Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PRESSURE BIOFEEDBACK EXERCISE TERHADAP NYERI PADA KASUS HERNIA NUKLEUS PULPOSUS (HNP) LUMBAL DI RSUD CIBINONG Nasirudin, Yusuf; Agustina, Dwi; Hutabarat, Sospida Purnawaty
JURNAL PROFESIONAL FISIOTERAPI Vol. 4 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/fisioterapi.v4i2.9636

Abstract

Pendahuluan: Hernia nukleus pulposus (HNP) lumbal adalah salah satu penyakit yang sering menyebabkan nyeri pada tulang belakang yang terjadi karena adanya nukleus pulposus yang keluar dari diskus intervertebralis. Penderita HNP perlu mendapatkan pelayanan medis yang tepat dan benar salah satunya adalah fisioterapi yang berperan dalam mengurangi rasa nyeri serta meningkatkan kekuatan otot. Tujuan: Mengetahui pengaruh pressure biofeedback exercise terhadap nyeri pada kasus hernia nukleus pulposus (HNP) lumbal di RSUD Cibinong. Metode: Desain penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan two group pre-test post-test design. Jumlah sampel sebanyak 28 orang yang dibagi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dengan intervensi TENS, IR dan kelompok perlakuan dengan intervensi pressure biofeedback exercise, TENS, IR. Intervensi dilakukan selama 12 kali pertemuan selama 6 minggu. Hasil: Hasil uji Wilcoxon rerata sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol p value 0,001 (p < 0,05). Hasil Uji Mann Whitney rerata sebelum intervensi pada dua kelompok p value 0,352 (p > 0,05) dan sesudah intervensi p value 0,004 (p < 0,05). Simpulan: Penambahan pressure biofeedback exercise pada TENS dan IR signifikan dalam menurunkan nyeri HNP lumbal.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN DAN KETERAMPILAN ANAK USIA 1-5 TAHUN MELALUI PROGRAM PLAY EXERCISE DAN SENAM BALITA DI DESA NAMBO Nasirudin, Yusuf; Aminoto, Toto; Ramadhan, Mohamad; Putri, Nabilah Dhiya; Wakhidah, Nadia Ima; Azizah, Nastia Wafa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2024.331

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang program play exercise dan senam balita dalam meningkatkan kecerdasan dan keterampilan pada anak balita. Masa kanak-kanak merupakan masa yang sangat penting bagi perkembangan kognitif dan motorik. Melibatkan balita dalam kegiatan fisik yang terstruktur dapat meningkatkan kecerdasan dan keterampilan mereka secara signifikan. Senam balita, yang mengintegrasikan gerakan-gerakan yang menyenangkan dan latihan terstruktur, memiliki potensi sebagai pendekatan holistik untuk mendorong perkembangan dini. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan edukasi dan praktik tentang play exercise dan senam balita dalam meningkatkan kecerdasan dan keterampilan pada anak balita. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pengukuran pre-test dan post-test untuk tingkat pengetahuan. Sampel yang terdiri dari kelompok ibu yang memiliki balita usia 1-5 tahun di Desa Nambo. Analisis data melibatkan perbandingan skor sebelum dan sesudah penyuluhan dengan menggunakan metode statistik untuk menentukan efektivitas program. Hasil: Hasil pengukuran tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah didapatkan hasil bahwa adanya peningkatan pengetahuan ibu dengan nilai mean pre-test (3.33) dan post-test (5.85). Maka itu adanya peningkatan pengetahuan ibu balita tentang program play exercise dan senam balita dalam meningkatkan kecerdasan dan keterampilan pada anak balita di Desa Nambo.
Pengaruh Senam terhadap Penurunan Gula Darah Puasa pada Lansia dengan Faktor Resiko Stroke Laela Abida, Liza; Nasirudin, Yusuf
Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59686/jtwb.v4i1.245

Abstract

Background: Elderly individuals with stroke risk factors increasingly experience hyperglycemia, while structured physical activity such as low-impact aerobic exercise remains underutilized as a strategy to control fasting blood glucose levels. Objectives: This study aimed to determine the effect of aerobic exercise on fasting blood glucose reduction in elderly individuals with stroke risk factors. Methods: The research employed a quasi-experimental design with a two-group pretest-posttest approach. The study involved 20 elderly participants at Posbindu Kenanga, divided into an intervention group (aerobic exercise) and a control group (dietary education). The aerobic exercise was conducted three times a week for four weeks. Data were collected through fasting blood glucose measurements before and after the intervention using paired sample t-test and independent sample t-test. Results: This study showed that the mean fasting blood glucose level in the intervention group significantly decreased from 125.7 mg/dL to 104.4 mg/dL (p = 0.004). In contrast, the control group exhibited a slight increase from 133.9 mg/dL to 134 mg/dL (p = 0.934). The intergroup comparison revealed a p-value of 0.000, indicating a significant effect of aerobic exercise on fasting blood glucose reduction compared to the control group. Conclusions: This study concludes that aerobic exercise effectively reduces fasting blood glucose levels in elderly individuals at risk of stroke. Physical activity, such as aerobic exercise, improves insulin receptor sensitivity and enhances glucose utilization by active muscles, contributing to reduced blood glucose levels. Structured physical exercise and education are recommended as preventive strategies for managing stroke risk in elderly populations. Keywords: Aerobic exercise, Fasting blood glucose, Elderly, Stroke risk
PERBANDINGAN PENGARUH ANTARA HIGH-INTENSITY INTERMITTENT TRAINING DENGAN FARTLEX TRAINING TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX PELARI REKREASIONAL DI KOMUNITAS SELARI Nasirudin, Yusuf; Amri, Muh. Choirul; Sudarsono, Ari
JURNAL PROFESIONAL FISIOTERAPI Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/fisioterapi.v5i1.11047

Abstract

Latar Belakang: Olahraga lari adalah aktivitas fisik yang dapat meningkatkan kebugaran tubuh dan menjadi sarana rekreasi yang populer. VO2Max adalah salah satu indikator utama kebugaran tubuh. Penelitian ini membandingkan dua metode latihan interval, High-Intensity Interval Training (HIIT) dan Fartlex Training, untuk peningkatan VO2Max. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara HIIT dan Fartlex Training terhadap peningkatan VO2Max pelari di komunitas Selari Jakarta Selatan. Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Februari 2025 di komunitas Selari Jakarta Selatan. Sampel penelitian terdiri dari 30 anggota komunitas yang diambil melalui purpose sampling dan setelah itu dilakukan wawancara dan pemeriksaan VO2Max. Intervensi latihan HIIT dan Fartlex Training diberikan selama 4 minggu dengan frekuensi 2 kali seminggu. Pengukuran VO2Max dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Queen’s College Step Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kelompok HIIT maupun Fartlex Training mengalami peningkatan VO2Max yang signifikan setelah intervensi (p = 0,001). Kelompok HIIT menunjukkan peningkatan rerata VO2Max yang lebih besar (Δ = 1,72) dibandingkan kelompok Fartlex (Δ = 1,35). Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dalam hal peningkatan VO2Max (p = 0,983). Kesimpulan: HIIT dan Fartlex Training sama-sama efektif dalam meningkatkan VO2Max untuk itu dapat disarankan agar kedua latihan ini dapat digunakan untuk pelari rekreasional. Pemilihan metode latihan dapat disesuaikan dengan preferensi dan kondisi individu.