p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ZOOTEC
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktivitas lalat terhadap performa tubuh kuda di Desa Pinabetengan Kecamatan Tompaso Barat Turangan, S.H.; Ngangi, L.R.; Palar, C.K.M.; Bujung, J.R.
ZOOTEC Vol. 45 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui aktivitas lalat terhadap performa tubuh kuda yang ada di Desa Pinabetengan Kecamatan Tompaso Barat. Penelitian ini dilakukan pada 20 ekor kuda. Data diperoleh dengan metode pengamatan langsung di lokasi yang ditentukan dengan menangkap lalat yang hinggap di tubuh dan disekitar ternak kuda dengan menggunakan jaring penangkap (trap net) dan menggunakan perangkap pada pagi dan sore hari. Variabel yang diamati adalah pola aktivitas lalat kuda pagi sampai sore aktivitas lalat berdasarkan umur kuda, berdasarkan bagian tubuh, dan populasi lalat berdasarkan sistem pemeliharaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskripsi kuantitatif untuk menentukan aktivitas lalat pada kuda berdasarkan variabel penelitian. Hasil pengamatan menunjukkan  aktivitas lalat kuda yang tinggi terdapat pada kategori umur diatas 5 tahun dengan total 1572 lalat. Aktivitas lalat kuda yang diamati mulai pada pagi hari yaitu pukul 06.00 wita dan sampai pukul 18.00 wita menunjukkan bahwa aktivitas yang tinggi dengan jumlah populasi yang banyak menyerang kuda pada siang hari yaitu pukul 12.00 wita sampai pukul 14.00 wita dengan jumlah total 890 lalat. Populasi lalat berdasarkan bagian tubuh yaitu pada kepala, punggung dan  perut dan diperoleh hasil yang lebih tinggi  populasi lalat kuda yaitu pada bagian perut 1304 lalat. Populasi lalat kuda berdasarkan sistem pemeliharaan terdapat pada sistem pemeliharaan kuda yang tidak dikandangkan atau hanya diikat di kebun atau di padang umbaran yaitu sebanyak 1870 lalat. Aktivitas lalat yang tinggi terdapat pada kuda umur diatas 5 tahun dan puncak aktivitasnya terjadi pada pukul 12.00 - 14.00 wita dengan populasi lalat yang tinggi terdapat pada bagian perut pada sistem pemeliharaan kuda yang tidak dikandangkan atau hanya diikat di kebun atau di umbar. Kata kunci : Aktivitas , Lalat, Performa, Kuda.
Respon kualitas daging dari ternak kambing yang diberi pakan mengandung eceng gondok (eichornia crassipes) sebagai sumber tanin Mandang, G.E.; Sondakh, E.H.B.; Palar, C.K.M.
ZOOTEC Vol. 46 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/zot.46.1.2026.66102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian daun eceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai sumber tanin alami dalam pakan terhadap kualitas fisik daging kambing lokal jantan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Sam Ratulangi, Manado, pada Oktober 2024. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan, yaitu: P0 (pakan tanpa eceng gondok), P1 (1% eceng gondok), P2 (2% eceng gondok), dan P3 (3% eceng gondok). Parameter yang diamati meliputi pH, daya mengikat air (WHC), susut masak, dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan daun eceng gondok hingga 3% tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap semua parameter kualitas fisik daging. Nilai WHC berkisar antara 34,53%–45,20%, susut masak antara 40,53%–44,31%, kadar air antara 73,8%–79,29%, dan pH berada pada kisaran normal 5,4–5,8. Keseragaman hasil antar perlakuan diduga karena komposisi pakan yang seimbang secara nutrisi, sehingga metabolisme ternak tetap stabil. Kesimpulan daun eceng gondok dapat dimanfaatkan hingga tingkat 3% dalam pakan tanpa menurunkan kualitas fisik daging kambing lokal. Kata kunci: eceng gondok, tanin, kambing lokal