Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Widya Sandhi

PENDEKATAN KOMUNIKATIF PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS KOMUNIKASI PADA MAHASISWA JURUSAN DHARMA DUTA SEKOLAH TINGGI AGAMA HINDU NEGERI GDE PUDJA MATARAM Widaswara, Rieka Yulita; Wijana, I Nyoman; Widana, I Nyoman Murba
Widya Sandhi Vol 9 No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan komunikatif pembelajaran bahasa Inggris komunikasi pada mahasiswa Jurusan Dharma Duta Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram. Fenomena tersebut dilandasi oleh alasan bahwa fungsi bahasa sebagai alat komunikasi, sehingga proses komunikasi dalam pembelajaran yang menggunakan bahasa Inggris lebih aktif. Penelitian ini difokuskan tiga aspek, yaitu (1) bentuk komunikasi pembelajaran bahasa Inggris komunikasi; (2) pendekatan komunikatif pembelajaran bahasa Inggris komunikasi; (3) implikasi pendekatan komunikatif dan relevansi konten materi ajar bahasa Inggris komunikasi dengan komunikasi Hindu. Penelitian ini dirancang dalam bentuk deskriftif kualitatif. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah Teori S-M-C-R dan Teori Konstruktivisme.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk komunikasi pembelajaran bahasa Inggris komunikasi adalah komunikasi verbal dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi dalam bentuk komunikasi kelompok. Pendekatan komunikatif mampu membuat mahasiswa untuk lebih aktif karena pendekatan ini lebih menekankan praktek penggunaan fungsi bahasa itu sendiri melalui keaktifan dan keterlibatan mahasiswa. Pendekatan komunikatif ini menggunakan metode diskusi dengan penugasan membuat makalah dan dipersentasikan dalam bahasa Inggris sehingga menciptakan keaktifan mahasiswa dalam berkomunikasi. Implikasi pendekatan komunikatif pembelajaran bahasa Inggris komunikasi adalah berbahasa karena bahasa merupakan aplikasi dari komunikasi. Dalam pendekatan komunikatif implikasi paling nyata yaitu harus ada interaksi verbal, baik antara pengajar dengan peserta didik maupun antar peserta didik. Relevansi konten materi ajar bahasa Inggris komunikasi dengan komunikasi Hindu adalah bahasa Ingris diajarkan untuk berkomunikasi dengan materi ajar yang berkaitan dengan Hindu, baik dari segi nilai, ajaran, dan budaya.
PEMBELAJARAN BERBASIS KETERAMPILAN NON AKADEMIK DI PASRAMAN SWASTA PRANAWA ABIAN TUBUH KOTA MATARAM Swana, I Putu; Wijana, I Nyoman; Prayitno, Joko
Widya Sandhi Vol 10 No 2 (2019): Nopember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada tiga hal yaitu: 1) Implementasi pembelajaran berbasis keterampilan non akademik; 2) hambatan dalam implementasi pembelajaran berbasis keterampilan non akademik; 3) Persepsi Brahmacari, orang tua Brahmacari dan pengurus Pasraman terkait dengan implementasi pembelajaran berbasis keterampilan non akademik di Pasraman Swasta Pranawa Abian Tubuh. Penelitian ini berjenis kualitatif yang bersifat interpretatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Para informan berasal dari pengurus Pasraman, Acarya, Brahmacari dan orang tua Brahmacari yang ditentukan secara purposif. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, paparan, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya keabsahan data diuji dengan validitas internal, validitas eksternal, reliabilitas, dan obyektivitas. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Implementasi pembelajarannya yaitu: a) perencanaannya berbentuk non formal; b) pengorganisasian menyesuaikan situasi serta kondisi dengan Brahmacari yang dibagi menjadi beberapa kelompok; c) pelaksanaan dilakukan dengan fase belajar observasional; d) pengawasan dilakukan secara internal; e) evaluasi dilakukan secara bertahap; 2) Hambatannya yaitu: a) belum ada kurikulum; b) pedoman perencanaan pembelajaran belum tersedia; c) kehadiran Brahmacari kurang konsisten; d) media pembelajaran yang bermasalah; e) keinginan belajar yang dinamis; f) perbedaan tingkat motivasi Brahmacari; g) pengaruh negatif smartphone; h) kurangnya supervisi pembelajaran oleh pihak eksternal; i) belum ada instrumen pengawasan; j) belum ada instrumen pengevaluasian; 3) Persepsinya yaitu: a) Brahmacari mampu mengikuti pembelajaran dengan baik; b) Brahmacari aktif berpartisipasi pada event perlombaan; c) Brahmacari aktif berpartisipasi pada kegiatan sosial keagamaan; d) orang tua Brahmacari menunjukan sikap yang respek; e) adanya perubahan pola perilaku dari Brahmacari; f) prestasi non akademik Brahmacari mengalami peningkatan; g) terdongkraknya eksistensi Pasraman Swasta Pranawa Abian Tubuh.