Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan dan Implementasi Prototipe Aplikasi Edukasi Interaktif Berbasis User-Centered Design sebagai Media Pembelajaran Vokasional di SMK Teknik Muhammadiyah Plus Cianjur Pikir Wisnu Wijayanto; Anranur Uwaisy Marchningrum; Mutia Qana’a
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v9i2.11551

Abstract

Proses pembelajaran di SMK Teknik Muhammadiyah Plus Cianjur masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan media pembelajaran digital dan rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran konvensional. Kondisi tersebut berdampak pada kurang optimalnya pemahaman siswa terhadap materi produktif yang menuntut visualisasi serta praktik secara langsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pengembangan prototipe aplikasi edukasi interaktif sebagai media pembelajaran vokasional berbasis digital. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menyediakan media pembelajaran yang menarik, mudah diakses, serta mampu meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa dalam mempelajari materi vokasional. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan aplikasi, pengembangan prototipe, uji coba terbatas, pelatihan pengguna, serta evaluasi pemanfaatan aplikasi. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan wawancara kepada guru dan siswa untuk mengukur kemudahan penggunaan, kualitas antarmuka, serta manfaat aplikasi dalam mendukung proses pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata tingkat kepuasan pengguna sebesar 4,6–4,7 pada skala 1–5 yang mengindikasikan tingkat penerimaan pengguna yang sangat tinggi terhadap aplikasi yang dikembangkan. Hasil kegiatan juga menunjukkan bahwa prototipe aplikasi edukasi interaktif mampu meningkatkan minat belajar dan partisipasi siswa serta membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran secara lebih dinamis, visual, dan kontekstual. Dengan demikian, aplikasi ini dapat menjadi solusi media pembelajaran vokasional berbasis teknologi yang relevan serta berpotensi mendukung transformasi pembelajaran digital di lingkungan SMK.
PENDAMPINGAN PENYANDANG DISABILITAS DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI DI PUSAT PELAYANAN SOSIAL GRIYA HARAPAN DIFABEL (PPSGHD) DINAS SOSIAL PROVINSI JAWA BARAT Maulana Rezi Ramadhana; Mutia Qana'a; Haris Annisari Indah Nur Rochimah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5384-5398

Abstract

Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri para penyandang disabilitas melalui program terstruktur yang berkaitan dengan Pendidikan Berkualitas dan berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Modul kepercayaan diri terdiri dari lima sesi: kesadaran diri, konseling kelompok, kelas kepercayaan diri (termasuk menggambar, bernyanyi, dan menari), komunikasi, serta pameran dan pertunjukan seni. Setiap sesi meningkatkan kepercayaan diri, harga diri, keterampilan sosial, dan komunikasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung selama sesi dan wawancara dengan peserta, fasilitator, dan instruktur. Temuan menunjukkan peningkatan yang nyata dalam tingkat kepercayaan diri pasca intervensi. Sesi Kesadaran Diri dan Konseling Kelompok membantu peserta dalam memahami dan mengelola emosi mereka, sementara Kelas Kepercayaan Diri mempromosikan ekspresi kreatif, yang berdampak positif pada kesejahteraan emosional. Sesi Komunikasi meningkatkan keterampilan sosial, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan pendengaran, dan Pameran dan Pertunjukan Seni memberikan pengakuan sosial, meningkatkan kebanggaan dan rasa memiliki dalam komunitas. Modul pengembangan diri ini mendukung program pengembangan psikososial di Graha Harapan Difabel dengan menciptakan lingkungan yang inklusif dan memberdayakan melalui seni, komunikasi, dan konseling, sehingga menjadi model yang direkomendasikan untuk program-program selanjutnya.