Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANGTUA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KOTA MANADO Pasaribu, Prisniade; Mayulu, Nelly; Malonda, Nancy S.H
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI merupakan yang terbaik untuk bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya. Kebutuhan nutrisi yaitu protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral semua dapat tercukupi dari ASI. Pemberian ASI Eksklusif dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya status sosial ekonomi keluarga. Status sosial ekonomi merupakan bagian dari pendidikan, pekerjaan dan pendapatan, hal ini biasanya menjadi penilaian atas status sosial atau kelas dari seorang individu atau kelompok. Penelitian ini dilakukan untuk melihat Hubungan Status Sosial Ekonomi Orangtua dengan Pemberian ASI Eksklusif di Kota Manado. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif korelatif dengan menggunakan metode penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 0-12 bulan di Kota Manado. Responden yang berhasil didapatkan peneliti adalah 186 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner yang berisikan tentang sosial ekonomi orangtua dan pemberian ASI Eksklusif. Penelitian ini dilakukan di 5 puskesmas Kota Manado yaitu Puskesmas Paniki Bawah, Puskesmas Kombos, Puskesmas Tuminting, Puskesmas Ranotana Weru dan Puskesmas Bahu. Distribusi frekuensi dan persentase digunakan untuk analisa deskriptif, sedangkan uji Chisquare(𝛼=0,05) digunakan untuk analisa analitik. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pekerjaan mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif dimana p=0.020<0,05, pendapatan tidak mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif dimana p=0,723>0,05, dan pendidikan tidak mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif p=0,0302>0,05.Kata Kunci : Status Sosial Ekonomi, Pekerjaan, Pendapatan, Pendidikan, ASI EksklusifABSTRACTBreast milk is the best food for babies in the first 6 months of its life. Nutrients such as proteins, carbohydrates, fats, vitamins, and minerals can be fulfilled from breast milk alone. Exclusive breastfeeding is affected by many factors, such as socioeconomic status of the family. Socioeconomic status is part of education, occupation, and income, it is usually an assessment of the social status of an individual or group. This study was conducted to see the Relationship of Socioeconomic Status of Parents with Exclusive Breastfeeding in Manado. This research is quantitative descriptive correlative with cross-sectional research method. Samples in this research are mother who have baby 0-12 month in Manado and the respondents are 186. The technique in this research is purposive sampling. This research instrument use a questionnaire that contains about the social economy of parents and exclusive breastfeeding. This research was conducted in 5 work areas of public health care center in Manado; they are Tuminting health care center, PanikiBawah health care center, RanotanaWeru health care center, Kombos health care center, and Bahu health care center. The frequencies and percentages were used for descriptive analysis and chi-square test (α = 0.05) was used for analytical analysis. The result of this study is found that the mother’s occupation affects exclusive breastfeeding where p = 0.020 <0.05, income doesn’t affect exclusive breastfeeding where p = 0.723> 0.05, and education doesn’t affect exclusive breastfeeding p = 0.0302> 0.05.Keywords: Socioeconomic Status, Occupation, Income, Education, Exclusive Breastfeeding
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI DESA KAYUUWI DAN KAYUUWI SATU KECAMATAN KAWANGKOAN BARAT Rorimpandei, Cindy Ch.; Kapantow, Nova H.; Malonda, Nancy S.H
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan masa transisi atau masa peralihan dari anak ke dewasa dan salah satu kelompok rentan gizi. Perkembangan yang terjadi pada individu khusus pada remaja relatif pesat, sehingga dibutuhkan asupan zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan remaja. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis apakah terdapat hubungan antara asupan zat gizi makro dengan starus gizi pada remaja putri.  Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional study. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja putri yang memenuhi syarat kriteria inklusi dan eksklusi yaitu sebanyak 45 responden, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2019 - Juni 2020 di Desa Kayuuwi dan Desa Kayuuwi Satu Kecamatan Kawangkoan Barat. Instrumen dalam penelitian ini mengunakan kuesioner food recall 24 jam, timbangan digital, dan mikrotoise. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Remaja putri dengan status gizi normal sebanyak 77,8%, status gizi lebih 13,3% dan status gizi obesitas 8,9%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat (p = 0,000; r = 0,552), lemak (p = 0,000; r = 0,575), dan protein (p = 0,020; r = 0,345) dengan status gizi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi pada remaja putri di Desa Kayuuwi dan Desa Kayuuwi Satu Kecamatan Kawangkoan Barat dan saran dari penelitian ini diharapkan remaja putri lebih memperhatikan pola makanan yang bergizi seimbang. Kata Kunci : Status Gizi, Asupan Zat Gizi Makro , Remaja Putri ABSTRAKAdolescents are a transitional period or a period of transition from child to adult and one of the vulnerable groups of nutrition. The development that occurs in the specific individual in adolescents is relatively rapid, so it is necessary to intake of nutrients that fit the needs of teenagers. The subject in this study is a young woman who qualifies for inclusion and exclusion criteria of 45 respondents, this study was conducted in December 2019 - June 2020 in Kayuuwi village and Kayuuwi one subdistrict of West Kawangkoan. The instruments in this study use a 24-hour food recall questionnaire, digital scales, and microtoise. Data analysis using the Spearman Rank test. Adolescents girls with a normal nutritional status of 77,8%, while young women with a nutritional status of more than 13,3% and young women with a nutritional status of obesity are 8,9%. The results showed that there was a significant link between the intake of carbohydrates (p = 0,000; r = 0,552), fat (p = 0,000; r = 0,575), and proteins (P = 0,020; r = 0,345) with nutritional status. The conclusion of this research is that there is a link between nutrient intake of macro with nutritional status in young women in Kayuuwi village and Kayuuwi Village one district of West Kawangkoan and the advice of this research is expected that the young women are more concerned about the nutritious diet patterns. Keywords : nutritional status, macro nutrient intake, adolescents girl
GAMBARAN POLA MAKAN PADA MAHASISWA SEMESTER VI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Tobelo, Christia Dora; Malonda, Nancy S.H; Amisi, Marsella D.
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan adalah satu hal yang diinginkan semua orang. Jika tubuh sehat dan bergizi seimbang, maka aktivitas akan lebih mudah. Manusia dan makanan tidak dapat dipisahkan karena makanan sebagai kebutuhan dasar. Asupan makanan sangat menentukan status gizi seseorang. Pola makan adalah informasi yang mengambarkan berbagai macam dan jumlah makanan yang dikonsumsi sehari-hari oleh seseorang. Ketidakseimbangan dalam pengaturan pola makan akan mengakibatkan zat gizi yang masuk kedalam tubuh juga tidak seimbang. selama masa pandemi tubuh membutuhkan asupan gizi yang seimbang untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh melawan bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit. Tujun penelitian ini untuk mengetahui gambaran pola makan pada mahasiswa semester VI FKM Unsrat selama masa Pandemi Covid-19.  Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado pada bulan Mei-Oktober 2020. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 212 mahasiswa, dengan sampel penelitian 123 mahasiswa. Instrumen pengumpulan data yaitu kuesioner dalam bentuk google forms. analisis data yang dilakukan adalah univariat. hasil penelitian pada mahasiswa Semester VI FKM Unsrat selama masa pandemi COVID-19, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa semester VI FKM Unsrat sebagian besar memiliki pola makan yang cukup sebanyak 95,1% dan 49% memiliki pola makan baik, namun tidak terdapat responden dengan pola makan kurang. Kata Kunci : Pola Makan, Mahasiswa Semester VI, COVID-19 ABSTRACT Health is one thing that everyone wants. If the body is healthy and nutritionally balanced, the activity will be easier. Humans and food cannot be separated because food is a basic need. Food intake greatly determines a person's nutritional status.. Diet is a variety of information that provides an overview of the kinds and amounts of food items eaten by a person every day. An unbalanced diet will cause an imbalance of nutrients that enter the body. During a pandemic the body needs a balanced intake of nutrients to boost the immune system against bacteria and viruses that cause disease. The purpose of this research is to find out the description of the dietary patterns of the 6th semester students of the Sam Ratulangi University Faculty of Public Health during the Covid-19 Pandemic. The design of this research is descriptive research. This research was conducted at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University Manado in May-October 2020. The population in this study amounted to 212 students, with a research sample of 123 students. The data collection instrument is a questionnaire in the form of google forms. the data analysis performed was univariate. The results of research on Semester VI students of the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University during the COVID-19 pandemic, it can be concluded that most of the students of the Faculty of Public Health have an adequate diet as many as 95.1% and 49% have a good diet, but there are no respondents with less diet Keywords ; Dietary Habit, Semester VI Student, COVID-19
GAMBARAN PENGETAHUAN GIZI PADA MAHASISWA SEMESTER VI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Wongkar, Christy Geiby; Malonda, Nancy S.H; Sanggelorang, Yulianty
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi merupakan komponen utama dalam penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas di Indonesia. Status gizi yang baik dapat dipenuhi apabila pangan yang dikonsumsi harus dalam jumlah yang cukup, bermutu, dan beragam jenisnya agar dapat memenuhi kebutuhan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh manusia. Keadaan gizi yang baik salah satunya dipengaruhi oleh pengetahuan gizi. Dengan memiliki pengetahuan gizi yang baik dimasa pandemi COVID-19 ini maka sistem imunitas tubuh dapat bertahan sehingga tubuh dapat terhindar dan terlindungi dari wabah penularan COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan gizi mahasiswa semester VI Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Selama Masa Pandemi COVID-19. Penelitian ini bersifat deskrptif dengan desain cross sectional, yang dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi pada bulan Mei-Oktober 2020. Dengan subjek penelitian adalah mahasiswa semester VI Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi dengan jumlah sampel sebanyak 125 responden. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan gizi secara online pada google form. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan gizi pada mahasiswa semester VI Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Selama Masa Pandemi COVID-19, sebagian besar responden memiliki kategori pengetahuan cukup dengan persentase 53,6%, sedangkan tingkat pengetahuan gizi baik sebanyak 33,6%, dan tingkat pengetahuan gizi kurang sebanyak 12,8%.  Kata Kunci : Pengetahuan Gizi, Mahasiswa Semester VI, COVID-19 ABSTRACTNutrition is a major component in the preparation of quality human resources in Indonesia. A good nutritional status can be fulfilled if the food consumed must be in sufficient quantity, quality, and various types in order to meet the nutritional needs needed by the human body. The state of good nutrition is influenced by nutritional knowledge. By having good nutritional knowledge during the COVID-19 pandemic, the body's immune system can survive so that the body can be spared and protected from the outbreak of COVID-19 transmission. The purpose of this study was to describe the nutritional knowledge of the 6th semester students of the Sam Ratulangi University Public Health Faculty during the COVID-19 Pandemic Period. This research is a descriptive study with a cross sectional design, which was conducted at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University in May-October 2020. With the research subject is the 6th semester student of the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University with a total sample of 125 respondents. The measuring tool in this study used an online nutritional knowledge questionnaire on google form. Data analysis using univariate analysis. The results showed that the description of nutritional knowledge in semester VI students of the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University during the COVID-19 Pandemic, most respondents had sufficient knowledge category with a percentage of 53.6%, while the level of knowledge of good nutrition was 33.6%, and knowledge level of lack of nutrition as much as 12.8%. Keywords : Nutrition Knowledge, Students, COVID-19
GAMBARAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO MAHASISWA SEMESTER VI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNSRAT SAAT PEMBATASAN SOSIAL MASA PANDEMI COVID-19 Pangemanan, Anggelina J.; Amisi, Marsella D.; Malonda, Nancy S.H
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asupan zat gizi makro merupakan kemampuan seseorang untuk mengkonsumsi suatu makanan. Zat gizi makro berupa Karbohidrat, Lemak dan Protein sangat penting dan berpengaruh terhadap status gizi mahasiswa, karena zat gizi makro dapat membantu dalam pemenuhan kebutuhan gizi secara efisien untuk kemampuan kerja, dan pergerakan aktifitas selama perkuliahan. Tercukupinya asupan zat gizi makro ditengah pandemi Covid-19, maka dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat terhindar dari virus Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran asupan zat gizi makro mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat Mahasiswa Semester VI saat pembatasan sosial masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei deskriptif, yang dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi pada bulan April sampai Oktober 2020. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa aktif semester VI Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, dengan jumlah sampel sebanyak 128 mahasiswa. Alat ukur penelitian ini menggunakan kuesioner formulir Food Record dalam 2x24 jam. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat asupan karbohidrat kurang yaitu sebanyak 120 orang (93,8%), tingkat asupan lemak kurang sebanyak 100 orang (78,1%), dan tingkat asupan protein kurang sebanyak 71 orang (55,5%). Kata Kunci : Asupan Zat Gizi Makro, Mahasiswa, Covid-19                                                                                                                               ABSTRACTIntake of macronutrients is a person's ability to consume a food. Macronutrients in the form of Carbohydrates, Fats and Proteins are very important and affect the nutritional status of students, because macronutrients can help in meeting nutritional needs efficiently for work ability, and movement of activities during lectures. Adequate intake of macronutrients in the midst of the Covid-19 pandemic, it can improve the immune system so that it can avoid the Covid-19 virus. The purpose of this study is to find out the picture of macro nutrient intake of students of the Faculty of Public Health Unsrat Students Semester VI during social restrictions during the covid-19 pandemic. This research is a quantitative research with descriptive survey research design, which was conducted at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University in April to October 2020. The subject of this study was an active student of semester VI of the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University, with a sample of 128 students. This research measuring instrument uses Food Record form questionnaires in 2x24 hours. Data analysis using univariate analysis. The results of this study showed that most respondents had a less carbohydrate intake level of 120 people (93.8%), less fat intake level of 100 people (78.1%), and less protein intake level of 71 people (55.5%). Keywords : Macro Nutrition Intake, Students, Covid-19
GAMBARAN KERAGAMAN KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI SAAT PEMBATASAN SOSIAL MASA PANDEMI COVID-19 Sumakul, Angel Amelia; Malonda, Nancy S.H; Kapantow, Nova H.
KESMAS Vol 10, No 5 (2021): VOLUME 10, NOMOR 5, MEI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sekarang sedang mewabah. Konsumsi makanan beragam dan seimbang sangat bermanfaat bagi kesehatan terutama untuk mempertahankan system imun. Makanan yang beraneka ragam yaitu makanan yang mengandung zat gizi baik yang diperlukan oleh tubuh baik secara kualitas maupun kuntitasnya, seperti makanan yang mengandung zat tenaga, pembangun dan zat pengatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keragaman konsumsi pangan rumah tangga pada tenaga pendidik dan kependidikan FKM UNSRAT saat Pembatasan Sosial Masa Pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan survei deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Oktober tahun 2020 di FKM UNSRAT. Sampel dalam penelitian ini adalah tenaga pendidik dan kependidikan FKM UNSRAT yang berjumlah 40 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan formulir food record 1x24 jam dan kuesioner Household Dietary Diversity Score (HDDS). Hasil penelitian menunujukan bahwa keragaman konsumsi pangan tenaga pendidik dan kependidikan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi sebagian besar memiliki keragaman pangan yang tinggi sebanyak 34 responden (85%) dan yang masuk dalam keragaman pangan sedang 5 responden (12.5%) dan 1 responden (2.5%) yang termasuk dalam keragaman pangan yang rendah. Kata kunci: Keragaman Pangan, Tenaga Pendidik dan Kependidikan,COVID-19 ABSTRACTCorona Virus Disease 2019 (COVID-19) is currently endemic. Consumption of a diverse and balanced diet is very beneficial for health, especially to maintain the immune system. Diverse foods are foods that contain good nutrients needed by the body both in quality and quantity, such as foods that contain energy, builders and regulatory substances. This study aims to describe the diversity of household food consumption among educators and education staff of FKM UNSRAT during Social Restrictions during the COVID-19 Pandemic. This research uses quantitative research with descriptive survey. This research was conducted from May to October 2020 at FKM UNSRAT. The sample in this study was FKM UNSRAT educators and education staff, totaling 40 people. The instrument in this study used a food record form 1x24 hours and a Household Dietary Diversity Score (HDDS) questionnaire. The results showed that the diversity of food consumption of educators and education staff at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University, mostly had high food diversity as many as 34 respondents (85%) and those included in the moderate food diversity were 5 respondents (12.5%) and 1 respondent (2.5%). ) which is included in the low diversity of food. Keywords : Food Diversity, Educators and Education staff, COVID-19
Gambaran Penerapan Prinsip Gizi Seimbang Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Kayuuwi Di Masaipandemiicovid-19 Watung, Anna A.; Malonda, Nancy S.H; Musa, Ester C.
KESMAS Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja imerupakan  kelompok  usia  yang   masih  mengalami  pertumbuhan  yang  cukup  pesat  dan  merupakan  kelompok  usia  yang  rentan  mengalami  masalah  gizi.  Penyebab  langsung  dari  masalah  gizi  ialah  asupan  makanan  yang  tidak  seimbang  dan  penyakit  infeksi.  Covid-19  merupakan  penyakit  infeksi  yang  disebabkan  oleh  virus  dengan  menyerang  sistem  pernapasan  manusia. Dengan adanya pandemi covid-19, maka terjadi perubahan pola hidup dalam masyarakat yang berpotensi menyebabkan masalah gizi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi virus covid-19 dan manjaga status gizi ialah dengan penerapan 4 pilar gizi seimbang. Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan prinsip gizi seimbang pada siswa SMKS Kayuuwi di masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif, pengambilan sampel penelitian menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 91 siswa. Pengumpulan data dengan membagikan kuesioner online dalam bentuk google formulir melalui aplikasi Whatsapp. Pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS 26 dengan analisis univariat. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah sebagian besar responden (82,4%) berada pada kategori cukup dalam mengkonsumsi makanan beraneka ragam, untuk perilaku hidup bersih dan sehat sebagian besar responden (95,6%) berada pada kategori baik, untuk aktifitas fisik sebagian besar responden (73,6%) memiliki aktifitas fisik sedang, dan untuk pemantauan berat badan sebagian besar responden (89,0%) berada pada ketegori kurang. Kata kunci : Prinsip gizi seimbang, remaja, covid-19. ABSTRACTAdolescents areianiage group that is still experiencing rapid growt and is aniage group taht is have to nutritional problems. The direct causes of nutritional problems are unbalanced food and infection disease. Covid-19 iis an infection disease caused by a virus that attacks the human respiratory system. With the covid-19 pandemic, there has been a change in society’s lifestyle that  potentially causing nutritional problems. One of the effprts that can be done to prevent infection of covid-19 and maintain nutritional status is by implementing the 4 pillarsof balanced nutrition. The aim of this study was to describe the aplication of the principle of balanced nutrition to SMKS Kayuuwi Students during the covid-19 pandemic. The research method used quantitative with a descriptiveiresearch design, the research sample is taken using total sampling with the number of respondents as many 91 student. Data collection by distributing online questionairs in the form of google formulir through the whatsapp aplication. Data processing using SPSS 26 aplication with univariat analysis. The resultsiobtained inithisiresearch are that most of the respondents (82,4%) are in sufficient category in consuming various foods, for clean and healthy living behaviour most the respondents (95,6%) were in good categories, for physical activities have moderate, and for weight monitoring most of the respondents  (89,0) are in less cathegory. Keyword : Balanced nutritional principles, adolescent, covid-19 
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Pencegahan Covid-19 Pada Pengemudi Taksi Online Di Kota Tomohon Pandelaki, Yordan Dharmaputra; Doda, Diana V.D.; Malonda, Nancy S.H
KESMAS Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 menyebabkan dampak yang besar di sektor kesehatan dan tentunya juga di dalam sektor perekonomian dunia termasuk Indonesia. Permasalahan COVID-19 di masyarakat masih sangat besar contohnya physical distancing, memakai masker, masih sering di abaikan masyarakat yang menyebabkan bertambahnya kasus COVID-19 di Indonesia dengan sangat cepat. Pengemudi taksi online merupakan pekerjaan yang rentan terkena COVID-19 karena setiap saat ada penumpang baru yang masuk ke dalam mobil. Tujuan peelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan ttindakan pencegahan COVID-19 pada pengemudi taksi online di Kota Tomohon. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional study atau studi potong lintang. Penelitian ini mengambil total populasi dari pengemudi taksi online sebanyak 53 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner online dalam bentuk google form. Data di olah dengan uji statistik chi square dan uji alternatif Fisher Excat dan uji alternatif Continuity Correction. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar para pengemudi taksi online memiliki pengetahuan yang baik sejumlah 73,6%, sikap yang baik sejumlah 60,4% dan tindakan pencegahan yang baik sejumlah 66%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan, dimana responden yang memiliki pengetahuan yang baik melakukan tindakan pencegahan yang baik 74,4% lebih banyak di bandingkan dengan responden yang mempunyai pengetahuan yang kurang baik hanya 42,9% yang melakukan tindakan baik dengan  nilai p value 0,049 (<0,05) dan terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan pencegahan dimana responden yang mempunyai sikap yang baik melakukan tindakan penyegahan COVID-19 yang baik 78,1% lebih banyak di bandingkan dengan responden yang memiliki sikap yang kurang baik hanya 47,6% yang melakukan tindakan baik dengan nilai p value 0,046 (<0,05). Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan Pencegahan Covid-19, Pengemudi Taksi Online ABSTRACTCOVID-19 has had a huge impact on the health sector and of course also in the world's economic sector, including Indonesia. The problem of COVID-19 in the community is still very large for example physical distancing, wearing masks, still often ignored by the community which causes an increase in COVID-19 cases in Indonesia very quickly. Online taxi drivers are jobs that are vulnerable to COVID-19 because every time there are new passengers who enter the car. The purpose of this study is to find out the relationship between knowledge and attitudes and COVID-19 prevention in online taxi drivers in Tomohon City.. This research method is a type of quantitative research using an analytical survey with a cross-sectional study approach or cross-sectional study. This study took the total population of online taxi drivers as many as 53 respondents. The research instrument used an online questionnaire in the form of a google form. The data were processed by using the chi square statistical test and the Fisher Excat alternative test and the Continuity Correction alternative test. The results showed that most of the online taxi drivers had good knowledge of 73.6%, good attitude of 60.4% and good precautions of 66%. The conclusion from the results of this study shows that there is a relationship between knowledge and preventive action, where respondents who have good knowledge take good preventive actions 74.4% more than respondents who have poor knowledge only 42.9% take action good with a p value of 0.049 (<0.05) and there is a relationship between attitudes and preventive measures where respondents who have good attitudes take good COVID-19 prevention measures 78.1% more than respondents who have poor attitudes good only 47.6% did good actions with p value 0.046 (<0.05). Keywords: Knowledge, Attitude, Covid-19 Precautions, Online Taxi Drive
The Relationship between Chronic Energy Deficiency and the Incidence of Anemia in Female Adolescent in Stunting Locus Areas Malonda, Nancy S.H; Sanggelorang, Yulianty; Engkeng, Sulaemana; Daslety, Vindhy; Wowiling, Majesty; Ondang , Tesalonika
Journal of Maternal and Child Health Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/thejmch.2024.09.02.03

Abstract

Background: Adolescent girls are a group that is prone to anemia, so they are at risk of giving birth to stunted children. This study aims to analyze the factors most associated with the incidence of anemia in adolescent girls in the stunting locus area. Subjects and Method: This was a cross sectional study conducted in Patokaan Village, North Minahasa Regency, North Sulawesi. A total of 50 adolescent girls were selected in this study. The dependent variable was anemia. The independent variables were nutritional status, Chronic Energy Deficiency (CED), nutrient intake (Fe, protein, vitamin C), body perception (Body Image), nutritional knowledge, and menstrual patterns based. The variables studied were anemia based on laboratory examination, nutritional status according to BMI/A and CED using anthropometric methods, nutrient intake (Fe, protein, vitamin C) using 24-hour recall, body perception (Body Image), nutritional knowledge, and menstrual patterns based on questionnaire interviews. Fisher's Exact Test was used for bivariate analysis and logistic regression for multivariate analysis. Results: Adolescent girls with CED have a 5.21 times risk of experiencing anemia compared to those without CED, and this result was statistically significant (aOR= 5.21; 95% CI= 1.01 to 26.83; p = 0.048). Conclusion: CED is associate with anemia in adolescent girls in the stunting locus area. This study is expected to be useful for the North Minahasa District Health Office as input for policy makers, planning, and implementing public health nutrition programs.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN OBESITAS PELAJAR DI SMA NEGERI 1 TONDANO Bukkang, Alfansia Agnes Surianti; Musa, Ester Candrawati; Malonda, Nancy S.H
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48326

Abstract

Masalah gizi pada remaja hingga sekarang masih cukup signifikan dan belum teratasi sepenuhnya adalah obesitas. Data Riskesdas menunjukkan prevelensi obesitas pada remaja khususnya pada kabupaten Minahasa berada pada angka tertinggi dari seluruh kabupaten di Sulawesi Utara yaitu 14,36%. Penelitian kuantitatif menggunakan desain atau rancangan penelitian yang digunakan yaitu case control memiliki populasi 330 remaja dan sampel penelitian sebanyak 50 remaja yang di ambil melalui metode teknik purposive sampling. Instrumen yang dilakukan pada penelitian ini berupa kuesioner dan skala ukur antropometri. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pelajar di SMA Negeri 1 Tondano yang obesitas (kelompok kasus), sebagian besar tidak aktif dalam melakukan aktivitas fisik (60,7%). Penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan obesitas pada pelajar di SMA Negeri 1 Tondano dengan nilai OR = 2,3 p-value = 0,007. Pelajar yang memiliki aktivitas fisik tidak aktif memiliki risiko 2,3 kali lebih besar untuk mengalami obesitas dibandingkan dengan pelajar yang memiliki aktifitas fisik aktif. Aktivitas fisik merupakan faktor risiko penyebab terjadinya obesitas