Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analysis Of Factors Causes Of Work Fatigue On Employees Washing Motor Vehicles In Sub-District Of North Samarinda Rahmatullah, Ilham; Noberta; istiarto
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v8i2.1915

Abstract

Kelelahan kerja adalah masalah yang harus diperhatikan secara serius disemua jenis pekerjaan, hal ini yang menyebabkanhilangnya efisiensi, penurunan produktivitas dan kapasitas seseorang dalam bekerja. Tujuan Penelitian: Menganalisis faktorwaktu kerja, masa kerja, beban kerja dan sikap kerja dengan kelelahan yang dialami oleh karyawan pencucian kendaraan bermotor. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pendekatan yang digunakan studi kasus dengan teknikwawancara pada 7 orang informan, yaitu 5 orang karyawan pencucian kendaraan bermotor, 1 orang pelanggan, dan 1 orangpemilik tempat pencucian kendaraan roda dua. Hasil penelitian diperoleh bahwa waktu kerja yang fleksibel dan tidak terikat dapat menyebabkan kelelahan, masa kerja mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kelelahan, beban kerja internal dan eksternal dapat menyebabkan kelelahan, sikap kerja duduk, berdiri, membungkuk, dan jongkok jika dilakukan secara monoton dapatmenyebabkan kelelahan. Kesimpulan saran penelitian ini, diharapkan karyawan pencucian kendaraan bermotor melakukanperjanjian jam kerja untuk menyisihkan waktu istirahat, waktu makan, dan ibadah minimal 30 menit setiap 4 jam bekerja, melakukan peregangan otot minimal 5-15 menit sebelum melakukan pekerjaan agar otot tubuh tidak terlalu lama dalam keadaan statis.
The Effectiveness of Cooperative Learning-Jigsaw Model to Enhance Students’ Speaking Ability: an Experimental Study At XI Grade of MAN 1 Mataram Rahmatullah, Ilham; Amin, Muhammad; Elmiana, Dewi Satria
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i5.1098

Abstract

Studying English is something that is mandatory in many countries including Indonesia since English is one of the most generally spoken languages in the world today. However, mastering English is not easy especially for Speaking. This study focuses on seeing the effect of the Jigsaw on speaking ability since it reflects the performance of the students in order to provide provisions to face a real-world circumstance. This study aims to offer valuable insights for future researchers and teachers focusing on enhancing speaking skills or conducting research utilizing the Cooperative Learning-Jigsaw Model. This study used the Pre-experimental design, so the sample that was used was only one class. The use of Jigsaw influences students' involvement in speaking and increases their communication skills as indicated by significant differences in the pre-test and post-test scores tested using SPSS 23.  In the result of pre-test, there only one student managed to reach “very good” category and no student was able to reach the "excellent" categories. In contrast to the results of the post-test, there were 11 students who succeeded in achieving the "good" category, 9 students achieved the "very good" category and 1 student succeeded in achieving the "excellent" category which shows a significant improvement. Based on the results of hypothesis testing using the Paired T-Test, the Sig was known, namely 0.000 < α (0.005), which means the Null Hypothesis was rejected and the Alternative Hypothesis (Ha) was accepted. Therefore, the Jigsaw model was effective in enhancing students’ speaking ability.
PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) MELALUI PROMOSI ERGONOMI DI TEMPAT KERJA INDUSTRI TAHU KOTA SAMARINDA TAHUN 2023 Istiarto, Istiarto; Rahmatullah, Ilham; Anwar, Chairil; Cahyani, Khiara Asriningtias
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32265

Abstract

Berbagai masalah ergonomi yang dihadapi dalam industri tahu di antaranya adalah kesehatan dan keselamatan kerja. Beberapa artikel dan penelitian telah mengangkat topik ini, termasuk keluhan nyeri pinggang bawah akibat beban angkat berlebih, proses penggunaan yang berulang, dan postur kerja yang tidak ergonomis (Lestari et al., 2023); (Huda & Suwati, 2021). Oleh karena itu, penting untuk melakukan analisis ergonomi dan memperbaiki kondisi lingkungan fisik serta proses kerja di industri tahu guna meningkatkan kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan para pekerja (Caesar, 2021). Industri tahu di Kota Samarinda menjadi bagian integral dalam menyokong kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi lokal (Sari et al., 2023); (Santosa, 2012). Perlu dilakukan suatu upaya yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran K3, khususnya dalam konteks ergonomi, di industri tahu Kota Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah ergonomi yang umum terjadi, memberikan solusi konkrit, dan melibatkan secara aktif pekerja dan pemilik industri dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat (Irwanda & Nurmayanti, 2022). Upaya kolaboratif antara pemangku kepentingan, peneliti, dan komunitas industri tahu di Kota Samarinda melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam membangun budaya K3 yang kuat dan berkelanjutan. Peningkatan kesadaran K3, khususnya dalam aspek ergonomi, bukan hanya berdampak pada keberlanjutan industri, tetapi juga pada kesejahteraan pekerja dan perkembangan ekonomi wilayah. Metode pengabdian ini dalam upaya promosi kesehatan keselamatan kerja dan Ergonomi dengan melaksanakan sosialisasi, edukasi persusive terhadap pekerja di industri pengrajin Tahu Tempe Selili Kota Samarinda. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatan kesadaran pekerja terkait pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja, meningkatnya pengetahuan pekerja dan pemilik industri tentang prinsip-prinsip ergonomi dan cara menerapkannya di lingkungan kerja, pemahaman lebih baik terkait posisi kerja yang ergonomis dan dampak positifnya terhadap kesehatan, peningkatan penerapan ergonomi dalam struktur kerja dan penyesuaian posisi kerja untuk mengurangi risiko cedera, pemahaman bahwa investasi dalam K3 berdampak positif pada produktivitas dan keberlanjutan industri, meningkatnya komunikasi dan kolaborasi antara pekerja, pemilik industri, dan pihak terkait dalam upaya meningkatkan K3, menerima umpan balik dan Tanggapan positif terhadap materi edukasi yang dianggap bermanfaat, kesadaran masyarakat Kota Samarinda terhadap K3 di tempat kerja semakin meningkat, rekomendasi dan temuan dari evaluasi hasil kegiatan digunakan untuk perbaikan dan pengembangan lebih lanjut, dan proses pembelajaran berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan berkelanjutan dalam lingkungan kerja.
Perwujudan Sustainable Development Goals melalui Gerakan Nyemplung Kali Ngibad, Khoirul; Muzakiyah, Nur Aini; Azizah, Nurul; Adhiba, Eka Indira; Ramadani, Ade; Rahmatullah, Ilham; Saputra, Ahmad Bayu; Angge, Bagas; Saputra, Ifan Dwi
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Lestari : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v1i1.1981

Abstract

Sungai adalah salah satu aset alam yang tak ternilai harganya bagi kehidupan. Kegiatan bersih – bersih sungai dapat membantu menjaga pasokan air bersih. Pencemaran sungai dapat membahayakan kualitas air dan kesehatan publik. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dalam program Gerakan Nyemplung Kali (GNK) pada tahun 2023 ini adalah untuk lebih mengedukasi masyarakat tentang dampak pencemaran sungai dan cara-cara untuk mencegahnya. Metode pelaksanaan PkM ini adalah melalui dua tahap, yaitu: 1. Tahap briefing dan 2. Tahap membersihkan sampah yang banyak ditemukan di sekitar aliran sungai. Hasil kegiatan PkM ini adalah siswa SMP YPM, SMA/SMK YPM dan warga sekitar sungai sangat antusias dalam mengikuti program GNK UMAHA tahun 2023. Kegiatan inti dari program GNK UMAHA ini adalah kegiatan bersih – bersih sungai. Kegiatan GNK UMAHA tahun 2023 tersebut juga dalam rangka untuk mencegah pencemaran air sungai, untuk mempertahankan fungsi normal sungai, memperbaiki kualitas air, dan menghidupkan kembali biota sungai yang sebelumnya tercemar. Kegiatan PkM GNK UMAHA tahun 2023 yang diselenggarakan di area sungai depan UMAHA berjalan dengan lancar. Kegiatan GNK UMAHA memiliki potensi untuk mengurangi jumlah sampah plastik yang ada di aliran sungai pelayaran. Selain itu, kegiatan GNK dapat membuat masyarakat lebih sadar akan kelestarian lingkungan. Kampanye kesadaran lingkungan melalui kegiatan GNK ini dapat membantu mengubah perilaku dan pola pikir manusia tentang sungai.
PENGARUH 3M PLUS DENGAN KEJADIAN DBD DI KELURAHAN SEMPAJA UTARA KOTA SAMARINDA Apriyani, Apriyani; Rahmatullah, Ilham; Effendi, Wahyuni
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 3 (2025): Vol. 1 No. 3 September 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i3.24

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, terutama Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Virus dengue termasuk dalam famili Flaviviridae dan memiliki empat serotipe utama, yaitu DENV-1 hingga DENV-4. Penularan terjadi ketika nyamuk betina yang membawa virus menggigit manusia, dan risiko meningkat terutama di daerah tropis dan subtropis dengan kepadatan penduduk tinggi serta kebersihan lingkungan yang kurang terjaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable mengguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan memasang kawat kasa pada ventilasi tidak memiliki pengaruh dengan kejadian DBD di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda, dan untuk variabel mendaur ulang sampah anorganik memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian DBD di Kelurahan Sempaja Utara. Hasil uji regresi logistik biner pada variabel mendaur ulang sampah anorganik menunjukkan nilai lebih besar dari dan nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikansi (p<0,1) maka H0 ditolak.