Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of e-Samsat Implementation, Tax Sanctions, and Income Level on Motor Vehicle Taxpayer Compliance in Denpasar City Ni Putu Elia Purnama Sari; Rai Gina Artaningrum; Putu Aristya Adi Wasita
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 5 No. 1 (2026): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v5i1.4840

Abstract

Tax revenue is the main source of state income that plays an important role in financing national development. One of the regional taxes that contributes significantly to Regional Original Revenue (PAD) is the Motor Vehicle Tax (PKB). However, in Denpasar City, there is still a high level of Motor Vehicle Tax arrears even though the government has implemented a digital-based payment system through Electronic Samsat (e-Samsat) and the SIGNAL application. This condition indicates that the increase in technology use has not been fully followed by an increase in taxpayer compliance. This study examines the influence of three key factors on motor vehicle taxpayer compliance in Denpasar City: the implementation of e-Samsat (Indonesia’s electronic tax payment system), tax penalties, and income levels. The e-Samsat system is expected to improve convenience and efficiency in tax payments, encouraging greater compliance. Tax penalties are considered an essential deterrent, while income level is believed to significantly affect taxpayers' ability and willingness to meet their obligations. A quantitative research approach, relying on primary data, was used. The population consisted of motor vehicle taxpayers registered with the Denpasar SAMSAT office. A total of 100 respondents were selected using accidental sampling. The data were analysed using multiple linear regression using SPSS version 25.0. The findings show that e-Samsat implementation, tax penalties, and income levels all positively affect taxpayer compliance. In other words, the easier the service, the stricter the penalties, and the higher the income, the more likely taxpayers are to comply with their motor vehicle tax obligations.
ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT DUA CERITA ABADI Agnes Mega Permatasari; Putu Aristya Adi Wasita
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2769

Abstract

Sistem akuntansi penjualan merupakan sistem yang berisi transaksi penjualan barang atau jasa yang dilakukan secara tunai maupun kredit. Sistem akuntansi penjualan yang baik akan memberikan pengendalian yang juga baik karena akan meminimalisir resiko penjualan yang mungkin terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem akuntansi penjualan yang digunakan pada PT Dua Cerita Abadi. PT Dua Cerita Abadi sendiri menggunakan 2 jenis penjualan yaitu penjualan debit dan kredit. Dalam tugas akhir ini penulis mengemukakan data Primer dan Sekunder seperti hasil dari wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa PT Dua Cerita Abadi sudah menggunakan sistem akuntansi penjualan yang baik berkenaan dalam metode debet dan kredit, dengan mengikuti setiap prosedur sistemn penjualan dan melakukan pencatatan yang sesuai.
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PENERIMAAN BARANG PADA HOTEL PANDAWA ALL SUITE Ni Luh Putu Rinawati; Putu Aristya Adi Wasita
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2772

Abstract

Setiap perusahaan tentunya perlu menerapkan prinsip - prinsip sistempengendalian internal sehingga dalam kegiatan operasionalnya agar dapatberlangsung secara efektif dan efisien baik dari segi waktu, biaya dan tenaga. HotelPandawa All Suite merupakan perusahaan di bidang jasa akomodasi yang secaraumum sudah menerapkan sistem pengendalian internal secara baik. Adapun masalahyang ditemukan yaitu, pada bagian receiving sering terjadi barang yang diterimajumlah dan jenisnya tidak sesuai dengan purchasing order sehingga menghambatkegiatan operasional hotel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sistempengendalian internal penerimaan barang pada Hotel Pandawa All Suite sudahmenerapkan prinsip-prinsip pengendalian internal yang baik. Jenis penelitian yangdigunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah dataprimer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistempengendalian internal pada proses penerimaan barang sudah berjalan dengan baiknamun masih memiliki kelemahan seperti, bagian receiving yang tidak menggunakansurat order pembelian sebagai dasar penerimaan barang yang menyebabkan seringterjadi barang yang diterima jumlah dan jenisnya tidak sesuai dengan purchasingorder/daily market list.
ANALISIS PENGENDALIAN INTERNAL PIUTANG USAHA UNTUK MEMINIMALKAN PIUTANG TAK TERTAGIH PADA HARRIS HOTEL SEMINYAK Ni Luh Kadek Ayu Nita Dwi Wirati; Putu Aristya Adi Wasita
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2793

Abstract

Industri perhotelan merupakan salah satu industri yang mendukung sektor pariwisataterkhususnya pada daerah Bali. Perkembangan industri masa kini yang semakin pesatmenyebabkan semakin banyak industri perhotelan yang bermunculan. Penelitian ini membahastentang Analisis Pengendalian Internal Piutang Usaha Untuk Meminimalkan Piutang Tak TertagihPada Harris Hotel Seminyak. Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui bagaimanaperkembangan proses penagihan piutang di Harris Hotel. Analisis data pada penelitian inimenggunakan analisis kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini data yang diperoleh menggunakanmetode observasi data keuangan khususnya data piutanguntuk menganalisis piutang. Hasilyang Pada penelitian kali ini adalah Harris Hotel sudah melakukan pengendalian piutang dengansangat baik, sehingga menghasilkan presentase penagihan piutang diatas 90%. Oleh karena itu,Pengendalian internal di Harris Hotel harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi denganmelakukan cost control penjualan kamar di setiap harinya dan mengingatkan kepada klien atauagent sebelum jatuh tempo pembayaran.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENEKAN COST FOOD AND BEVERAGE PADA HOTEL THE 1O1 BALI OASIS SANUR Ericson Tenabolo; Putu Aristya Adi Wasita
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2800

Abstract

Pengendalian biaya merupakan hal yang sangat penting dalam melakukan penjualan makanandan minuman dalam perhotelan. Perencanaan pengendalian biaya makanan dan minuman yangdilakukan di Hotel THE 1O1 Bali Oasis dilakukan dengan cara menentukan standar biaya yangdikeluarkan dalam memperoleh dan menghasilkan makanan dan minuman itu sendiri. Namun, padakenyataannya biaya yang timbul terkadang melebihi target yang telah ditentukan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menekan biaya yang timbul dari penjualanfood and beverage pada Hotel THE 1O1 Bali Oasis Sanur. Jenis data yang digunakan dalampenelitian ini adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakanteknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hal yang harus diperhatikan dalam melakukanpengaturan biaya adalah komponen total pembentukan biaya kotor yaitu biaya persediaan awal,total persediaan mendatang, dan total persediaan food and beverage akhir. Kendala yang dihadapidalam menekan cost itu sendiri yaitu terletak pada fungsi pembelian, penerimaan bahan,penyimpanan, produksi, dan fungsi penjualan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa faktoryang berpengaruh dalam menekan cost food and beverage yaitu pengalokasian setiap barang ataubahan yang ada sesuai dengan porsi dan tempatnya masing-masing. Berdasarkan hasil penelitiantersebut maka untuk menekan biaya yang timbul dari food and beverage pada Hotel THE 1O1 BaliOasis Sanur yaitu adanya fungsi control yang lebih intens antara setiap department yang adasehingga adanya kordinasi yang efektif terkait aktivitas keluar masuknya makanan dan minuman.
ANALISIS CAPEX (CAPITAL EXPENDITURE) BUDGETING SEBAGAI ALAT KONTROL PEMBELIAN PADA HOTEL MAISON AURELIA SANUR Made Ayu Widiani; Putu Aristya Adi Wasita
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2819

Abstract

Capex merupakan salah satu cara untuk mengontrol pembelian pada suatu perusahaan terutamapada perusahaan hotel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana capexbudgeting sebagai alat kontrol pembelian pada Hotel Maison Aurelia Sanur. Data-data dalam laporandiperoleh dari hasil observasi pada objek laporan. Penelitian ini juga menggunakan pendekatananalisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan setiap Hotel melengkapi fasilitasnyadengan memaksimumkan laba dan meminimkan biaya yang ada. Untuk mencapai tujuanperusahaan, dalam melaksanakan laba maka setiap perusahaan perlu menyusun perencanaan yaitusuatu anggaran yang menyeluruh tentang kegiatan perusahaan pada waktu yang akan datang yangdibuat berdasarkan data waktu sebelumnya yang disesuaikan dengan kondisi dimasa mendatang.Berdasarkan analisis yang telah dilakukan terhadap anggaran pembelian pada Maison Aurelia Sanur,maka dapat disimpulkan bahwa proses pengendalian anggaran pembelian menggunakan CapexBudgeting sudah maksimal serta dapat meminimalkan biaya untuk pengeluaran pembelian yangakan dilakukan. Dalam berlangsung sebuah perusahaan, dibutuhkan pengendalian yang peranancukup krusial demi pengembangan perusahaan
ANALISIS PROSEDUR PENERIMAAN KAS ATAS PENJUALAN KAMAR HOTEL PADA ASTERA SEMINYAK BY INI VIE HOSPITALITY Ni Made Septania Cahyaningtyas; Putu Aristya Adi Wasita
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2854

Abstract

Prosedur merupakan susunan kegiatan yang melibatkan satu atau lebih subjek sebagaipelaku demi tercapainya suatu tujuan. Salah satu contoh prosedur yaitu perosedur penerimaan kas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur penerimaan kas pada AsteraSeminyak BY INI VIE HOSPITALITY. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptifkualitatif. Teknik pengumpulan data berupa penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan melaluiwawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses prosedurpenerimaan kas pada Astera Seminyak BY Ini Vie Hospitality sudah berjalan cukup baik karenaSebagian besar sesuai dengan unsur unsur pengendalian internal yang ada dalam Perusahaan, adabeberapa unsur yang belum sesuai terhadap pengendalian internal , salah satunya unsur aktivitaspengendalian tepatnya pada sistem otoritas dan prosedur pencatatan yang masih belum dibubuhistampel Perusahaan sehingga dokumen terlihat tidak sah. Sehingga perlu adanya sistem otoritasdan prosedur pencatatan untuk meningkatkan pengendalian internal Perusahaan.
Pengaruh Nilai Pasar, Risiko Pasar, dan Volatilitas Nilai Tukar pada Abnormal Return Saham pada Perusahaan Sektor Aneka Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Makson Adino Pote; Putu Aristya Adi Wasita; Luh Diah Citra Resmi Cahyadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11764

Abstract

Pasar modal merupakan salah satu instrumen investasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari kondisi internal perusahaan maupun faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai pasar, risiko pasar, dan volatilitas nilai tukar terhadap abnormal return saham pada perusahaan sektor aneka industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, harga saham, dan data nilai tukar. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS Statistics yang didahului dengan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap abnormal return saham, sedangkan risiko pasar dan volatilitas nilai tukar tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap abnormal return saham, namun kemampuan model dalam menjelaskan variasi abnormal return masih relatif rendah dengan nilai Adjusted R Square sebesar 8,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai pasar merupakan faktor yang lebih dominan dalam memengaruhi abnormal return saham dibandingkan risiko pasar dan volatilitas nilai tukar. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.
Pengaruh Kebijakan Dividen, Leverage, dan Ukuran Perusahaan pada Volatilitas Harga Saham Perusahaan BUMN di Bursa Efek Indonesia Desandro Nahak; Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani; Putu Aristya Adi Wasita
Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Inisiatif : Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/inisiatif.v5i2.7251

Abstract

This study aims to examine the effect of dividend policy, leverage, and firm size on stock price volatility of State-Owned Enterprises (SOEs) listed on the Indonesia Stock Exchange. Stock price volatility reflects investment risk and market uncertainty, making it an important indicator for investors in making investment decisions. This research employed a quantitative approach using secondary data obtained from the annual financial statements of SOEs during the observation period. The data were analyzed using multiple linear regression to determine the influence of dividend policy, leverage, and firm size on stock price volatility. The results indicate that dividend policy has a negative and significant effect on stock price volatility, while leverage and firm size do not significantly affect stock price volatility. Simultaneously, the three independent variables are unable to significantly explain the variation in stock price volatility. These findings suggest that other internal and external factors may play a more dominant role in influencing stock price movements. The study provides practical implications for investors, company management, and policymakers in understanding the determinants of stock price volatility in the Indonesian capital market.