat Jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit Putra dan Putri, analisis data Putra t hitung = 5,884 > ttabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 16 dan analisis data Putri t hitung = 7,959> t tabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 16. 2) Ada pengaruh yang signifikan dari Split Squat Jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit Putra dan Putri, analisis data Putra t hitung = 11,248>t tabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 15 dan analisi data Putri t hitung = 8,192> t tabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 16. 3) Ada perbedaan yang signifikan antara Half Squat Jump dan Split Squat Jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit siswa Putra dan Putri dengan analisis data presentase peningkatan Half Squat JumpPutra dan Putri yaitu =17,24%, 13,88% sedangkan persentase peningkatan Split Squat JumpPutra dan Putri yaitu =17,48%, 13,97% sehingga dapat disimpulkan bahwa Split Squat Jump lebih berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit pada siswa Putra dan Putri pencak silat SMAN 1 Tulang Bawang Tengah. Kata Kunci: half squat jump, split squat jump, Kecepatan Tendangan Sabit
UPAYA MENINGKATKAN GERAK DASAR PASSING BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI MODIFIKASI ALAT BANTU BOLA GANTUNG PADA SISWA SMPN 1 TANJUNG BINTANG Yusro, Miftahul; Nurseto, Frans; Suwarli, Suwarli; Priyono, Dwi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 14, No 2 (2025): Edisi Bulan Desember-Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan gerak dasar passing bawah permainan bola voli melalui modifikasi alat bantu bola gantung pada siswa SMPN 1 Tanjung Bintang Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Sebjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Tanjung Bintang. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data pada penelitian ini adalah lembar penilaian passing bawah permainan bola voli dan lembar observasi untuk siswa. Berdasarkan hasil observasi, pembahasan dan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa dengan modifikasi alat bantu bola gantung dapat meningkatkan gerak dasar passing bawah permainan bola voli pada siswa SMP N 1 Tanjung Bintang. Hal tersebut dapat dilihat pada kondisi awal jumlah siswa yang mencapai nilai KKM 78 baru 8 siswa (26,67%), pada siklus I meningkat menjadi 18 siswa (60%), dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 26 siswa (87%). Sehingga tindakan yang diberikan dinyatakan berhasil meningkatkan gerak dasar passing bawah permainan bola voli.
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT KETERAMPILAN TEKNIK DASAR SEPAKBOLA DI SSB BMC GADING REJO U10-12 Hidayat, Muhammad Ikhsan; Priyono, Dwi; Suwarli, Suwarli; Nurseto, Frans
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 14, No 2 (2025): Edisi Bulan Desember-Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan teknik dasar sepakbola pemain U10–12 di SSB BMC Gading Rejo. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik survei melalui tes keterampilan sepakbola usia 10–12 tahun yang telah distandarisasi secara nasional. Populasi penelitian berjumlah 30 pemain yang seluruhnya dijadikan sampel (total sampling). Instrumen yang digunakan meliputi tes dribbling, passing, shooting, heading, dan running with the ball. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan teknik dasar pemain secara keseluruhan berada pada kategori sedang (53%), dengan 30% berada pada kategori kurang dan 17% pada kategori baik, sementara tidak ada pemain yang masuk kategori baik sekali maupun kurang sekali. Secara rinci, passing dan dribbling mayoritas berada pada kategori sedang, shooting dan heading menjadi keterampilan terlemah dengan dominasi kategori kurang hingga kurang sekali, sedangkan running with the ball didominasi kategori baik. Temuan ini menunjukkan bahwa penguasaan teknik dasar pemain sudah cukup baik, tetapi belum optimal, sehingga aspek shooting dan heading perlu mendapatkan perhatian lebih dalam program latihan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dan pihak terkait dalam menyusun strategi pembinaan keterampilan teknik dasar sepakbola usia dini.