Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial self efficacy, pengalaman kerja dan keseimbangan kehidupan kerja terhadap kinerja. Jumlah sampel sebanyak 38 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil regresi menghasilkan persamaan Y = 1,725 + 0,315X1 + 0,468X2 + 0,317X3. Uji-F menghasilkan nilai Fhitung (18,999) > Ftabel (2,88), artinya self efficacy, pengalaman kerja dan keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja. Hasil uji-t, secara parsial self efficacy berpengaruh positif terhadap kinerja karena thitung (2,204) > ttabel (2,03011), pengalaman kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karena thitung (2,353) > ttabel (2,03011), keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karena thitung (2,163) > ttabel (2,03011). Hasil uji-R2, nilai Adjusted R Square yaitu 0,593, artinya variabel bebas yang terdiri dari self efficacy, pengalaman kerja, dan keseimbangan kehidupan kerja mampu menjelaskan kinerja sebesar 59,3%, sedangkan sisanya 40,7% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.