Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

SISTEM INFORMASI PELAPORAN TRANSAKSI DI BANK BTN SYARIAH BERBASIS JAVA Kurniyadi, Trisna; Habibie, Muhammad Tri; Pramarta, Pandhu
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4, Nomor 1, Januari 2020
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v4i1.628

Abstract

Bank BTN Syariah is one of the Sharia Business Units of Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk engaged in sharia-based financial services, in carrying out its banking activities there are still several transaction reporting systems that are still done manually, so the level of employee registration errors is very high and less effective. The purpose of this study is to design a transaction reporting system using the Java-based programming language and this design method uses the Research and Development (R&D) method. The results built on this information system collection of data related to data on receiving and borrowing daily transaction reports making it easier for administrators to manage daily transaction reporting.
Implementasi Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Dalam Pemilihan Mobil Bekas Pada Showroom Mobil Dagangan Cakung Jakarta Timur Saputra, Sendy Alfigo Yoga; Kustian, Nunu; Pramarta, Pandhu
Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis Vol. 15 No. 2a (2024): Vol. 15 No. 2a Special Issue (2024)
Publisher : STMIK Dharmapala Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47927/jikb.v15i2a.905

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah alat bantu keputusan yang dapat membantu pemilik Showroom Mobil Dagangan Cakung Jakarta Timur dalam memilih mobil bekas secara optimal. Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) diterapkan dalam SPK ini untuk mengevaluasi berbagai alternatif mobil bekas berdasarkan sejumlah kriteria, seperti pajak mobil, kondisi interior, kondisi eksterior, kondisi mesin, dan kelengkapan dokumen. Data yang digunakan dengan mengumpulkan dari dealer mobil, penjualan mobil secara personal, dan situs web penjualan. Indikasi penelitian menyatakan bahwa metode MAUT efektif dalam memberikan rekomendasi yang sepadan dengan pemilik showroom, dan membantu mengurangi risiko kesalahan dalam penentuan memilih mobil bekas.  
IMPLEMENTASI METODE SAW DALAM PENJADWALAN TUGAS AUDITOR UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES AUDIT Asmoro, Eko Tri; Pramarta, Pandhu; Mardiyati, Sri
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol 9 No 4 (2025): JISAMAR (Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Resea
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v9i4.2129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam sistem penjadwalan auditor guna meningkatkan efisiensi proses audit. Dengan menggunakan pendekatan decision support system berbasis kriteria multi-faktor, penelitian ini membantu menentukan prioritas penugasan auditor secara objektif berdasarkan kompetensi, pengalaman, dan ketersediaan waktu kerja. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penerapan metode SAW mampu mengoptimalkan distribusi beban kerja dan mengurangi waktu penyusunan jadwal hingga efisiensi operasional meningkat lebih dari 90%. Secara teoritis, penelitian ini memperluas penerapan metode SAW ke ranah profesional audit yang selama ini lebih banyak diterapkan pada seleksi karyawan atau pengadaan barang. Secara praktis, sistem ini memberikan manfaat nyata dalam menghindari tumpang tindih tugas, meminimalkan idle time, serta meningkatkan transparansi pembagian beban kerja. Namun demikian, penelitian ini masih memiliki keterbatasan pada aspek dinamis seperti perubahan jadwal dan absensi auditor. Oleh karena itu, disarankan untuk penelitian selanjutnya agar mengombinasikan SAW dengan algoritme heuristik seperti Genetic Algorithm atau Analytic Hierarchy Process (AHP) guna memperkuat akurasi dan fleksibilitas pengambilan keputusan.
PENDAMPINGAN TEKNIS PRODUKSI TEMPE UNTUK MENDORONG PERTUMBUHAN UMKM DI DESA PENDARINGAN, BANJAR, CIAMIS Mardiyati, Sri; Pujiastuti; Alfin, Edward; Pramarta, Pandhu
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): AGUSTUS-NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v3i2.3939

Abstract

Tempe merupakan salah satu produk pangan fermentasi kedelai yang memiliki permintaan pasar tinggi dan peluang besar sebagai basis pengembangan UMKM pangan di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Barat. Meskipun proses produksinya dikenal luas, pelaku usaha skala mikro masih sering menghadapi kendala dalam konsistensi mutu fermentasi, aspek sanitasi produksi, dan penerapan standar operasional yang terdokumentasi. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Tim Abdimas Universitas Indraprasta PGRI dengan tujuan memberikan pendampingan teknis produksi tempe, membangun pembiasaan proses produksi higienis, serta mendorong kesiapan formalisasi UMKM pangan fermentasi melalui pengurusan NIB dan PIRT. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah participatory empowerment berbasis praktik langsung (learning by doing), meliputi survei kebutuhan, workshop produksi, pendampingan fermentasi 24–48 jam, evaluasi mutu produk tempe, dan penyusunan rencana tindak lanjut usaha. Pendampingan dilaksanakan bersama 2 kelompok pengrajin tempe lokal, masing-masing terdiri dari 5 anggota, dengan total 8 batch produksi uji coba yang dipantau. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 87,5% batch berhasil difermentasi secara optimal. Kelompok G1 mencapai 100% keberhasilan, sementara G2 75%, di mana kegagalan minor pada 1 batch awal kelompok G2 dapat dikoreksi melalui evaluasi proses dan perbaikan desain pencampuran ragi serta aerasi kemasan. Selain luaran produksi, implikasi program terlihat pada peningkatan pemahaman SOP higienitas produksi, efisiensi alur kerja ±15%, dan kesiapan kelompok mitra dalam memulai pengurusan legalitas formal UMKM pangan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendampingan teknis berbasis kelompok yang disertai monitoring fermentasi dan umpan balik korektif mampu meningkatkan keberhasilan proses produksi tempe sekaligus memperkuat kesiapan pertumbuhan UMKM pangan fermentasi yang berkelanjutan di Pendaringan, Ciamis, Jawa Barat.