Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Problem Sosial dalam Perencanaan AMDAL Terkait Rencana Pembangunan Tanggul Sungai Tallo Tanwir; Marbath Assagaf, Muhammad Shahibul; Arsyad; Suwahyo, Chaidir
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 2 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i2.103

Abstract

Perencanaan merupakan penyusunan secara sistematis tentang tindakan yang akan dilakukan. Setiap kegiatan yang akan dilakukan mesti diawali dengan perencanaann agar kegiatan tersebut berjalan sesuai tahapan yang benar demi mencapai tujuan yang akan dicapai. Begitu juga ketika akan dilakukan pembangunan infrastruktur guna menopang aktivitas masyarakat dan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengindetifikasi dan menganalisis problem sosial yang akan ditmbulkan dari rencana pembangunan infrastruktur saat penyusunan AMDAL. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan, analisis data sekunder, dan wawancara dengan pihak terkait. sikap responden terkait dengan kepemilikan baik bangunan maupun sarana usaha pada areal tapak rencana kegiatan mengisyaratkan perlunya pendekatan yang lebih persuasif dari pemrakarsa kegiatan kepada masyarakat agar konflik sosial bisa dihindari. Untuk mengatasi masalah sosial dalam pembangunan infrastruktur, beberapa langkah mitigasi dapat dilakukan: Partisipasi Masyarakat: Melibatkan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan proyek. Kompensasi yang Adil: Memberikan kompensasi yang layak dan transparan kepada masyarakat yang terkena dampak. Program Rehabilitasi dan Resettlement: Menyediakan program rehabilitasi dan resettlement yang komprehensif bagi masyarakat yang direlokasi. Penguatan Kelembagaan: Memperkuat kelembagaan masyarakat untuk melindungi hak-hak mereka. Evaluasi Dampak Sosial: Melakukan evaluasi dampak sosial secara berkala untuk mengidentifikasi masalah dan mencari solusi. Dengan menerapkan langkah-langkah mitigasi yang tepat, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan meminimalkan dampak negatifnya.
Sosialisasi Sistem Pengolahan Air Tanah Menjadi Air Baku Lingkungan Bontokassi Kelurahan Panrannuangku Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar Arsyad; Ashad Sadiq, Andi Muh; Rusmawati; Inarmiwati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi Vol 2 No 1 (2024): Majjama - Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jpmk.v2i1.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi mengenai sistem pengolahan air tanah menjadi air minum yang layak di lingkungan Bontokassi, Kelurahan Panrannuangku, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar. Permasalahan air bersih yang layak konsumsi merupakan isu utama di wilayah ini, di mana masyarakat masih mengandalkan air tanah yang belum tentu aman untuk diminum tanpa pengolahan yang tepat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengolah air tanah secara mandiri sehingga memenuhi standar air minum yang sehat. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktek langsung pembuatan sistem pengolahan air tanah. Penyuluhan dilakukan untuk memberikan informasi dasar mengenai pentingnya pengolahan air serta bahaya dari mengonsumsi air yang tidak diolah. Demonstrasi dan praktek langsung dilakukan untuk memperlihatkan cara kerja alat pengolahan air serta memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mencoba langsung proses pengolahan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengolahan air tanah dan kemampuan untuk membuat serta mengoperasikan sistem pengolahan air minum sederhana. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta kemandirian dalam penyediaan air minum yang aman.
Mitigasi Banjir pada Masyarakat RW VI Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar Arsyad; Ashad Sadiq, Andi Muh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi Vol 2 No 2 (2024): Majjama - Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jpmk.v2i2.86

Abstract

Banjir yang pada hakekatnya proses alamiah dapat menjadi bencana bagi manusia bila proses itu mengenai manusia dan menyebabkan kerugian jiwa maupun materi. Dalam konteks sistem alam, banjir terjadi pada tempatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama banjir di RW 6 Kelurahan Parangtambung, dan untuk memberikan masukan kepada masyarakat strategi yang dapat di terapkan untuk mengurangi resiko banjir. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat. Kegiatan ini dimulai dengan menginfokan kepada masyarakat lewat persetujuan RW dan aparat pemerintah setempat. Banjir di RW 6 Kelurahan Parangtambung disebabkan oleh kombinasi faktor alam dan non-alam, termasuk curah hujan yang tinggi, buruknya sistem drainase, serta pengelolaan sampah yang tidak optimal. Rekomendasi Langkah Konkrit untuk Pemerintah dan Masyarakat yaitu: Peningkatan Infrastruktur, edukasi dan sosoalisasi, gotong royong, peningkatan kesadaran lingkungan, dan pembentukan komunitas siaga bencana.
Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian Karet Menurut Hukum Positif dan Hukum Pidana Islam Noprianto, Ade; Abdul Gani, Ruslan; Ramlah; Arsyad
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 2 No 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v2i1.118

Abstract

Pencurian merupakan tindakan mengambil harta orang lain dengan jalan sembunyi-sembunyi dari tempat penyimpanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penyelesaian tindak pidana pencurian karet menurut hukum positif dan hukum pidana Islam yang belum optimal. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah mengapa penyelesaian tindak pidana pencurian karet menurut hukum positif dan hukum pidana Islam belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan dengan melakukan kajian empiris Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses penyelesaian tindak pidana pencurian karet sudah sesuai dengan hukum positif, namun belum sesuai dengan hukum Islam karena Indonesia bukan menganut sistem Negara Islam. Namun prinsip Islam sudah diterapkan misalnya berdamai dalam menyelesaikan perkara hukum.
Konsep Kurikulum Pendidikan; Interpretasi Bagi Guru Dalam Mendesain Pembelajaran Arsyad; Safitriani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 2 No 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v2i1.68

Abstract

Pendidikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masa kini, bahkan diera globalisasi ini tingkat pendidikan mempengaruhi daya saing baik perseorangan maupun daya saing bangsa di internasional. Maka dari itu salah satu instrumen penting dalam menunjang proses pembelajaran agar terpadu dan merata ialah dengan menerapkan kurikulum yang sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan konsep kurikulum pendidikan.  metode penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, Pengumpulan data dilakukan dengan mencari atau meneliti beberapa buku, jurnal dan dokumen baik dalam format cetak maupun elektronik, serta informasi atau sumber data lain yang relevan dengan kajian atau penelitian. Hasil penelitian ini dapat diuraikan bahwa Konsep kurikulum berkembang seiring dengan perkembangan teori dan praktik pendidikan, Kurikulum dalam pendidikan merupakan inti pendidikan dan menjadi ciri sekolah sebagai lembaga yang bergerak di bidang jasa pendidikan. Konsep kurikulum terdiri dari 5 konsep yaitu; (a) Konsep kurikulum mata pelajaran akademik, (b) Konsep kurikulum proses pengembangan kognitif, (c) Konsep rekonstruksi kurikulum, (d) Konsep kurikulum humanistik, (e) Konsep kurikulum teknologi.
Educational Curriculum Concept; Interpretation for Teachers in Designing Learning and Achieving Goals Arsyad; Safitriani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 1 No 2 (2023): 2023
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v1i2.141

Abstract

Education is an inseparable part of today's life, even in this era of globalization, the level of education influences both individual and national competitiveness internationally. Therefore, one of the important instruments in supporting the learning process so that it is integrated and evenly distributed is by implementing the same curriculum. The aim of this research is to analyze and describe the concept of educational curriculum. This research method is library research. Data collection is carried out by searching or examining several books, journals and documents in both printed and electronic formats, as well as information or other data sources that are relevant to the study or research. The results of this research can be explained that the concept of curriculum develops along with the development of educational theory and practice. Curriculum in education is the core of education and characterizes schools as institutions operating in the field of educational services. The curriculum concept consists of 5 concepts, namely; (a) Concept of academic subject curriculum, (b) Concept of cognitive development process curriculum, (c) Concept of curriculum reconstruction, (d) Concept of humanistic curriculum, (e) Concept of technology curriculum
Manajemen Kurikulum Pesantren Dalam Meningkatkan Pemahaman Moderasi Keagamaan di Pondok Pesantren As’ad Kota Jambi Fajri; Arsyad
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i1.638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manajemen kurikulum di Pondok Pesantren As'Ad, khususnya di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) As'Ad, dalam meningkatkan pemahaman moderasi beragama. Tujuan utama penelitian ini adalah agar MAS As'Ad menjadi pondok yang memahami dan menerapkan nilai-nilai moderasi beragama, sehingga para santri dapat menjadi negarawan yang baik dan garda terdepan menuju Indonesia Emas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, display data, verifikasi data, dan uji kepercayaan menggunakan triangulasi data. Lokasi penelitian berada di MAS As'Ad, Olak Kemang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren As'ad Kota Jambi telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui manajemen kurikulum yang efektif dan pendekatan pendidikan yang holistik. Dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan nonformal, serta menerapkan metode pembelajaran interaktif seperti qissuh  (bercerita) dan halaqah. Kurikulum yang diterapkan mengintegrasikan nilai-nilai moderasi Islam, menghasilkan santri yang memiliki pemahaman agama yang inklusif dan seimbang antara ilmu agama dan pendidikan umum. Serta penerapan nilai-nilai tawassuth, i'tidal, tasamuh, dan qudwah dalam kurikulum telah memberikan dampak positif terhadap pemahaman moderasi keagamaan di kalangan santri. Santri tidak hanya dilatih untuk menghargai perbedaan, tetapi juga didorong untuk berkontribusi aktif dalam masyarakat sebagai agen perdamaian.