Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SOSIALISASI ANCAMAN DAN MANFAAT PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL UNTUK SISWA MENENGAH ATAS SEDERAJAT DITINJAU DARI IT ETHIC, REGULATION AND CYBER LAW Ranggi Praharaningtyas Aji; Albana, Ilham
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 10 (2024): Nusantara Hasana Journal, March 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i10.1040

Abstract

Using the concept of an independent learning curriculum for students at Miftahul Huda Rawalo Vocational School to express themselves and create digitally. Therefore, the digital work of Miftahul Huda Rawalo Vocational School students needs to be ensured in accordance with ethical and legal principles. It is important to instill knowledge about IT ethics, digital world rules and Indonesian cyber law in these students. With this problem, it is necessary to provide direction and explanation regarding applicable ethics and law, both formal and digital ethics and law. The AMM team will explain matters related to IT ethics and cyber law in attractive and digitalized packaging so that it is easy fors participants to understand and understand. The result of this activity is that students know the issues regulated by IT ethics related to the ITE Law and regulations related to content and digital media created by students. Know the limits of what is and is not allowed in digital media. And awareness of the importance of maintaining digital content created by students in the field of ethics and IT regulations.
Pelatihan Digital Marketing Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Bumdes Berkah Sentosa Di Desa Pangebatan Aji, Ranggi Praharaningtyas; Khairunnisa, Salsabila Iftinan; Mahardhika, Gilang Satria; Albana, Ilham
Gotong Royong Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i3.246

Abstract

BUMDes Berkah Sentosa di Desa Pangebatan menghadapi over stok produk turunan singkong, pisang, perikanan, dan pertanian akibat pemasaran tradisional yang terbatas, sehingga mengganggu cash flow dan keberlanjutan usaha. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan pemasaran digital, memperluas jangkauan pasar, dan mereduksi over stok melalui pelatihan bagi 23 kelompok produsen. Metode mengadopsi Community-Based Participatory Action Research (CBPAR) dengan siklus plan-act-observe-reflect, melibatkan kuliah interaktif, pelatihan langsung, dan simulasi kampanye; data diperoleh via pre-post test (N=45), survei kepuasan, observasi, serta monitoring laporan BUMDes, dianalisis dengan paired t-test, analisis tematik NVivo, dan Kirkpatrick's Four-Level Model. Temuan utama menunjukkan peningkatan pengetahuan 42,7% (t(44)=14,67, p<0,001), kepuasan peserta 92,9%, adopsi digital oleh 86,7% kelompok, serta reduksi over stok 28,4% disertai kenaikan penjualan digital 35,2% dalam tiga bulan pasca-program. Program berhasil mengoptimalkan strategi pemasaran, memperkuat daya saing UMKM pedesaan, dan mencapai indeks Kirkpatrick 87,5%, dengan saran mentoring berkelanjutan serta replikasi modul e-commerce nasional.
Efektivitas Internet Of Things dalam Mengatasi Permasalahan Lalu Lintas : Tinjauan Literatur Yuga Pratama, Yunan; Habib Mustofa; Ramadani Aris Putra, Hafish; Albana, Ilham
Jurnal Teknologi informasi dan Ilmu Komputer Vol. 1 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Nolsatu Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65258/jutekom.v1.i2.10

Abstract

Pertumbuhan pesat populasi perkotaan dan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor telah menimbulkan tantangan signifikan dalam manajemen transportasi, terutama terkait dengan kemacetan lalu lintas, keterbatasan lahan parkir, dan tingginya angka kecelakaan. Kondisi ini menyebabkan waktu tempuh yang lebih lama, peningkatan konsumsi bahan bakar, serta memburuknya kualitas udara perkotaan akibat emisi kendaraan. Selain dampak ekonomi, permasalahan ini juga berkontribusi terhadap perubahan iklim dan masalah kesehatan masyarakat. Internet of Things (IoT) muncul sebagai solusi yang menjanjikan untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan. IoT memungkinkan pengumpulan, transmisi, dan analisis data secara real-time, sehingga dapat mendukung sistem transportasi cerdas yang adaptif terhadap kondisi lalu lintas. Studi ini meninjau literatur mengenai penerapan IoT dalam manajemen lalu lintas perkotaan, mengidentifikasi manfaat serta tantangan teknis dan non-teknis dalam implementasinya. Studi ini bertujuan untuk memberikan wawasan bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam mendukung manajemen lalu lintas yang lebih efisien, berkelanjutan, dan cerdas melalui teknologi IoT.
Efektifitas Penerapan Internet of Things Pada Pertanian Padi: Tinjauan Literatur Fajar Ramadhan; Febri Pratama; Fauziah Noviandini; Albana, Ilham
Jurnal Teknologi informasi dan Ilmu Komputer Vol. 1 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Nolsatu Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65258/jutekom.v1.i2.11

Abstract

Pertanian padi merupakan sektor vital dalam menjaga ketahanan pangan global, terutama di negara-negara agraris seperti Indonesia. Namun, metode pertanian tradisional yang masih banyak digunakan di negara berkembang seperti Indonesia menghadapi berbagai tantangan, seperti perubahan iklim, anomali cuaca, dan inefisiensi penggunaan sumber daya, yang sering mengakibatkan gagal panen atau hasil panen yang tidak optimal. Pada skala global, penelitian tentang penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam pertanian padi telah menunjukkan potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. IoT menawarkan solusi inovatif seperti pemantauan lingkungan jarak jauh, irigasi pintar, dan deteksi dini penyakit tanaman. Meskipun demikian implementasi IoT sektor pertanian padi di negara Indonesia masih banyak yang hanya melakukan eksperimental dan belum diadopsi secara luas. Penelitian ini melakukan tinjauan naratif terhadap artikel-artikel internasional yang meneliti efektivitas penggunaan IoT pada tanaman padi, meninjau tentang penerapan teknologi IoT di sektor pertanian padi, serta tingkat keberhasilan hasil implementasinya. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa IoT mampu meningkatkan efisiensi irigasi hingga 96%, mendeteksi penyakit tanaman dengan akurasi 87,2%-89,4%, dan mengoptimalkan pemupukan dengan efektivitas 95,5%. Selain itu, penggunaan energi terbarukan seperti panel surya terbukti efektif dalam menekan biaya operasional, studi ini juga menemukan bahwa potensi integrasi dari teknologi pemrosesan seperti Machine Learning (ML) dapat menghasilkan suatu sistem yang lebih presisi. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi dan literatur bagi pengembangan teknologi IoT di sektor pertanian padi dalam skala yang lebih besar, guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi sumber daya.
ANALISIS LITERATUR: HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN RISIKO DAN KEBERHASILAN PROYEK TI: LITERATURE REVIEW: THE RELATIONSHIP BETWEEN RISK MANAGEMENT AND IT PROJECT SUCCESS Rakhmawan, Bagus Dwi; Gumilang, Saka Aria; Filanzi, Shendy; Albana, Ilham
HOAQ (High Education of Organization Archive Quality) : Jurnal Teknologi Informasi Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal HOAQ - Teknologi Informasi
Publisher : STIKOM Uyelindo Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52972/hoaq.vol17no1.p187-192

Abstract

Keberhasilan proyek Teknologi Informasi (TI) menjadi aspek krusial bagi organisasi dalam meningkatkan kinerja dan daya saing. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa proyek TI sering menghadapi tingkat kegagalan tinggi akibat risiko teknis, manajerial, maupun organisasi yang tidak tertangani secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Manajemen Risiko (MR) dan keberhasilan proyek TI melalui pendekatan Narrative Literature Review. Metode ini dilakukan dengan mengidentifikasi, menyeleksi, dan mengkaji delapan jurnal utama yang terbit dalam rentang 2015–2025, dengan fokus pada proses MR, kategori risiko dominan, serta perkembangan definisi keberhasilan proyek TI. Hasil analisis menunjukkan bahwa MR memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan peluang keberhasilan proyek melalui identifikasi risiko dini, perencanaan mitigasi, serta pengendalian terhadap aspek biaya, jadwal, dan kualitas. Temuan juga mengindikasikan adanya pergeseran definisi keberhasilan dari sekadar triple constraint menuju indikator strategis seperti keselarasan TI–bisnis, kepuasan pemangku kepentingan, nilai manfaat, dan efisiensi operasional. Selain itu, beberapa tantangan implementasi MR juga diidentifikasi, termasuk kurangnya literasi risiko, ketidakjelasan ruang lingkup, serta ketidaksesuaian model MR pada pendekatan Agile dan hybrid. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa MR merupakan komponen kunci dalam menjamin keberhasilan proyek TI, sekaligus membuka peluang penelitian lebih lanjut terkait integrasi model risiko dan kesuksesan proyek modern.   The success of Information Technology (IT) projects is critical for organizations seeking to enhance performance, efficiency, and competitive advantage. However, existing studies consistently show that IT projects face high failure rates due to technical, managerial, and organizational risks that are not managed effectively. This study aims to analyze the relationship between Risk Management (RM) and IT project success through a Narrative Literature Review approach. The review was conducted by identifying, selecting, and analyzing eight primary studies published between 2015 and 2025, focusing on RM processes, dominant risk categories, and the evolving definitions of project success. The results indicate that RM significantly enhances project success by enabling early risk identification, structured mitigation planning, and improved control over cost, schedule, and quality dimensions. Findings also highlight a shift in the definition of project success from the traditional triple constraint toward broader strategic indicators such as business–IT alignment, stakeholder satisfaction, value realization, and operational efficiency. Several challenges in RM implementation were also identified, including limited risk literacy, unclear project scopes, and inconsistencies between RM models and Agile or hybrid development approaches. Overall, this study reinforces that RM is a critical component in ensuring IT project success and identifies research gaps related to integrating modern risk frameworks with contemporary project success models.