Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemeriksaan Status Gizi Santri Sebagai Upaya Skrining dan Pencegahan Penyakit Infeksi Nawawi, Rizki Andini; Amalia, Ella; Sabrina, Tia; Rivani, Erizka; Zanaria, Rima; Diba, Masayu Farah; Usman, Doni; Al-Fayed, Muhammad Sadad; Zefianto, Zefianto; Ansyori, Achmad Rifky; Mansur, M. Syafi'i
Abdimas Universal Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v7i1.2396

Abstract

Nutrition is a contributing factor in the maintenance of optimal immune system functions. Disturbances in nutritional status, such as malnutrition, would impact various structures, mediators, and processes in the immune system in responding to pathogenic infections, hence increasing vulnerability to infections. Adolescents are an age group often considered “healthy”, but screening in this age group proves important in reassuring optimal growth and development, which in turn will also impact the next generation. Pesantren is an Indonesian educational institution serving adolescents with a boarding school system, so it is of high importance for adolescent santri to know their own nutritional status in preventing infectious diseases. This community service event was held at Pesantren Thawalib Sriwijaya to inform about the importance of nutritional status in prevention of infectious diseases. The activities comprised of classical counseling and anthropometric measurement of participating santri. There were 42 participating santri attending Madrasah Tsanawiyah (MTs) and Madrasah Aliyah (MA) in this event, and plotting results showed most santri had normal nutritional status. However, nutritional status monitoring and awareness to infectious disease still needs to be kept up, as there are various other factors that may influence the spread of various infectious diseases.
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN TENTANG PENYAKIT INFEKSI EMERGING DAN REEMERGING MELALUI SEMINAR DARING NASIONAL BAGI MAHASISWA DAN TENAGA KESEHATAN Rivani, Erizka; Amalia, Ella; Sabrina, Tia; Diba, Masayu Farah; Nawawi, Rizki Andini; Usman, Doni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3403

Abstract

Penyakit infeksi emerging dan reemerging merupakan tantangan yang semakin signifikan dalam dunia kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, terutama diakibatkan oleh makin berkembangnya globalisasi, urbanisasi, dan juga perkembangan teknologi di dunia. Berbagai penyakit infeksi baru bermunculan, dan penyakit infeksi yang telah dikenal sejak dahulu mengalami perubahan dari segi manifestasi klinik maupun tantangan dalam deteksi dan tata kelola. Hal ini membuat manajemen dari penyakit infeksi emerging dan reemerging menjadi unik dari segi kebaruan dan pengenalan penyakit. Pengabdian masyarakat dalam bentuk seminar bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan akan penyakit, termasuk bagi mahasiswa yang kelak akan menjadi bagian dari praktisi kesehatan. Seminar diadakan secara daring untuk memperluas cakupan acara sehingga dapat diikuti oleh peserta dengan berbagai latar belakang profesi kesehatan dari seluruh Indonesia. Materi yang disampaikan mencakup tantangan klinis dan manajemen penyakit serta peran laboratorium mikrobiologi klinik dalam deteksi dan pencegahan penyakit infeksi emerging dan reemerging. Terdapat peningkatan persentase jawaban benar dan nilai rerata dari post-test yang dikerjakan oleh peserta pasca paparan materi dibandingkan dengan pre-test. Adanya diskusi interaktif setelah paparan juga menunjukkan ketertarikan peserta akan materi yang disampaikan yang dinilai relevan untuk praktik klinis sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif berupa peningkatan pemahaman dan motivasi peserta untuk menerapkan ilmu yang didapatkan dalam manajemen, deteksi, dan pencegahan penyakit infeksi emerging dan reemerging. Seminar daring diharapkan dan menjadi model edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadai perkembangan ilmu kesehatan secara global.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kelompok Masyarakat Kebumen Gemilang Sejahtera Palembang Nawawi, Rizki Andini; Amalia, Ella; Rivani, Erizka; Usman, Doni; Zanaria, Rima; Saputra, Firdaus Rizky; Adzanarasta, Achmad Riezky; Natasya, Cindy; Yosita, Dilla; Humaira, Nabila Tsabitah
Abdimas Universal Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v8i1.2830

Abstract

Infectious disease remains a common risk in Indonesian societies. Clean and Healthy Lifestyle (CHL) is an effort to increase community health status in various settings. Communities involved in waste management are more at risk of contracting infectious diseases. Kebumen Gemilang Sejahtera (KGS) Community is a community movement in Palembang concerned with environmental issues, which manages household waste through its community waste bank. This community service activity aimed to increase the KGS Community members’ knowledge and awareness about infectious diseases through household CHL implementation. The activity was a direct visitation and in-person health education. The activity was carried out at KGS Waste Bank, situated at Jalan Sersan Zaini No. 2819, RT. 27, Dua Ilir Village, Ilir Timur II District, Palembang. Health education was carried out with supporting interactive multimedia presentation and poster, comprising of infectious disease risks, chain of infection, symptoms of infectious diseases, and indicators of household CHL, accompanied by relevant demonstrations from the team. There was an increase in household CHL knowledge among KGS Community members, which was shown by increased average posttest score compared to pretest score.