Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL, GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN “GROWTH OPPORTUNITY” SEBAGAI PEMODERASI STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN GO PUBLIC YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI Nur Siyami
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 15, No 2 (2019): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.907 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v15i2.5747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji “Pengaruh Intellectual Capital, Good Corporate Governance Dan Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan “Growth Opportunity” Sebagai Pemoderasi Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Go Public Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Tahun 2016-2017. Total populasi diperoleh 43 perusahaan, dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu menggunakan  indikator Perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI selama periode penelitian 2016-2017, Perusahaan yang selalu mendapatkan laba positif atau tidak mengalami kerugian selama periode penelitian pada periode 2016-2017, Perusahaan yang termasuk bank konvensional, Perusahaan perbankan yang mempublikasikan data keuangan yang lengkap sesuai dengan kebutuhan data dalam penelitian ini untuk periode 2016-2017 dan Perusahaan perbankan yang menggunakan mata uang rupiah dalam laporan keuangannya untuk periode 2016-2017 diperoleh sampel sebanyak 20 perusahaan. Hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan untuk Intellectual Capital diperoleh nilai t  sebesar 1.440 dengan nilai signifikansi 0,043 < probabilitas 0,05, Kepemilikan Managerial diperoleh nilai t  sebesar 1.244 dengan nilai signifikansi 0.024 < probabilitas 0,05. Kepemilikan Institusional diperoleh nilai t  sebesar 0.767 dengan nilai signifikansi 0.461 > probabilitas 0,05. Struktur Modal diperoleh nilai t  sebesar 1.506 dengan nilai signifikansi 0.016 < probabilitas 0,05. Growth Opportunity diperoleh nilai t  sebesar 1.028 dengan nilai signifikansi 0.033 < probabilitas 0,05 yang artinya hanya variabel Kepemilikan Institusional yang tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahan. Selain itu growth opportunity juga memoderasi semua variabel independen (Intellectual capital, Good Corporate Governance, dan struktur modal) kecuali kepemilikan institusional. Nilai Adjusted R square sebesar 0,418 atau 41,8% menunjukkan bahwa besarnya Intellectual Capital yang dihitung menggunakan VAIC (Value Added Intellectual Coefficient), GCG (Good Corporate Governance), Struktur Modal yang dihitung menggunakan DER (Debt to Equity Ratio) serta growth opportunity yang diukur dengan sales grorwth dapat dijelaskan oleh variabel ROA (Return On Aset) melalui  growth opportunity yang diukur dengan sales growth. Kata Kunci: IC (Intellectual Capital), GCG (Good Corporate Governance, Struktur Modal (DER), Growth Opportunity dan Kinerja Perusahaan (ROA).
PENERAPAN INTELLECTUAL CAPITAL DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI STRATEGI PEMULIHAN KESEHATAN FINANSIAL PASCA PANDEMI COVID 19 Nur Siyami; Rusmiyatun Rusmiyatun
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 17, No 3 (2021): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v17i3.7477

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mengkaji tentang penerapan Intellectual Capital dan Good Corporate Governance Sebagai Strategi Pemulihan Kesehatan Finansial Pasca Pandemi Pada UMKM Kabupaten Purworejo. Tingkat intervensi peneliti dalam penelitian ini adalah intervensi minimal dimana peneliti hanya mengumpulkan data tanpa ikut campur dalam kegiatan organisasi. Sampel data dalam penelitian ini sejumlah 120 UMKM yang terdaftar dalam Forum UMKM Kabupaten Purworejo yang diambil dengan dengan menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Berdasarkan  hasil uji statistic deskriptif  untuk variabel Intellectual Capital diperoleh  nilai rata-rata sebesar 2.7368 < 3.00 (nilai ideal indikator top performance). Kepemilikan modal diperoleh nilai 0.6290 yang artinya dari 120 UMKM Kabupaten Purworejo rata-rata memiliki modal sendiri sebesar 62%. Nilai Rata-rata ROA sebesar 1.1456 dengan standar deviasi 0.56058  yang apabila dibandingkan nilai ideal ROA sebesar 2.5% dapat disimpulkan bahwa UMKM yang ada di Kabupaten Purworejo belum memiliki kinerja finansial yang baik.
The Impact of Understanding Financial Literacy and the Role of Intellectual Capital on the Financial Performance of SMEs (Study on Tofu Entrepreneurs in Grantung Village, Bayan, Purworejo) Nur Siyami; R Rusmiyatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.455 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dampak pemahaman Literasi keuangan dan intelectual capital terhadap kinerja finansial UMKM yang merupakan studi pada pengusaha tahu di Desa Grantung, Kecamatan Bayan, Purworejo. Populasi penelitian adalah seluruh Pengusaha tahu di desa Grantung sebanyak 250 orang, namun untuk pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 27 UMKM. Sumber data diperoleh melalui wawancara langsung, pengisian angket oleh pelaku UMKM dan data sekunder berupa pembukuan keuangan para pelaku usaha . Pengujian pengaruh menggunakan analisis regresi linier berganda . Variabel Literasi keuangan diukur dengan pemahaman pelaku usaha melalui pemahanam konsep menyimpan, pengelolaan uang dan kepercayaan terhadap lembaga keuangan baik produk maupun jasanya. Variabel Intelectual Capital diukur dengan VAIC. Dan Variabel Kinerja finansial diukur dengan jumlah rasio profitabilitas yaitu ROA . Hasil dari penelitian ini Variabel Literasi keuangan berpengaruh terhadap Kinerja finansial UMKM dengan nilai signifikansi uji pengaruh regresi 0,045 < 0,05 . Pengetahuan konsep menabung dan konsep mengelola keuangan menaikkan kinerja UMKM yang diukur dengan ROA sebesar 2,71 . Sedangkan variabel Intelectual Capital tidak berpengaruh terhadap Kinerja UMKM.
Determinan Financial Performance Di Era Society 5.0 (Dari Perspektif Pemahaman Literasi Keuangan, Literasi Teknologi, Finansial Teknologi Dan Inklusi Keuangan) Nur Siyami; Rusmiyatun Rusmiyatun
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.075 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.9998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang determinan Financial Performance di era Society 5.0 pada UMKM Kabupaten Purworejo dilihat dari perspektif Pemahaman Literasi Keuangan, Literasi Teknologi, Finansial Teknologi dan Inklusi Keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku Usaha yang terdaftar dalam Buku Profil UMKM Kabupaten Purworejo Tahun 2020 sejumlah 495 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik Purpossive Sampling sehingga diperoleh total sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 123 orang. Desain penelitian atau rancang bangun penelitian adalah rencana dan struktur penyelidikan yang disusun sedemikian rupa sehingga peneliti akan dapat memperoleh jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan penelitiannya. Berdasarkan kondisi lingkungan penelitian dan tingkat keterlibatan peneliti, maka penelitian ini dilakukan dalam situasi yang tidak diatur, yaitu situasi dimana pekerjaan berproses secara normal. Tingkat intervensi peneliti dalam penelitian ini adalah intervensi minimal dimana peneliti hanya mengumpulkan data tanpa ikut campur dalam kegiatan organisasi. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan di dalam penelitian ini merupakan metode analisis statistik deskriptif melalui tahapan uji Validitas dan Reliabilitas, Korelasi Berganda, Regresi Berganda, Uji Determinasi, Uji Hipotesis dan Uji Ketepatan Model. Analisis data dilakukan secara statistik dikarenakan untuk keakuratan hasil dan jumlah data yang ada.
COMPETENCE AND LITERACY AS A MODEL FOR THE DEVELOPMENT OF COMPETITIVE MILLENNIAL FARMERS IN PURWOREJO REGENCY Wakhdan Wakhdan; Adi Sucipo; Nur Siyami
Jurnal Scientia Vol. 12 No. 03 (2023): Education, Sosial science and Planning technique, 2023 (June-August)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v12i03.1604

Abstract

Facing the era of Society 5.0 and the development of technological advances, business strategy is essential to measure effectiveness and efficiency. Towards Era 5.0, human work and activities will focus on Human-Centered which is based on technology. Facing this phenomenon and the incessant discussion about millennial farmers, understanding literacy for farmers is fundamental, starting from understanding competence and literacy. This study uses a qualitative approach. The population in this study are all millennial farmers who are members of the catalogue list of millennial farmers in Purworejo Regency obtained from the Food Security and Agriculture Office of Purworejo Regency in 2022, a number of 40 people who were then sampled for this study with a sampling technique using purposive sampling, namely by criteria for millennial farmers who meet the criteria of millennial farmers, have complete data that support research activities and millennial farmers who are willing and committed to joining the millennial farmer forum in Purworejo Regency so that a total sample of 9 people is obtained. As for the results of this study, the factors that influence the lack of interest consist of the image of the agricultural sector which is less prestigious, high risk, less guaranteeing the level of stability, and income continuity; the average land tenure is narrow; Diversification of non-agricultural businesses and agricultural industries in less/undeveloped villages; Succession of farming management is low; There is no particular incentive policy for young/beginner farmers; and The changing perspective of youth in the postmodern era like now. The strategies carried out include providing correct information about agriculture and the world of agriculture is interesting; Promoting the let's build village program and prepare supporting facilities/infrastructure; Encouraging the formation of community groups and their guidance by the government or non-governmental organizations; and Creating collaboration between government, academia, banking and core businesses/farmers. Regarding competence and literacy, the millennial farmer actors in Purworejo Regency already have good competence and literacy towards Competitive Millennial Farmers.
Dampak Tata Kelola Bumdes Dan Peran Kolaborasi Pentahelix Dalam Mewujudkan SDGS Desa Tutik Rosiani; Nur Siyami
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.13573

Abstract

Sustainable Development Goals desa memiliki tujuan sebagai upaya untuk mewujudkan desa ekonomi tumbuh merata. Tujuan SDGs Desa selaras dengan tujuan dibentuknya BUMdes yaitu untuk pertumbuhan dan memperkuat ekonomi desa. Percepatan pencapaian SDGs Desa melalui BUMdes dapat diwujudkan dalam berbagai upaya yang merujuk pada pencapaian kinerja keuangan dan keberlanjutan usaha BUMdes. Tercapainya tujuan BUMdes tidak hanya berasal dari internal BUMDes sendiri akan tetapi dipengaruhi juga oleh berbagai dukungan, peranan dan kolaborasi dari Perguruan Tinggi, Unit Bisnis, Pemerintah, Komunitas, serta Media. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada Forum BUMDes Kabupaten Purworejo yang berjumlah 469 Badan Usaha. Teknik dalam pengambilan sampel yaitu teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu sehingga diperoleh sampel sebanyak 107 badan usaha. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa uji korelasi berganda, regresi berganda, uji determinasi, uji hipotesis (Uji T), dan uji ketepatan model (Uji F). Hasil dari penelitian ini yaitu tata kelola BUMDes berpengaruh positif dan signifikan terhadap SDGS desa. Peran Kolaborasi Pentahelix berpangaruh positif dan signifikan terhadap SDGs desa.
THE IMPACT OF BUMDES GOVERNANCE AND THE ROLE OF PENTAHELIX COLLABORATION IN REALIZING VILLAGE SDGs Tutik Rosiani; Nur Siyami
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 04 (2023): Jurnal Ekonomi, 2023
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/ekonomi.v12i04.3008

Abstract

The village's Sustainable Development Goals aim as an effort to realize an equitable, growing economic village. The goals of the Village SDGs are in line with the objectives of establishing BUMdes, namely to grow and strengthen the village economy. Accelerating the achievement of Village SDGs through BUMdes can be realized in various efforts that refer to the achievement of financial performance and BUMdes business sustainability. The achievement of BUMDes goals does not only come from internal BUMDes itself but is also influenced by various supports, roles, and collaborations from Universities, Business Units, Government, Community, and Media. This research uses quantitative methods. This research was conducted at the Purworejo Regency BUMDes Forum, which totaled 469 Business Entities. The sampling technique is purposive, with certain criteria to obtain a sample of 107 business entities. This study uses data analysis techniques in multiple correlation tests, multiple regressions, determination tests, hypothesis testing (T-test), and model accuracy tests (F-test). The results of this study are that BUMDes governance has a positive and significant effect on village SDGS. The role of the Pentahelix Collaboration has a positive and significant impact on village SDGs.
Assistance in improving the quality of financial management of the oyster mushroom business for the disable persons at DPO Restu Abadi Purworejo Hesti Respatiningsih; Nur Siyami; Rizki Dewantara; Dewi Chirzah; Arkan Salsabila Asegaf; Hilda Nova Indira
Community Empowerment Vol 8 No 11 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.10349

Abstract

This community service activity is undertaken to enhance the quality of financial management, aiming to attain financial independence for members of business groups with disabilities. The approach involves training and mentoring, engaging both academics and practitioners specializing in financial literacy and inclusion. The success of this service program is evident in the increased knowledge and skills of the partners, encompassing the preparation of plans, business financial reports, financial literacy, and inclusion. Additionally, there has been an improvement in partners' access to financial institutions. The challenges of partner indiscipline in recording finances and pricing strategy problems can be effectively addressed through the use of the SIMAKE application. This application facilitates easy recording of transactions and determination of product prices.
Financial management assistance and strengthening oyster mushroom business management in the Kelompok Difable Desa (KDD) Rejo Mandiri Purworejo Nur Siyami; Hesti Respatiningsih; Rizky Dewantara; Chairani Putri Permata; Yoga Wicaksana
Community Empowerment Vol 9 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12359

Abstract

This activity aims to manage finances and strengthen business management, enhance skills, and promote independence for people with disabilities through inclusive mentoring with partners. The method used in this activity is training and mentoring. The results of this activity show an 80% increase in partners' knowledge and skills in financial management and report preparation. An increase in mushroom sales turnover by 14% per month. The addition of 2 offline marketing access points. This PMP program is expected to make a positive contribution to achieving economic independence for the disabled group.
Analisis Resiko Keuangan dalam Transaksi Sistem Pembayaran Cash On Delivery (COD) pada Bisnis Dropshipper Nurjanah, Tri; Anggraeni, Karin; Ivada, Agustin Luluatul; Siyami, Nur; Setiati, Iwuh Kanthil
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science Vol 4 No 03 (2025): Jurnal Akuntansi dan Keuangan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jakws.v4i03.2632

Abstract

Pada era digital ini membuat semua aspek kehidupan berubah. Dalam segi yang luas era digital ini merubah sistem kerja yang ada menjadi lebih cepat dan modern, contohnya pada aspek ekonomi perdagangan yang semakin berkembang pesat. Munculnya bisnis dropshipper yang memiliki masa depan yang cerah di Indonesia membuat bisnis ini makin berkembang. Karakteristik dropshipper yang tidak memiliki persediaan fisik, namun bertindak sebagai perantara transaksi jual beli, memunculkan tantangan dan resiko bagi para pelaku bisnis tersebut. Penelitian ini membahas tentang risiko keuangan yang dihadapi oleh para dropshipper yang menggunakan sistem pembayaran Cash on Delivery (COD). Banyak saat ini para dropshiper yang menggunakan sistem cash on delivery (COD) karena lebih dapat dipercaya oleh pembeli. Namun sistem ini juga mambawa beberapa resiko, seperti ketidakpastian pembayaran, hingga potensi penipuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada bisnis dropshipper di wilayah Kabupaten Purworejo. Dimana metode Cash on Delivery (CoD) ini memiliki 4 resiko yaitu piutang tak tertagih (pembatalan pembelian), barang dikembalikan, keterlambatan pembayaran, resiko pesanan fiktif (konsumen iseng). menyarankan strategi mitigasi seperti memilih mitra kurir yang tepat, menjaga hubungan baik dengan pelanggan, verifikasi pesanan lebih ketat, serta edukasi konsumen tentang tanggungjawab dalam berbelanja. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi masukan kedepannya untuk pengelolaan resiko keuangan yang lebih baik bagi pelaku bisnis dropshipping.