Sukardjo, J. S.
Universitas Sebelas Maret

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PEMBELAJARAN METODE PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) BERBANTUAN DEMONSTRASI DAN KREATIVITAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KOLOID KELAS XI SMA N SUMPIUH SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2011/2012 Isnainiyah, Syarifah; Sukardjo, J. S.; Yamtinah, Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.413 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh penggunaan metode pembelajaran TGT berbatuan demonstrasi  terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok sistem koloid, pengaruh  kreativitas  tinggi,  sedang  dan  rendah  terhadap  prestasi  belajar  pada  materi  pokok sistem  koloid,  Interaksi  antara  pembelajaran  metode  TGT  berbantuan  demonstrasi    dengan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok sistem koloid. Penelitian ini menggunakan  metode  eksperimen  dengan  desain  faktorial  2x3.  Populasi  penelitian  ini  adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri Sumpiuh tahun ajaran 2011/ 2012. Sampel diambil dengan teknik  Cluster  Random  Sampling  sejumlah  2  kelas.  Kelas  eksperimen  dikenai  metode  TGT berbantuan  demonstrasi  dan  kelas  kontrol  dikenai  metode  konvensional.  Pengumpulan  data dilakukan  menggunakan  teknik  tes  dan  nontes  (angket).  Teknik  tes  untuk  prestasi  kognitif, sedangkan  teknik  nontes  (angket)  untuk  kreativitas.  Analisis  data  menggunakan  Analisis Variansi  dua  jalan  dengan  sel  tak  sama.Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa:  (1)  terdapat pengaruh  penggunaan  metode    TGT  berbantuan  demonstrasi  terhadap  prestasi  belajar  siswa pada materi pokok sistem koloid (sig= 0,028), hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode TGT berbantuan demonstrasi lebih efektif daripada metode konvensional. (2) terdapat pengaruh  kreativitas  tinggi,  sedang  dan  rendah  terhadap  prestasi  belajar  siswa(sig=  0,011), siswa  yang  memiliki  kreativitas  tinggi  memperoleh  rata-rata  prestasi  lebih  tinggi  dibandingkan dibandingkan  siswa  yang  memiliki  kreativitas  sedang  maupun  rendah.  (3)  tidak  ada  interaksi antara  metode  TGT  berbantuan    demonstrasi    dan  kreativitas  terhadap  prestasi  belajar siswa(sig= 0,475).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DILENGKAPI KARTU DESTINASI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KOLOID KELAS XI SMA NEGERI 2 SUKOHARJO Purnomosari, Dwi; Sukardjo, J. S.; Martini, Kus Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.626 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan, (1) kreativitas siswa pada materi pokok koloid di SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun ajaran 2012/2013 dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) yang dilengkapi kartu destinasi, dan (2) hasil belajar siswa pada materi pokok koloid di SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun ajaran 2012/2013 dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dilengkapi dengan kartu destinasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun ajaran 2012/2013. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tes siklus satu dan dua serta angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan kartu destinasi pada materi pokok koloid dapat meningkatkan kreativitas siswa. Peningkatan kreativitas siswa dapat dilihat dari kenaikan presentase siswa dengan kategori tinggi pada siklus I sebesar 52,94% menjadi 70,59% pada siklus II, (2) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan kartu destinasi pada materi pokok koloid dapat meningkatkan hasil belajar siswa  dari aspek kognitif dan afektif. Pada aspek kognitif ketuntasan siswa pada siklus I 44,12% meningkat menjadi 82,35% pada siklus II. Dari Aspek afektif menunjukkan bahwa terdapat peningkatan persentase dari 74,32% pada siklus I menjadi 80,02% pada siklus II.Kata Kunci: penelitian tindakan kelas, teams games tournament, kartu destinasi, kreativitas, hasil belajar, koloid
PENERAPAN PEMBELAJARAN COOPERATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM SISWA KELAS XI IPA 1 SEMESTER GENAP SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Prasetyoningrum, Rahma; Sukardjo, J. S.; Nurhayati, Nanik Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.442 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa dan prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrolisis garam melalui penerapan pembelajaran Cooperative Problem Solving (CPS). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2013/2014. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, dokumentasi, tes, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Cooperative Problem Solving (CPS) dapat meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrolisis garam. Pada siklus I persentase kreativitas siswa adalah 48,57% meningkat menjadi 65,71% pada siklus II. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari aspek kognitif dan aspek afektif. Pada aspek kognitif, ketuntasan belajar siswa dari 57,14% meningkat menjadi 88,57% pada siklus II, sedangkan dari aspek afektif menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase dari 76,20% pada siklus I menjadi 82,53% pada siklus II.Kata kunci: PTK, CPS, kreativitas siswa, prestasi belajar, hidrolisis garam
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DILENGKAPI MEDIA ANIMASI MACROMEDIA FLASH DAN PLASTISIN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN IKATAN KIMIA KELAS X SEMESTER 1 SMA NEGERI 1 SAMBUNGMACAN Gusbandono, Toto; Sukardjo, J. S.; Utomo, Suryadi Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 4 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.971 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar aspek kognitif dan aspek afektif siswa dalam penggunaan metode pembelajaran STAD dengan media animasi macromedia flash dan alat peraga plastisin pada materi pokok ikatan kimia kelas X semester ganjil di SMA Negeri 1 Sambungmacan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian Randomized Pretest-Posttest Comparison Group Design. Sampel terdiri dari 2 kelas, yaitu kelompok eksperimen I (metode STAD dengan media plastisin) dan kelompok eksperimen II (metode STAD dengan macromedia flash) yang dipilih secara cluster random sampling. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t pihak kanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia dengan metode pembelajaran STAD dilengkapi media plastisin memberikan prestasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan metode STAD yang dilengkapi media animasi macromedia flash pada materi pokok ikatan kimia kimia kelas X semester gasal di SMAN 1 Sambungmacan tahun pelajaran 2012/2013.Kata Kunci :students teams achievement divisions (STAD), prestasi belajar siswa, macromedia flash, plastisin, ikatan kimia
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DI SMA N 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2013/2014 Assriyanto, Kiki Efi; Sukardjo, J. S.; Saputro, Sulistyo
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.985 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model pembelajaran berbasis masalah menggunakan metode eksperimen dan inkuiri terbimbing terhadap prestasi belajar siswa. (2) pengaruh kreativitas terhadap prestasi belajar siswa. (3) interaksi antara model pembelajaran berbasis masalah menggunakan metode eksperimen dan inkuiri terbimbing dengan kreativitas terhadap prestasi belajar siswa pada materi larutan penyangga.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 22. Sampel dalam penelitian adalah siswa SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun ajaran 2013/2014 yang diambil secara cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes verbal untuk kreativitas, metode tes objektif untuk prestasi belajar kognitif, metode angket untuk prestasi belajar afektif, dan observasi untuk prestasi belajar psikomotor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran dengan metode inkuiri terbimbing lebih tinggi daripada metode eksperimen dalam hal peningkatan prestasi belajar kognitif dan afektif siswa.Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Inkuiri Terbimbing, Eksperimen, Kreativitas, Larutan Penyangga
PENERAPAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DISERTAI MACROMEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI STRUKTUR ATOM, SISTEM PERIODIK, DAN IKATAN KIMIA KELAS XI IPA 4 SMA NEGERI 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Retnani, Fidha Yusti; Sukardjo, J. S.; Utomo, Suryadi Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.08 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan: (1) motivasi pada materi struktur atom, sistem periodik, dan ikatan  kimia kelas XI IPA4 SMA Negeri 2 Boyolali  tahun pelajaran 2013/2014 dengan penerapan metode pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) disertari macromedia flash, (2) prestasi belajar struktur atom, sistem periodik, dan ikatan  kimia kelas XI IPA4 SMA Negeri 2 Boyolali  tahun pelajaran 2013/2014 dengan penerapan metode pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) disertai macromedia flash. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 2 Boyolali tahun pelajaran 2013/2014 dengan 24 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan nontes (angket, observasi, dan wawancara). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) penerapan metode pembelajaran Numbered Heads Together disertai macromedia flash dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi struktur atom, sistem periodik, dan ikatan  kimia. Hal ini dapat dilihat dalam siklus I yaitu persentase motivasi belajar siswa adalah 77,50% dan meningkat menjadi 79,84% pada siklus II, (2) penerapan metode pembelajaran Numbered Heads Together disertai macromedia flash dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi struktur atom, sistem periodik, dan ikatan  kimia. Pada penelitian ini prestasi belajar mencakup dua aspek yaitu kognitif dan afektif. Persentase prestasi belajar kognitif pada siklus I sebesar 58,33% meningkat menjadi 87,5% pada siklus II. Persentase prestasi belajar afektif pada siklus I adalah 77,86% meningkat menjadi 78,00% pada siklus II.Kata kunci: Numbered Heads Together, macromedia flash, struktur atom, sistem periodik, ikatan kimia, motivasi, prestasi belajar.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DISERTAI MEDIA TEKA TEKI SILANG TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI MINYAK BUMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Sukardjo, J. S.; Hastuti, Budi; Astrissi, Denta Oki Sari Artha Galuh
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2837.395 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yang disertai media Teka-Teki Silang terhadap prestasi belajar pada materi minyak bumi siswa kelas X SMA Negeri 3 Sukoharjo tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah ?Pretest Posttest Control Group Design?. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 3 Sukoharjo. Sampel terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yang disertai media teka-teki silang dan kelas kontrol menggunakan metode konvensional yang dipilih secara ?cluster random sampling?. Teknik pengumpulan data prestasi belajar kognitif menggunakan metode tes sedangkan prestasi belajar afektif siswa menggunakan angket. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t-pihak kanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yang disertai media teka-teki silang efektif meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi minyak bumi siswa kelas X SMA Negeri 3 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2012/2013 yang dibuktikan dengan harga nilai thitung yaitu 4,873 lebih tinggi dari harga tabel yaitu 1,67 untuk prestasi belajar kognitif dan harga nilai thitung 1,784 lebih tinggi dari harga ttabel yaitu 1,67 untuk prestasi belajar afektif.Kata kunci : Teams Games Tournament (TGT), teka teki silang, prestasi belajar, minyak bumi
STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN MEMPERHATIKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA Pradipta, Ellya; Sukardjo, J. S.; Dwi Ariani, Sri Retno
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.953 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar pada pembelajaran kimia dengan metode pembelajaran kooperatif TAI dan NHT; pengaruh aktivitas belajar siswa serta interaksinya terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan penelitian desain faktorial 22. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA semester genap SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali tahun ajaran 2011/2012. Sampel terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas XI IPA 1 dan kelas XI IPA 2. Pengambilan sampel dilakukan secara Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes objektif, dan angket, dan observasi. Analisis data menggunakan Analisis Variansi Dua Jalan dengan Sel Tak Sama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Terdapat perbedaan prestasi belajar kognitif dengan metode pembelajaran TAI dan NHT yang pada materi pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan; (2) Tidak terdapat perbedaan prestasi belajar afektif dengan metode pembelajaran TAI dan NHT pada materi pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan; (3) Terdapat perbedaan prestasi belajar kognitif antara aktivitas belajar tinggi dan rendah pada materi pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan; (4) Tidak terdapat perbedaan prestasi  belajar afektif antara aktivitas belajar tinggi dan rendah pada materi pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan;       (5) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran TAI dan NHT dengan aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa pada materi pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan.Kata kunci: TAI, NHT, Aktivitas Belajar, Prestasi Belajar, Kelarutan dan hasil Kali
STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DAN MAKE A MATCH (MM) PADA MATERI KOLOID TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Purnamasari, Mustika; Sukardjo, J. S.; Nugroho C. S., Agung
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.91 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Prestasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2011/2012 menggunakan metode NHT lebih baik daripada metode MM pada materi koloid diukur dari aspek kognitif, 2) Prestasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2011/2012 menggunakan metode NHT lebih baik daripada metode MM pada materi koloid diukur dari aspek afektif. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data prestasi belajar siswa pada aspek kognitif dengan tes bentuk obyektif, aspek afektif dengan angket. Analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan  menggunakan analisis uji t- pihak kanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Prestasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2011/2012 menggunakan metode NHT lebih baik daripada metode MM pada materi koloid diukur dari aspek kognitif, dengan nilai rata-rata prestasi kognitif  pada kelas yang menggungunakan metode NHT adalah 63,3333 dan kelas yang menggunakan metode MM adalah 57,7778. (2) Prestasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2011/2012 menggunakan metode NHT lebih baik daripada metode MM pada materi koloid diukur dari aspek afektif, dengan rata-rata nilai prestasi belajar aspek afektif pada kelas yang menggungunakan metode NHT adalah 80,0833 dan kelas yang menggunakan metode MM adalah 77,0833. Kata Kunci: Numbered Head Together, NHT, Make a Match, MM, Koloid. 
PENERAPAN BLENDED LEARNING DENGAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI GONDANGREJO TAHUN AJARAN 2012/2013 Prakosa, Jatmiko Budhi; Sukardjo, J. S.; Mulyani, Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 4 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.378 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penerapan Blended Learning dengan Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa kelas XI IPA 1 SMA N Gondangrejo Tahun Ajaran 2012/2013. Metode penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Data penelitian yang diambil adalah aspek minat dan prestasi belajar (aspek kognitif, afektif, psikomotorik). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes prestasi kognitif, angket, wawancara, dan analisis dokumen.  Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Blended Learning dengan Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan siswa kelas XI IPA 1 SMA N Gondangrejo Tahun Ajaran 2012/2013. Pada siklus 1 persentase minat belajar siswa adalah 73,375% meningkat menjadi 78,935% pada siklus 2. Persentase ketuntasan belajar kognitif siswa adalah 50,00% pada siklus 1 dan meningkat menjadi 79,17% pada siklus 2. Persentase capaian afektif  adalah 72,34% pada siklus 1 dan meningkat menjadi 75,83% pada siklus 2. Sedangkan aspek psikomotor telah tercapai 79,17% pada siklus 1 dan tidak diukur di siklus 2.Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Blended learning, minat belajar