Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE SAW DALAM PENJADWALAN TUGAS AUDITOR UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES AUDIT Asmoro, Eko Tri; Pramarta, Pandhu; Mardiyati, Sri
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol 9 No 4 (2025): JISAMAR (Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Resea
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v9i4.2129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam sistem penjadwalan auditor guna meningkatkan efisiensi proses audit. Dengan menggunakan pendekatan decision support system berbasis kriteria multi-faktor, penelitian ini membantu menentukan prioritas penugasan auditor secara objektif berdasarkan kompetensi, pengalaman, dan ketersediaan waktu kerja. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penerapan metode SAW mampu mengoptimalkan distribusi beban kerja dan mengurangi waktu penyusunan jadwal hingga efisiensi operasional meningkat lebih dari 90%. Secara teoritis, penelitian ini memperluas penerapan metode SAW ke ranah profesional audit yang selama ini lebih banyak diterapkan pada seleksi karyawan atau pengadaan barang. Secara praktis, sistem ini memberikan manfaat nyata dalam menghindari tumpang tindih tugas, meminimalkan idle time, serta meningkatkan transparansi pembagian beban kerja. Namun demikian, penelitian ini masih memiliki keterbatasan pada aspek dinamis seperti perubahan jadwal dan absensi auditor. Oleh karena itu, disarankan untuk penelitian selanjutnya agar mengombinasikan SAW dengan algoritme heuristik seperti Genetic Algorithm atau Analytic Hierarchy Process (AHP) guna memperkuat akurasi dan fleksibilitas pengambilan keputusan.
PENDAMPINGAN TEKNIS PRODUKSI TEMPE UNTUK MENDORONG PERTUMBUHAN UMKM DI DESA PENDARINGAN, BANJAR, CIAMIS Mardiyati, Sri; Pujiastuti; Alfin, Edward; Pramarta, Pandhu
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): AGUSTUS-NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v3i2.3939

Abstract

Tempe merupakan salah satu produk pangan fermentasi kedelai yang memiliki permintaan pasar tinggi dan peluang besar sebagai basis pengembangan UMKM pangan di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Barat. Meskipun proses produksinya dikenal luas, pelaku usaha skala mikro masih sering menghadapi kendala dalam konsistensi mutu fermentasi, aspek sanitasi produksi, dan penerapan standar operasional yang terdokumentasi. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Tim Abdimas Universitas Indraprasta PGRI dengan tujuan memberikan pendampingan teknis produksi tempe, membangun pembiasaan proses produksi higienis, serta mendorong kesiapan formalisasi UMKM pangan fermentasi melalui pengurusan NIB dan PIRT. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah participatory empowerment berbasis praktik langsung (learning by doing), meliputi survei kebutuhan, workshop produksi, pendampingan fermentasi 24–48 jam, evaluasi mutu produk tempe, dan penyusunan rencana tindak lanjut usaha. Pendampingan dilaksanakan bersama 2 kelompok pengrajin tempe lokal, masing-masing terdiri dari 5 anggota, dengan total 8 batch produksi uji coba yang dipantau. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 87,5% batch berhasil difermentasi secara optimal. Kelompok G1 mencapai 100% keberhasilan, sementara G2 75%, di mana kegagalan minor pada 1 batch awal kelompok G2 dapat dikoreksi melalui evaluasi proses dan perbaikan desain pencampuran ragi serta aerasi kemasan. Selain luaran produksi, implikasi program terlihat pada peningkatan pemahaman SOP higienitas produksi, efisiensi alur kerja ±15%, dan kesiapan kelompok mitra dalam memulai pengurusan legalitas formal UMKM pangan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendampingan teknis berbasis kelompok yang disertai monitoring fermentasi dan umpan balik korektif mampu meningkatkan keberhasilan proses produksi tempe sekaligus memperkuat kesiapan pertumbuhan UMKM pangan fermentasi yang berkelanjutan di Pendaringan, Ciamis, Jawa Barat.
Relativistic Effects and Stellar Properties in Hipparcos Binary Stars, White Dwarfs, and Neutron Stars Yasin, Verdi; Sahroni, Taufik Roni; Siagian, Ruben Cornelius; Mardiyati, Sri; Pramarta, Pandhu; Wujarso, Riyanto; Saprudin, Saprudin; Alfin, Edward
Journal of Physics and Its Applications Vol 8, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Diponegoro University Semarang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpa.v8i1.29176

Abstract

The research analyzes astrophysical phenomena in binary stars, fast stars, white dwarfs, and neutron stars, taking relativistic effects into account using Hipparcos catalog data. The objectives are to evaluate the relativistic precession of binary stars, the Shapiro delay due to the supermassive black hole Sgr A, the relativistic correction of neutron star luminosity, the distribution of star populations in the Hertzsprung–Russell diagram, the gravitational redshift of white dwarfs, and the characteristics of stars with extreme transverse velocities. Data from 10,726 binary star systems and 602 white dwarfs were processed numerically using R for data manipulation, visualization, and statistical calculations. The results show that relativistic precession in binary stars is generally small, increases in narrow orbits, and follows a power law with respect to the semi-major axis (exponent −0.453). Shapiro delay varies with projected distance to Sgr A, with most stars experiencing small delays, while some experience delays of up to 310 seconds. Neutron star luminosity shows a relativistic correction of ~0.03%, consistent with gravitational redshift and time dilation. The Hertzsprung–Russell diagram shows a clear separation between giants, main sequence stars, and white dwarfs, with a significant linear relationship between absolute magnitude and color index (B−V). The gravitational redshift of white dwarfs is controlled by radius (exponent −1.0001), while stars with extreme velocities form a heterogeneous and evenly distributed population. In conclusion, Hipparcos data support general relativity predictions and enable quantitative evaluation of stellar physics and evolution. Research novelties include systematic measurements of relativistic precession, Shapiro delay, neutron star luminosity corrections, white dwarf radius–redshift relationships, and kinematic characteristics of extreme stars.
Perencanaan Taman Warga RT. 22 RW. 02 Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat Alam, Bambang Perkasa; Pujiastuti, Pujiastuti; Pramarta, Pandhu; Alfin, Edward
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v6i1.719

Abstract

The Community Park Planning Program in RT 22 RW 02, Lebakwangi District, Kuningan Regency, West Java, was designed to develop a functional and sustainable green public space to support social interaction, recreation, and residential environmental quality improvement. The planning process covers site condition analysis, community needs identification, park spatial layout design, vegetation selection, and provision of supporting facilities—including playgrounds, pedestrian pathways, and seating areas—using an eco-friendly approach based on local materials and climate-adaptive plants. Community participation was emphasized across all stages: planning, implementation, and maintenance, in order to build collective ownership of the space. Pre-test and post-test results from 20 respondents recorded a 68% increase in public understanding of green space functions. The program is expected to improve residential environmental quality, strengthen social cohesion among residents, and support the local government's agenda for sustainable green area development in Kuningan Regency.