Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MONITORING SUHU DAN KELEMBAPAN BERBASIS INTERNET OF THING SEBAGAI MEDIA AKUAPONIK PADA KOLAM IKAN TERPAL Rahmatullah, Ilham; Dzulkiflih, Dzulkuiflih; Khoiro, Muhimmatul
Inovasi Fisika Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): Vol 13 No 1
Publisher : Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Akuaponik, pembudidayaan ikan yang merangkap kotorannya sebagai sumber nutrisi pembudidayaan tanaman, kini sedang banyak dikembangkan Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan tanaman dan ikan pada sistem akuaponik adalah suhu dan kelembapan. Tujuan monitoring suhu dan kelembapan agar bisa menjaga kesehatan tanaman dan ikan serta bisa melakukan tindakan pencegahan bila suhu dan kelembapan tidak pada rentang yang diinginkan. Sensor yang digunakan pada penelitian ini adalah sensor DHT22 untuk mengukur suhu dan kelembapan udara dan sensor DS18B20 untuk mengukur suhu air. Agar mempermudah proses monitoring, alat akan menggunakan Internet if Things (IoT) dengan bantuan aplikasi Blynk. Tujuan penelitian ini merancang sistem monitoring suhu dan kelembapan pada kolam terpal dan menganalisis kinerja sistem monitoring berdasar pertumbuhan tanaman. Dengan metode penelitian setelah alat dirangkai lalu akan dilakukan kalibrasi sensor. Kalibrasi sensor pada alat dilakukan dengan meletakkan sensor ke dalam toples bersama dengan alat acuan yaitu UNI-T UT333 lalu di dalam toples akan diisi dengan toples kosong, air panas, es batu, silica gel, dan silica gel rusak. Setelah alat terkalibrasi lalu dilanjutkan dengan pengambilan data. Pengambilan data dilakukan satu minggu dengan data yang akan diamati yaitu suhu udara, suhu air, kelembapan udara, jumlah daun tanaman, dan ketinggian tanaman. Lalu data akan dianalisis dengan teori apakah suhu dan kelembapan sudah sesuai dengan keadaan ideal suhu dan kelembapan untuk tanaman dan ikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem monitoring bekerja dengan baik dengan LCD dan aplikasi Blink menampikan indikator yang diinginkan. Selain itu, Kinerja sensor DHT22 dan DS18B20 cukup baik untuk digunakan dengan eror relatif masing-masing sebesar 0,2-11,0% dan 0,3-11,8%. Sebagai sensor kelembapan, DHT22 memiliki eror relatif kelembapan sebesar 6,0-15,2%. Pengaplikasian selanjutnya bisa dilakukan dengan penambahan sistem kontrol sehingga suhu dan kelembapan sekitar kolam dapat diatur. Kata Kunci : Suhu, Kelembapan, Kolam Terpal, Akuaponik, dan Internet of Things (IoT) Abstract Aquaponics, the cultivation of fish which also uses their waste as a source of nutrition for cultivating plants, is now being widely developed. One of the factors that influence the development of plants and fish in an aquaponics system is temperature and humidity. The purpose of monitoring temperature and humidity is to maintain the health of plants and fish and to take preventative action if the temperature and humidity are not within the desired range. The sensors used in this research are the DHT22 sensor to measure air temperature and humidity and the DS18B20 sensor to measure water temperature. To make the monitoring process easier, the tool will use the Internet of Things (IoT) with the help of the Blynk application. The aim of this research is to design a temperature and humidity monitoring system in tarpaulin ponds and analyze the performance of the monitoring system based on plant growth. With this research method, after the device is assembled, the sensor will be calibrated. Calibration of the sensor on the tool is carried out by placing the sensor in a jar together with a reference tool, namely the UNI-T UT333, then filling the jar with an empty jar, hot water, ice cubes, silica gel and broken silica gel. After the tool is calibrated, it continues with data collection. After the tool is calibrated, it continues with data collection. Data collection is carried out one week with the data to be observed, namely air temperature, water temperature, air humidity, number of plant leaves and plant height. Then the data will be analyzed with the theory of whether the temperature and humidity correspond to the ideal temperature and humidity conditions for plants and fish. The results of this research show that the monitoring system works well with the LCD and the Blink application displays the desired indicators. Apart from that, the performance of the DHT22 and DS18B20 sensors is good enough to be used with relative errors of 0.2-11.0% and 0.3-11.8% respectively. As a humidity sensor, the DHT22 has a relative humidity error of 6.0-15.2%. Further applications can be carried out by adding a control system so that the temperature and humidity around the pool can be regulated. Keywords : Temperature, Humidity, Tarpaulin Pool, Aquaponics, and Internet of Things (IoT)
PELATIHAN IMPLEMENTASI PEMILAHAN SAMPAH PLASTIK DI SDN 001 SAMARINDA UTARA Rahmatullah, Ilham
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan bahan padat buangan dari kegiatan rumah tangga, pasar, perkantoran, rumah penginapan, hotel, rumah makan, industri, puing bahan bangunan dan besi-besi tua bekas kendaraan bermotor. Sampah merupakan hasil sampingan dari aktivitas manusia yang sudah terpakai. Sampah kini menjadi salah satu polemik permasalahan yang terjadi di Indonesia. Tujuan pengabdian masyarakat dengan pelatihan pemilahan sampah plastik. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi pretest dan posttes serta praktik dalam proses pemilahan sampah plastik. Hasil pengabdian masyarakat pelatihan pemilahan sampah plastik memberikan manfaat bagi peningkatan pengetahuan. Peserta pelatihan mampu menunjukkan pemilahan sampah plastik yang benar. Hal ini dapat diketahui pada saat proses pelatihan terbukti banyak peserta antusias memperagakan pemilahan sampah plastik yang benar. Hasil posttest menunjukkan ada peningkatan pengetahuan peserta pelatihan. Peserta juga memiliki semangat yang tinggi ditunjukkan dengan adanya tanya jawab dan aktif bertanya kepada narasumber.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kecelakaan Kerja pada Operator Dump Truck di Bagian Produksi di Perusahaan Tambang Batubara Nugroho, Subagyo Amin; Akbar, Sulung Alfianto; Rahmatullah, Ilham
Faletehan Health Journal Vol 11 No 02 (2024): Faletehan Health Journal, Juli 2024
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v11i02.703

Abstract

A "Civil Work & Mining" company in Indonesia recorded 19 cases of work accidents in 2022 and 17 cases in 2023 in the production department. In 2023, 13 incidents involved dump truck operations causing property damage, of which 73% of incidents were caused by unsafe behavior and 27% by unsafe conditions. Although the number of work accidents had decreased, the company had not reached zero incidents. The purpose of this study was to find out the factors that contribute to work accidents among dump truck operators. This study used a cross-sectional design. A total of 92 dump truck operators were selected by purposive sampling and surveyed through an online questionnaire that had been tested for its validity. The data was tested using a chi-square test with a 95% confidence level. The results of the analysis showed a significant relationship between work accidents and unsafe behavior (p= 0.009), work fatigue (p=0.029) and the implementation of standard operating procedures (SOP) (p=0.014). Recommendations included the development of ongoing safety training and education to increase operator awareness of the risk of unsafe behavior, to improve supervision and control of risky activities, to implement fatigue management, and to strengthen compliance with SOPs.
PERENCANAAN PERSEDIAAN KANTONG PENGIRIMAN PAKET KANTOR CABANG UTAMA PT POS INDONESIA Rahmatullah, Ilham; Dewi, Nurlaela Kumala; Suntoro , Suntoro
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan persediaan kemasan yang dilakukan Kantor Cabang Utama PT Pos Indonesia Kota Bandung terdapat adanya nilai berlebih yang dapat mengakibatkan penumpukan persediaan kemasan pada gudang dan bagian pendistribusian paket kiriman. Dengan menggunakan metode Economic Order Quantitiy (EOQ) probabilistik dan deterministik peneliti mengetahui berapa nilai ekonomis yang dapat dilakukan KCU Bandung untuk menekan biaya persediaan. Setelah melakukan perhitungan menggunakan EOQ Deterministik didapatkan hasil paling ekonomis dalam pemesanan adalah sebanyak 5.126 yang dibulatkan menjadi 5.127. Dengan ini maka didapatkan selisih yaitu 873 unit kemasan dalam sekali melakukan pemesanan kemasan. Karena dalam satu periode atau satu tahun terjadi dua kali pemesanan kemasan maka hasil awal tersebut dikali dua menjadi 10.252,804 dibulatkan menjadi 10.253. Berdasarkan hasil tersebut maka didapatkan selisih sebesar 1.747 unit kemasan. Hasil 10.253 unit tersebut didapatkan biaya pemesanan kemasan sebesar Rp.14.510.281 yang lebih murah dari biaya pemesanan yang dilakukan sebelumnya yaitu sebesar Rp.16.000.000 dengan selisih sebesar Rp.1.489.719. Setelah mendapatkan jumlah pemesanan persediaan kemasan paling ekonomis maka selanjutnya dilakukan uji coba untuk mendapatkan berapa biaya total, biaya pemesanan, biaya penyimpanan dan total biayanya. Didapatkan hasil dengan jumlah kemasan sebanyak 5126 unit maka didapatkan biaya total sebesar Rp.43.534.361, biaya pemesanan sebesar Rp.1.859.638.500, kemudian biaya penyimpanan sebesar Rp.43.527.429 dan total biaya adalah sebesar Rp.87.061.690.. Perhitungan menggunakan metode Economic Order Quantitiy lebih efektif dan efisien dalam segi biaya dengan biaya sebesar Rp.87.061.690. dengan selisih sebesar Rp.269.156.051 dari nilai hasil yang didapat menggunakan dari metode Distribution Requirment Planning sebesar Rp.356.217.741
Sosialisasi Penyakit Tuberkulosis Paru Berbasis Edukasi Faktor Risiko Lingkungan di Wilayah Kerja Puskesmas Segiri Kota Samarinda Rahmatullah, Ilham; Akbar, Sulung Alfianto; Apriyani, Apriyani; Istiarto, Istiarto; Susilawati, Rosi; Sabrina, An'nisa Dinah
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.19693

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu faktor yang memperburuk kondisi penderita TB dan meningkatkan risiko penularan adalah lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat, seperti ventilasi buruk, kepadatan hunian, dan kebersihan yang rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian baik pada penderita TB yang sedang menjalani pengobatan maupun masyarakat sehat terhadap faktor risiko lingkungan yang berkontribusi pada perkembangan dan penularan penyakit TB paru. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Segiri Kota Samarinda dan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas penderita TB dalam masa pengobatan serta warga sehat yang tinggal di lingkungan berisiko. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan melalui ceramah, kunjungan rumah (home visit), sesi tanya jawab, serta pembagian brosur edukatif tentang TB dan pengaruh lingkungan terhadap kesehatannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif, menyatakan memahami materi yang disampaikan, serta menyadari pentingnya menjaga lingkungan rumah untuk mendukung proses penyembuhan dan mencegah penularan. Selama kegiatan home visit, ditemukan beberapa kondisi lingkungan berisiko, seperti sirkulasi udara yang buruk dan kebersihan rumah yang kurang optimal. Kesimpulannya, sosialisasi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, baik penderita maupun non-penderita TB, tentang pentingnya faktor lingkungan dalam mendukung penyembuhan dan pencegahan penularan. Diperlukan tindak lanjut berupa pemantauan berkala terhadap kondisi lingkungan rumah oleh tenaga kesehatan atau kader setempat guna mendukung upaya eliminasi TB.
Application of Gamification-Based Multisensory Methods in Improving the Brain Ability of Children with Intellectual Disabilities in Learning English Vocabulary Rahmatullah, Ilham
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 9 (2024): September 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i9.10767

Abstract

This study addresses the challenges of English vocabulary acquisition for children with intellectual disabilities in Indonesia, focusing on North and West Lombok. A gamification-based multisensory approach was tested with 60 students using a mixed-methods approach. The results showed significant vocabulary improvement, with post-test scores markedly higher than pre-test scores. The study highlights the method's potential to enhance cognitive engagement and motivation, offering a scalable, culturally appropriate intervention for special education in Indonesia. These findings provide actionable insights for educators and policymakers aiming to advance educational equality and inclusion for children with disabilities.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kecelakaan Kerja pada Operator Dump Truck di Bagian Produksi di Perusahaan Tambang Batubara Nugroho, Subagyo Amin; Akbar, Sulung Alfianto; Rahmatullah, Ilham
Faletehan Health Journal Vol 11 No 02 (2024): Faletehan Health Journal, Juli 2024
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v11i02.703

Abstract

A "Civil Work & Mining" company in Indonesia recorded 19 cases of work accidents in 2022 and 17 cases in 2023 in the production department. In 2023, 13 incidents involved dump truck operations causing property damage, of which 73% of incidents were caused by unsafe behavior and 27% by unsafe conditions. Although the number of work accidents had decreased, the company had not reached zero incidents. The purpose of this study was to find out the factors that contribute to work accidents among dump truck operators. This study used a cross-sectional design. A total of 92 dump truck operators were selected by purposive sampling and surveyed through an online questionnaire that had been tested for its validity. The data was tested using a chi-square test with a 95% confidence level. The results of the analysis showed a significant relationship between work accidents and unsafe behavior (p= 0.009), work fatigue (p=0.029) and the implementation of standard operating procedures (SOP) (p=0.014). Recommendations included the development of ongoing safety training and education to increase operator awareness of the risk of unsafe behavior, to improve supervision and control of risky activities, to implement fatigue management, and to strengthen compliance with SOPs.
Analysis of Restaurant Sanitation Hygiene in The Working Area Of Sempaja Community Health Center, Samarinda City Rahmatullah, Ilham; Apriyani, Apriyani; Lani, Maria Droste
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal eduHealt, 2023, December
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hygiene and sanitation greatly affect food safety so that food is not contaminated, while sanitation of sales places is carried out to control environmental conditions from the handling of raw materials to the distribution process. This study aims to analyse how trash cans, handwashing facilities, and the personal hygiene of food handlers work. This study used a qualitative method with a phenomenological approach and was carried out in a restaurant in the working area of the Sempaja Health Centre, Samarinda City. The method of data analysis involves collecting data, reducing data, presenting data, and verifying it. The results showed that of the four restaurants with trash cans, there were two that met the requirements, namely PM and WBS restaurants, and there were two restaurants that did not meet the requirements, namely ABS and C. requirements. Personal hygiene has not fully met the requirements for restaurant sanitation hygiene, and for the implementation of complete personal protective equipment, the four restaurants have not met the requirements. It is suggested that trash bins need to be provided with organic and inorganic containers that are closed and made of waterproof material lined with plastic bags for ABS and restaurant C restaurants, while for handwashing places it is necessary to provide liquid soap, running water, wipes, and tissues for the four houses. Food and sewerage must be a closed channel for restaurants ABS, C, and WBS. Personal hygiene requires the four restaurants to wear complete personal protective equipment such as aprons, head coverings, and masks, as well as short nails, and wear neat work clothes and clean.
Sanitation of State Elementary School 008 Leleng, Sekolaq Darat District In 2022 Rahmatullah, Ilham; Apriyani, Apriyani; Eris, Anastasia
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal eduHealt, 2023, December
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitation is part of environmental health science, which includes the ways and efforts of individuals or communities to control and control the external environment that is harmful to health and which can threaten human survival. Analyse clean water supply facilities, bathroom/wc sanitation facilities, and wastewater treatment facilities at Leleng Elementary School, Sekolaq Darat District. Qualitative research methods using a phenomenological approach The research subjects in this scientific paper consist of 1 main informant, 2 key informants, and 2 supporting informants. Results: Sanitation at SDN 008 Leleng, Sekolaq Garat Subdistrict, in the water supply facilities, still uses water transporters using a conductor, the school latrine sanitation facilities are classified as not meeting the standards, and wastewater sewers are found to not meet the requirements. Conclusion: The need to use clean water storage facilities and provide adequate lighting, such as installing lights on school latrines, can improve the quality of school sanitation at SDN 008 Leleng, Sekolaq District.
Analysis Of Factors Causes Of Work Fatigue On Employees Washing Motor Vehicles In Sub-District Of North Samarinda Rahmatullah, Ilham; Noberta; istiarto
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 2 (2022): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v8i2.1915

Abstract

Kelelahan kerja adalah masalah yang harus diperhatikan secara serius disemua jenis pekerjaan, hal ini yang menyebabkanhilangnya efisiensi, penurunan produktivitas dan kapasitas seseorang dalam bekerja. Tujuan Penelitian: Menganalisis faktorwaktu kerja, masa kerja, beban kerja dan sikap kerja dengan kelelahan yang dialami oleh karyawan pencucian kendaraan bermotor. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pendekatan yang digunakan studi kasus dengan teknikwawancara pada 7 orang informan, yaitu 5 orang karyawan pencucian kendaraan bermotor, 1 orang pelanggan, dan 1 orangpemilik tempat pencucian kendaraan roda dua. Hasil penelitian diperoleh bahwa waktu kerja yang fleksibel dan tidak terikat dapat menyebabkan kelelahan, masa kerja mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kelelahan, beban kerja internal dan eksternal dapat menyebabkan kelelahan, sikap kerja duduk, berdiri, membungkuk, dan jongkok jika dilakukan secara monoton dapatmenyebabkan kelelahan. Kesimpulan saran penelitian ini, diharapkan karyawan pencucian kendaraan bermotor melakukanperjanjian jam kerja untuk menyisihkan waktu istirahat, waktu makan, dan ibadah minimal 30 menit setiap 4 jam bekerja, melakukan peregangan otot minimal 5-15 menit sebelum melakukan pekerjaan agar otot tubuh tidak terlalu lama dalam keadaan statis.